cover
Contact Name
Marjuki Zulziar
Contact Email
marjuki.zulziar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
marjuki.zulziar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26205726     EISSN : -     DOI : -
Jurnal TEKNOLOGI ; Jurnal Ilmiah dan Teknologi, bertujuan untuk menyediakan forum komunikasi dan sarana publikasi bagi peneliti, pendidik, praktisi dan mahasiswa yang memiliki minat dibidang teknologi, ilmu pengetahuan dan sains. Jurnal TEKNOLOGI; jurnal ilmiah dan Teknologi ini memuat hasil-hasil penelitian dibidang Ilmu pengetahuan dan Sains, inovasi teknologi dan aplikasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 139 Documents
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN AQUADEMIN DENGAN METODE PERIODIC ORDER QUANTITY (POQ) DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI PT. MITRALAB BUANA Samuel Pardamean; Franka Hendra Sukma; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 1 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i1.23786

Abstract

PT Mitralab Buana merupakan perusahaan jasa pengujian laboratorium lingkungan, 80% kegiatan pengujian laboratorium/produksi di perusahaan ini memerlukan Aquademin sebagai bahan baku. Kebutuhan Aquademin yang fluktuatif menyebabkan pengendalian persediaan belum optimum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode pengendalian yang memberikan hasil yang optimum, menghitung titik pemesanan kembali (reorder point), stok pengaman (safety stock), dan tingkat efisiensi biaya. Hasil perhitungan MAD, MSE, dan MAPE menunjukan least square sebagai metode peramalan terpilih. Metode Economic Order Quantity (EOQ) digunakan karena metode ini mempertimbangkan kuantitas pemesanan berdasarkan biaya simpan dan biaya pesan. Metode Periodic Order Quantity (POQ) digunakan karena metode ini memberikan interval atau frekuensi pemesanan yang lebih terpola dan merupakan perkembangan dari Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian menunjukan metode Economic Order Quantity (EOQ) menghasilkan nilai pesanan optimum sebesar 303,1 liter/pemesanan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 14 kali setahun dan metode Periodic Order Quantity (POQ) menghasilkan nilai pesanan sebesar  345,6 liter/pemesanan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 12 kali setahun.  Hasil perhitungan titik pemesanan kembali (Reorder Point)  sebesar 299,98 liter dengan Safety Stock sebesar 299,8 liter. Tingkat efisiensi biaya dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) memiliki tingkat efisiensi biaya sebesar 26,44% sementara metode Periodic Order Quantity (POQ) memiliki tingkat efisiensi biaya sebesar 25,79%.
ANALISIS POTENSI BAHAYA PADA AREA PRODUKSI DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT, AND RISK CONTROL DAN FAULT TREE ANALYSISDIPT. POLYMINDO PERMATA Windy Ardiansyah; Sofian Bastuti; Tedi Dahniar
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 1 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i1.24065

Abstract

PT. Polymindo Permata merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri plastik khususnya menggunakan proses extrusion. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan mengukur tingkat risiko bahaya sehingga dapat diketahui faktor apa saja yang menyebabkan tingkat risiko menjadi extreme sehingga dapat menyebabkan terjadinya kecelaka an kerja di area proses produksi PT. Polymindo Permata. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assesment, and Risk Control (HIRARC) dan Fault Tree Analysis (FTA). Dilihat dari hasil identifikasi dan penilaian risiko yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat 48 potensi bahaya dengan 18 potensi bahaya yang masuk dalam tingkat risiko extreme, 18 potensi bahaya termasuk tingkat risiko high, 7 potensi bahaya termasuk tingkat risiko moderate, dan 5 potensi bahaya masuk dalam tingkat risiko low. Terdapat 2 kegiatan atau aktivitas dengan nilai risiko extreme mencapai 20 yaitu kegiatan pengeboran dan penggerindaan yang terjadi dikarenakan standard keamanan atau Standard Operational Procedure(SOP) yang belum ditetapkan. Sehingga terdapat kondisi atau faktor bahaya saat pengoperasian mesin, area kerja yang tidak aman, serta kurang optimalnya penggunaan alat pelindung diri pada pekerja.
Analisis Identifikasi Tingkat Risiko Kecelakaan Ekskul Pencak Silat Untuk Menurunkan Tingkat Kecelakaan Dengan Metode HIRA Dan PDCA Di SDN Pondok Cina 1 Depok Cholid Abdus Salam; Dadang Kurnia; Mr Ruspendi
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 1 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i1.21846

Abstract

Ekskul pencak silat SDN Pondok Cina 1 Depok adalah salah satu kegiatan yang mempunyai tingkat risiko yang tinggi. Dalam melakukan latihan ekskul pencak silat, tidak lepas dari adanya risiko yang mampu membuat atlet mengalami cidera yang ringan hingga cidera yang parah. Penelitian dilakukan untuk mengetahui proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko serta pengendaliannya pada latihan ekskul pencak silat. Metode yang digunakan dalam melakukan penilitian ini HIRA (Hazard Identification Risk Assessment) dan PDCA (Plant Do Check Action). Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat 16 uraian gerakan dari 6 gerakan. Dengan menggunakan metode HIRARC ditentukan penelitian risiko ini dilakukan pada setiap uraian gerakan dan didapatkan tingkat risiko yang dominan adalah pada uraian gerakan tendangan lurus (A) yang memiliki jumlah tingkat risiko 180 dengan nilai risiko kemungkinan (likelihood) 6, paparan (exposure) 6 dan konsekuensi (consequences) 5. Untuk mengurangi tingkat kecelakaan dengan metode PDCA, diawali Plan (merencanakan) dengan cara mencari faktor penyebab kecelakaan latihan ekskul pencak silat dengan menggunakan diagram sebab akibat (Fishbone) dan NGT (Nominal Group Technique) untuk menentukan faktor penyebab dominan. Tahapan Do merencanakan dan melakukan perbaikan dengan analisa 5W+1H. Tahapan Check yaitu melakukan perbandingan sebelum dan sesudah perbaikan. Tahapan Action yaitu membuat standarisasi dari hasil perbaikan. 
PERBAIKAN KUALITAS AIR MINUM DALAM KEMASAN JENIS CUP DI PT. WAHANA DHARMA PERSADA DENGAN METODE SEVEN TOOLS DAN PDCA Izha Astriyani; Muhammad Shobur; Mr Taufik
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 1 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i1.23795

Abstract

PT. Wahana Dharma Persada terkadang dihadapkan oleh permasalahan dalam pengendalian kualitas dimana kualitas produk tidak sesuai dengan permintaan konsumen atau dapat disebut dengan produk cacat yang tidak sesuai dengan standar sehingga menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Perusahaan memiliki presentase kecacatan rata rata sebesar 3% tiap bulannya dan belum memenuhi standar yang telah ditetapkan yaitu sebesar <2%. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab kecacatan serta memberikan usulan perbaikan produk Air Minum Dalam Kemasan Cup di PT. Wahaan Dharma Persada. Identifikasi parameter terbesar penyimpangan mutu terbesar dilakukan dengan menggunakan Seven Tools yaitu Checksheet, Diagram pareto, peta control, dan diagram sebab akibat. Berdasarkan diagram pareto, kategori kecacatan pada produk yang diprioritaskan adalah cacat karena cup  pengemas double sebesar 34.7%, , lid cup pengemas oversize sebesar 27.85%, dan lid cup kurang press sebesar 18.2% dengan total kumulatif sebesar 81%. Faktor penyebab terjadinya kerusakan adalah faktor manusia, metode, mesin, dan lingkungan. Adapun solusi yang diusulkan adalah dengan menerapkan siklus PDCA yang berdasarkan diagram sebab akibat dengan mengusulkan perbaikan dari tiap faktor penyebab masalah.
PERENCANAAN PRODUKSI GULA MENGGUNAKAN MCTODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DI PT PG CANDI BARU Zamrud Falaq Qodri; Muhammad Shobur; iin Indriani
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.27200

Abstract

Perseroan Terbatas PG Candi Baru adalah perusahaan yang bergerak di bagian  usaha industri  yang menghasilkan gula pasir dengan raw material utamanya berupa tebu. Perusahaan ini memiliki permasalahan dan hambatan dalam proses produksi gulanya, yaitu berupa tidak adanya perencanaan pemesanan bahan baku tebu yang efektif dan juga memiliki kapasitas produksi yang terbatas setiap harinya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menemukan sistem produksi yang efektif dan perencanaan pemesanan bahan baku tebu yang optimal agar perusahaan mencapai target produksi setiap tahunnya. Bersumber permasalahan yang ada tersebut maka dapat dibilang Perseroan Terbatas PG Candi Baru harus melakukan analisis perencanaan dan pengendalian raw material produksi menggunakan mctode Material Requirement Planning (MRP) .Setelah dilakukan penerapan mctode MRP, pabrik berhasil mencapai target produksi sebesar 31.000 ton dengan hanya membutuhkan bahan baku tebu sebanyak 403.000 Ton saja, dan juga mendapatkan perencanaan pemesanan bahan baku tebu yang efektif dari 1 kali pemesanan menjadi 19 kali pemesanan, hal ini diperlukan agar menjaga kualitas tebu agar tidak mengalami penurunan kualitas selama di penyimpanan perusahaan. Menarik kesimpulan dari hasil pembahasan bahwa terjadi penumpukan bahan baku tebu di penyimpanan perusahaan dan menyebabkan menurunnya kualitas tebu sehingga mctode MRP digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
ANALISIS PERBAIKAN KUALITAS PADA PROSES PRODUKSI MARGARIN KEMASAN 200 GRAM UNTUK MENURUNKAN CACAT DENGAN METODE TAGUCHI DI PT. TUNAS BARU LAMPUNG TBK Mr Marjuni; Syahreen Nurmutia; Andry Septianto
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 3, No 2 (2020): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v3i2.19698

Abstract

Dalam suatu Perusahaan mengharapkan kualitas produk yang baik. PT. Tunas Baru Lampung Tbk memproduksi margarin kemasan 15 kg dalam menjaga kualitas produknya diatur oleh departemen Quality Control untuk menyesuaikan spesifikasi yang telah ditentukan. Salah satu aktivitas dalam menjaga kualitas yang baik dengan melakukan pengambilan sampel. Namun didalam pengambilan sampel masih ada kendala jika sampel yang diambil ternyata outspec dan memiliki waste produk, akan merugikan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu baku pada inspeksi pengambil sampel agar lebih efektif, efisien dan mempunyai standart waktu yang tepat serta dapat menurunkan waste. Agar pekerjaan tersebut lebih efisien maka dilakukan penelitian dengan menghitung waktu bakunya dengan metode Stopwatch Time Study kemudian dianalisis aktivitasnya dengan metode Westinghouse lalu memberikan saran dengan mengganti letak pengambilan sampel. Setelah dilakukan pengambilan data, didapat lima tahapan untuk pekerjaan pengambilan sampel melalui finish product dan terdapat waste produk karena sampel yang diuji mengalami outspec. Selanjutnya dilakukan pengolahan data waktu baku pengambilan sampel melalui finish product dengan hasil sebesar 2467,92 detik dan memiliki waste produk sebanyak 1179 dus. Kemudian hasil tersebut dianalisis aktivitas dan streamling nya yang menghasilkan usulan yaitu melakukan pengambilan sampel melalui premix tank, yang waktu bakunya telah dihitung dan didapat sebesar 1912,48 detik dan tidak mendapatkan waste produk (zero waste) jika mengalami outspec
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT PRODUK STAND AIR CONDITIONER SYSTEM DARI PROSES PENGELASAN DENGAN METODE QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) DI CV. RAMA TEKNIK Muhammad Mursid Mutaqin; Budi Aprina; Khasbunallah Khasbunallah
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25087

Abstract

CV. Rama Teknik selaku perusahaan yang bergerak dibidang industri otomotif sangat memperhatikan kualitas dari produknya Dengan salah satu produk yang dihasilkan ialah Stand Air Conditioner System, yang dimana di dalamnya terdapat material stand yang diproduksi langsung oleh perusahaan tersebut dengan jumlah yang banyak serta memiliki jumlah defect yang cukup banyak. Dari data diatas menunjukan bahwa jumlah kerangka stand yang cacat dari proses las cukup tinggi presentasinya, dari periode januari sampai oktober jumlah produk cacat keseluruhan adalah 144 atau sekitar 10,73% dari jumlah keseluruhan produk hal ini menjadi masalah CV. Rama Teknik dalam proses produksi dan metode yang cocok untuk mengendalikan mutu produk dan mengurangi jumlah produk yang mengalami cacat adalah dengan menggunakan metode Quality Control Circle (QCC). Untuk memecahkan masalah yang ada dan meminimalisasi penyebab dominan maka perbaikan yang dilakukan mengacu pada pemilihan langkah perbaikan yang lebih efektif dan efisien. Mengumpulkan informasi dan menganalisis permasalahan yang terjadi menggunakan prinsip 5W1H yaitu: What, When, Where, Why, Who dan How. Setelah melihat data hasil langkah perbaikan cacat dari proses las dan target penurunan yang tercapai, maka akan di lakukan perbaikan selanjutnya. Karena konsep Quality Control Circle ini adalah perbaikan kualitas yang bersifat kontinyu yang artinya perbaikan tersebut akan selalu berlanjut pada perbaikan berikutnya secara terus menerus.   
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN CURING SAMPEL COMPOUND TEST DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFECTIVENES di PT. GAJAH TUNGGAL Tbk Habil Husein; Ruspendi Ruspendi
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25080

Abstract

Laboratorium Departemen Research & Development perusahaan PT. Gajah Tunggal Tbk  hanya memiliki sebuah mesin curing untuk proses pematangan sampel compound test. Hal ini mengakibatkan keterlambatan dalam pencuringan sampel compound test, dimana akan berpengaruh  dalam pengambilan keputusan pada next proses karena setiap data pengetesan akan digunakan sebagai judgement oleh requester.  Persentase waktu produksi mesin tersebut yang tidak dapat mencapai 50% jam kerja dianggap tidak optimal. Perlu dilakukan perhitungan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Analisa Six Big Losses untuk meningkatkan kinerja mesin. Metode tersebut dapat mengetahui seberapa efektif proses produksi yang sedang berlangsung dan dapat mengetahui faktor yang mempengaruhi penurunan produktivitas mesin menggunakan analisa Six Big Losses. Kemudian perusahaan dapat menentukan fokus perbaikan dengan menggunakan analisa diagram sebab-akibat dan diagram pareto.  Didapatkan nilai OEE sebesar 39%-52%. Faktor Sig Big Losses yang mempengaruhi nilai OEE adalah Reduced Speed Losses sebesar 71% dan Set Up & Adjustment Losses sebesar 14%. Diberikan usulan perbaikan diantaranya melakukan preventive maintenance, melaksanakan aoutonomus maintenance, menambah jumlah mold, dan mengganti waktu set up.
ANALISIS PRODUK CACAT PADA PRODUKSI PROFILE THATCH LEAF MT-ARUROG TEXTURED SINGLE SIDE BRUSHED EFFECT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DENGAN METODE TAGUCHI DI PT. POLYMINDO PERMATA Agus Alif Munandar; Muhammad Shobur; M Mualif
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 3, No 2 (2020): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v3i2.19699

Abstract

Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah ditemukannya sejumlah cacat produksi. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak-pihak di bagian Quality Control dan Production, terjadinya cacat produk tersebut terutama terjadi pada varian produk Thatch yaitu dimensi panjang gulungan. Cacat dimensi selalu menempati posisi tertinggi dalam produksi. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan proses serta dapat menekan biaya dan tenaga kerja seminimal mungkin. Hasil penerapan Taguchi Experimen didapatkan pengaturan level yang optimal untuk tiga faktor yaitu temperatur ekstruder level 2 203ºC, tekanan dorong level 1 178 MPa, dan volume material level 2 10 mm. Pada pengujian hipotesis nilai F hitung ketiga faktor lebih besar dari nilai F tabel, sehingga ketiga faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap hasil percobaan. Efisiensi diperoleh dari perbandingan jumlah cacat dimensional sebelum 6,90% dan sesudah percobaan Taguchi adalah 5,55%.
PROSES PERANCANGAN PRODUKSI MEBEL DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT DI USAHA CV. MANSHURIN JAYA MEBEL Diva Wahyu Saputra; Yudi Maulana
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25088

Abstract

CV. Manshurin Jaya Mebel merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk mebel. Kemunculan bermacam-macam Jenis barang furniture membuat persaingan pasar semakin liar dan menyebabkan para pembuatnya saling bersaing untuk memberikan barang-barang terbaik mereka untuk menarik perhatian pembeli. Didalam Penelitian yang akan dibuat ini, produk mebel pada CV. Manshurin Jaya Mebel dalam proses pembuatannya menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode Analisis dan Pengumpulan data-data yang akan dipakai lewat wawancara / pertanyaan secara tatap muka dan kuesioner. Data-data yang akan dipakai dikumpulkan melalui penyebaran 9 pernyataan yang akan ada didalam kuisioner. Hipotesis dari penelitian yang dilakukan ini akan menggunakan Analisis uji validitas dan uji reliabilitas. Penggunaan variabel untuk tingkat graduasi warna mebel/furnitur kursi dan meja dalam pemeriksaan House of Quality (HOQ) memiliki hubungan yang paling mendasar jika dibandingkan dengan reaksi khusus lainnya. tingkat Validitas berada di level paling atas kepastian (r > 0,3), Sedangkan untuk Pengujian Reliabilitas menemukan hasil yaitu Cronbach Alpha > 0,6. Dengan adanya penelitian ini diharapkan Pembeli puas dengan model kursi dan meja yang sangat nyaman dipakai, dan level kreativitas yang begitu bagus, serta bisa bermanfaat untuk kebutuhan pelanggan.

Page 7 of 14 | Total Record : 139