cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Mamanda sebagai Wahana Pendidikan Budaya (Kajian Etnopedagogi) Haswinda Harpriyanti; Noor Indah Wulandari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3062

Abstract

Mamanda Sebagai Wahana Pendidikan Budaya (Kajian Etnopedagogi): Jika dicermati berdasarkan ciri khasnya, Mamanda memiliki kemiripan dengan Lenong terutama dari segi kedekatan interaksi yang dibangun oleh para pemain kepada penonton. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menemukan konsep fakta dalam Mamanda., (2) menemukan kebudayaan yang terdapat dalam Mamanda, dan (3) menemukan nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam Mamanda. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan hasil pengamatan secara langsung. Analisis data dilakukan dengan cara induktif yang berawal dari pemahamankhusus ke umum serta dijelaskan secara detail sesuai dengan fokus penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi, sebab penelitian akan melakukan penelitian tentang kebudayaan masyarakat Banjar Kalimantan Selatan. Hasil dari penelitian menunjukan konsep fakta yang dihasilkan dalam pertunjukan Mamanda yaitu, adanya kisah sejarah tentang kerajaan Negara Dipa. Unsur kebudayaan yang terdapat di dalam pertunjukan Mamanda antara lain, berupa penggunaan bahasa daerah, unsur kebudayaan terkait pengetahuan tentang pengobatan tradisonal yang sudah dipercaya sejak masa dahulu kala dan telah menjadi bagian hidup bagi masyarakat Banjar, unsur kebudayaan yang berkait tentang mata pencaharian masayarakat Banjar seperti maunjun. Selain itu adanya unsur kesenian berupa musik tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Banjar yang bermuatan nilai budaya karakatan (keakraban) yakni kesenian musik bapanting. Adapun Nilai-nilai kehidupan yang ditemukan pada pertunjukan Mamanda yakni, nilai kehidupan berupa peduli dengan konsep badingsanakan atau menganggap orang lain seperti keluarga sendiri, agar kita memiliki rasa sayang kepada siapapun. Ditemukannya nilai keimanan atau religius dalam pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari yang sudah dilakukan secara turun temurun.
Fenomena Tagar Foodporn di Instagram Berbahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Gramatika Visual Diah Pangestu, Almyra; Aceng Rahmat; Novi Anoegrajekti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3067

Abstract

Fenomena tagar foodporn di Instagram merupakan salah satu tren yang dominan dalam dunia media sosial. Fenomena ini menggambarkan evolusi masyarakat saat ini dalam berkomunikasi dan berbagi pengalaman makanan secara visual pada era digital sehingga diperlukan sebuah langkah untuk menelisik gambar pada unggahan Instagram dengan tagar foodporn dilihat dari sudut pandang gramatika visual. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil dari analisis menunjukan bahwa gambar pada unggahan dengan tagar foodporn berbahasa Indonesia di Instagram direpresentasikan oleh menu utama dari mancanegara, kudapan manis, dan menu dengan sayuran. Temuan lain juga menunjukan adanya potensi untuk mempromosikan gaya hidup sehat melalui gambaran makanan sehat dan seimbang dengan representasi yang menggugah selera. Rekomendasi berdasarkan hasil simpulan analisis adalah tagar ini mempromosikan makanan sehat dan tagar ini juga memiliki potensi untuk mempromosikan kuliner nusantara.
Semiotika dalam Ritual Adat Kando Nipi Da’at pada Masyarakat Perang Desa Ngampang Mas Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur Maria Magdalena Rini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis semiotika dalam ritual kando nipi daat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berusaha menganalisa dan berartikan makna dari objek yang diteliti berdasarka fakta di lapangan. Data dikumpulkan dengan menggunakan informan kunci. Data dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalaui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Teknik yang digunakan ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi, dan teknik rekam. Hasil penelitian ini menunujukan bahwa semiotika dalam ritual Kando Nipi Da’at pada masyarakat Perang, Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, bermakna sebagai berikut: (1) watu naga (batu pelindung), (2) ruhak manuk, kala raci dan rongko (sesajian), (3) tanged an loce (bantal dan tikar, (4) manuk nenik (peralatan), (5) darah manuk (darah ayam), (6) urat manuk (urat ayam), (7) hang leleng (nasi panas).
Impoliteness Used By Haters on Instagram Comments of Federation Internationale De Football Association (FIFA) Nico Wikang Tri Diatma; Agus Wijayanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3075

Abstract

This research describes the types of impoliteness strategies and emotional expressions in impoliteness used by haters in commenting on Instagram social media. Many impolite stattements were deployed by haters of FIFA because this football association is considered unfair in making decisions and treating Israel and Russia differently. Descriptive qualitative method was employed to analyze the research data. The present research took data from haters’ comments in the comment column of the @fifa Instagram account. The data analysis included identifying and describing the use of impoliteness strategies and emotional expressions involved the impoliteness. The research has revealed that some types of impoliteness strategies were used by the haters with Bald on record impoliteness being the most dominant strategy and anger was the most dominant emotional expression involved in the impoliteness.
The Correlation Between Metacognitive Reading Strategies, Vocabulary Mastery and Reading Comprehension of The Ninth-Grade Students In SMP Negeri Hindu 2 Payangan Ni Putu Pebriyanti; Ni Made Ratminingsih; Made Hery Santosa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3076

Abstract

Reading is a process of getting information and understanding the message of printed material. The research objective was to know 1) How much do metacognitive reading strategies contribute to students’ reading comprehension of ninth- grade students. 2)How much does vocabulary mastery contribute to students’ reading comprehension in the ninth-grade students in SMPN 2 Payangan. 3) How much do metacognitive reading strategies and vocabulary mastery simultaneously contribute to students’ reading comprehension of the ninth-grade students. The research instruments, tests and questionnaire, were administered to collect the required data. The samples of this study were 164 students. They were selected through total sampling technique. Linear regression and multiple regression were carried out to analysis the data that assisted by SPSS 26.0 version. Based on the results of the research instruments, it could be concluded. The contribution of students’ metacognitive contribute of 33,3% towards reading comprehension and there is a significant contribution of metacognitive reading strategies to students’ reading comprehension of the ninth-grade students in SMPN 2 Payangan in the academic year 2023/2024. Moreover, students’ vocabulary mastery contributes 50,8% towards reading comprehension and there is a significant contribution of metacognitive reading strategies to students’ reading comprehension of the ninth-grade students in SMPN 2 Payangan, and the contribution of metacognitive reading strategies and vocabulary mastery to students’ reading comprehension was 35.1%. There is a significant contribution of metacognitive reading strategies to students’ reading comprehension of the ninth-grade students in SMPN 2 Payangan.
Sarcasm in Social Media: A Study of Comments on Sam Smith's Instagram Posts Fadilah, Iraisha; Agus Wijayanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3077

Abstract

This study aims to explain the types of sarcasm expressions and determine the purpose of sarcsm used by netizens in Sam Smith's Instagram comment column. Descriptive qualitative was used in this research. The objects of the research were sarcasm in netizen comments on Sam Smith's Instagram posts and their intended meaning. Documentation was employed to collect the research data and content analysis was employed to observe the sarcasm. The findings revealed that four types of sarcasm were used by netizens to comment Sam Smith's Instagram posts, including propositional, lexical, like - prefix, and illocutionary sarcasm. The study found five purposes of sarcasm: sophistication, evaluation, politeness, persuassive communication, and retraction.
Menguak Isotopi Pandemi Covid-19 dalam Cerpen Koran Digital Indonesia Sembiring, Sri Ulina Br; Sumiyadi, Sumiyadi; Halimah, Halimah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan simbolisme isotopi cerita pendek (cerpen) yang dimuat dalam koran digital Indonesia era pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penelaahan isotopi dengan fokus penggunaan istilah dan konsep dalam setiap narasi serta hubungannya dengan realitas. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa cerpen-cerpen yang dimuat dalam Kompas, Republika, Jawa Pos, Media Indonesia, dan Koran Tempo dalam rentang waktu Maret 2020 hingga Juni 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isotopi sebagai alat ekspresi dalam cerpen untuk menggambarkan perasaan, pengalaman, dan pandangan masyarakat selama masa pandemi. Adapun isotopi yang ditemukan meliputi isotopi kesehatan, isotopi psikologis, isotopi isolasi, isotopi solidaritas, isotopi ketidakpastian, isotopi perubahan sosial, dan isotopi ruang. Analisis ini juga akan membantu memahami pemahaman budaya dan sosial masyarakat Indonesia terhadap pandemi Covid-19 melalui karya sastra serta isu-isu terkait pandemi yang diintegrasikan ke dalam cerita pendek.
Analisis Kebutuhan Dalam Pengembangan Asesmen Diagnostik Literasi Informasi Mahasiswa dalam Penulisan Karya Ilmiah Iffatul Khoiroh; Kusubakti Andajani; Didin Widyartono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3082

Abstract

Literasi informasi dalam penulisan karya ilmiah memiliki peran yang sangat penting. Setiap mahasiswa harus memiliki kemampuan dalam menerapkan literasi informasi, terutama dalam menulis karya ilmiah. Dalam hal ini peneliti ingin mengembangkan asesmen diagnostik literasi informasi yang didasarkan pada Standar Kompetensi Literasi Informasi di perguruan tinggi yang diterbitkan Association College Research Library (ACRL). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengenali kebutuhan pengembangan instrumen asesmen diagnostik literasi informasi dalam penulisan karya ilmiah mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa wawancara pengajar mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah dan angket mahasiswa. Hasil dari penelitian ini terdapat empat kesimpulan yang menjadi landasan perlunya pengembangan instrumen asesmen diagnostik ini, yaitu (1) menemukan permasalahan mengenai mahasiswa yang belum mampu dalam mengumpulkan kebutuhan informasi yang akan digunakan sebagai topik bahasan dalam menulis sebuah karya ilmiah, (2) mahasiswa yang belum mampu mencari bahan yang akan digunakan sebagai rujukan, (3) perguruan tinggi belum pernah melakukan diagnosis dari kesulitan yang dialami mahasiswa dalam memahami literasi informasi, dan (4) terdapat 5 komponen yang menjadi rekomendasi sebagai indikator untuk mendiagnosis literasi informasi mahasiswa, yaitu menentukan kebutuhan informasi, mengakses sumber informasi, mengevaluasi data, menggunakan data, dan memahami rujukan sesuai hak akses sumber informasi.
Analysis Of Derivational Affixes Found In Sentences Written By The Efl Students Of Tadulako University Shanti Rachmawati Afrilya; Siska Bochari; Hastini; Mochtar Marhum
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3102

Abstract

The objectives of this study were to find out the most dominant and the most difficult function of derivational affixes in the sentences written by the students, and also to know the factor that influences students difficult to use the function of derivational affixes. The design of this study was quantitative descriptive with population were the 5th semester students of English education study program of Tadulako University who have taken the Morphology subject. The sample of this study was 151 students of the 5th semester students used simple random sampling technique. The instruments to collect the data were test and questionnaire. The result of the data analysis show that: (1) the most dominant function of derivational affixes used by the students was verbal suffix –ize that has function to change noun become verb, (2) the most difficult function of derivational affixes used by the students was the suffix -wise as the adverbial suffix that attached to a noun to form an adverb, (3) there were two factors influencing the students difficult in using the function of derivational affixes which was internal factor.
Artikulasi Budi Pekerti dalam Pembelajaran Pantun di SMP Negeri 1 SBB Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Lewier, Mariana; da Costa, Romilda Arivina
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3103

Abstract

Pantun merupakan salah satu bentuk sastra daerah di Indonesia, termasuk di Maluku, yang tersebar, baik secara lisan maupun tertulis. Penggunaan bahasa Melayu Ambon sebagai media penyampaian memungkinkan persebaran pantun ini ke seluruh pelosok Maluku. Bahasa Melayu Ambon sebagai basantara dalam komunikasi sehari-hari masyarakat Maluku membuat pantun berbahasa Melayu Ambon dikenal dengan baik hingga saat ini. Penggunaan pantun Melayu Ambon dalam berbagai acara formal dan nonformal juga sangat beragam. Berkaitan dengan persebaran dan penggunan pantun Melayu Ambon di Maluku, penelitian ini hendak memfokuskan pada aspek artikulasi pantun dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP. Pantun merupakan salah satu materi pembelajaran sastra klasik yang terdapat dalam Kurikulum SMP yang disesuaikan pula dengan karakteristik pendidikan karakter. Oleh karena itu, penelitian ini akan melihat bagaimana model pembelajaran multiliterasi dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis pantun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pra-Eksprerimental One group Pretest-Postest yang digunakan untuk memahami pantun dan artikulasi budi pekerti dalam kaitannya dengan pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Kecamatan Kairatu. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan pembelajaran multiliterasi dalam menulis pantun, khususnya artikulasi pantun yang mengandung budi pekerti lewat pantun berjenis nasihat. Hal ini terbukti dari nilaihasil tes akhir yang memenuhi KKM, yakni 71,75.6