cover
Contact Name
Dody Candra Harwanto
Contact Email
dcharwanto@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dcharwanto@gmail.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro 233 Ungaran, Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni
ISSN : 26544466     EISSN : 26851261     DOI : 10.37368
Core Subject : Art,
Tonika merupakan jurnal interdisiplin yang mengkaji pelbagai isu dan diskursus musik. Jurnal ini mengapresiasi artikel-artikel dalam ranah kajian teoretis, filosofis dan aplikatif berdasar pada penelitian dan pengkajian. Artikel-artikel di Tonika berorientasi untuk menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan seni guna merespon perkembangan global sehingga dapat bermanfaat bagi para akademisi, praktisi, peneliti dan pengajar.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Representasi Musik Liturgi Inkulturatif Dayak Kalimantan Barat dalam Buku Madah Bakti Putra, Zakarias Aria Widyatama; Jati, Adyatmaka; Olendo, Yudhistira Oscar
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v6i2.540

Abstract

Musik liturgi inkulturatif Dayak Kalimantan Barat dalam Buku Madah Bakti menjadi hal yang mendasar yaitu menjadi identitas dan bentuk representasi atas pengembangan berliturgi di Gereja Katolik. Selain itu, bentuk representasi menjadi penanda bahwa inkulturatif tersebut dapat dijustifikasi dan dikatakan mutlak sesuai daerahnya sehingga hal tersebut yang menjadi tuiuan penelitian ini. Metode penelitian menyuguhkan cara kualitatif dengan desain studi pustaka dan pendekatan literasi lokakarya Pusat Musik Liturgi. Teknik pengumpulan data diadaptasi dari observasi lokakarya buku Madah Bakti dan dokumentasi penulusuran lokakarya daerah Indonesia oleh PML. Analisis data menggunakan sistem flow dari Miles dengan mengedepankan tahapan pengelompokan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan membercheck kepada pihak tim PML untuk kemudian disetujui bersama sebagai data penelitian yang sahih. Hasilnya bahwa didasari akan konstruksi perjalanan musik liturgi Indonesia, perjalanan lokakarya yang membuahkan buku Madah Bakti, representasi musik liturgi inkulturatif dalam Madah Bakti 2000 TPE Baru dan Edisi Pokok Tambahan Nyanyian Regio Kalimantan, dan representasi musik liturgi inkulturatif Dayak Kalimantan Barat dalam buku Madah Bakti.
Project Based Learning dalam Pembelajaran Piano di Nugroho Music Course, Kabupaten Sukoharjo Pratama, Ritchie Manuel; Wadiyo, Wadiyo; Utomo, Udi
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v6i2.555

Abstract

Project based learning merupakan salah satu metode pembelajaran yang inovatif bagi sistem pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan serta menjelaskan project based learning, dan karakteristik proyek pembelajaran piano yang terdapat di Nugroho Music Course, Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian eksploratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan dari Nugroho Music Course menggunakan project based learning adalah pengembangan keterampilan praktis dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata pada siswa. Lalu karakteristik proyek yang dibuat siswa adalah dengan membuat lagu dengan lirik ataupun tanpa lirik. Kesimpulan penelitian ini dapat diketahui bahwa pembelajaran piano dengan metode project based learning di Nugroho Music Course sebagai sekolah non formal merupakan suatu hal inovatif. Karakteristik proyek pembelajaran piano yang dibuat juga mendorong siswa untuk berpikir kreatif sesuai dengan interpretasi musikal masing-masing.
Analisis Konten Pesan Kesehatan Mental dalam Karya Musik Group Band Radiohead Naftalene, Eliza; Fuady, Ikhsan; Wibowo, S. Kunto Adi
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v6i2.564

Abstract

Pada awal tahun 2000-an hingga 2010-an, masalah yang menyangkut topik kesehatan mental meningkat terutama pada generasi Z. Musik rock merupakan salah satu intervensi yang dapat membantu masalah kesehatan mental tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mencari tahu banyaknya referensi masalah kesehatan mental dalam karya musik Radiohead dan juga melihat apakah ada trend linearitas dalam perkembangan referensi kesehatan mental. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan cara menganalisis jumlah referensi kesehatan mental yang terkandung dalam lirik lagu karya Radiohead. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Peneliti menggunakan tahapan uji validitas dan reliabilitas antar-coder. Tahapan analisis data menggunakan analisis frekuensi, uji Cochran-Armitage for trends in linear proportion dan uji cross-tabulations menggunakan aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini, dari 72 lagu ditemukan 56 lagu yang mengandung referensi kesehatan mental. Referensi kesehatan mental dalam karya musik Radiohead mengalami peningkatan pada tahun 2000 hingga 2003, namun menurun pada tahun 2011 hingga 2016. Referensi kesehatan mental tersebut juga berkaitan dengan faktor-faktor kontributor seperti kondisi universal, kehidupan romansa, dan wewenang otoritas.
Revolusi dalam Pendidikan Musik: Menganalisis Perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka Belajar Purhanudin, MS Viktor; Harwanto, Dody Candra; Rasimin, Rasimin
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v6i2.569

Abstract

Pendidikan musik di Indonesia mengalami perubahan signifikan dengan diterapkannya Kurikulum 2013 dan kemudian munculnya Kurikulum Merdeka Belajar. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan pendekatan pendidikan musik dalam kedua kurikulum tersebut, khususnya dalam pengembangan kreativitas dan ekspresi siswa. Pendekatan pendidikan musik dalam Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran berbasis teori dan teknik, sedangkan Kurikulum Merdeka Belajar menekankan pengalaman musikal yang lebih bebas dan eksploratif. Melalui pendekatan literatur dan analisis perbandingan, artikel ini menyajikan tinjauan mendalam tentang perbedaan filosofi, pendekatan pembelajaran, dan penekanan pada pengembangan kreativitas dan ekspresi siswa dalam pendidikan musik. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 lebih fokus pada penguasaan teori dan teknik, sedangkan Kurikulum Merdeka Belajar memberikan kebebasan bagi siswa untuk mengeksplorasi ekspresi musikal mereka. Dampak perbedaan pendekatan ini pada pengembangan kreativitas dan ekspresi siswa juga dibahas dalam artikel ini. Implikasi dan rekomendasi untuk pendidikan musik di Indonesia juga disajikan sebagai sumbangan bagi pengembangan kurikulum dan praktik pembelajaran musik yang lebih inklusif dan inovatif.
Identitas Kultural Musik Pop Indonesia dalam Konteks Seni Urban Darlene, Esther
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 7 No 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.573

Abstract

Musik pop Indonesia merupakan jenis musik yang dikonsumsi sebagian besar masyarakat Indonesia. Sebagai produk budaya, musik pop Indonesia berpeluang tumbuh dan dikemas ulang sehingga memiliki posisi tawar di kancah dunia. Musik pop Indonesia sebagai sebuah karya seni mempunyai nilai tambah dan nilai jual sebagai produk budaya kreatif dalam kancah seni urban, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas musik dan sosial budaya yang dikembangkan oleh revolusi industri atau modernisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis identitas budaya musik pop Indonesia dalam konteks seni urban, mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk identitas budaya musik pop Indonesia, dan memahami peran musik pop Indonesia dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Penelitian ini berkontribusi untuk meningkatkan pemahaman tentang musik pop Indonesia, serta peran musik pop Indonesia dalam kehidupan sosial Indonesia. Metode penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian kepustakaan pada sumber-sumber terkait berupa buku dan jurnal yang berkaitan dengan topik. Sebuah studi bibliografi dilakukan pada sumber-sumber yang relevan mengenai subjek tersebut. Selain itu, telah dilakukan observasi dangkal terhadap fenomena budaya musik urban di kota Jakarta. Kesimpulan dari ulasan ini adalah musik pop urban Indonesia dapat dikembangkan untuk menciptakan gaya baru dengan menggunakan kaidah musik nusantara melalui kolaborasi musik dengan musik kontemporer dan menggunakan teknologi musik.
Kajian Pengalaman Intersubjektif Personil Parahyangan Orchestra dalam Iklim Integrated Arts Universitas Katolik Parahyangan Swara, Lintang Pramudia
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v6i2.577

Abstract

Musisi orkestra merasakan pengalaman intersubjektif melalui keterlibatan dan partisipasinya di dalam orkestra. Kajian terhadap musisi Parahyangan Orchestra dilakukan untuk mengetahui ragam pengalaman yang terbentuk selama berpartisipasi sebagai personil. Sebagai orkestra berbasis komunitas, Parahyangan Orchestra bernaung di bawah iklim Integrated Arts UNPAR. Iklim ini menjadi penguat yang diyakini berperan penting dalam membentuk persepsi personilnya terhadap pengalaman bermusik yang secara kolektif mereka hadapi bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman intersubjektif yang diinterpretasikan oleh personil Parahyangan Orchestra karena keterlibatan yang mereka alami dalam praktik bermusik orkestra, serta tentang iklim integrated arts UNPAR yang diyakini turut berperan dalam membentuk persepsi mereka. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, peneliti mengungkap esensi universal dari pengalaman individu yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian ini menemukan bahwa personil Parahyangan Orchestra berbagi persepsi yang sama tentang kinerja sosok pengaba dan kualitas auditorium yang berdampak pada semangat bermusik, begitu juga dengan kehadiran seni multimedia sebagai pendukung elemen pertunjukan yang esensial di dalam ruang lingkup Intergrated Arts.
Komponen Pembelajaran Musik di Sekolah Imamat Rajani Gereja Bethany Salatiga Theodorik, Victor; Sejati, Irfanda Rizki Harmono
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 7 No 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.588

Abstract

Gereja Bethany Salatiga merupakan salah satu gereja Kristen yang terletak di Kota Salatiga. Gereja ini memiliki program pembelajaran yang bernama Sekolah Imamat Rajani yang dinaungi Departemen Profetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan komponen pembelajaran musik di Sekolah Imamat Rajani Gereja Bethany Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendidikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Sekolah Imamat Rajani memiliki 7 (tujuh) komponen pembelajaran yaitu sebagai berikut : 1) Peserta didik, yaitu jemaat yang mendaftar dan mengikuti seleksi Sekolah Imamat Rajani dengan latar belakang musik yang beragam. 2) Guru, yaitu peserta yang sebelumnya mengikuti Sekolah Imamat Rajani dengan kemampuan musikalitas yang lebih bagus dari peserta yang lain. 3) Tujuan Pembelajaran, yaitu untuk membekali para jemaat atau peserta Sekolah Imamat Rajani tentang keterampilan musik dalam mengiri ibadah, dan bertujuan untuk selaras dengan para pemusik Gereja Bethany Salatiga 4) Materi, yaitu berbagai genre musik yang digunakan dalam ibadah raya Bethany Nginden 5) Metode, yang digunakan dalam Sekolah Imamat Rajani adalah teknik mentoring 6) Media, menggunakan visual dan audio visual. 7) Evaluasi, yaitu dapat melaksanakan kegiatan Sekolah Imamat Rajani dan juga mengikuti ujian kelulusan sebagai pelayan musik.
Melatih Kontak Mata Anak Autisme melalui Terapi Musik di Daniella Music Course & Therapy Azalia, Vania; Harwanto, Dody Candra
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 7 No 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses terapi musik untuk melatih kontak mata pada anak autisme serta mengetahui alasan musik dapat meningkatkan kontak mata anak autisme di Daniella Music Course & Therapy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif, sedangkan teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Kesimpulan dari penelitian ini adalah saat ini musik dapat digunakan sebagai media terapi bagi anak berkebutuhan khusus, salah satunya adalah penyandang autisme. Aspek yang dapat ditingkatkan melalui terapi musik adalah peningkatan kontak mata pada penyandang autisme. Daniella Music Course & Therapy merupakan tempat terapi musik bagi penyandang autisme yang dapat membantu meningkatkan kontak mata. Proses terapi musik dilakukan dengan tahapan asesmen, rancangan penanganan terapi musik, pencatatan, serta evaluasi dan terminasi perlakuan. Musik mampu menarik perhatian anak autisme sehingga interaksi musikal dapat terjadi di dalam sesi terapi musik. Dengan adanya interaksi musikal, maka secara perlahan interaksi antara klien dan terapis dapat terjadi, dan secara tidak langsung kontak mata akan terlihat.
Pembelajaran Pianika sebagai Media Pemahaman Pembelajaran Seni Musik untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Semarang Nugroho, Septian Cipto; Rifki, Muhammad
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 7 No 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.707

Abstract

Pemahaman siswa tentang notasi musik masih berbeda-beda satu dengan yang lain. Musik sendiri memiliki satuan penyebutan penulisan dan pengucapan notasi yang pakem. Penyampaian materi pendidikan seni musik seharusnya dapat menjadi tempat untuk memberi pemahaman yang tepat kepada siswa. Tujuan penelitian yaitu untuk memberi pemahaman teori musik sesuai pakem melalui instrumen pianika pada siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Semarang. Sistem Among yaitu asah, asih, dan asuh, menjadi pisau bedah dalam artikel ini. Metode kualitatif dengan pre test, observasi terlibat, wawancara, dokumentasi dan post test di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Semarang dilakukan peneliti untuk penulisan penelitian. Data-data direduksi untuk menyaring penyajian data dalam artikel ini. Hasil penelitian melalui pre test masih banyak siswa yang bingung tentang penyebutan nada dan unsur musik lainnya. Observasi terlibat menunjukkan keinginan siswa untuk dapat memahami teori musik dengan benar untuk bisa berkreativitas musik yang lebih baik lagi. Post test menghasilkan hasil yang baik dengan indicator siswa dapat memahami berbagai macam teori musik yang penulis sampaikan melalui materi. Simpulan dari penelitian ini sumber daya manusia dalam hal ini siswa untuk memahami teori musik menjadi salah satu hal penting untuk meningkatkan kreativitas siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Semarang.
Bentuk Fisik Angklung Sebagai Perwujudan Kosmologi dan Makna Sosial Anwary Sumadi, Roly Salley; Triharini, Meirina
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i2.767

Abstract

Angklung adalah salah satu alat musik tradisional yang telah mengalami perkembangan signifikan dalam berbagai aspek. Penelitian ini mengkaji perkembangan angklung dari perubahan bentuk fisik, penerapan musik, hingga maknanya dalam konteks sosial budaya. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data literatur terkait perkembangan angklung. Secara sosial budaya, angklung tidak hanya dapat tetap relevan, tetapi juga semakin populer dan digemari, baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa angklung sebagai artefak kesenian tradisional terus berkembang dan beradaptasi dengan zaman, tanpa kehilangan nilai budayanya.

Page 8 of 11 | Total Record : 108