cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2021)" : 35 Documents clear
Nilai Budaya dalam Novel Ulid Karya Mahmud Ikhwan Suatu Tinjauan Postmodernisme Jean Francois Lyotard Harmita Sari; Sumiati Putri Natalia; Wahyuniar; A. Nurhayati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek-aspek budaya postmodernisme yang terdapat dalam novel Ulid karya Mahfud Ikhwan yang terdiri dari; ekletisisme, parodi, pastiche, ironi, dan camp. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa atau kalimat yang berwujud ekletisisme, parodi, pastiche, ironi, dan camp. Sumber data dalam penelitian ini adalah sebuah novel yang berjudul Ulid Karya Mahfud Ikhwan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat dengan teknik analisis data yaitu mengidentifikasi, mengklasifikasi, mendeskripsikan dan menginterpretasikan. Hasil penelitian dalam novel Ulid karya Mahfud Ikhwan menunjukkan bahwa terdapat berbagai situasi yang menggambarkan perilaku postmodernisme yang lebih didominasi oleh sifat ironi yang ditemukan dalam berbagai situasi seperti bencana alam, perekonomian dan hal-hal yang bertentangan dengan perasaan. Aspek selanjutnya adalah prilaku Camp yang digambarkan dalam bentuk pengelabuan penampilan, sikap, benda dan sifat. Pastiche diungkapkan melalui situasi yang berhubungan dengan perilaku tokoh, harapan di masa lalu, serta informasi mengenai tokoh pada masa lalu Ekletisisme yang digambarkan dalam bentuk perpaduan benda, bahasa dan makanan. Aspek parodi diungkapkan dalam bentuk ungkapan perasaan puas, tidak senang, dan tidak nyaman. Berdasarkan hasil penelitian dalam novel Ulid karya Mahfud Ikhwan dapat disimpulkan bahwa masyarakat postmodern dapat diidentifikasi dari aktivitas atau tindakan yang digambarkan oleh tokoh dalam menyikapi sebuah peristiwa yang berhubungan dengan zamannya.
An Investigation of Lexical Cohesion on Indonesian Singer Song Ahmad Murodi; Didin Nuruddin Hidayat; Alek Alek
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.448

Abstract

This paper sheds light on investigating the lexical cohesion on an Indonesian singer song entitled Coke Bottle by Agnez Mo. Lexical cohesion constitutes linguistic devices that help to create cohesiveness of the text. Lexical cohesion occurs when two words or more in a text are semantically related somehow – in other words, they are related in terms of their meaning. This study's design was a descriptive qualitative that attempted to elaborate the discourse analysis about lexical cohesion in Coke Bottle song by Agnez Mo. Some steps were conducted to collect the data, firstly, the lyrics that become the documentation were collected by the researcher from lyrics.com, secondly the researcher read the lyrics to understand the text. Thirdly, marking some words included as lexical cohesions in which they will be the real data of this study. The findings revealed that reiteration and collocation are found in the song, but the antonym that is part of reiteration is absent. Above all, repetition is the most commonly used in this song, especially the word I. This seems to indicate that the songwriter tried to make the song's lyrics match the music's beat, so the song became easy listening, and the listeners can enjoy the music.
Pengembangan Media Komik untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 41 Pekanbaru Musnar Indra Daulay; Nurmnalina
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.452

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media komik yang layak dan efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas IV SD Negeri 41 Pekanbaru. Pada kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia materi cerita anak aspek membaca pemahaman di kelas IV SDN 41 Pekanbaru masih menggunakan media teks bacaan sebagai satu-satunya acuan yang digunakan. Adapun solusi yang peneliti tawarkan yaitu mengembangkan media komik dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengadaptasi model ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes pretest-postest, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penilaian ahli materi diperoleh rata-rata skor 4,56 (sangat layak). Hasil penilaian ahli media diperoleh rata-rata skor 4,59 (sangat layak). Hasil uji coba memperoleh kriteria sangat layak yaitu uji coba awal memperoleh rata-rata skor 4,2 (sangat layak), hasil uji coba utama memperoleh rata-rata skor 4,32 (sangat layak), dan hasil uji coba lapangan operasional memperoleh rata-rata skor 4,43 (sangat layak). Sedangkan hasil uji coba praktisi guru memperoleh rata-rata skor 4,74 (sangat layak). Guna mengetahui media komik dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa, digunakan soal pretest dan postest. Sesuai tabulasi data diketahui jumlah skor rata-rata nilai pretest sebesar 53,82, kemudian mengalami peningkatan pada skor rata-rata nilai postest sebesar 17,38 menjadi 71,20. Perhitungan hasil peningkatan keterampilan membaca pemahaman siswa menggunakan Gain Score sebesar 0,376. kategori peningkatan sedang. Media akhir penelitian ini berupa komik untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.
Nilai Dalam Tuturan Adat Sewu Api Pada Masyarakat Desa Kelitembu Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende Falentinus Bata
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.458

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai- nilai dalam tuturan adat sewu api pada masyarakat Desa Kelitembu Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende. Sewu api merupakan salah satu upacara di bidang pertanian yang dilaksanakan setiap tahun. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah nilai apa saja yang terkandung dalam tuturana adat sewu api pada masyarakat Desa Kelitembu, Kecamatan wewaria, Kabupaten Ende? Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai yang terkandung dalam tuturan adat sewu api pada masyarakat Desa Kelitembu Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi. Teknik yang digunakan yaitu teknik catat, teknik rekam, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tututran adat sewu api pada Masyarakat Desa Kelitembu Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende ditemukan 10 nilai yakni (1) Nilai kepercayaan (2) Nilai religius (3) Nilai kesuburan (4) Nilai keselamatan (5) Nilai pengorbanan (6) Nilai ketulusan (7) Nilai permohonan (8) Nilai perlindungan (9) Nilai kebersamaan dan (10) Nilai larangan/pantangan.
Pengaruh Beberapa Faktor Determinan terhadap Peningkatan Minat Baca Mahasiswa Sukirman Sukirman; Firman Firman; Nurul Aswar; Mirnawati Mirnawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan asumsi atau teori bahwa peningkatan minat baca mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Palopo dapat dipengaruhi oleh faktor determinan, seperti lingkungan, pemberian tugas dari dosen, dan sarana dan prasarana bacaan yang mendukung keberlangsungan penumbuhan minat baca. Penelitian ini menggunakan desain penelitian ex-post facto yang bersifat kuantitatif inferensial dan dekriptif dengan menggunakan alat bantu ilmu statistik yang diarahkan meneliti dua jenis variabel penelitian, yaitu variabel prediktur (bebas) dengan simbol X dan variabel kriterium (terikat) dengan simbol Y. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Palopo berjumlah 808 orang dengan sampel penelitian yang digunakan adalah sampel aturan praktis, berimbang, dan sampel acak. Hasil penelitian menunjukkan (1) faktor lingkungan baik dalam keluarga maupun di masyarakat berpengaruh secara signifikan terhadap pingkatan minat baca mahasiswa; (2) faktor pemberian tugas mata kuliah yang disampaikan oleh dosen baik secara tertulis maupun tidak tertulis dapat berpengaruh secara singnifikan terhadap peningkatan minat baca; (3) faktor sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan membaca dapat berpengaruh secara signifikan terhadap pingkatan minat baca; (4) Dari ketiga faktor determinan tersebut jika digabung secara bersama-sama dapat berpengaruh secara signifikan pada peningkatan minat baca mahasiswa semester II Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Analisis Semiotika Petikan Puisi pada Drama Hamlet (Prince of Denmark) Karya Shakespeare Heni Heni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.499

Abstract

Hamlet adalah seorang pangeran di negara Denmark. Ayahnya baru meninggal dan pamannya Claudius naik tahta. Selain itu pamannya juga menikahi ibu Hamlet, Gertrude. Bahkan dikisahkan pula bahwa Hamlet sempat berpura-pura menjadi gila dan bahkan ia juga sempat membuat suatu panggung pementasan dan mengundang sejumlah aktor untuk memainkan sebuah kisah yang ia karang sendiri, terkait dengan pembunuhan seorang raja. Semua tindakan tersebut jelas Hamlet arahkan untuk mencari perhatian pamannya. Suatu sikap yang dapat dinilai pengecut, seolah Hamlet takut untuk berhadapan langsung dengan pamannya. Pada saat yang sama, beberapa teman Hamlet melihat hantu yang mengaku dirinya ayah Hamlet. Ketika Hamlet juga melihat hantu ini, ia disuruh untuk membalas dendam karena Claudius telah membunuhnya. Hamlet pura-pura gila untuk menjebak Claudius. Dalam terminologi sastra teori semiotik sangat penting karena sistem bahasa dalam sastra merupakan sistem bahasa kedua, sisana terdapat penanda dan petanda, sistem bahasa adalah lambang/tanda, sehingga dalam sastra , bahasa yang di konsumsi bukan bahasa biasa terutama bahasa puitika. untuk lebih jelasnya kita akan melihat teori semiotik ini meliputi; historitas, pendekatan, teori, prosedur (metode), asumsi tentang tentang karya sastra dan kelibihan juga kekurangannya. Semiotika dalam tindak penelitian sastra menjadi salah satu pendekatan, yang terhitung kerap digunakan dalam ragam penelitian sastra. Penggalian nilai dan makna melalui tanda-tanda yang terdapat pada karya sastra tentunya akan terkait erat dengan semiotika yang memilki fokus pada sistem tanda. Terkait dengan tindakan analisis semiotik terhadap karya sastra, pada fokus pembicaraan buku ini, maka penelitian sastra (semiotika) akan melibatkan bahasa yang dianggap sebagai media komunikasi dalam bentuk bahasa yang memuat banyak sistem tanda.
Model Collaborative Learning (CL) dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Siswa Kelas VIII SMP Nugraha Kota Bandung: Indonesia Deni Hadiansah; Harmita Sari; Eko Firmansyah; Rani Rabiussani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan model Collaborative Learning (CL) dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi pada siswa Kelas VIII SMP Nugraha Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods tipe embedded design (penyisipan). Desain penelitiannya quasi eksperimental design (eksperimen semu) melalui pola design pretest-postest. Sampel penelitian terdiri dari 32 siswa kelas VIII-A (eksperimen) dan 34 siswa kelas VIII-B (kontrol). Pengumpulan data dilakukan melalui instrument dokumentasi, instrumen observasi, instrumen angket, dan instrumen tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CL efektif dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, model CL dapat dijadikan alternatif dalam kegiatan pembelajaran menulis teks eksplanasi pada siswa jenjang SMP.
Sapaan Kekerabatan pada Guyub Tutur Bahasa Lio Maria Floriana Serlin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.553

Abstract

Abstract This study aims at describing the kinship greeting in Lio's speech using sociolinguistic theory. The approach used in this study is a qualitative approach. Data collection uses the method of listening, proficient and fishing rod. This means that researchers directly communicate with informants to gather information about kinship greetings in Lio's spoken language. Both of these methods are complemented by interview, note-taking, and documentation techniques. The results showed that in the kinship relationship based on lineage (direct linkage) in Lio's speech in Ende district, there were 16 greeting words, namely Ema, Ine, Babo, Mamo, Eda, No`o, Weta, Nara, Ka`e, Aji, Ana mamo, Ana embu, Ame du`a, Ine du`a, Ame Lo`o and Ine Lo`o. It is stressful that there are 13 kinship greeting words based on the line of marriage in Lio's speech, namely Ema (tu`a), Ine (tu`a), (Ana) tu`a, Ane, Tata / fai eda, No`o, Haki no` o, Weta, Nara, Kae, Aji, Ipa, and Eja.
Strategi Pembelajar Pemula Bahasa Prancis di Perguruan Tinggi Tania Intan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas strategi pembelajar pemula bahasa Prancis di tingkat perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner yang dibagikan secara daring pada tanggal 20 Maret 2021 kepada 25 responden mahasiswa baru angkatan 2020/2021 pada Program Studi Sastra Prancis Universitas Padjadjaran. Responden dipilih secara acak dari populasi seluruh mahasiswa angkatan tersebut. Data selanjutnya diklasifikasi, diinterpretasi, dan dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai strategi pembelajar pemula bahasa Prancis. Landasan teoretis tentang strategi belajar terutama berasal dari Isyam dan Cyr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para responden yang menjadi representasi mahasiswa pemula pembelajar bahasa Prancis menunjukkan telah menerapkan sebagian besar strategi belajar bahasa asing yang diajukan oleh Isyam. Strategi belajar yang dimaksud meliputi:menemukan strategi belajar yang paling cocok, mengatur informasi bahasa dan program belajar, belajar hidup dengan ketidakpastian, membiarkan konteks membantu, belajar menerka dengan benar, mempelajari kalimat-kalimat atau ungkapan secara keseluruhan, dan mempelajari kebiasaan yang melekat pada penutur asli. Para responden juga telah mempraktikkan strategi belajar menurut Cyr, yaitu strategi metakognitif, kognitif, dan sosio-afektif.
Berpikir Kritis dalam Skripsi Mahasiswa Nurcaya Nurcaya
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.572

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan berpikir kritis dalam skripsi mahasiswa berdasarkan aspek interpretasi, analisis, dan inferensi. Berpikir kritis dipilih sebagai topik penelitian ini karena dianggap penting dalam penulisan skripsi agar siswa tidak hanya sekadar memahami, tetapi juga ikut menyumbangkan gagasannya untuk memberikan solusi dalam mengatasi sebuah permasalahan. Teks editorial dipilih karena saat menulis teks editorial dibutuhkan daya pikir yang kritis dan kreatif untuk menyampaikan pendapat atau argumen penulis tentang permasalahan yang aktual kepada pembaca. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi dokumen. Data penelitian ini berupa paparan verbal tulis yang megandung aspek interpretasi, analisis, dan inferensi. Sumber data penelitian ini yaitu skripsi mahasiswa STKIP Prima Sengkang. Prosedur pengumpulan data penelitian ini menggunakan studi dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi data yang layak diteliti, merekam data ke dalam tabel penyajian data, dan memberikan kode pada masing-masing data. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan dibantu intrumen tambahan berupa panduan analisis data. Kegiatan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pada aspek interpretasi ditemukan beberapa judul yang memiliki kemiripan, hanya yang membedakan waktu dan tempat.

Page 1 of 4 | Total Record : 35