cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Postcolonial Discourse Reflected Through Magical Realism in Tess Uriza Holthe’s When the Elephants Dance Gabriella Immanuel Ndoen; Mike Wijaya Saragih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2247

Abstract

This article aims to show the postcolonial discourse of the Philippines through the utilization of magical realism in the novel When the Elephants Dance (2002) by Tess Uriza Holthe. When the Elephants Dance is intrinsically structured into four main sections which describe the events leading up to Japan’s surrender. Inside these four sections, the story is integrated with five sub-stories from accompanying characters which are A Cure for Happiness, Mang Minno, Ghost Children, The Twilight People, and The Portrait of an Aristocrat. These sub-stories act as one of the highlights of the novel since they are utilized by the characters as a way to retain their sanity and cope with the tragic experiences of living in the middle of a war. The characters’ coping mechanism of telling their life stories that are filled with Filipino mythology reflects the postcolonial discourse of the Philippines prior to and during World War II. With the research limitation of analyzing the story of Mang Minno, this research will use the theory of magical realism by Wendy B. Faris to see the presence of magical realism, as well as the utilization of New Historicism as a bridge to analyze the postcolonial discourse. The results show that by integrating magical realism and history, Holthe was successful in depicting historical events that occurred in the Philippines under the fictional aspect of the novel. Holthe used magical realism to conceal the postcolonial discourse of alterity and emphasize the magnificence of Catholicism in the Philippines.
Magical Realism in Toshikazu Kawaguchi's Before The Coffee Gets Cold Vera C Debora; Susanne A.H. Sitohang
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2353

Abstract

This study discusses magical realism in Toshikazu Kawaguchi's Before The Coffee Gets Cold. The aims of this study are to find the characteristics of magical realism and to explain the significance of utilizing the magical realism portrayed in the novel. The method applied is descriptive qualitative by presenting dialogues and narration relating to the topics of this study. The results found are that there are five characteristics of magical realism in the novel; 1) the irreducible elements of magic, 2) the phenomenal world, 3) unsettling doubts, 4) merging realms, and 5) the disruption of time. It is also found that the time-travelling and the ghost presented in the novel are significant for utilizing magical realism to explore and understand reality from a different point of view as well as to criticize perceived, knowable reality. keywords: magical realism, ghost, Japan
Rekonstruksi Fenomena Sosial dalam Film “Adagium” Karya Rizal Mantopani Kasmawati; Ince Nasrullah; Ita Suryaningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena sosial dalam film Adagium karya Rizal Mantopani dengan pendekatan mimetik. Sumber data dalam penelitian ini adalah film “Adagium” Karya Rizal Mantopani yang tayang di bioskop pada bulan Januari 2023. Data penelitian ini adalah fenomena sosial dalam Film “Adagium” karya Rizal Mantopani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mendeskripsikan data, dan selanjutnya menganalisis data dari jenis data yang bersifat kualitatif untuk memperoleh data. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tahap reduksi atau merangkum, menyajikan data, kesimpulan dan verivikasi hasil. Hasil penelitian ini dapat menjawab pernyataan penelitian yaitu adanya fenomena sosial dalam film “Adagium” karya Rizal Mantopani yakni persahabatan, percintaan, kejahatan ciber, dan perjuangan membela negara yang sesuai dengan kenyataan yang sering dihadapi di kehidupan masyarakat saat ini. Persahabatan yang terjadi ditandai dengan menghabiskan waktu bersama, memilik rahasia, dan saling menolong. Percintaan terjadi antara Alenda dan Bian. Kejahtan Ciber yang mengancam data-data penting dan perjuangan membela negara dari serangan musuh.
Eksistensi Ritual Budaya Jeknek Sappara di Desa Balangloe Tarowang Kabupaten Jeneponto Sebagai Pariwisata Budaya Berbasis Kearifan Lokal St. Nursa’adah; Indarwati Indarwati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2370

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan dan memaparkan bentuk, makna, dan eksistensi ritual adat Jeknek Sappara di desa Balangloe Tarowang, serta untuk memajukan pariwisata budaya berbasis kearifan lokal pada era new normal. Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengangkat dan memperkenalkan salah satu ritual adat berbasis kearifan lokal yang ada di kabupaten Jeneponto. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi media untuk mempublikasikan kekayaan budaya lokal yang selama ini terpendam di desa Balangloe Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Data kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan bentuk ritual dalam upacara adat ini, yaitu: Ap-pasempa, A'lili, Patoeng, Aurung Kalompoang, Dengka Pada, Paolle, A'Jeknek, Akraga, dan Manyukkang. Setiap bentuk ritual memiliki makna kesyukuran masyarakat desa Balangloe Tarowang atas kelimpahan rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa. Ritual budaya ini tetap eksis dan rutin dilaksanakan setiap tahun, meskipun pada tahun 2020 jumlah pengunjung dibatasi. Namun, pada era new normal, yakni pada tahun 2021 dan 2022, jumlah pengunjung dan wisatawan lokal sudah mulai berangsur normal dan pariwisata berbasis budaya lokal ini kembali eksis. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah lokal untuk lebih memperhatikan eksistensi dari keanekaragaman budaya masyarakat Indonesia dengan mendukung serta menjadi promotor dan fasilitator utama yang mendorong berkembangnya perbendaharaan kultur di Bumi Pertiwi khususnya di Tanah Turatea.
Analysis Of Students Mastering Speaking And Listening Skill In English Course Using Interactive Learning Multimedia Method In Online Class At Stikom Uyelindo Kupang Heni Heni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2394

Abstract

The outbreak of the covid-19 virus in Indonesia has had major consequences for the world of education, which has issued a government policy through the ministry of education and culture regarding the prohibition of universities from holding lectures in order to break the chain of the spread of the covid-19 virus. One alternative learning method that is considered appropriate to replace face-to-face lectures with lectures held online by the campus as a facilitator of learning media providers as used on the STIKOM Uyelindo Kupang campus is by using zoom meeting media. In English courses, especially in speaking and listening classes, they have difficulty in giving lectures in online lectures. This will result in the level of mastery of students' speaking and listening skills. Therefore, the authors apply interactive multimedia learning methods using English films that are played during lectures. The purpose of this study was to analyze students' abilities in speaking and listening classes using interactive multimedia learning methods held online. The research method used is quantitative using questionnaires distributed by sampling to students related to the learning method by watching movies in English online classes. This method describes an interactive multimedia learning method held online at STIKOM Uyelindo Kupang in English courses (speaking and listening classes), with STIKOM Uyelindo Kupang students as research subjects. With the application of learning methods with interactive multimedia in speaking and listening classes in English courses, students can experience a fun learning process so that they can improve students' speaking and listening skills.
Language affixation Java in Village Purwosari Subdistrict Tomoni Timur East Luwu Regency Harsia; Ayu Indriani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2488

Abstract

This study aimed to describe the affixation te r so in Java in the village Purwosari District of Tomoni East . This research uses a descriptive method. The subjects of this study were all Javanese vocabulary that experienced affixation. In this study, the authors focused on the functions and meanings of affixes contained in vocabulary. The data were obtained from people who live in the area of Purwosari through documentation techniques, interview techniques , competent listening techniques, note taking techniques, questionnaire techniques, and recording techniques . The results of this study the menu n verifiers indicate the languageIn Java, there are six types of prefixes, namely ( nge - , nya - , per - , ng - , se - , ke - ) There are eight kinds of suffixes, namely ( -ne, -e, -en, -ke, -an, -i, -kan, and was the one ) simulfix there are six kinds of ( all and -ne, per- and -an, nge- and -to, ng- and -Ni, nye- and - to, to- and - en ) . In this study, the authors did not find infix affixes. The meaning of the affix will be formed according to the affix attached to the root word and the function of the affix is ​​to change the type of word from other types of words.
Kemampuan Membaca Pemahaman melalui Model Pembelajaran Index Card Match Siswa SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu Abd. Rahim Ruspa; Sehe; Nirwana; Syindi Abidin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2489

Abstract

Penelitian ini bertujuan kemampuan membaca pemahaman melalui model pembelajaran index card match siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan dua kelompok. Penelitian ini didesain secara deskriptif. Sampel pada penelitian ini, yaitu siswa kelas siswa kelas VIII.4 yang ditentukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest yang diperoleh siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu dalam membaca pemahaman, yaitu 84,92, sedangkan nilai rata-rata posttest yang diperoleh siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu dalam membaca pemahaman, yaitu 92,84. Hasil pencapaian KKM siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu dalam membaca pemahaman sebelum menggunakan model pembelajaran index card match yang mendapat nilai 75 ke atas sebanyak 22 sampel (88%), sedangkan hasil pencapaian KKM siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu dalam membaca pemahaman setelah menggunakan model pembelajaran index card match yang mendapat nilai 75 ke atas sebanyak 23 sampel (92%). Perolehan nilai rata-rata dan hasil pencapaian KKM menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran index card match lebih baik dibandingkan dengan tanpa menggunakan model pembelajaran index card match dalam membaca pemahaman siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. Dengan demikian, siswa dapat dikatakan mampu dalam membaca pemahaman karena siswa yang memperoleh nilai 75 ke atas mencapai 85%.
Pengembangan Media Audio Visual Berbasis Video Animasi dalam Memproduksi Teks Prosedur Sederhana pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Sendana Reski Aulia Darman Ak. S; Abd. Rahman Rahim; Haslinda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2312

Abstract

ABSTRAK Bahasa Indonesia sangat perlu dipahami oleh siswa, salah satu materi pembelajarannya yakni teks prosedur. Teks prosedur merupakan suatu bentuk teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan yang harus ditempuh untuk melakukan sesuatu sehingga mudah dan benar dalam proses pengerjaanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui validitas, kepraktisan dan keefektifan penggunaan media video animasi sebagai media pembelajaran teks prosedur pada siswa SMP Negeri 1 Sendana khususnya kelas VII dan mengacu pada kurikulum merdeka. Jenis penelitian yakni penelitian dan pengembangan (research and development (R&D)) dengan metode kuantitatif deskriptif. Model yang digunakan merupakan model Baker and Schultz meliputi tahapan perumusan, tahap spesifikasi langkah, tahap uji coba soal, tahap pengembangan produk, tahap uji coba produk, tahap revisi produk, dan tahap analisis untuk pemanfaatan. Subjek penelitian yaitu ahli materi, ahli media, guru dan siswa dengan menggunakan angket dan lembar evaluasi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yakni wawancara, tes hasil belajar, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden guru dan siswa menyatakan perlu dan sangat membutuhkan media pembelajaran video animasi dalam proses belajar atau evaluasi pembelajaran. Pada analisis validitas, validator merupakan ahli yang dipilih oleh peneliti telah memenuhi kualifikasi untuk menilai media pembelajaran menyatakan bahwa 97,7% media ini layak dan direkomendasikan untuk dapat digunakan dalam evaluasi Bahasa Indonesia khususnya pembelajaran teks prosedur untuk siswa kelas VII SMP Negeri 1 Majene yang ditinjau dari berbagai aspek. Taraf kepraktisan respon guru memperoleh nilai 89,2% dan respon siswa 80,00% menyatakan sangat setuju dengan media pembelajaran video animasi teks prosedur sederhana khususnya pada langkah menulis atau membuat teks prosedur sederhana dalam media video animasi yang bagus dan menarik. Hasil keefektifan media dalam memperoleh hasil ketuntasan belajar siswa adalah, 99%. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi teks prosedur sederhana yang dikembangkan sudah valid tanpa revisi. Penerapan media edukasi video animasi juga dinilai sangat menarik dengan persentase 86 %. Model pengembangan Baker and Schultz yang dipilih, telah dilakukan dan terpenuhi secara keseluruhan. Kata kunci: Media pembelajaran, video animasi, teks prosedur sederhana
Realisasi Kesantunan Berbahasa Dosen dan Mahasiswa dalam Lingkup Akademik Akram Budiman Yusuf; Andi Karman; Akhiruddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2381

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai realisasi pematuhan perinsip kesantunan berbahasa dalam lingkup akademik. Melalui penelitian ini akan dicoba melakukan telaah terhadap tuturan dosen dan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam ruang seminar penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan realisasi pematuhan prinsip kesantunan berbahasa di ruang seminar penelitian mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Negeri Makassar (UNM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip kesantunan berbahasa yang digunakan meliputi: (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim penerimaan/ penghargaan (3) maksim kemurahan (4) maksim kerendahan hati, (5) maksim kesepakatan/kecocokan, (6) maksim simpati, dan (7) pematuhan maksim kebijaksanaan dan kemufakatan. Secara umum, dosen dan mahasiswa dalam seminar telah mematuhi prinsip kesantunan berbahasa.
The strategy used by the English Study Program MBKM Team to improve the soft skills of students participating in the MBKM program Nilma Taula’bi’; Elim Trika Sudarsi; Markus Deli Girik Allo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2465

Abstract

In the increasingly rapid development of the times, the development of hard skills and soft skills competencies plays an important role for every student in preparing themselves for the changing times. The purpose of this study is to investigate the strategies used by the PBI MBKM Team to improve the soft skills of students participating in the MBKM program in English Study Program, FKIP, UKI Toraja. This study applies qualitative methods. The subjects of this study are people who are able to become informants to provide information in accordance with the objectives of this study. The informants in this study were the MBKM Team and students who were participating in MBKM program in the English Language Education Study Program UKI Toraja. In accordance with the purpose of this study, the data were collected through observation and interviews. The data analyzed through transcription and coding analysis, while the interview results will be analyzed using thematic analysis. The result of this study confirms that the strategies used by the MBKM Team to improve the soft skills of students participating in the MBKM program are apply active learning, assign group tasks, hold seminars or workshops, provide mentorship, increased digital literacy, and provide constructive feedback.

Page 27 of 178 | Total Record : 1779