cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Makna Simbolik Tarian dan Syair Rego pada Tradisi Lisan Suku Kaili Yunidar Yunidar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2620

Abstract

Abstract Tari raego atau rego hingga kini masih sering dipentaskan oleh suku Kaili yang tinggal di Kabupaten Sigi dan Donggala. Rego yang sering dipentaskan adalah rego untuk panen. Mereka menyebutnya rego vunja atau rego Mpae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna mantra dan tarian Rego dalam ritual novunja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Sumber data penelitian terdiri dari hasil wawancara dengan penutur mantra, hasil perekaman, hasil pencatatan di lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pelaksanaan ritual vunja terdapat empat jenis mantra rego yaitu rego pombalike tumpu tana (rego pembuka), rego ngana (rego anak), rego pae (rego padi), rego pobuka vunja (rego pembuka vunja). Adapun Makna pada mantra rego ialah untuk memohon pertolongan para leluhur, berkah dan mengakui kekuasaan tertinggi dari Tuhan. Dari kelima mantra memiliki makna berbeda-beda adapun makna dari setiap mantra yaitu (1) rego pombalike tumpu tana (rego pembuka) bermakna sebagai pemberitahuan kepada penguasa tanah agar diizinkan untuk melaksanakan, (2) rego pae (rego padi), bermakna sebagai permohonan kepada leluhur agar diberikan hasil panen yang melimpah, (3) rego pae (rego padi) rego ngana (rego anak), bermakna bahwa anak-anak telah melaksanakan adat yang menjadi konvensi masyarakat sejak dahulu, dan (4) rego pobuka vunja (rego pembuka vunja) bermakna sebagai telah berakhirnya segala rangkaian ritual. Sedangkan makna pada tarian rego sangat bergantung pada mantra yang dibacakan. Makna gerakan yang dilakukan untuk menandakan rasa syukur dan semangat yang mempunyai arti sosial sekaligus kepercayaan terhadap Sang Pencipta. Selain itu, Dalam gerakan juga bermakna kebahagian dari pelaku ritual karena diberikan hasil panen yang melimpah.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Ranah 3 Warna Karya A. Fuadi Cahayu; Rika Ningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2650

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif dalam film ranah 3 warna. Adapun Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi. Teknik analisis data berupa tahap deskrpsi, klasifikasi, analisis, interpretasi data, evaluasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif dalam film ranah 3 warna terdiri atas tindak tutur ekspresif berupa : a) memuji dalam konteks: memuji karena terkesan atau kagum dengan pakaian atau barang yang petutur kenakan; b) mengucapkan terima kasih dengan ciri: mengucapkan terima kasih karena perbuatan baik yang sudah dilakukan petutur, mengucapkan terima kasih atas kenikmatan yang Allah berikan, dan mengucapkan terima kasih karena merasa merepotkan; c) mengucapkan maaf dengan ciri karena telah mengecewakan petutur dan merasa bersalah, d) kebahagiaan dengan ciri: bersyukur atas apa yang dimiliki atau yang telah didapatkan; e) mengeluh dalam konteks: perasaan sedih karena kehilangan diberi cobaan atau halangan dan rintangan. Dengan demikian, tindak tutur ekspresif dalam film rana 3 warna ini terdiri atas tindak tutur ekspresif dalam bentuk memuji, ucapan terima kasih, ucapan permohonan maaf, kebahagiaan, dan tindakan mengeluh.
Penerapan Model Project Basic Learning (PjBL) terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa pada Menulis Teks Puisi di SMA N 2 Tapung Hilir Melda Amryani Putri; Desi Sukenti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2651

Abstract

Penelitan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis penerapan Model Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada menulis teks puisi di SMA N 2 Tapung Hilir. Teori analisis dalam penelitian ini adalah teori yang dikemukakan oleh (Rais, 2010) dimana Model Project Based Learning memiliki beberapa tahapan yaitu; menentukan topic dasar materi oleh guru, mendesain perencanaan proyek, menyusun jadwal, memonitor peserta didik dalam proses pelaksanaan proyek, menguji hasil dan mengevaluasi hasil kerja peserta didik. Sumber data adalah hasil tes siswa dan angket respon siswa terhadap penerapan Model Project Based Learning pada menulis teks puisi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam menulis puisi setelah tindakan dilakukan. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menulis puisi pada siswa setelah tindakan dilakukan. Peristiwa ini dibuktikan karna adanya peningkatan nilai pada kelas kontrol 60,34% dengan metode pembelajaran ceramah. Dan kelas eksperimen mendapatkan nilai 74,62% dengan menerapkan Project Basic Learning. Hasil penelitian ini menunjukkan Terdapatnya Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Pada Menulis Teks Puisi Kelas X Di SMAN 2 Tapung Hilir
Pencitraan Teks Berita Pemilu 2024 pada Media Daring: Kajian Teun A. van Dijk Sukmawati Sukmawati; Jufri; Usman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2395

Abstract

Pencitraan dalam Teks Berita Pemilu 2024 pada Media Daring: Kajian Teun A. van Dijk. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualittatif. Penelitian ini membahas tentang pencitraan pada aspek struktur super pada teks berita Pemilu 2024 yang ditampilkan pada media daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur super dalam teks berita Pemilu 2024. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Teun A. van Dijk. Data dalam penelitian ini adalah tuisan yakni kosakata, klausa, dan kalimat yang memuat pencitraan dalam teks berita Pemilu 2024. Sumber data dalam penelitian ini yakni media daring detik dan kompas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokuentasi, baca, dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan identifikasi data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan struktur super yeng terdiri atas bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir ditemukan penggunaan kalimat aktif, kluasa, frasa, dan kosakata.
Kejujuran Berbahasa Siswa Berdasarkan Interogasi Guru BK di SMP Negeri 1 Takalar: Kajian Linguistik Forensik Sahban Nur Sahban Nur; Johar Amir; Muhammad Saleh
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2397

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan berfokus kepada analisis tingkat kejujuran berbahasa siswa dalam interogasi guru BK terhadap pelanggar aturan sekolah. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kejujuran berbahasa siswa berdasarkan aspek narrative structure dalam interogasi guru BK terhadap siswa pelanggar aturan dengan menggunakan teori dari Jhon Olsson 2008. Sumber data dalam penelitian ini adalah proses interogasi guru BK terhadap siswa pelanggar aturan sekolah di SMP Negeri 1 Takalar. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, simak libat cakap, teknik sadap, pengamatan, dan pencatatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Kejujuran berbahasa siswa berdasarkan aspek narrative structure dalam interogasi guru BK di UPT. SMP Negeri 1 Takalar dengan memiliki tingkat kejujuran tinggi dengan perbandingan sebanyak 14 data pada tingkat kejujuran tinggi sedangkan tingkat kejujuran rendah sebanyak 6 data.
Realisasi Prinsip Kesantunan Berbahasa Siswa Madrasah Aliyah Arifah Gowa Kelas X pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Juwita Pakri; Azis; Idawati Garim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2509

Abstract

Realisasi Prinsip Kesantunan Berbahasa Siswa Madrasah Aliyah Arifah Gowa Kelas X dan Relevansinya dengan Kompetensi Sosial pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tuturan kesantunan Siswa Madrasah Aliyah Arifah Gowa Kelas X yang relevan dengan kompetensi sosial pada pembelajaran Bahasa Indonesia. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan siswa dalam bentuk kata, klausa, dan kalimat yang mematuhi dan melanggar prinsip kesantunan berbahasa berdasarkan teori Leech dan memiliki relevansi dengan kompetensi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi kesantunan berbahasa Siswa Madrasah Aliyah Arifah Gowa Kelas X terbagi atas tuturan yang mematuhi dan melanggar prinsip kesantunan yang relevan dengan kompetensi sosial. Tuturan Siswa Madrasah Aliyah Arifah Gowa Kelas X yang mematuhi prinsip kesantunan terbagi atas enam maksim meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim simpati. Adapun tuturan Siswa Madrasah Aliyah Arifah Gowa Kelas X yang melanggar prinsip kesantunan terbagi atas lima maksim yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, dan maksim kesepakatan. Tuturan kesantunan Siswa Madrasah Aliyah Arifah Gowa Kelas X memiliki relevansi dengan kompetensi sosial meliputi tuturan pematuhan maksim pujian yang relevan kompetensi jujur. Tuturan kesantunan yang patuh pada maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, dan maksim kerendahan hati memiliki relevansi dengan kompetensi tanggungjawab. Beberapa tuturan kesantunan yang patuh pada maksim kedermawanan dan maksim simpati juga memiliki relevansi dengan kompetensi peduli. Tuturan kesantunan yang patuh pada maksim kesepakatan memiliki relevansi dengan kompetensi damai.
Analisis Karakter Tokoh Utama Film Wish Dragon: Nilai Moral Konfusianisme Sheren Aurelya; Noviana Laurencia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai moral Konfusianisme yang diterapkan tokoh utama dalam film Wish Dragon. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data kualitatif yang dilakukan melalui menganalisis adegan karakter dari film Wish Dragon kemudian mencocokkan dengan teori Konfusianisme dari kitab Lunyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Wish Dragon memiliki beberapa nilai moral Konfusianisme yaitu, setia kawan, tolong menolong, bijak dalam menentukan pilihan, mencintai sesama, berkorban, tidak egois, berbakti terhadap orang tua, mau introspeksi diri, mau mengakui kesalahan dan mau terus belajar mengenal diri sendiri. Nilai moral yang muncul merupakan nilai moral Konfusianisme yang sangat erat dengan masyarakat Tiongkok dan dapat menjadi landasan penting bagi manusia dalam berkehidupan.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Podcast Merry Riana dengan Andre Taulany_Hasil Dari Sebuah Kerja Keras Anik Setiyawati; Suparmin; Wahyu Dini Septiari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2662

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh bahasa spontan yang mucul antara Merry Riana dan Andrey Taulany dalam tayangan podcas sebuah chanel youtube Merry Riana yang membahas tentang hasil dari sebuah kerja keras. Tujuan dari penelitian ini untuk menyelidiki tindak tutur ilokusi apakah yang sering digunakan serta tujuannya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis data deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah tuturan anatara Andre Taulanny dan Merry Riana dipodcast Merry Riana tentang hasil dari sebuah kerja keras. Data penelitian ini adalah wujud tindak tutur ilokusi yang dilakukan Merry Rian dan Andre Taulany. Ditemukakan beberapa pernyataan tindak tutur dan dirangkum dalam artikel ini ada 5 tindak tutur ilokusi yaitu tindak tutur asertif, tindak tutur direktif, tindak tutur deklaratif, tindak tutur komisif, tindak tutur ekspresif dengan rincian bentuk dan fungsinya. Dengan begitu dalam podcast Merry Riana dan Andrey Taulany terkail hasil dari sebuah kerja keras ini sudah mencakup keseluruhan jenis tindak tutur
Strategi Roasting Kiky Saputri terhadap Petinggi Negara Fitri Anugrah Kilisuci Fiiarum; Moch. Syahri; Roekhan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2674

Abstract

Strategi roasting digunakan komika untuk menyampaikan kritikan dengan dibumbui unsur humor. Unsur humor dalam roasting membuat kritikan yang disampaikan tidak sampai menyinggung perasaan target roasting. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan strategi roasting yang digunakan Kiky Saputri melalui aspek bahasa dan aspek logika. Data penelitian ini berupa wacana roasting Kiky Saputri terhadap petinggi negara. Data bersumber dari rekaman video Kiky Saputri ketika meroasting sebelas petinggi negara. Data diperoleh dengan cara menyimak, mentranskripsikan,dan mengkode data. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis humor Asa Berger. Hasil analisis data menunjukkan bahwa satir, permainan kata, kesalahpahaman, bombastis, dan permainan bunyi ditemukan dalam strategi roasting melalui bahasa. Strategi roasting melalui logika ditemukan berupa pemutarbalikan, perbandingan, analogi, kekecewaan, kemustahilan, dan ketaksengajaan. Umumnya dalam roasting Kiky Saputri terhadap petinggi negara didominasi penggunaan strategi melalui satir dan pemutarbalikan.
Teori Relevansi dalam Dakwah Humor Sheikh ‘Assim sebagai Alternatif Dakwah Kontemporer: Kritik terhadap Prinsip Kerjasama Anisa Anisa; Mohamad Zaka Al Farisi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2686

Abstract

Diperlukan inovasi dalam dakwah untuk menjawab tantangan zaman. Salah satu bentuk inovasi dakwah yang tengah populer di media sosial saat ini adalah dakwah humor. Dakwah humor muncul sebagai alternatif dakwah kontemporer. Namun, konsep dakwah sendiri berhubungan dengan komunikasi antara pendakwah dan audiens. Dalam konteks komunikasi, terdapat dua teori yang sering digunakan dalam penelitian wacana humor, yaitu teori relevansi dan prinsip kerjasama. Kedua teori ini memiliki pandangan yang berbeda. Prinsip kerjasama berpendapat bahwa banyak tuturan humor melanggar prinsip kerjasama dalam membangun komunikasi yang relevan, sedangkan teori relevansi tidak menganggapnya sebagai pelanggaran. Maka dari itu, adanya tujuan dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis penggunaan teori relevansi dalam dakwah humor Sheikh 'Assim sebagai alternatif efektif dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah dalam konteks kontemporer. Penelitian ini juga mencoba untuk memberikan kritik terhadap prinsip kerjasama. Penggunaan metode deskriptif kualitatif dimanfaatkan dalam penelitian ini, dan analisis isi (content analysis) menjadi sebuah desain penelitian kali ini. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat, dan teknik purposive sampling dimanfaatkan dalam teknik sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam empat video dakwah Sheikh 'Assim di TikTok, terdapat pelanggaran terhadap maksim-maksim prinsip kerjasama, seperti maksim kuantitas, relevansi, dan cara. Namun, teori relevansi mengkritik pelanggaran-pelanggaran tersebut dengan mengatakan bahwa pelanggaran tersebut sebenarnya hanya digunakan untuk menciptakan efek humor dan penegasan terhadap nilai-nilai syariat Islam. Hal ini menunjukkan bahwa dakwah humor Sheikh 'Assim cenderung menerapkan teori relevansi dalam menyampaikan pesan-pesan dakwahnya. Dengan demikian, dakwah humor Sheikh 'Assim dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah dalam konteks kontemporer, sekaligus mengkritik prinsip kerjasama.

Page 29 of 178 | Total Record : 1779