cover
Contact Name
Ariyawan Sunardi
Contact Email
dosen00332@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
epic@unpam.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EPIC : Journal of Electrical Power, Instrumentation and Control
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26150646     EISSN : 26148595     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal EPIC merupakan wadah komunikasi ilmiah antara akademisi maupun praktisi terkait penelitian di bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
Influence of Bypass Diode Thermal Design on Photovoltaic Modules Irawati, Irawati; Nurtiyanto, Woro Agus; Putra, Rizji Yanto Dwi
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 7 No 2 (2024): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v7i2.45329

Abstract

The absorption rate of the photovoltaic module is the ratio of the total radiation absorbed by the photovoltaic module to the total radiation that hits the surface of the photovoltaic module. Solar cells convert the sun's optical energy directly into electrical energy, the main problem associated with solar cells is their lower efficiency. This change in the temperature of the photovoltaic cells is caused by the temperature of the cloud conditions and the wind speed in the environment around the placement of the photovoltaic modules. Some of the test parameters and explains the impact and test results, the function of the bypass diode used in the photovoltaic module in optimizing the absorption of sunlight which aims to find out how to use the appropriate bypass diode and how to find out the suitability of the bypass diode thermal value in the photovoltaic module. The bypass diode suitable for the use of photovoltaic modules can be determined by looking at the suitability of the thermal test on each type of bypass diode. Based on the temperature values ​​measured in the bypass diode thermal test by firing the short circuit current listed on the photovoltaic module marking, nothing exceeds the failure limit value, which is above 200°C listed on the test standard, for the highest junction temperature value is on the ISOLAR-1 brand namely 188.1°C while the lowest junction temperature value is at the Fastpec brand, 139.2°C.
Analisis Perbaikan Kebutuhan Kapasitor Bank Pada Panel Jaringan Distribusi Tegangan 20kv Electrical Power Plant 2 Di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia Ulfa, Maria; Lela Nurpulaela
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 7 No 2 (2024): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v7i2.41987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas penggunaan kapasitas capasitor bank pada sistem distribusi pembangkit listrik 2 PT. TMMIN. Fokusnya adalah menganalisis desain awal kebutuhan bank kapasitor pada setiap panel di lini produksi gardu induk, meliputi Pengecatan, Perakitan dan Pengelasan, untuk meningkatkan kebutuhan bank kapasitor sesuai standar teori kelistrikan. Metode perhitungan Faktor Daya digunakan untuk mengukur kapasitas bank kapasitor yang dibutuhkan. Faktor daya dipengaruhi oleh jenis beban listrik yang bersifat resistif, induktif, atau kapasitif, yang nilainya berkisar antara 0 hingga 1. Faktor daya yang mendekati 1 menunjukkan daya aktif yang tinggi dan kualitas daya listrik yang lebih baik, sedangkan faktor daya yang mendekati 1 menunjukkan daya aktif yang tinggi dan kualitas daya listrik yang lebih baik, sedangkan faktor daya yang mendekati 0 menunjukkan daya reaktif yang tinggi. mengurangi kualitas daya dan meningkatkan penggunaan energi listrik. Nilai faktor daya arus diperoleh dari kondisi tegangan aktual dan daya aktif, dan nilai bank kapasitor yang dibutuhkan dihitung dengan target faktor daya sebesar 0,9 atau 0,95. Berdasarkan perhitungan, panel yang dapat diperbaiki adalah panel 3, 4, 5, 6 Pengecatan, panel 1 Rakitan, dan panel 1 Pengelasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 panel MDB mencapai kondisi ideal dengan 6 langkah bank kapasitor 2x50kVAR, sedangkan 6 panel MDB lainnya memerlukan tambahan 2 langkah bank kapasitor 2x50kVAR untuk mencapai kondisi ideal.
Analisis Variasi Beban pada Modul Praktik Rangkaian Listrik Muchlishah; Nadhiroh, Nuha; Rasyid, Muhamad; Muzakki, Ramli; Rumbewas, Yohanes Gerpasi
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 8 No 1 (2025): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v8i1.43622

Abstract

Dalam pendidikan teknik elektro, pemahaman konsep dasar rangkaian listrik sangat penting bagi mahasiswa. Namun, seringkali mereka mengalami kesulitan memahami konsep tanpa pengalaman praktis. Modul praktik rangkaian listrik menawarkan solusi dengan memungkinkan mahasiswa untuk melakukan eksperimen langsung dan mengamati bagaimana komponen listrik berperilaku dalam berbagai konfigurasi. Penelitian ini menganalisis variasi beban pada modul praktik rangkaian listrik yang dirancang untuk pembelajaran. Fokus utama adalah membandingkan hasil pengukuran antara rangkaian seri dan paralel dengan sumber DC, menganalisis karakteristik rangkaian RL dengan arus DC, serta mengkaji faktor daya pada beban resistif, induktif, dan kapasitif. Metode penelitian melibatkan pengujian eksperimental menggunakan modul praktik rangkaian listrik yang dilengkapi dengan berbagai komponen listrik seperti resistor, induktor, dan kapasitor. Modul praktik menggunakan sumber tegangan DC dengan nilai 12V yang dipakai untuk setiap pengujian. Dalam rangkaian seri resistor, penurunan resistansi total menyebabkan arus meningkat, misalnya dari 0,02A dengan tegangan 10V menjadi 0,38A dengan tegangan 12V pada resistor 10Ω. Di rangkaian resistor-induktor (RL), peningkatan induktansi menyebabkan penurunan arus dari 0,25A menjadi 0,12A. Sementara itu, dalam rangkaian resistor-induktor-kapasitor (RLC), penambahan kapasitor tidak mengakibatkan penurunan arus, tegangan, atau daya secara signifikan, hal ini disebabkan kapasitor berfungsi untuk menyimpan energi listrik. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembangan modul praktik yang lebih efektif untuk pembelajaran rangkaian listrik, memungkinkan mahasiswa untuk memahami konsep abstrak melalui pengalaman langsung.
Studi Analisis Pengurangan Emisi dari Kegiatan Perancangan Pemasangan Panel Surya Stand-Alone Kusuma, Awwalunisa Aliya; Susanto, Heri; Muchmammad
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 8 No 1 (2025): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v8i1.44565

Abstract

Perencanaan pembangkit listrik tenaga surya dilakukan sebagai salah satu upaya yang untuk membantu pemerintah dalam proses percepatan pembauran EBT dengan target 28,82% dan net zero emission pada tahun 2050 mendatang. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan software PVsyst 7.4.8 dengan kapasitas 500 kWp didapatkan hasil energi listrik kWh per tahun 750,156 untuk satu Gedung administasi. Dengan performa rasio 66%. Pengurangan emisi menggunakan metodologi MSEP-007 pada perancangan PLTS stand-alone total keseluruhan pengurangan emisi jika dilakukan pemasangan panel surya pada satu Gedung administrasi PT.XXX adalah 750,156 tonCO2 selama 1 tahun
Kajian Hasil Eksperimen Pengukuran Respon Operator Pada Panel Konsol Simulator SMR Kiswanta, Kiswanta
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 7 No 2 (2024): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v7i2.44574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil eksperimen pengukuran respon operator pada panel konsol simulator Small Modular Reactor (SMR). Dalam studi ini, dilakukan serangkaian uji coba untuk mengevaluasi kecepatan dan akurasi respon operator dalam menghadapi skenario operasional yang berbeda. Metode yang digunakan meliputi simulasi interaktif yang mencakup variasi kondisi sistem, serta pengukuran waktu reaksi dan tingkat kesalahan operator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti pengalaman operator dan kompleksitas tugas memiliki pengaruh signifikan terhadap respon yang dihasilkan. Selain itu, analisis statistik menunjukkan adanya korelasi positif antara pelatihan yang diberikan dan peningkatan kinerja operator. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan pelatihan dan desain konsol SMR yang lebih efektif, guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional reaktor kecil di masa depan.
Rancang Bangun Aplikasi Logika Fuzzy pada Pengaturan Suhu Ruangan Inkubator Telur Berbasis Arduino Uno dan Sensor Dht11 syekhu, M syekhurohim
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 7 No 2 (2024): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v7i2.45099

Abstract

Permasalahan yang timbul di dunia ini terkadang sering sekali memiliki jawaban yang tidak pasti, logika fuzzy merupakan salah satu metode untuk melakukan analisis sistem yang tidak pasti. Tugas akhir ini membahas penerapan logika fuzzy pada pengaturan suhu kotak inkubator telur menggunakan metode Mamdani. Masalah yang diselesaikan adalah menentukan suhu yang dibutuhkan yaitu 37 oC untuk proses penetasan telur dengan menggunakan satu variabel masukan berupa suhu. Sensor DHT11 digunakan untuk mendeteksi suhu dan kelembaban sebuah kotak inkubator dan akan diproses oleh Arduino uno menggunakan library fuzzy logic. Keluaran dari proses tersebut berupa nilai-nilai PWM yang akan dihubungkan ke rangkaian dimmer. Selanjutnya rangkaian dimmer digunakan untuk mengontrol terang redupnya lampu pemanas kotak inkubator berdasarkan nilai keluaran PWM.Langkah pertama penyelesaian masalah penentuan suhu yang dibutuhkan inkubator telur dengan menggunakan metode Mamdani yaitu menentukan variabel masukan dan variabel keluaran yang berupa himpunan tegas, langkah kedua yaitu mengubah variabel masukan menjadi himpunan fuzzy dengan proses fuzzifikasi, selanjutnya langkah yang ketiga adalah pengolahan data himpunan fuzzy dengan metode maksimum. Langkah terakhir atau ke empat mengubah keluaran menjadi himpunan tegas dengan proses deffuzifikasi dengan metode centroid, sehingga akan diperoleh hasil yang diinginkan pada variabel keluaran. Aplikasi Mathlab digunakan untuk proses simulasi rancangan fungsi keanggotaan fuzzy dan hasil keluaran fuzzy. Dari hasil pengujian dan analisa didapatkan bahwa untuk mendapatkan suhu 37oC, nilai keluaran PWM yang dihasilkan sebesar 159.
Prototipe Alat Pengukur Laju Timbulan Sampah Menggunakan Tempat Sampah Berbasis IOT Helmy Ramadhan; Kartika Sekarsari; Aripin Triyanto
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 7 No 2 (2024): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v7i2.45154

Abstract

Istilah internet of thing dapat diartikan sebagai konektifitas jaringan fisik untuk terhubung kepada internet sehingga memungkinkan terciptanya fungsi monitoring, kontrol jarak jauh, serta otomisasi sesuai dengan kondisi lingkungan yang diamati, internet of thing dapat dimanfaatkan dalam pengumpulan data pengukuran laju timbulan sampah di suatu lingkungan masyarakat. Laju timbulan sampah berfungsi sebagai acuan untuk menentukan kapasitas pembuangan sampah dan tenaga pengangkut sampah yang dibutuhkan dalam suatu wilayah agar menghasilkan efesiensi yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dibuat suatu alat prototipe pengukur laju timbulan sampah, berdasarkan SNI 19-3964-19 untuk mencari laju timbulan sampah diperlukan data berat dan volume sampah sebagai sumber data, alat ini menggunkan sensor ultrasonik sebagai pengukur volume sampah dan load cell sebagai pengukur volume sampah serta sensor kemiringan sebagai pedeteksi sampah, kemudian sensor ini dihubungkan dengan mikrokontroller nodemcu untuk terhubung ke internet sehingga dapat dikombinasikan dengan platform IOT yaitu website thinkspeak sebagai media monitoring dan pengambilan data secara real time melalui internet. Metode yang digunakan adalah menaruh alat penelitian di rumah sampel selama 24 jam, setelah itu data diambil dari website thinkspeak sehingga peneliti tidak perlu mendatangi rumah sampel satu persatu. Hasil penelitan yang sudah dilakukan yaitu laju timbulan sampah sebesar 0.663 kg/orang/hari dengan galat eror sebesar ± 0.45 % dan 2,733 liter/orang/hari dengan galat eror sebesar 3.35 %.
Analisa Ekonomi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida PV – Diesel Genset berbasis Homer© berdasarkan Zona Iklim Nafiri, Faraida
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 8 No 1 (2025): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v8i1.58181

Abstract

Kombinasi antara fotovoltaik dan generator diesel dalam satu sistem pembangkit listrik tenaga EBT (Energi Baru Terbarukan) saling memberikan kelebihan dan mengisi kekurangan. Sistem fotovoltaik tidak membutuhkan bahan bakar, namun tinggi investasi dan bergantung keberadaan matahari. Di sisi lain, generator membutuhkan biaya operasional dan perawatan tinggi, namun rendah investasi dan dapat membangkitkan energi kapan pun dibutuhkan. Skenario sistem pembangkit hibrida PV-Diesel Genset mengatasi masalah biaya investasi fotovoltaik, dan operasional/perawatan generator yang tinggi. Fakta lain, pasokan listrik dari matahari membutuhkan sistem penyimpanan (baterai) agar sistem dapat terus membangkitkan energi. Namun baterai memiliki kelemahan dalam hal perawatan, membutuhkan operasional secara bijak, umur teknis pendek, prosedur daur ulang cukup rumit (terkait ketersediaan lembaga pengelola dan dampak limbah kimia beracun), dan investasi tinggi. Dengan sistem hibrida, ketergantungan terhadap baterai dapat dikurangi. Baterai hanya berfungsi sebagai buffer. Tujuan akhir penelitian adalah mencari solar-fraction yang optimal dan nilai ekonomis (mencakup biaya kapital, operasional, perawatan, penggantian, dan bahan bakar diesel) dalam perancangan sistem hibrida PV-Diesel Genset berdasarkan zona iklim.
Deteksi Dini Kerusakan Mekanis Motor Listrik Tiga Phasa berbasis Analisis Sinyal Getaran menggunakan FFT Matlab Bachtiar, Rizky; Sunardi
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 8 No 1 (2025): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v8i1.58260

Abstract

Mesin Reverse osmosis portable adalah komponen penting dalam proses hemodialisa untuk menyediakan air dialisat, terutama di ruangan perawatan yang tidak memiliki instalasi air RO. Permasalahan berulang yang dihadapi adalah penurunan debit air produk di bawah standar minimum (500 ml/menit), yang menyebabkan terhentinya pelayanan hemodialisa berisiko bagi keamanan dan kenyamanan pasien, dan meningkatkan biaya penggantian komponen filter dan membran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi pada mesin reverse osmosis Portable guna melakukan optimalisasi pada mesin reverse osmosis portable, membuat alat monitoring debit air, analisa penggantian filter dan membran, analisa kualitas air setelah dilakukan optimalisasi, dan menghitung efisiensi biaya penggantian media filter dan membran. Optimalisasi yang dirancang mencakup tiga aspek, penggantian filter karbon 5 mikron menjadi filter sedimen 0.22 mikron, perubahan instalasi membran dari konfigurasi paralel-seri menjadi tiga membran yang dihubungkan secara parallel, dan penambahan sistem monitoring debit air real-time. Sistem monitoring ini dikontrol oleh mikroprosesor Arduino UNO R3 dan menggunakan water flow sensor YSF402B. Sistem akan menampilkan data debit pada LCD dan mengaktifkan alarm (buzzer dan lampu indikator) jika debit air turun di bawah batas aman 600 ml/menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa optimalisasi ini berfungsi dengan baik, kualitas air tetap terjaga, dan dapat menurunkan frekuensi penggantian filter dan membran hingga jauh menjadi lebih effisien menghemat biaya oprasional.
Rancang Bangun Sistem Pembersih Panel Surya Berbasis Arduino Uno dan Analisis Efektivitas Metode Pembersihan Kering dan Basah Terhadap Efisiensi Energi Yulanda, Erik Agustian; Karel Octavianus Bachri; Muhamad Jaelani Sidik; Agi Tama; Joko Tri Susilo
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 8 No 1 (2025): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v8i1.58282

Abstract

Penurunan efisiensi panel surya akibat akumulasi debu dan kotoran merupakan permasalahan umum pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), terutama di lingkungan yang berdebu dan lembap. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk menyediakan sistem pembersihan alternatif yang efektif sekaligus hemat energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pembersih panel surya berbasis Arduino Uno yang beroperasi menggunakan dua metode, yaitu pembersihan kering dan pembersihan dengan air. Sistem ini terdiri atas motor stepper Nema 23 untuk pergerakan linier, motor DC 12 V untuk rotasi sikat, pompa air DC 12 V, serta dua limit switch yang berfungsi untuk membalik arah putaran motor stepper. Pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai tegangan, arus, dan daya keluaran panel sebelum dan sesudah pembersihan, serta mengukur konsumsi energi sistem pembersih untuk setiap metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembersihan kering mampu meningkatkan daya panel dari 1,10 W menjadi 1,33 W (peningkatan sebesar 20,91%) dengan konsumsi energi sebesar 0,097 Wh per siklus. Sementara itu, metode pembersihan dengan air meningkatkan daya dari 0,80 W menjadi 1,32 W (peningkatan sebesar 65,00%) dengan konsumsi energi sebesar 0,187 Wh per siklus. Kedua metode menghasilkan perolehan energi bersih positif masing-masing sebesar 0,133 Wh dan 0,333 Wh. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan memiliki efisiensi energi yang baik dan berpotensi untuk diimplementasikan sebagai solusi efektif dalam pemeliharaan panel surya.