cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Ekspresi Emosi Tokoh Utama pada Novel Pupus-pupus Godhong kang Suwek Karya Tulus S: Kajian Psikososial David Krech Kharisma Ajeng Pratiwi; Rahma Ari Widihastuti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4321

Abstract

Perjodohan dan pergaulan bebas masih menjadi fenomenal yang marak di kalangan remaja, seperti halnya tokoh dalam novel Pupus-pupus Godhong kang Suwek. Perjodohan dan pergaulan bebas dapat mempengaruhi psikologi seseorang seperti ekspresi emosi yang berubah-ubah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ekspresi emosi tokoh utama serta faktor penyebab munculnya emosi tokoh utama dalam novel Pupus-pupus Godhong kang Suwek karya Tulus Setiyadi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Psikologi Sosial David Krech. Sumber data penelitian ada dua yaitu sumber data primer dan sekunder. Data yang diambil berupa teks dialog yang menunjukkan ekspresi emosi dan faktor penyebab pada novel Pupus-pupus Godhong kang Suwek. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan catat. Teknik analisis data merujuk pada analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa emosi pada tokoh utama dalam novel Pupus-pupus Godhong kang Suwek yang dikaji menggunakan teori psikososial David Krech ditemukan 9 sub-klasifikasi yang meliputi; marah, senang, takut, sedih, sakit, kenikmatan, bersalah dan menyesal, cinta, dan benci. Faktor utama munculnya berbagai macam emosi pada tokoh Dyah disebabkan oleh kecemasan, ketakutan, dan kesedihan yang berlebihan dari dalam diri serta pengaruh perkataan dan sikap orang lain.
Pergeseran Honorifik Dalam Sistem Kekerabatan Masyarakat Mandar Ida Nuraeni; Ulinsa Ulinsa; Muhammad Nasir; Juniati Juniati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4336

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pergeseran honorifik pada sistem kekerabatan masyarakat Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif yang bersifat diakronik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Informan penelitian ini adalah masyarakat Mandar yang memiliki garis keturunan bangsawan dan masyarakat biasa yang dianggap memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan dalam bidang penelitian yang dimaksud Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pergeseran honorifik pada sistem kekerabatan masyarakat Mandar yaitu terdiri dari (1) masa lalu kaitannya dengan sistem honorifik pada masyarakat tradisional. (2) masa sekarang yang kaitannya dengan sistem honorifik pada masyarakat modern. Kedua masa tersebut memiliki sistem honorifik yang sedikit berbeda. Perbedaan itu disebabkan adanya perubahan atau dengan kata lain pergeseran. Pada masyarakat tradisional khususnya di daerah Mandar telah dikenal istilah pemerian nama yang dilakukan pada saat bayi lahir seperti Acoq, Asoq, Caco, Kacoq , Icciq, Cicciq dan Issiq. Sementara pada masa modern, sistem kekerabatan masyarakat Mandar tidak lagi menggunakan sistem penamaan diri seperti Acoq, Icciq, Kacoq, dan Cicciq. Hal ini dapat dilihat pada keadaan kekinian dimana masyarakat sudah mulai meninggalkan sistem tersebut.
Representasi Masalah Sosial dalam Teks Drama Wanita yang Diselamatkan Karya Arthur S. Nalan Agus Musliandi; Hary Soedarto Harjono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4349

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tek drama “Wanita yang Diselamtkan” karya Arthur S. Nalan dari sudut pandang kritis guna mengidentifikasi nilai-nilai sosial yang dihadirkan dan menjelaskan bagaimana lakon tersebut menggambarkan persoalan pelanggaran norma sosial. Isu pelanggaran terhadap standar dan cita-cita masyarakat dikaji dalam penelitian ini melalui lensa sosiologi. Karena kesesuaiannya dengan tujuan penelitian, maka dipilihlah penelitian kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa karya dramatis Wanita yang Diselamtkan membahas isu-isu yang berkaitan dengan pelanggaran norma sosial, termasuk minuman keras dan prostitusi. Standar kesopanan, kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan moralitas semuanya dilanggar oleh masalah ini. Perjuangan para pahlawan wanita dalam teks teater melawan mabuk-mabukan dan prostitusi mengajarkan kita perlunya mengajari anak-anak kita nilai-nilai sosial yang penting seperti kejujuran, kepatuhan, tanggung jawab, gotong royong, cinta, dan kasih sayang.
Tindak Tutur Perlokusi dalam Wawancara Capres pada Kanal YouTube Najwa Shihab Wulandari Wulandari; Indah Rahmayanti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4351

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis tindak tutur perlokusi menurut Austin dalam wawancara calon presiden pada kanal Youtube Najwa Shihab. Peneliti mengambil metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis isi untuk mengkaji data yang didapat. Pada penelitian ini adalah terdapat 78 data yang mengandung tindak tutur perlokusi dalam wawancara capres di kanal Youtube Najwa Shihab, yang terbagi menjadi 51 data objek perlokusi dan 27 data pada sekuel perlokusi. Hasil pada penelitian ini adalah pada video Prabowo bicara terdapat 4 data objek perlokusi dan 4 data sekuel, video Ganjar Pranowo Bicara Gagasan terdapat 7 data objek perlokusi dan 4 data sekuel perlokusi, video Anies Baswedan Bicara Gagasanterdapat 11 data mengandung objek perlokusi dan 1 data mengandung sekuel perlokusi , Prabowo Subianto Bicara Gagasan terdapat 7 data objek perlokusi dan 3 data sekuel perlokusi, video Anies-Muhaimin terdapat 9 data objek perlokusi dan 3 data sekuel perlokusi, video Ganjar-Mahfud terdapat 13 objekperlokusi dan 12 sekuel perlokusi.
Ideologi dan Kekuasaan Berita Pelarangan Transaksi di Tiktok Shop: Analisis Wacana Kritis Theo Van Leeuwen Agus Milu Susetyo; Dzarna Dzarna
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4352

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ideologi dan kekuasaan di pemberitaan mengenai pelarangan sosial media TikTok Shop. Permasalahan tersebut di analisis secara kritis dengan pendekatan Theo Van Leeuwen yaitu (Social Actors Approach/SAA). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menggunakan pendekatan analisis wacana kritis. Materi penelitian yang merupakan data yang dicari adalah kata, frasa, kalimat dan kalimat yang berkaitan dengan model analisis wacana kritis Theo van Leeuwen. Sumber data penelitian ini adalah media massa digital kompas.com, kontan.co.id, dan belitung.tribunnews. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi, baca simak dan pencatatan. Teknik analisis memiliki tahapan reduksi, penyajian dan penyimpulan. Berdasarkan analisis data peneliti memperoleh beberapa simpulan. (a) Jenis inklusi yang dipakai adalah pasivasi, nominaslisasi dan penggantian anak kalimat. Sementara itu, strategi eksklusi yang dipakai adalah deferensiasi-indeferensiasi, objektivikasi-abstraksi, nominasi-kategorisasi, nominasi-indentifikasi dan determinasi-indeterminasi. (b) Terlihat bahwa produsen teks memperlihatkan adanya keberpihakan kepada aktor atau kelompok yang dominan, dimana adalah pemerintah dan kementerian perdagangan (c) Dengan alasan tertentu atau kekurangan akan informasi produsen teks menggunakan strategi abstraksi dalam menyebutkan para korban dan kerugian finansial berkat aplikasi TikTok Shop.
Representasi Nilai Pendidikan dan Nilai Sosial pada Deskripsi Ukiran Rumah Adat Toraja (Kajian Semiotika Teori Charles Sanders Peirce) Maydal Tanna; Muhammad Saleh; Idawati Idawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4376

Abstract

Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif yang menyajikan hasil penelitian dengan kalimat bukan angka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengeksplanasi representasi nilai pendidikan dan nilai sosial dalam aspek ikon, indeks dan simbol pada deskripsi ukiran rumah adat Toraja. Sumber data paling utama pada penelitian kualitatif ini adalah uraian kata dan tindakan dengan mendeskripsikan ukiran rumah adat toraja dengan kajian semiotika teori Charles Sanders Peirce. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data kemudian penarikan Kesimpulan/verifikasi. Kebudayaan Toraja menduduki posisi strategis di dunia, karena memiliki sejumlah kearifan lokal yang menjadi nilai-nilai universal. Namun kebudayan Toraja terus diguncang oleh arus globalisasi yang menggeser sistem pengembangan maupun kepercayaan, produk budaya dan perilaku sosial. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa (1) Pada aspek ikon ditemukan ukiran rumah adat seperti pa’arre allo, pa’manuk londong. Adapun representasi nilai Pendidikan ditemukan nilai religious, nilai moral, dan etika. pada aspek nilai social ditemukan kekerabatan, solidaritas, dan kearifan lokal. (2) Pada aspek indeks ditemukan ukiran rumah adat seperti pa’tukku pare, pa’kadang pao. Adapun representasi nilai Pendidikan pada aspek indeks yaitu penghormatan kepada leluhur, kesetiaan solidaritas, keberanian dan keteguhan hati. pada nilai social ditemukan stratifikasi social, nilai kebersamaan, dan hubungan keluarga. (3) Pada aspek symbol ditemukan ukiran rumah adat seperti pa’kapu’ baka, pa’barana’. Adapun nilai Pendidikan yaitu nilai penghormatan kepada leluhur, nilai kesetiaan dan solidaritas, serta keberanian. Pada nilai moral ditemukan stratifikasi sosial, hubungan keluarga dan religi.
Analisis Metode Penerjemahan Ragam Bahasa Slang pada Takarir Serial Drama “Lupin” Seri Ke-2 Shafira Salsabila Naqiyya; Dudung Gumilar; Farida Amalia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis ragam bahasa slang dan metode penerjemahannya dari bahasa Prancis (BSu) ke dalam bahasa Indonesia (BSa) pada serial drama Lupin seri ke-2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik simak dan catat. Sumber data dalam penelitian ini adalah takarir bahasa Prancis dan bahasa Indonesia serial drama Lupin seri ke-2 yang disediakan oleh Netflix (layanan penyedia serial drama Lupin secara daring). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ditemukannya 347 data slang dalam serial drama Lupin seri ke-2 yang terbagi menjadi 74 slang primer dan 273 slang sekunder dan metode penerjemahan yang paling sering digunakan adalah komunikatif, setia, adaptasi, bebas, dan idiomatik. Berdasarkan metode penerjemahan yang telah dianalisis, menunjukkan bahwa metode penerjemahan komunikatif menjadi pilihan utama penerjemah dalam menerjemahkan ragam bahasa slang pada serial drama Lupin seri ke-2 yang merupakan metode penerjemahan dengan hasil paling dekat dengan bahasa sasaran.
Analisis Makna Kategori Leksikal Verba dan Tipe Verba Pada Lirik Lagu Berbahasa Prancis Desram Maharani; Yuliarti Mutiarsih; Farida Amalia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4381

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan tipe dan kategori leksikal pada lirik lagu berbahasa Prancis. Lirik lagu yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari 3 lagu yang terdapat pada album Mini World Indila. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) kategori leksikal verba pada album Mini World Indila (b) makna leksikal kategori verba pada album Mini World Indila (c) Tipe kategori leksikal verba pada album Mini World Indila. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik, yaitu: (1) Teknik dokumentasi, (2) Teknik studi pustaka, dan (3) Teknik observasi. Dari hasil temuan ini menunjukkan kategori leksikal verba dan tipe verba tersebut tidak selalu bermakna leksikal karena untuk menciptakan efek kreatif atau membingungkan bahkan seringkali memerlukan interpretasi lebih mendalam. Selain itu hanya ditemukan data Le Verbe Auxiliaire, Le Verbe régulier, dan Le Verbe irrégulier. Serta untuk tipe verba hanya terdapat tipe I, tipe II, tipe III, tipe IV, tipe VII, tipe IX, tipe X, tipe XI, dan tipe XII.
Analisis Teknik Penerjemahan Amplifikasi dalam Novel La Belle Et La Bête Karya Barbot De Villeneuve Adinda Nurul Shafira Hartaji; Dadang Sunendar; Dudung Gumilar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4387

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil terjemahan yang menggunakan teknik penerjemahan amplifikasi dan ditinjau dampaknya melalui modulasi dan transposisi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan melakukan langkah-langkah berupa pengumpulan serta penyusunan data. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memahami hasil terjemahan teknik penerjemahan amplifikasi yang dijelaskan melalui modulasi dan transposisi dalam proses penerjemahan dari novel bahasa Perancis ke bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menemukan 102 data tentang teknik penerjemahan amplifikasi dalam novel, yang kemudian ditinjau dampaknya terhadap modulasi dan transposisi. Selanjutnya, akan dibahas 10 di antara data-data tersebut.
Pelatihan Kemampuan Linguistic Entrepreneurship Menggunakan Model Reciprocal Teaching kepada Pelaku Bisnis Kedai Kopi Nana Triana Winata; Vismaia S. Damaianti; Syihabuddin Syihabuddin; Yeti Mulyati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4397

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh randahnya kemampuan linguistic entrepreneurship para pelaku usaha kedai kopi penggunaan bahasa Indonesia dalam memberikan pelayanan (bahasa lisan) dan iklan promosi (bahasa tulis). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengukur kemampuan linguistic entrepreneurship berupa pelayanan kedapa konsumen menggunakan bahasa lisan dan penggunaan bahasa Indonesia dalam membuat konten atau iklan promosi di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan desain one group pretets-posttest. Hasil dari penelitian ini mendapatkan skor 64.9 pada pretest dan skor 76.03 pada posttest. Analisis statistik diperoleh nilai signifikansi α 0.001<0.05 maka adanya pengaruh yang signifikan penggunaan model reciprocal teaching terhadap kemampuan linguistic entrepreneurship pada pelaku usaha kedai kopi di Kabupaten Indramayu

Page 69 of 178 | Total Record : 1779