cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Pemanfaatan Quantum Teaching dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia : Analisis Produktivitas Penelitian Berbantuan Publish Or Perish Hendra Apriyadi; Ade Hikmat; Imam Safi’i
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan Quantum Teaching dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Quantum Teaching merupakan metode inovatif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip kuantum ke dalam strategi pengajaran, dengan tujuan merangsang pemikiran kreatif dan memperbaiki efisiensi pembelajaran bahasa Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini akan mengevaluasi dampak penerapan Quantum Teaching terhadap hasil belajar dan partisipasi siswa. Data penelitian diperoleh dari platform akademis utama, termasuk Google Scholar, Pubmed, dan Scopus, menggunakan Publish or Perish sebagai alat utama dalam mengumpulkan dan menganalisis data yang berkaitan dengan pemanfaatan Quantum Teaching dalam pembelajaran terdapat 200 artikel yang dipublikasikan journal bereputasi . Analisis kinerja peneliti mencakup jumlah publikasi, dampak sitiran, dan hubungan antarpeneliti. dengan memanfaatkan alat bantu digital Publish or Perish, khususnya dalam konteks kinerja peneliti di lingkungan akademis. Metode penelitian melibatkan analisis bibliometrik dan evaluasi kualitatif terhadap publikasi peneliti yang dihasilkan selama periode tertentu. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang sejauh mana penggunaan Publish or Perish dapat memengaruhi produktivitas penelitian, memperkuat reputasi akademis, dan mempromosikan kolaborasi antarpeneliti. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas penelitian dalam lingkungan akademis modern.
Kata “anjing” dalam Konten Youtube Asfmine: Kajian Prosodi dengan Pendekatan Fonetik Eksperimental Menggunakan Praat Igajadwar Batalemba; Moh Badrih; Hasan Busri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk prosodi kata “anjing” yang dituturkan oleh Ujang Asep dalam berbagai konteks pada video Youtube Asfmine yang berjudul Challenge Pacaran Seharian Sama Anggik, Malah Jadi Babu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan pendekatan fonetik ekperimental menggunakan aplikasi Praat untuk mengukur pitch, intensity, dan durasi penuturan kata “anjing”. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tahap pengumpulan data, pengidentifikasian, pengklasifikasian, pengolahan, serta pendeskripsian data. Hasilnya menunjukkan dalam konteks lucu, kata "Anjing" diucapkan dengan pitch yang tinggi, intensity suara tinggi, dan durasi pengucapan yang panjang. Dalam situasi kesal, pitch kata "Anjing" rendah, intensity rendah, durasi sedang. Pada konteks takjub, pitch rendah, intensity rendah, dan durasi pendek. Dalam situasi terkejut, pitch tinggi, intensity tinggi, durasi pendek. Konteks malu, pitch rendah dengan intensity tinggi dan durasi panjang. Kagum, pitch lebih tinggi, intensity rendah, dengan durasi Panjang. Situasi kecewa, pitch rendah, intensity rendah, dan durasi sedang. Dalam konteks mengejek, pitch rendah, intensity suara tinggi, durasi pendek. Kesimpulannya, kata “anjing” yang dituturkan oleh ujang asep memiliki variasi prosodi (pitch, intensity, dan durasi) yang berbeda sehingga memunculkan makna atau maksud yang berbeda-beda pula sesuai dengan konteks kata tersebut diucapkan.
Analisis Makna Konotatif Dalam Lagu Cundamani Karya Denny Caknan : Kajian Semiotik Rima Damayanti; Ahmad Bahrudin; Moh Badrih; Khusnul Fatimah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3398

Abstract

Memahami makna konotatif yang terkandung dalam sebuah lirik lagu dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam mengartikan maksud yang ingin disampaikan oleh penciptanya, untuk membuktikan asumsi tersebut maka perlu untuk meneliti lebih lanjut mengenai makna konotatif dalam lirik lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna konotasi yang terkandung dalam lagu Cundamani karya Denny Caknan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu lagu Cundamani karya Denny Caknan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah teknik simak catat. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan cara menerjemahkan terlebih dahulu ke dalam Bahasa Indonesia kemudian menghimpun dan menganalisis makna setiap kalimat yang terdapat dalam bait lirik lagu Cundamani Karya Denny Caknan dengan menggunakan pendekatan semiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna konotasi dalam lirik lagu Cundamani Karya Denny Caknan memiliki makna tersirat yaitu hubungan erat, kepercayaan dan komitmen yang dalam terhadap pasangan yang diistilahkan dengan kata bintang. Kata Kunci: makna konotatif, lirik lagu, semiotik
Pola Ilokusi Juragan pada Asisten Rumah Tangga di Kawasan Perumahan Indra-Indah Kecamatan Colomadu Fachrul Ramadhan; Gallant Karunia Assidik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi juragankepada asisten rumah tangga dikawasan perumahan Indra-Indah Kecamatan Colomadu. Jenis penelitian yang dilakukan berupa penelitian deskriptif kualitatif. Komunikasi antara juragan ketika berinteraksi kepada asisten rumah tangga melibatkan berbagai bentuk tindak tutur ilokusi sehingga menjadi objek penelitian yang dapat dikaji secara komprehensif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat melalui wawancara, teknik simak bebas cakap melalui observasi, dan melalui dokumentasi secara langsung kepada subjek. Metode analisis data dengan menggunakan metode padan intralingual. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan tindak tutur ilokusi dalam komunikasi antara juragan dan asisten rumah tangga paling banyak yaitu: Bentuk tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam interaksi komunikasi juragan pada pembantu rumah tangga di kawasan Perumahan Indra-Indah diantaranya: Pertama, jenis tindak tutur ilokusi direktif sebanyak 36% data dengan fungsi memerintah, memohon, menasihati, dan merekomendasikan. Kedua, tindak tutur komisif sebanyak 31% data dengan fungsi menawarkan dan berjanji. Ketiga, tindak tutur asertif sebanyak 20% data dengan fungsi menyarankan, mengeklaim, mengeluh, dan. Keempat, tindak tutur ekspresif sebanyak 13% data dengan fungsi menyalahkan, memuji, memberi selamat, dan meminta maaf. Data pola ilokusi juragan kepada asisten rumah tangga didominasi tuturan ilokusi jenis direktif sebanyak 36% data. Sedangkan data terendah yaitu tindak tutur ilokusi ekspresif sebanyak 13% data.
Campur Kode pada Penamaan Industri Rumah Tangga di Kota Solo dan Implementasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Teks Iklan, Slogan, dan Poster Zamzam Nurahman; Yunus Sulistyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode pada penanaman industri rumah tangga di kota Solo. Mengetahui implikasi dari campur kode terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia.. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang diteliti berupa spanduk penamaan industri rumah tangga yang mengindikasikan bentuk campur kode. Setelah melaksanakan analisis langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi implikasi terkait pembelajaran Bahasa Indoensia. Pengambilan sampel atau sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu pemilihan sampel yang disesuaikan dengan masalah, kebutuhan dan kemantapan peneliti dalam memperoleh data campur kode pada spanduk. Selanjutnya, dilakukan analisis data dengan menggunakan metode padan intralingual yang menghubung bandingkan unsur-unsur yang bersifat lingual, baik yang terdapat dalam satu bahasa maupun dalam beberapa bahasa yang berbeda. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, penting bagi para guru untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang perbedaan antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa atau inggris, serta memberikan contoh-contoh yang tepat dan sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia .
Analisis Enklitik Bahasa Makassar sebagai Penanda Aspek Aris Sukardi; Hasan Busri; Moh. Badrih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3420

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan enklitik dalam bahasa Makassar sebagai penanda aspek dalam kalimat. Enklitik adalah elemen linguistik yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi tentang durasi, kesudahan, atau kelanjutan suatu tindakan dalam kalimat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan mengumpulkan data dari bahasa Makassar, terutama kalimat-kalimat yang menggunakan enklitik sebagai penanda aspek. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa dalam bahasa Makassar, enklitik memiliki peran khusus sebagai penanda aspek dalam kalimat. Ketika frasa verba diberi enklitik -mi frasa tersebut menandakan aspek duratif (sedang berlangsung), ketika diberi enklitik -ji frasa tersebut tidak memiliki penanda aspek, dan ketika diberi enklitik -pi frasa tersebut menandakan aspek futuristik (akan terjadi di masa depan). Ketika enklitik digabungkan dengan frasa nomina, frasa tersebut tidak memiliki penanda aspek jika diberi enklitik –mi atau -ji tetapi memiliki penanda aspek futuristik jika diberi enklitik –pi. Sementara itu, pada frasa adjektiva, jika diberi enklitik -mi frasa tersebut menandakan aspek perfektif (telah selesai), jika diberi enklitik -ji frasa tersebut tidak memiliki penanda aspek, dan jika diberi enklitik -pi frasa tersebut menandakan aspek futuristik. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang peran enklitik dalam bahasa Makassar sebagai penanda aspek, serta memperkaya pengetahuan dalam bidang linguistik. Penggunaan enklitik dengan penanda aspek yang berbeda memberikan nuansa khusus dalam berkomunikasi dalam bahasa tersebut
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA Ngifat Khoerunnisa; Edy Suryanto; Budi Waluyo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3423

Abstract

Analisis ekokritik pada karya sastra puisi masih jarang dibahas dalam kegiatan pembelajaran sastra di sekolah. Padahal persoalan lingkungan setiap saat semakin mengompleks dan selalu diperbincangkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai (1) bentuk penggambaran hubungan lingkungan dan manusia yang ditunjukan dalam antologi puisi Kekasih Teluk sesuai dengan teori ekokritik Lawrence Buell, (2) bentuk kritik ekologi yang digambarkan dalam antologi puisi tersebut sesuai dengan teori ekokritik Lawrence Buell, dan (3) pemanfaatan hasil analisis ekokritik dalam antologi puisi tersebut sebagai alternatif materi ajar mengidentifikasi makna puisi yang dibaca untuk siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekokritik dengan teori Lawrence Buell. Sumber data penelitian ini meliputi dokumen yaitu antologi puisi Kekasih Teluk karya Saras Dewi dan informan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen dengan metode simak-catat dan wawancara mendalam. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, penggambaran hubungan alam dan manusia sesuai dengan teori Lawrence Buell pada antologi puisi Kekasih Teluk disebut dengan topofolia. Kedua, pada antologi puisi ini keempat bentuk ekokritik menurut teori Lawrence Buell yang ditemukan yaitu historikal elemen nonmanusia, legitimasi kepentingan elemen nonmanusia terhadap kepentingan manusia, dinamisasi alam, dan pertanggungjawaban manusia terhadap alam. Ketiga, antologi puisi Kekasih Teluk selaras dengan materi puisi di kelas 10 atau fase E Kurikulum Merdeka, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif materi ajar oleh guru. Analisis ekokritik berdasarkan hasil penelitian dapat menjadi langkah alternatif memahami makna puisi secara mendalam. Hal tersebut selaras dengan cara mamahami makna puisi secara mendalam adalah dengan menganalisis diksi-diksi tertentu, suasana, dan tema.
Analisis Nilai Kebudayaan Lokal Bugis dalam Cerita Rakyat La Galigo Fitriana Fitriana; Yeti Mulyati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripskan nilai kebudayaan lokal Bugis yang terdapat dalam Cerita Rakyat La Galigo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian ini diperoleh melalui metode studi Pustaka. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan mendeskripsikan nilai kebudayaan lokal Bugis yang terdapat dalam Cerita Rakyat La Galigo. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan hasil bahwa adapun nilai kebudayaan lokal Bugis yang terdapat dalam Cerita Rakyat La Galigo diantaranya yaitu 1) Nilai sipakatau atau memanusiakan manusia yaitu berupa sikap yang diwujukan dengan berkata dengan penuh kejujuran, menghormati hak asasi manusia orang lain, tidak mengambil hak orang lain dan menghindari permusuhan. 2) Nilai sipakalebbi atau saling menghargai yaitu berupa wujud sikap menghormati yang lebih tua, bersikap ramah, pengunaan sapaan yang baik, dan saling membantu. 3) Nilai sipakainge atau saling mengingatkan yaitu berupa wujud sikap saling menasihati
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Materi Iklan, Slogan, Poster kelas VIII SMPN 2 Siak Kecil Siti Maryam; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap motivasi belajar pada materi iklan, slogan, dan poster siswa kelas VIII di SMPN 2 Siak Kecil. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design, dengan model desain one group pretest-posttest design. Desain ini digunakan untuk membandingkan keadaan sebelum dengan yang sudah diberi perlakuan. Populasi dalam penelitian yang akan dilakukan adalah seluruh siswa kelas VIII di SMPN 2 Siak Kecil, sedangkan sampel nya diambil secara acak dengan menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu melakukan pengundian seluruh kelas VIII A. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Pembelajaran RADEC terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII di SMPN 2 Siak Kecil pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Berdasarkan perhitungan uji-t yang telah dilakukan pada nilai pretest dan nilai posttest maka didapatkan thitung memperoleh nilai 11,96 dan ttabel adalah 1,670 sehingga hasilnya Thitung > Ttabel yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat Adanya pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap motivasi belajar.
Peranan Guru dalam Manajemen Peserta Didik Untuk Meningkatkan Kualitas Peserta Didik Maulida Laily Kusuma Wati; Subyantoro Subyantoro; Wagiran Wagiran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3436

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi peran guru dalam manajemen peserta didik untuk meningkatkan kualitas peserta didik. Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Studi literatur kualitatif dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang topik tertentu melalui analisis dan sintesis informasi dari berbagai sumber. Proses pengumpulan data melibatkan membaca, menganalisis, dan menyintesis informasi yang ditemukan dalam literatur. Menjelaskan dan menggambarkan informasi yang ditemukan dalam literatur tanpa melakukan analisis statistik formal atau pengukuran numerik. Hasil dari penelitian ini yaitu setiap peran yang dimainkan oleh guru dalam manajemen peserta didik memiliki kontribusi yang penting terhadap pengembangan dan pembentukan karakter siswa. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai peran-peran tersebut: (1) Guru sebagai Pendidik, (2) Guru sebagai Sumber Belajar (3) Guru sebagai Fasilitator dan Pemandu Wisata (4) Guru sebagai Konselor (5) Guru sebagai Innovator dan Motivator (6) Guru sebagai Pelatih (7) Guru sebagai Evaluator. Manajemen peserta didik untuk meningkatkan kualitas peserta didik dapat diuraikan sebagai berikut: (1) Tempat Pengembangan Kemampuan Individu, (2) Membenahi Diri dan Mendidik Sesuai Aturan, (3) Tempat Pengembangan Sikap, (4) Ucapan, dan Tingkah Laku, (5) Pengelolaan Kegiatan Akademik dan (6) Non-Akademik Pengembangan Individu Pentingnya Aturan dan Hukum.

Page 46 of 178 | Total Record : 1779