cover
Contact Name
Dody Candra Harwanto
Contact Email
dcharwanto@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dcharwanto@gmail.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro 233 Ungaran, Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni
ISSN : 26544466     EISSN : 26851261     DOI : 10.37368
Core Subject : Art,
Tonika merupakan jurnal interdisiplin yang mengkaji pelbagai isu dan diskursus musik. Jurnal ini mengapresiasi artikel-artikel dalam ranah kajian teoretis, filosofis dan aplikatif berdasar pada penelitian dan pengkajian. Artikel-artikel di Tonika berorientasi untuk menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan seni guna merespon perkembangan global sehingga dapat bermanfaat bagi para akademisi, praktisi, peneliti dan pengajar.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Penerapan Metode Pembelajaran Ekstrakurikuler Karawitan Sebagai Pendukung Pendidikan Karakter: Penerapan Metode Pembelajaran Ekstrakurikuler Karawitan Sebagai Pendukung Pendidikan Karakter Untari, Untari
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v8i1.811

Abstract

Budaya Indonesia harus dikenal dan dicintai peserta didik agar memiliki rasa menghargai terhadap kearifan local yang ada. Dengan demikian tumbuh kesadaran untuk mempertahankan dan menjaga kebudayaan bangsa sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran ekstrakurikuler Karawitan di SMP Negeri 26 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendeketan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data yang diambil pada penelitian yakni primer dan sekunder dengan data yang diambil dalam penelitian yaitu kepala sekolah, guru ekstrakurikuler Karawitan SMP Negeri 26 Semarang, dan juga siswa. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam proses pembelajaran Karawitan SMP Negeri 26 Semarang guru memberi prasyarat di awal pertemuan dengan memberikan materi pengenalan gamelan serta refleksi di akhir pertemuan. Pada kegiatan inti pembelajaran guru menggunakan strategi pembelajaran langsung dan interaktif yang proses pembelajaran berpusat pada guru pembimbing ekstrakurikuler. Teknik evaluasi tersebut digunakan untuk mengambil nilai berupa penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Jurnal ini membahas lebih lanjut tentang bagaimana pembelajaran ekstrakurikuler karawitan sebagai pendukung pendidikan karakter di SMP Negeri 26 Semarang yang tidak semata-mata untuk pelestarian budaya bangsa, tetapi juga dari aspek psikologi anak untuk mengembangkan kreativitas siswa.
Sindrom Neurosis Manusia Modern dan Syair Musik Gereja sebagai Kanal Kebudayaan Sasongko, Michael Hari; Supriono, Agung
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v8i1.835

Abstract

Munculnya berbagai bencana di segala bidang yang dialami manusia modern dewasa ini semakin membuat manusia mengidap neurosis: manusia dilanda kecemasan dan berujung pada kekecewaan-kekecewaaan. Berbagai kekecewaan itu membuat penyakit spiritual yang serius, yakni hilangnya harapan dan optimisme. Ini terjadi karena-menurut bahasa Sigmund Freud-Ego tidak lagi menjadi subjek individualitas manusia, tetapi telah menjadi hamba bagi Id, yang menyebabkan manusia telah kehilangan keberadabannya. Di sinilah musik gereja tampil, bukan hanya sebagai karya seni belaka, melainkan bentuk seni musik yang memiliki kuasa Roh lantaran syair-syairnya berorientasi pada Alkitab. Oleh karena itu, maka syair-syair musik gereja secara tidak langsung juga memiliki kuasa penyembuhan, selain secara psikologis juga memberi rasa nyaman, aman, damai, dan sejuk.
Implementasi Musik dan Teknologi dalam Musik Gereja Kristanto, Alfa
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v8i1.838

Abstract

Artikel ini adalah jenis penelitian kualitatif yang memanfaatkan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian ini mengungkapkan tentang implementasi musik dan teknologi dalam musik gereja. Terdapat peluang dan tantangan di dalam adopsi musik dan teknologi untuk pelayanan musik gereja. Hal tersebut tertuang di dalam hasil dan pembahasan. Hal-hal yang menjadi substansi di dalam implementasi musik dan teknologi dalam musik gereja ini adalah perlunya ketepatan analisis sebelum dan sesudah menggunakan teknologi dalam pelayanan musik gerejawi. Karena jika tepat dalam menganalisis dan menentukan pilihan maka akan berdampak positif dalam pengembangan pelayanan musik gereja dengan memanfaatkan teknologi musik. Diperlukan sumber daya manusia dan anggaran dana yang cukup memadai di dalam penggunaan teknologi untuk pelayanan musik gereja. Selanjutnya kita perlu memperhatikan secara serius terkait fungsi musik gereja sebagai sarana yang efektif untuk ekspresi iman, menguatkan jemaat, serta menjadi misi penginjilan di era digital sekarang ini.
Perubahan Kesenian Gambus Perisai Jiwa di Wonosobo Shafira, Rahma Nabila
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.502

Abstract

Kesenian Gambus merupakan kesenian yang tidak akan berjalan jika tidak ada masyarakat sebagai pendukungnya. Hal tersebut menarik untuk diulas sehubungan dengan keberadaan dan regenerasi pelaku kesenian Gambus yang ada di Dusun Bogelan, Desa Sukorejo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perubahan kesenian Gambus di Dusun Bogelan, Desa Sukorejo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian etnografi serta menggunakan pendekatan sosiologi untuk melihat perubahan sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi pustaka, sedangkan analisis datanya dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan pembahasan dari temuan yang ada di lapangan, dapat disimpulkan bahwa pertunjukan Gambus Perisai Jiwa terjadi perubahan fungsi. Kesenian ini awalnya berfungsi sebagai media dakwah kemudian saat ini berubah menjadi pertunjukan atau hiburan bagi masyarakat setempat, tetapi tanpa menghilangkan unsur dari kesenian ini. Terjadinya perubahan pada Kesenian Gambus Perisai Jiwa disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Perubahan eksternal pada kesenian ini yaitu masuknya pengaruh dari globalisasi berupa maraknya kesenian populer, sedangkan perubahan internalnya antara lain perubahan nama, atraksi trance, fungsi, tenda, dan pakaian.
Identitas Kultural Musik Pop Indonesia dalam Konteks Seni Urban Darlene, Esther
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.573

Abstract

Musik pop Indonesia merupakan jenis musik yang dikonsumsi sebagian besar masyarakat Indonesia. Sebagai produk budaya, musik pop Indonesia berpeluang tumbuh dan dikemas ulang sehingga memiliki posisi tawar di kancah dunia. Musik pop Indonesia sebagai sebuah karya seni mempunyai nilai tambah dan nilai jual sebagai produk budaya kreatif dalam kancah seni urban, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas musik dan sosial budaya yang dikembangkan oleh revolusi industri atau modernisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis identitas budaya musik pop Indonesia dalam konteks seni urban, mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk identitas budaya musik pop Indonesia, dan memahami peran musik pop Indonesia dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Penelitian ini berkontribusi untuk meningkatkan pemahaman tentang musik pop Indonesia, serta peran musik pop Indonesia dalam kehidupan sosial Indonesia. Metode penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian kepustakaan pada sumber-sumber terkait berupa buku dan jurnal yang berkaitan dengan topik. Sebuah studi bibliografi dilakukan pada sumber-sumber yang relevan mengenai subjek tersebut. Selain itu, telah dilakukan observasi dangkal terhadap fenomena budaya musik urban di kota Jakarta. Kesimpulan dari ulasan ini adalah musik pop urban Indonesia dapat dikembangkan untuk menciptakan gaya baru dengan menggunakan kaidah musik nusantara melalui kolaborasi musik dengan musik kontemporer dan menggunakan teknologi musik.
Komponen Pembelajaran Musik di Sekolah Imamat Rajani Gereja Bethany Salatiga Theodorik, Victor; Sejati, Irfanda Rizki Harmono
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.588

Abstract

Gereja Bethany Salatiga merupakan salah satu gereja Kristen yang terletak di Kota Salatiga. Gereja ini memiliki program pembelajaran yang bernama Sekolah Imamat Rajani yang dinaungi Departemen Profetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan komponen pembelajaran musik di Sekolah Imamat Rajani Gereja Bethany Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendidikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Sekolah Imamat Rajani memiliki 7 (tujuh) komponen pembelajaran yaitu sebagai berikut : 1) Peserta didik, yaitu jemaat yang mendaftar dan mengikuti seleksi Sekolah Imamat Rajani dengan latar belakang musik yang beragam. 2) Guru, yaitu peserta yang sebelumnya mengikuti Sekolah Imamat Rajani dengan kemampuan musikalitas yang lebih bagus dari peserta yang lain. 3) Tujuan Pembelajaran, yaitu untuk membekali para jemaat atau peserta Sekolah Imamat Rajani tentang keterampilan musik dalam mengiri ibadah, dan bertujuan untuk selaras dengan para pemusik Gereja Bethany Salatiga 4) Materi, yaitu berbagai genre musik yang digunakan dalam ibadah raya Bethany Nginden 5) Metode, yang digunakan dalam Sekolah Imamat Rajani adalah teknik mentoring 6) Media, menggunakan visual dan audio visual. 7) Evaluasi, yaitu dapat melaksanakan kegiatan Sekolah Imamat Rajani dan juga mengikuti ujian kelulusan sebagai pelayan musik.
Melatih Kontak Mata Anak Autisme melalui Terapi Musik di Daniella Music Course & Therapy Azalia, Vania; Harwanto, Dody Candra
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses terapi musik untuk melatih kontak mata pada anak autisme serta mengetahui alasan musik dapat meningkatkan kontak mata anak autisme di Daniella Music Course & Therapy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif, sedangkan teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Kesimpulan dari penelitian ini adalah saat ini musik dapat digunakan sebagai media terapi bagi anak berkebutuhan khusus, salah satunya adalah penyandang autisme. Aspek yang dapat ditingkatkan melalui terapi musik adalah peningkatan kontak mata pada penyandang autisme. Daniella Music Course & Therapy merupakan tempat terapi musik bagi penyandang autisme yang dapat membantu meningkatkan kontak mata. Proses terapi musik dilakukan dengan tahapan asesmen, rancangan penanganan terapi musik, pencatatan, serta evaluasi dan terminasi perlakuan. Musik mampu menarik perhatian anak autisme sehingga interaksi musikal dapat terjadi di dalam sesi terapi musik. Dengan adanya interaksi musikal, maka secara perlahan interaksi antara klien dan terapis dapat terjadi, dan secara tidak langsung kontak mata akan terlihat.
Pembelajaran Pianika sebagai Media Pemahaman Pembelajaran Seni Musik untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Semarang Nugroho, Septian Cipto; Rifki, Muhammad
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i1.707

Abstract

Pemahaman siswa tentang notasi musik masih berbeda-beda satu dengan yang lain. Musik sendiri memiliki satuan penyebutan penulisan dan pengucapan notasi yang pakem. Penyampaian materi pendidikan seni musik seharusnya dapat menjadi tempat untuk memberi pemahaman yang tepat kepada siswa. Tujuan penelitian yaitu untuk memberi pemahaman teori musik sesuai pakem melalui instrumen pianika pada siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Semarang. Sistem Among yaitu asah, asih, dan asuh, menjadi pisau bedah dalam artikel ini. Metode kualitatif dengan pre test, observasi terlibat, wawancara, dokumentasi dan post test di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Semarang dilakukan peneliti untuk penulisan penelitian. Data-data direduksi untuk menyaring penyajian data dalam artikel ini. Hasil penelitian melalui pre test masih banyak siswa yang bingung tentang penyebutan nada dan unsur musik lainnya. Observasi terlibat menunjukkan keinginan siswa untuk dapat memahami teori musik dengan benar untuk bisa berkreativitas musik yang lebih baik lagi. Post test menghasilkan hasil yang baik dengan indicator siswa dapat memahami berbagai macam teori musik yang penulis sampaikan melalui materi. Simpulan dari penelitian ini sumber daya manusia dalam hal ini siswa untuk memahami teori musik menjadi salah satu hal penting untuk meningkatkan kreativitas siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Semarang.
Kurikulum Musik dan Pengembangan Sosial-Emosional Siswa: Sebuah Kajian Kurikulum Musik dalam Pendidikan Ananda, Fazrin Sheila; Sukmayadi, Yudi; Gunara, Sandie
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i2.756

Abstract

Sosial-emosional menjadi aspek yang minim diperhatikan dalam pembelajaran musik didasari atas fokus berlebih terhadap penguasaan alat musik dalam capaiannya. Penelitian ini mengeksplorasi peran kurikulum pendidikan musik dalam mendukung perkembangan sosial-emosional siswa di berbagai jenjang pendidikan. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif, temuan menunjukkan bahwa musik berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi yang efektif, membantu siswa menyalurkan dan mengelola perasaan mereka. Partisipasi dalam ansambel musik, seperti paduan suara dan orkestra, mengembangkan keterampilan sosial siswa, termasuk komunikasi dan kerjasama. Selain itu, keterlibatan dalam program musik berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan emosional siswa, mengurangi gejala depresi dan meningkatkan kebahagiaan. Strategi pengajaran yang mengintegrasikan pembelajaran sosial-emosional (SEL) dalam pendidikan musik terbukti efektif dalam mendukung perkembangan holistik siswa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi hambatan signifikan dalam implementasi, seperti kurangnya pelatihan guru dan keterbatasan sumber daya. Implikasi dari temuan ini menekankan perlunya pengembangan kurikulum musik yang lebih inklusif dan holistik serta peningkatan pelatihan dan dukungan sumber daya bagi guru. Rekomendasi untuk pembuat kebijakan dan pendidik mencakup peningkatan pelatihan guru dalam pendekatan pengajaran yang mendukung sosial-emosional, alokasi sumber daya yang memadai untuk program musik, dan penelitian lebih lanjut tentang dampak jangka panjang pendidikan musik terhadap perkembangan sosial-emosional siswa. Dengan demikian, pendidikan musik dapat menjadi alat yang kuat untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial siswa, menciptakan individu yang seimbang secara akademis dan emosional.
Bentuk Fisik Angklung Sebagai Perwujudan Kosmologi dan Makna Sosial Anwary Sumadi, Roly Salley; Triharini, Meirina
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i2.767

Abstract

Angklung adalah salah satu alat musik tradisional yang telah mengalami perkembangan signifikan dalam berbagai aspek. Penelitian ini mengkaji perkembangan angklung dari perubahan bentuk fisik, penerapan musik, hingga maknanya dalam konteks sosial budaya. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data literatur terkait perkembangan angklung. Secara sosial budaya, angklung tidak hanya dapat tetap relevan, tetapi juga semakin populer dan digemari, baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa angklung sebagai artefak kesenian tradisional terus berkembang dan beradaptasi dengan zaman, tanpa kehilangan nilai budayanya.

Page 10 of 11 | Total Record : 108