Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Articles
132 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 11 No. 2 (2025)"
:
132 Documents
clear
Tindak Tutur Asertif Tenaga Kesehatan dalam Membangun Hubungan Baik dengan Pasien di Rumah Sakit
Sumarni Sumarni;
Johar Amir;
Nensilianti Nensilianti;
Usman Usman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5550
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wujud tindak tutur asertif yang digunakan oleh tenaga kesehatan dalam membangun hubungan baik dengan pasien di rumah sakit. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap tenaga kesehatan dan pasien di RSUD dr. La Palaloi, Kabupaten Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur asertif yang dominan digunakan mencakup bentuk deklaratif, interogatif, dan imperatif. Tuturan deklaratif terdiri atas deklaratif bermakna penjelasan keadaan, nasihat, perkiraan, pertentangan, dan penegasan. Tuturan imperatif terdiri atas imperatif bermakna desakan dan anjuran. Tuturan interogatif terdiri atas interogatif bermakna menyatakan, memberitahukan, menyarankan, mengeluh, dan meminta tindakan. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa tindak tutur asertif yang digunakan tenaga kesehatan berperan penting dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan kenyamanan pasien selama proses pelayanan. Tuturan deklaratif yang berisi penjelasan kondisi pasien membantu mengurangi kecemasan pasien dan keluarganya. Tuturan interogatif yang mengarah pada permintaan informasi dan saran menunjukkan kepedulian tenaga kesehatan terhadap kondisi pasien, sehingga pasien merasa lebih diperhatikan. Sementara itu, tuturan imperatif yang bersifat anjuran dan desakan sering digunakan dalam konteks pemberian instruksi medis atau anjuran kepatuhan terhadap pengobatan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian pragmatik, khususnya dalam memahami peran tindak tutur asertif dalam interaksi medis. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dengan pasien, sehingga dapat memperbaiki hubungan interpersonal dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa Kelas X SMAN 1 Pangkep
Nur Azira Azis;
Salam Salam;
Nensilianti Nensilianti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5551
Artikel ini membahas tentang pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema "Suara Demokrasi" dalam upaya meningkatkan keterampilan literasi baca dan tulis siswa kelas X. P5 bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa melalui pembelajaran yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila, dengan fokus pada penguatan keterampilan literasi sebagai bagian integral dari pendidikan. Penelitian ini mengamati bagaimana kegiatan eksplorasi, penulisan esai, simulasi pemilu, dan presentasi kampanye dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca teks yang kompleks, menganalisis informasi, serta menulis esai dan materi persuasif. Selain itu, siswa juga lebih aktif dalam berdiskusi, berpikir kritis, dan menyusun argumen secara terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa P5 dengan tema "Suara Demokrasi" efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi baca dan tulis, serta memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep demokrasi dan hak suara. Oleh karena itu, penerapan P5 dapat menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan kualitas literasi di sekolah menengah.
"Belenggu Emas" sebagai Pergulatan Identitas Perempuan dalam Konteks Kolonial: Analisis Sara Mills
Dewi Ulfah;
Anwar Efendi;
Hartono Hartono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5571
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi perempuan dalam konteks kolonial menggunakan Analisis Wacana Kritis (AWK) Sara Mills. Selama ini identitas perempuan terjebak dalam narasi patriarkal dan norma-norma gender yang mengekang. Fokus penelitian ini yaitu 1) mengkaji cara perempuan digambarkan, baik sebagai subjek dan objek penceritaan dalam teks. 2)mengkaji cara penceritaan penulis kepada pembaca yang mempengaruhi konstruksi identitas perempuan dalam teks. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa kosa kata, klausa atau kalimat, yang berkaitan dengan identitas perempuan, norma-norma gender, dan konteks sosial politik masa kolonial yang ada dalam cerpen Belenggu Emas karya Iksana Banu. Penelitian ini juga akan melibatkan kajian literatur untuk memahami konteks historis dan teori gender yang relevan untuk mendalami konsep gender dan wacana. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu, 1) kondensasi data, 2) penyajian data, 2) penarikan kesimpulan atau verifiaksi. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan digambarkan sebagai subjek sekaligus objek penceritaan. Dalam cerpen yang diteliti menunjukkan, 1) perempuan mengalami dualitas identitas mengakibatkan konflik internal dan ekternal sehingga perempuan sering terjebak dalam narasi patriarkal. 2) Adanya gerakan untuk menciptakan ruang bagi diri mereka sendiri dan kelompoknya dengan pendidikan dan keterampilan. 3) Adanya keberanian untuk menolak hierarki kekuasaan yang menciptakan ketidaksetaraan. Selain itu, dalam penelitian ini penulis juga berusaha untuk memberi kesadaran kepada pembaca mengenai tantangan-tangangan yang dihadapi perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan di masa kolonial dan saat ini. Dengan demikian melalui penelitian ini, masyarakat lebih peka terhadap isu gender serta dapat membuka ruang bagi kebijakan yang lebih sensitif gender
Representasi Isu Lingkungan dalam Dongeng P5 Mengusir Mesin Raksasa Karya Rama Aji: Kajian Ekokritik Greg Garrard
Zahrah Aulia Nabila;
Nina Queena Hadi Putri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5572
dongeng Mengusir Mesin Raksasa karya Rama Aji menggunakan pendekatan ekokritik Greg Garrard, yang mencakup enam aspek utama: Pencemaran (pollution), Hutan Belantara (wilderness), Bencana (apocalypse), Perumahan/Tempat tinggal (dwelling), Binatang (Animals), dan Bumi (earth). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, yakni membaca dan mencatat bagian-bagian teks yang mencerminkan isu-isu lingkungan. Hasil penelitian menemukan 11 data yang mencerminkan enam aspek ekokritik dalam narasi dan dialog yang mengemukakan dampak eksploitasi lingkungan, seperti pencemaran suara dan udara, kerusakan hutan, serta bencana ekologis berupa kelaparan dan kehilangan habitat. Dongeng ini juga menggambarkan perlawanan hewan-hewan terhadap mesin-mesin raksasa sebagai simbol perlawanan alam terhadap eksploitasi manusia.
Model Quantum Writing Dibantu Media Aplikasi Canva dalam Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Ciawi Kabupaten Tasikmalaya
Ridwan Sidiq;
Usep Kuswari;
Dedi Koswara
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5597
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui adanya perbedaan hasil kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ciawi Tasikmalaya menggunakan model Quantum Writing dibantu media aplikasi Canva dengan pembelajaran yang tidak menggunakan model Quantum Writing dibantu media aplikasi Canva (2) Mengetahui pengaruh model Quantum Writing dibantu media aplikasi Canva pada kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ciawi Tasikmalaya. Latar belakang adanya penelitian ini yaitu menurunnya motivasi siswa, keterbatasan ide atau materi pada cerita, serta kurangnya kemampuan dalam mengolah cerita. Hal ini menunjukkan perlu adanya eksplorasi dan implementasi pembelajaran inovatif yang bisa meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis cerita pendek. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ciawi Kabupaten Tasikmalaya serta fokus pada kelas IX.9. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi dan tes (pretest dan posttest). Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) Hasil belajar siswa dalam kemampuan menulis cerita pendek sebelum menerapkan model Quantum Writing dibantu media aplikasi Canva yaitu rendah dengan rata-rata nilai 52,54; 2) Hasil belajar siswa pada kemampuan menulis cerita pendek setelah penerapan model Quantum Writing dibantu media aplikasi Canva hasilnya tinggi dengan nilai rata-rata 85,79 3) Berdasar pada uji hipotesis, hasil yang diperoleh yaitu nilai sig. (2-tailed) 0,00 < 0.05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran Quantum Writing dibantu media aplikasi Canva pada kemampuan menulis cerita pendek, dengan terbukti adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa dalam menulis cerita pendek sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran Quantum Writing dibantu media aplikasi Canva.
The Student's Perspective Concerning the Regional Language Maintenance at Universitas Kristen Indonesia
Gunawan Tambunsaribu
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5602
The researcher aims to examine the perspectives of Universitas Kristen Indonesia students who come from outside Jakarta regarding maintaining their regional languages. The researcher wants to determine which regional languages of the islands are included as the top 10 regional languages best known by Indonesian Christian University students. He also wants to know the activities conducted by the students to maintain or maintain their regional languages when they live in Jakarta. The researcher uses a qualitative method with a descriptive approach. The research uses interviews as the technique to obtain data. The respondents in this research were the students from the Universitas Kristen Indonesia who came from different islands and archipelago. The respondents were 20 students, who came from 5 islands and 4 archipelagos in Indonesia, namely Sumatra Island, Java Island, Kalimantan Island, Sulawesi Island, Papua Island, Riau Islands, Bangka Belitung Islands, Nusa Tenggara Islands, Maluku Island. Based on the findings, it is found that one of the factors why the students who came from outside Jakarta still speak their regional language is because they join some communities in which the members are from the same villages and use the same regional language as they do.
Eksplorasi Lanskap Linguistik: Potret Keberlangsungan Bahasa Lokal dalam Modernitas Area Wisata di Manokwari
Riyan Febriansyah;
Teguh Santoso;
Achmad Zeyhudan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5605
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberadaan bahasa-bahasa lokal di ruang publik area wisata Kota Manokwari dalam kerangka studi lanskap linguistik, Papua Barat. Seiring dengan perkembangan modernitas dan peningkatan sektor pariwisata, penggunaan bahasa di ruang publik mengalami perubahan yang signifikan. Studi ini berfokus pada distribusi bahasa di berbagai media publik seperti papan nama, spanduk, dan tanda peringatan untuk memahami kontestasi antara bahasa lokal (Hatam), bahasa nasional (Bahasa Indonesia), dan bahasa global (Bahasa Inggris). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi partisipatif dan dokumentasi fotografi, penelitian ini menemukan bahwa Bahasa Indonesia mendominasi lanskap linguistik di area wisata, sementara Bahasa Hatam cenderung terpinggirkan dan hanya bertahan dalam konteks tertentu seperti tanda peringatan atau larangan. Bahasa Inggris mulai muncul dalam beberapa elemen informasi wisata, menunjukkan adanya pengaruh globalisasi dalam sektor pariwisata. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa bahasa memiliki peran penting dalam menegaskan identitas budaya suatu daerah. Namun, keberlangsungan Bahasa Hatam di Manokwari menghadapi tantangan besar karena dominasi Bahasa Indonesia dan meningkatnya penggunaan Bahasa Inggris. Untuk menjaga eksistensi bahasa lokal, diperlukan kebijakan strategis dalam pelestarian bahasa, termasuk peningkatan visibilitas Bahasa Hatam di ruang publik wisata.
Aspek Tauhid dalam Naskah La Galigo Episode Taggilinna Sinapatié
Abdi Mahesa;
I Made Suparta
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5608
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap aspek teologi Islam dalam teks La Galigo termasuk pada strategi yang dibangun ulama dalam memperkenalkan Islam melalui teks sastra. Penelitian ini membahas teks La Galigo episode Taggilinna Sinapatié sebagai objek kajian. Penelitian ini menggunakan pendekatan filologi yang memposisikan naskah menjadi basis data, kemudian di dukung dengan berbagai referensi yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode tekstual dengan menggunakan pendekatan filologi. Pendekatan filologi yang dipilih berupa inventarisasi koleksi naskah. Naskah yang ditemukan kemudian dideskripsikan lalu dibandingkan dan ditentukan satu naskah yang mengandung konsep dan unsur Tauhid di dalamnya. Langkah kerja selanjutnya yaitu melakukan edisi teks berupa transliterasi dan terjemahan untuk dapat diidentifikasi dan diungkap aspek-aspek Tauhid Islam yang terkandung pada tiga naskah yang diperkirakan memiliki kandungan isi cerita yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa naskah dengan kode Roll 12. No. 18 merupakan naskah yang memiliki unsur tauhid dan konsep Islam dari tiga naskah yang berisi teks episode Taggilinna Sinapatié. Berdasarkan hasil edisi teks dari naskah tersebut, ditemukan beberapa muatan Islam berupa konsep Tauhid di dalam teks Taggilinna Sinapatié berupa penggalang kalimat syahadat yang diserukan oleh dewa-dewa. Selain itu, terdapat pula frasa yang menyinggung tentang dua puluh sifat wajib Allah yang mendefenisikan konsep Allah agar dapat menguatkan aqidah pembaca sebagai seorang muslim yang bertaqwa. Muatan Islam yang terakhir yaitu dengan adanya kata Purakani yang berarti Surah Al-Furqan. Muatan isi surah dalam Al-Qur’an ini dijadikan ssebagai pembeda antara perkara benar dan salah atau antara yang haq dan batil. Pada bagain penutup terdapat sebuah keterangan yang menjabarkan makna dari kata Taggilinna Sinapatié yang merupakan ungkapan peristiwa yang menandai babak perubahan baru pada pandangan keberimanan orang Bugis yang meyakini eksistensi teologi dari Allah SWT.
Perlawanan terhadap Diskriminasi Perempuan dalam Novel Cantik Itu Luka : Kajian Feminisme Marxis
Lintang Omega Padmasari;
Novita Dewi;
Setya Tri Nugraha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5609
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk diskriminasi yang dialami tokoh perempuan dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan serta mengkaji strategi perlawanan mereka terhadap diskriminasi tersebut dengan menggunakan pendekatan Feminisme Marxis. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai bentuk diskriminasi, seperti marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja ganda yang dialami tokoh perempuan dalam novel. Penelitian ini juga strategi perlawanan yang dilakukan oleh tokoh perempuan dalam menghadapi diskriminasi tersebut berdasarkan perspektif Feminisme Marxis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif-interpretatif yang umum diterapkan dalam analisis teks sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan realitas sosial di mana perempuan mengalami penindasan dalam sistem patriarki yang berkelindan dengan struktur sosial-ekonomi yang timpang. Tokoh utama, Dewi Ayu, serta keturunannya, mengalami eksploitasi seksual, kekerasan, dan pembatasan kebebasan. Namun, mereka juga menunjukkan perlawanan dalam berbagai bentuk, baik secara verbal melalui negosiasi dan penolakan terhadap norma patriarki, maupun secara nonverbal dengan tindakan aktif yang menantang struktur kekuasaan yang menindas. Perlawanan ini mencerminkan semangat feminisme dalam upaya merebut hak-hak perempuan yang telah lama terabaikan. Penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra dapat menjadi alat kritik sosial terhadap ketidakadilan gender dan membuka ruang refleksi bagi pembaca mengenai dinamika kekuasaan dalam masyarakat. Dengan demikian, studi ini berkontribusi dalam kajian feminisme dan sastra, serta memberikan perspektif baru dalam memahami perjuangan perempuan terhadap diskriminasi gender dalam konteks budaya dan sejarah Indonesia.
Kosmologi Adu Lawang dan Aki Ibuk: Pengaruh terhadap Tradisi, Perilaku, dan Hukum Adat Dayak Bulusu
Jessica Boru Nababan;
Turita Indah Setyani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5617
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kosmologi mitos Adu Lawang dan Aki Ibuk serta pengaruhnya pada tradisi, perilaku, dan hukum adat di Masyarakat Bulusu. Metode kualitatif dan strategi etnografi digunakan untuk mendapatkan data serta menganalisisnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kosmologi Adu Lawang dan Aki Ibuk terdapat pada elemen-elemen alam semesta, seperti entitas ketuhanan, dan pembagian wilayah alam semesta, yaitu Londoyon (surga) dan Tana Disau (bumi). Selanjutnya, penelitian ini juga menemukan bahwa tradisi pada suku Bulusu juga mengambil beberapa bagian dari narasi mitos ini dalam pelaksanaannya, seperti tanaman dan hewan yang dibawa oleh Aki Ibuk semasa dalam perjalanannya ke Tana Disau. Selain itu, pola perilaku Bulusu dalam memperlakukan alam dan hewan juga dipengaruhi oleh narasi Adu Lawang dan Aki Ibuk. Terakhir, pada hukum adat, Bulusu menggunakan narasi mitos ini sebagai patokan dalam menjatuhkan hukum disiplin terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat Bulusu. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mitos Adu Lawang dan Aki Ibuk memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan sosial, budaya, dan hukum adat, khususnya masyarakat Bulusu.