cover
Contact Name
Marjuki Zulziar
Contact Email
marjuki.zulziar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
marjuki.zulziar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26205726     EISSN : -     DOI : -
Jurnal TEKNOLOGI ; Jurnal Ilmiah dan Teknologi, bertujuan untuk menyediakan forum komunikasi dan sarana publikasi bagi peneliti, pendidik, praktisi dan mahasiswa yang memiliki minat dibidang teknologi, ilmu pengetahuan dan sains. Jurnal TEKNOLOGI; jurnal ilmiah dan Teknologi ini memuat hasil-hasil penelitian dibidang Ilmu pengetahuan dan Sains, inovasi teknologi dan aplikasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
OPTIMASI PENYEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK AIR MINERAL CUP 220ml DENGAN METODE EOQ DI CV. TIRTA SASMITA Tedi Dahniar; Fredy Dwi Ibnu Saputra
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i2.30469

Abstract

Perusahaan air mineral CV. Tirta Sasmita yang berlokasi di kawasan Technopark Universitas Pamulang, mengalami ketidakseimbangan dalam proses inventory-nya antara biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Oleh karena itu, perusahaan fokus pada pemesanan bahan baku produk Cup 220ml untuk mengoptimalkan biaya persediaan yang dikeluarkan. Tujuan ini dapat dicapai dengan menyeimbangkanbiaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Perusahaan menggunakan pendekatan kuantitas pesanan ekonomi (EOQ) untuk membandingkan dan membedakan peraturan perdagangan dan EOQ dalam mengendalikan persediaan bahan baku Copa. Analisis dilakukan untuk menentukan stok ideal perusahaan, dengan mempertimbangkan Economic Order Quantity (EOQ), safety stock (SS), maximum stock (MI), total cost of stock (TIC) dan reorder point (ROP). Hasil analisis EOQ menunjukkan bahwa selama 6 bulan menggunakan kebijakan perusahaan dalam pembelian bahan baku, dana yang dikeluarkan sebesar Rp 48.603.130 untuk 7 kali pemesanan. Namun jika perusahaan menerapkan metode EOQ, biaya yang dikeluarkan hanya Rp. 15.236.633, sehingga menghasilkan penghematan sebesar 68,7%. 
PERANCANGAN TATA LETAK GUDANG BARANG JADI MENGGUNAKAN METODE CLASS BASSED STORGE GUNA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SISTEM PENYIMPANAN DI PT. RIANTI CHEMINDO PERKASA Nur Kholis; Adi Candra; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31004

Abstract

PT Rianti Chemindo Perkasa merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pengolahan cairan kimia, PT Rianti Chemindo memiliki 2 gudang penyimpanan salah satunya adalah gudang produk jadi, dalam penelitian terlihat nampak kondisi gudang penyimpanan yang belum teratur serta belum menerapkan kaidah perangcangan tata letak gudang yang baik, Sifat penyimpanan dan pola penempatan produk masih mnerapkan sistem Randomazid storge / produk di letakan secara acak yang dapat menyebabkan penumpukan produk dan bauran produk pada pallet/rak penyimpanan. Selain itu kondisi ini pula menyebabkan waktu pencarian produk menjadi lebih lama. Oleh sebab itu perlunya perancangan ulang tatak letak gudang usulan sebagai solusi, Penelitian ini menjelaskan tentang perencangan tata letak gudang  penyimpanan Produk jadi dengan menggunakan metode berbasis kelas / Class bassed Storge method, dengan meneliti 10 elemen produk yang bertujuan mengatur pola penempatan produk di gudang agar lebih memudahkan dalam pencarian produk, setelah dilakukan penelitian  dengan metode class bassed storge barang di letakan berdasarkan  jenisnya dan di urutkan menurut jumlah permintaannya, produk dengan permintaan terbesar di letakan di dekat pintu masuk / keluar sehingga mempercepat pencarian dan dengan metode class bassed storge kapasitas penyimpanan untuk pallet meningkat menjadi 83 Pallet dari yang sebelumnya hanya 65 Pallet, maka efisensi penyimpanan saat ini meningkat 109% atau dengan kata lain efisiensi meningkat menjadi sebesar 29,5%
ANALISIS PENYEBAB DEFFECT PADA PROSES MESIN WIRE CAGING DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN LTA UNTUK MERENCANAKAN PRIORITAS PERBAIKAN DARI MESIN WIRE CAGING DI PT. HAKAASTON Pamorraka Pamorraka; Rini Alfatiyah; Wahyu Wahyu
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31005

Abstract

Kegagalan proses pada suatu unit kerja dapat menimbulkan masalah lain seperti cacat produk. Hal ini dapat diartikan bahwa output dari suatu mesin tidak sesuai dengan standar perusahaan yang telah ditetapkan. Mengacu pada permasalahan tersebut perusahaan dituntut untuk dapat mengevaluasi setiap mode kegagalan untuk menekan terjadinya kerugian. Penelitian yang berjudul Analisis Hasil Mesin Wire Caging dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Metode Logic Tree Analysis (LTA) untuk Meningkatkan Efektivitas Kinerja Mesin Wire Caging di PT. ini bertujuan untuk mengurai penyebab kegagalan proses berdasarkan prioritas sehingga penanganan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah gabungan dari metode Failure Mode and Effect Analysis dan metode Logic Tree Analysis sehingga didapatkan hasil bahwa mode kegagalan pengapian tidak stabil dengan nilai prioritas 126 dan kategori LTA (B) merupakan prioritas untuk diperbaiki.
ANALYSIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK UNTUK MEMINIMASI DEFECT PADA PRODUK SABUN BATANG KOSMETIK MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) PADA PT. ADEV NATURAL INDONESIA Ari Said; Tedi Dahniar; Niera Feblidiyanti
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31044

Abstract

Persaingan antar pasar produk sabun perawatan pribadi dan kosmetik semakin kompetitif. Hal ini terbukti dengan banyaknya jenis kosmetika produksi dalam negeri maupun produksi luar negeri yang beredar di pasar. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode penelitian diantaranya Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Root Cause Analysis (RCA). Target produksi adalah batas ketentuan perusahaan mengenai suatu hasil produksi berdasarkan perencanaan-perencanaan yang telah ditetapkan perusahaan. PT Adev Natural Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak bidang jasa pembuatan sabun kosmetik, seperti sabun batang/cair, cream, lotion, toner dan produk-produk lainnya. Untuk memenuhi kepuasan konsumen, perusahaan ini selalu berusaha untuk dapat menghasilkan produk sesuai dengan jumlah permintaan. Akan tetapi perusahaan kurang memperhatikan aktivitas produksi yang dapat menyebabkan hasil produksi tidak memenuhi target. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan usulan penerapan pengendalian kualitas pada produk sabun batang kosmetik untuk meminimalkan adanya produk cacat sehingga mampu meningkatkan kualitas produk
RANCANGAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL IPA DAN PDCA DI DOMINOS PIZZA AREA JAKARTA SELATAN Mochamad Fachreza; Muhammad Shobur; Marjuki Zulziar
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31587

Abstract

Persaingan bisnis makanan saat ini sangat ketat, sehingga setiap pebisnis dituntut untuk memiliki strategi dalam bidang kualitas jasa pelayanan. Untuk mendukung hal tersebut, Domino Pizza area Jakarta Selatan perlu melakukan penelitian terhadap kepuasan konsumen dalam bidang jasa pelayanan dan melakukan rancangan perbaikan terhadap kualitas pelayanan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan jumlah responden 100 orang berdasarkan sampling dengan menyebarkan kuesioner di area Jakarta Selatan. Pengambilan data menggunakan metode Service Quality, lalu dikalkulasikan setiap atribut penting dan kurang penting dengan metode Importance Performance Analys dan dilanjutkan dengan rancangan perbaikan dengan metode Plan, Do, Check, Action. Dari hasil penelitian penulis diperoleh nilai nilai atribut yang memiliki ketidakpuasan konsumen terhadap kualitas jasa di Dominos Pizza area Jakarta Selatan. Dengan demikian, penulis melakukan rancangan perbaikan kualitas pelayanan di Dominos Pizza dengan menggunakan metode PDCA sehingga diperoleh Tangible dengan nilai 0,02 , Responsive dengan nilai 0,6 dan Reliability dengan nilai -0,07. Dari hasil tersebut memang masih perlu adanya perbaikan berulang sampai tidak ada lagi yang bernilai negatif sehingga konsumen puas dengan kualitas pelayanan di Dominos Pizza area Jakarta Selatan.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DAN BAHAYA K3 DENGAN METODE HAZOPS DI PT. KARUNIA ARTHA PRATAMA Abdul Khanif; Ruspendi Ruspendi; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31589

Abstract

PT. Karunia Artha Pratama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti dan memiliki tanggung jawab sebagai pengelola gedung atau building management. Pada rentang waktu tahun 2017 hingga 2018 terjadi beberapa permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja berupa kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan khusus nya divisi engineering yang bertugas melakukan perawatan dan perbaikan sistem equipment gedung.Penelitian ini diawali dengan melakukan identifikasi kecelakaan kerja dan selanjutnya mencari sumber potensi bahaya kecelakaan kerja sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan kecelakaan dengan menggunakan metode Hazard And Operability Study (HAZOPS). Proses identifikasi dilakukan menggunakan HAZOPS Worksheet. Berdasarkan proses dari identifikasi bahaya pada proses pengerjaan perawatan dan perbaikan sistem equipment gedung ditemukan 7 sumber potensi bahaya, diantaranya kondisi lingkungan kerja, sikap pekerja, panel dan kabel listrik, genangan air, benda – benda tajam, suara bising dan asap genset, juga masalah penggunaan alat kerja yang tidak standar. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam kelancaran produksi sehingga program K3 harus diterapkan di perusahaan dan bukan hanya sekedar wacana. Kecelakaan kerja merupakan kecelakaan yang terjadi dalam lingkungan kerja yang dapat terjadi karena kondisi lingkungan kerja yang tidak aman ataupun karena human error. Kecelakaan kerja tersebut memiliki tingkatan level yang berbeda tergantung dari risiko yang ditimbulkan diantaranya yaitu level ekstrim, level tinggi, level sedang, level rendah dan level sangat rendah.
ANALISIS IMPLEMENTASI METODE LEAN SIX SIGMA PADA PROSES PENGAMPLASAN DI PERUSAHAAN JASA PELAPISAN CHROM Maulana, Imam; Candra, Adi; Nurrokhman, Agus
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i2.31752

Abstract

Perusahaan yang bergerak di industri jasa pelapisan chrom melakukan proses produksi dengan melakukan proses melapis chrom pada spare part di pelapisan chrom pada spare part yaitu knalpot pada kendaraan bermotor. Identifikasi masalah yang ditemukan pada perusahaan di bidang industri pelapisan chrom salah satunya adalah tidak tercapainya output produksi dengan kekurangan jumlah produksi pesanan sebesar 5% dibawah kekurangan batas toleransi dari target produksi setiap bulannya. Salah satu penyebab tidak tercapainya target dikarenakan waktu proses pelapisan amplas membutuhkan waktu proses paling panjang. Untuk itu metode yang bisa digunakan adalah Lean Six Sigma, untuk mengidentifikasi aktivitas pemborosan (waste) pada keseluruhan proses operasional. Beberapa tahap Lean six sigma dilakukan dengan tahap Define, Measure, Analyze, Improve dan Control (DMAIC). Tahapan ini sebagai bagian dari penelitian untuk mengetahui dan menghitung hasil jenis pemborosan (waste) yang terjadi dan menyebabkan proses tidak optimal, seperti transportation dan lost of intellect. Penyebab terjadinya pemborosan (waste) pada lini proses pengamplasan yaitu faktor lingkungan, operator (manusia), metode pengerjaan, serta lead time atau waktu siklus. Dari hasil identifikasi awal, proses pengamplasan memiliki waktu siklus sebesar 68,08 menit, dan dari hasil perbaikan waktu siklus pengerjaan menjadi 53.08 menit. Improvement yang dilakukan adalah membuat Standard Operation Procedure (SOP) di proses utama pengamplasan dan mengimplementasikan Pilot Project.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PROSES PRODUKSl SABUN CUCl PlRlNG MENGGUNAKAN METODE RAPlD UPPER LlMB ASSESSMENT (RULA) UNTUK MENGURANGl RlSlKO MUSCULOSKELETAL DlSORDERS Dl LABORATORlUM TEKNlK lNDUSTRl UNlVERSITAS PAMULANG Ryan Kevin Pandapotan Tobing; Dwi Suryanto; Marjuki Zulziar
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31592

Abstract

Perusahaan kecil seringkali hanya fokus pada jumlah output yang dihasilkan untuk keuntungan perusahaan. Akibatnya, lingkungan kerja dan kesehatan karyawan terganggu. Risiko sebenarnya dari tidak diterapkannya ergonomi adalah potensi lingkungan kerja yang buruk, serta postur kerja yang tidak tepat, yang dapat menyebabkan cedera otot atau penyakit muskuloskeletal pada karyawan. Hasil pengukuran tingkat risiko ergonomi untuk keluhan nyeri otot (myalgia) pada pekerja produksi di Laboratorium Teknik Industri Universitas Pamulang dengan menggunakan metode pengukuran Ergonomics Rapid Upper Limb Assessment (RULA) menghasilkan grand score analysis dengan skor 7 pada pencampuran bahan bagian, skor 5 pada bagian pengisian, dan skor 4 pada bagian pengemasan.
ANALISIS POSTUR TUBUH OPERATOR GUDANG SECARA ERGONOMI DENGAN METODE RULA & REBA DI DEPARTEMENT WAREHOUSE PT. MEGASETIA AGUNG KIMIA Agam Kurniawan; Achmad Chaerul Muslim
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31583

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi postur tubuh seorang manajer gudang 10 staf. Musculoskeletal Disorders (MSDs) mungkin terjadi akibat pekerjaan gudang untuk operator gudang. Hal ini mungkin karena faktor yang berkaitan dengan postur kerja, seperti sering membungkuk saat menyetrika dan menandai pakaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis posisi kerja pekerja. Dalam investigasi ini, pengukuran diperoleh pada tubuh bagian atas dan bawah menggunakan prosedur RULA dan REBA.. Skornya adalah 7 dan REBA adalah 4, sesuai dengan hasil perhitungan RULA (Rapid Upper Limb Assessment) yang dilakukan oleh operator gudang saat memindahkan bahan baku. Postur tubuh bagian atas pekerja dihitung menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment), dan postur tubuh lengkap mereka dievaluasi menggunakan pendekatan REBA (Rapid Upper Limb Assessment). Sekilas tentang teknik RULA dan REBA yang digunakan oleh staf gudang PT. Megasetia Agung Kimia disajikan dalam publikasi penelitian ini.
ANALISIS PERBAIKAN POSTUR KERJA OPERATOR SABLON BERDASARKAN KELUHAN MUSCULOSCELETAL DISORDERS MENGGUNAKAN METODE NBM DAN QEC DI LABORATORIUM TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS PAMULANG Wildan Mufiet Budiman; Rully Nur Dewanti; Patria Adhistian
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i1.31593

Abstract

Perusahaan menegah kebawah seringkali mengabaikan pentingnya penerapan ergonomi, dari hal tersebut lingkungan kerja dan juga kesehatan karyawan menjadi terabaikan bahkan tidak dilihat. Dampak nyata dari kurangnya penerapan ergonomi adalah lingkungan kerja yang buruk dan juga postur kerja yang salah sehingga berakibat timbulnya resiko cedera otot atau gangguan musculosceletal disorders pada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu memperbaiki postur kerja yang salah sehingga dapat memimalisir resiko terjadinya muculosceletal disorders. Agar proses perbaikan postur kerja sablon dapat tercapai maka dilakukan analisis keluhan subjektif menggunakan metode NBM , sedangkan untuk menganalisis postur dan beban kerjanya digunakan metode QEC. Berdasarkan pengamatan  dengan metode NBM ditemukan bahwa dari empat stasiun kerja, stasiun kerja peeling berada di tingkat resiko “sedang”, sedangkan berdasarkan hasil analisis dengan metode QEC diketahui stasiun kerja peeling memiliki exposure level rata-rata 79,42% sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan perubahan secepatnya. Perubahan berupa rancangan perbaikan postur kerja pada  stasiun kerja peeling, rancangan stasiun kerja tersebut berupa meja dan kursi yang disesuaikan dengan ukuran dimensi antopometri operator,yang diharapkan dapat meminimalisir terjadinya resiko cidera otot atau gangguan musculosceletal disorders.

Page 9 of 15 | Total Record : 142