cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2023)" : 85 Documents clear
Developing Students’ Speaking Skill through Small Group Discussion (SGD) Technique Chelsea Valentine; Jamiluddin Jamiluddin; Wahyudin Wahyudin; Mochtar Marhum
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2895

Abstract

The purpose of this research is to find out whether or not the use of Small Group Discussion (SGD) technique can develop speaking skill to the tenth grade students of SMA Negeri 1 Bolano Parigi Moutong District. This research used a quasi-experimental research design with 77 students as a sample selected by using the cluster sampling technique. Additionally, the data of this research was obtained through a test which was divided into pre-test and post-test. The mean pre-test score for the experimental group and the control group were 48.90 and 55.77. The mean post-test score for the experimental group and the control group were 73.90 and 60.04. The data was theoretically analyzed by applying the t-test formula where the degree of freedom (df) is 75. The result of statistical analysis shows that the t-test value is 3.19 while the t-table value is 1.99. The result of the research findings shows that the t-test value is higher than the t-table value. It implies that the research hypothesis is accepted. It means that the use of Small Group Discussion (SGD) technique can develop speaking skill to the tenth grade students of SMA Negeri 1 Bolano Parigi Moutong District.
An Analysis of Using Prepositional Phrase in Students’ Writing Moh Yusril Jaya; Siska Bochari; Hastini Hastini; Ferry Rita
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2896

Abstract

Prepositional phrase is a group of words consisting of a preposition and its object that modify the object. This research focused on prepositional phrase that found on students’ writing made by fifth semester students of English Education Study Program, Tadulako University. The objectives of this research were to identify functions of prepositional phrase occur in the students’ writings and to find out the most dominant prepositional phrase used by the students in their writing. This research used descriptive qualitative design. The subject of this research was 10% of total subject (about 19 students). The subject was chosen by using purposive sampling technique. The data of this research were the sentences contain prepositional phrase in students’ writings. Based on the theory used, the researchers identified the functions of prepositional phrase in the data, and discovered the most dominant function of prepositional phrase. From the analysis, there are two functions of prepositional phrase found in the students’ writings. They are complement and adjunct. If it is adjunct, it can be adjectival adjunct and adverbial adjunct The most dominant function is complement which is 62%.
Bentuk Tuturan Interferensi Bahasa Mahasiswa IAIN Ambon pada Peristiwa Tutur Bahasa Indonesia Syaidah Syaidah; Nanik Handayani; Israwati Amir; Ijriah Musaali
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3106

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi yang dilakukan oleh mahasiswa IAIN Ambon pada pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif menggunakan pendekatan etnografi sosiolinguistik dengan data peristiwa tutur mahasiswa. Teknik pengumpulan datanya berupa simak dan cakap, sedangkan teknik analisis data melalui penyajian, pereduksian, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan dari bentuk interferensi bahasa mahasiswa IAIN Ambon pada peristiwa tutur pembelajaran Bahasa Indonesia ditemukan sebanyak 125 data dari 52 korpus data: 1) bentuk interferensi produktif sebanyak 34 data, dan 2) bentuk interferensi sistemik sebanyak 91 data yang diuraikan sebagai berikut: a) interferensi sistemik fonologi sebanyak 32 data yang terbagi atas: tambahan fon e sebanyak 26 data, tambahan fon h sebanyak 2 data dan pengurangan fon h sebanyak 1 data, tambahan fon g sebanyak 2 data dan pengurangan fon g sebanyak 1 data, serta pengurangan fonem k sebanyak 1 data, b) interferensi sistemik morfologi sebanyak 12 data yang terbagi atas: prefik-sufiks sebanyak 1 data, prefix 6 data, sufiks 2 data, reduplikasi 1 data, dan klitik -nya 2 data, c) interferensi sistemik sintaksis 47 data yang terdiri dari: i) interferensi kata sebanyak 36 data, diantanya: adverbia 6 data, pronomina 6 data, verba 8 data, nomina 9 data, dan partikel sebanyak 7 data, ii)interferensi frasa sebanyak 6 data, diantanya: frasa adjectiva sebanyak 5 data dan frasa verba sebanyak 1 data, iii) interferensi klausa sebanyak 5 data, diantaranya: klausa bebas sebanyak 3 data dan klausa terikat sebanyak 2 data yang disebabkan karena tiga faktor, yaitu kemampuan bilingual penutur, penggunaan gaya bahasa, dan pengaruh bahasa ibu.
Analisis Kosakata Homonim Bahasa Korea dan Bahasa Indonesia (Kajian Analisis Kontrastif) Lela Fadilah; Odien Rosidin; Dase Erwin Juansah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3126

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian analisis kontrastif untuk mencari persamaan dan perbedaan kata homonim antara bahasa Korea dan bahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelkangi oleh kurangnya sumber pengayaan khusus pada pembelajaran bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Sumber penelitian ini berupa kamus, program televisi, tayangan youtube, website yang mengandung data penelian. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data, menggunakan metode simak dengan teknik dasar teknik sadap dan teknik lanjutannya adalah teknik simak bebas lipat cakap serta teknik catat. Pemeriksaan keabsahan penelitian ini dilakukan oleh tiga orang penyidik yang memiliki kepakaran dibidang bahasa Korea, bahasa Indonesia, dan pengajaran BIPA. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan metode padan dengan teknik dasar yang disebut teknik pilih unsur penentu dan teknik lanjutan teknik hubung banding menyamakan (HBS), teknik hubung banding membedakan (HBB). Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahaan ajar oleh para pengajar bahasa Indonesia bagi Penuru Asing (BIPA). Setelah melakukan analisis terdapat 32 data bahasa Indonesia dan Bahasa Korea yang memiliki keidentikan dalam tulisan dan bunyi, 13 data memiliki keidentikan pelafalan atau bunyi namun berbeda penulisannya.
Love Language Expressions among Newlyweds and Long-Married Couples: Interpersonal Communication’s Perspective Hikmanisa Bahtiar; Hamzah A. Machmoed; Harlinah Sahib
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3183

Abstract

The purpose of this research was to explore the dynamics of love language and the nature of interpersonal communication in encouraging healthy communication in marriage. The research employed a mixed-methods approach to investigate the love languages of newlywed and long-married couples. The sample used is nonprobability sampling, where the population consists of married individuals. Thus, a purposive sampling strategy was employed. For this reason, 64 married individuals from the Bone area were included in the research, divided into 32 newlyweds and 32 long-married couples, each in the Tanete Riattang Barat sub-district, where three of each marital length willingly participated in an in-depth interview. Descriptive and thematic analysis were the types of analysis employed. The findings revealed several key points. Firstly, there is a wide spectrum of love language expressions. Second, "physical touch" was found to be the primary love language among newlyweds. In contrast, long-married couples expressed love primarily through "acts of service. Third, the research further revealed a significant correlation between the duration of marriage (whether newlyweds or long-married couples) and their primary love language, revealing that the duration of marriage may change the way couples express their feelings. Finally, it is worth noting that the findings were limited by a lack of awareness of the sociolinguistic nature of the research population.
The Use of Jargon in Whatsapp Chatting by UKI Toraja Students Resnita Dewi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3261

Abstract

This research aims to describe the forms of jargon used by WhatsApp users among students at the Toraja Christian University in Indonesia. This qualitative research relies on data collected from WhatsApp users among students at Toraja Christian University. The data is gathered through (1) reading techniques and (2) note-taking techniques. The results of this research indicate that, in terms of form, the jargon used by WhatsApp users among students at Toraja Christian University consists of four forms: basic word forms, abbreviation forms, phrase forms, and acronym forms.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Melalui Media Teka-Teki Silang Bergambar Siswa Tk.B TKIT Harith Foundation Usia 5-6 Tahun Darmawati Darmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Kemampuan Menulis Permulaan Melalui Media Teka-Teki Silang Bergambar siswa TK.B TKIT Harith Foundation Usia 5-6 Tahun. Lokasi penelitian dilaksanakan di TKIT Harith Foundation Jalan Mungkasa No. 50 Kota Palopo Provinsi Suilawesi Selatan .Adapun populasi berjumlah 108 anak dan sampel penelitiannya anak kelompok B khususnya di kelas Al Huda yang berjumlah 18 anak dimana terdapat 8 anak laki-laki dan 10 anak perempuan dengan rentang usia antara 5-6 tahun. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan model penelitian tindakan menurut Kemmis and Taggart yang berfokus pada kemampuan menulis permulaan anak. Hasil penelitian tentang kemampuan menulis permulaan anak di siklus I memperoleh rata-rata tingkat capaian perkembangan (TCP) skor 9,67 dikategori mulai berkembang. Selanjutnya terlihat di siklus I skor rata-rata tingkat capaian perkembangan (TCP) kemampuan menulis permulaan anak memperoleh skor 30,33 dan diprasiklus skornya 20,66 hal ini menunjukkan adanya peningkatan.Sedangkan disiklus II kemampuan menulis permulaan keseluruhan anak sebesar 41,11 dikategori berkembang sesuai harapan. Sehingga di siklus II terjadi peningkatan sebesar 10,78. Sehingga disimpulkan pada akhir siklus II, penelitian dikatakan berhasil karena kriteria keberhasilan sudah tercapai sesuai kesepakatan peneliti bersama kolabolator.
Perilaku Berbahasa Selingkung terhadap Pemerolehan Leksikon Anak Usia 18 sampai 22 Bulan Akhiruddin Akhiruddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.4444

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku berbahasa selingkung terhadap pemerolehan leksikon anak usia 18 sampai 22 bulan. Penelitian ini difokuskan pada pemerolehan bahasa pertama anak usia 18 bulan sampai 22 bulan yakni Nizar Balin Ramadan yang diperoleh secara langsung. Penelitian ini menggunakan desain longitudinal/cross-sectional yakni observasional natural dan terkontrol yang dijabarkan secara deskriptif. Hasil peneliti disimpulkan bahwa temuan perilaku berbahasa selingkung anak yakni bahasa daerah dipengaruhi faktor lingkungan sosio-geografis. Dalam hal ini, anak lebih dominan menggunakan leksikon bahasa Indonesia walaupun anak terpengaruh dengan perilaku berbahasa selingkungnya yang menggunakan bahasa daerah dan pembiasaan orang-orang di sekitarnya.
Cultural Pedagogy in Practice: Embedding Torajan Heritage in Language Learning Resources Elim Trika Sudarsi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.6557

Abstract

This study explores how the integration of Torajan cultural elements into English language learning materials can enhance language acquisition and students’ understanding of local culture. Employing a qualitative approach, data were collected through observations and interviews with lecturers and students from the English Department. The findings reveal that the integration of Torajan culture in the classroom is achieved through curriculum adaptation, context-based approaches, and creative projects. Specific cultural elements included folklore (e.g., ulelean pare), traditional arts, dances, rituals, culinary heritage, traditional clothing, and everyday life in Toraja society. The study shows that embedding these cultural components had a highly positive and significant impact on students’ comprehension. It fostered greater engagement and motivation, improved language proficiency, deepened cultural awareness, and encouraged an appreciation for cultural diversity and multiculturalism. Additionally, the integration allowed students to form emotional connections with learning materials and strengthened their critical thinking, evaluative, and reflective skills. These findings suggest that the application of local cultural content not only enriches language learning but also contributes to students’ holistic development as culturally aware and globally competent individual.
Kemampuan Menulis Karangan Narasi Menggunakan Media Film Siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Palu Hasnur Ruslan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Menulis Karangan Narasi Menggunakan Media Film Siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskripsi, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 31 orang. Adapun teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi, dan evaluasikarangan narasi siswa. Data kemampuan siswa yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan penskoran data nilai, perhitungan nilai ketuntasan individu, dan menentukan nilai rata-rata siswa atau disebut mean. Hasil penelitian diperoleh data bahwa siswa kelas VII A SMP Negeri 17 Palu belum maksimal. Hipotesis yang menyatakan bahwa Kemampuan Menulis Karangan Narasi Menggunakan Media Film Siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Palu masih rendah. Dinyatakan diterima dengan, kriteria ketuntasan minimal (KKM) berjumlah 75. Terdapat 11 siswa yang dinyatakan tuntas sedangkan 20 siswa dinyatakan tidak tuntas. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan hasil nilai rata-rata 71,41 atau sama dengan 71 nilai yang diperoleh tidak tuntas.