cover
Contact Name
Marjuki Zulziar
Contact Email
marjuki.zulziar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
marjuki.zulziar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26205726     EISSN : -     DOI : -
Jurnal TEKNOLOGI ; Jurnal Ilmiah dan Teknologi, bertujuan untuk menyediakan forum komunikasi dan sarana publikasi bagi peneliti, pendidik, praktisi dan mahasiswa yang memiliki minat dibidang teknologi, ilmu pengetahuan dan sains. Jurnal TEKNOLOGI; jurnal ilmiah dan Teknologi ini memuat hasil-hasil penelitian dibidang Ilmu pengetahuan dan Sains, inovasi teknologi dan aplikasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 139 Documents
ANALISIS PEN`GUKURAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SEBAGAI DASAR OPTIMASI PRODUKTIVITAS MESIN LIPAT PAPER (HANGZHOU) DI PT. SELAMAT SEMPURNA. Tbk Muhammad Arif Rahmandika; Rusmalah Rusmalah
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25081

Abstract

PT. Selamat Sempurna Tbk bergerak dibidang industri manufaktur, khususnya pada pembuatan komponen filter. Salah satu bagian dari pembuatan filter yang paling penting yaitu media kertas penyaringan kotoran. Pada pembuatan media paper ini dilakukan proses dengan mesin yaitu mesin lipat kertas. Karena media kertas merupakan bagian utama dalam pembuatan filter maka dilakukanya riset untuk efektivitas dari proses pembuatan media kertas tersebut. Riset ini dilakukan dengan metode Overall equipment Effectiveness (OEE). Metode ini dapat memperlihatkan apakah mesin sudah memenuhi standar efektivitas atau belum. Dan dari metode ini juga dapat dilihat berbagai macam faktor yang mempengaruhi keefektivitasan mesin. Untuk perhitungannya, OEE memiliki 3 poin indikator, yaitu availability, performance dan quality. Yang dimana metode six big losses dapat memperlihatkan faktor tersebut. Hasil memperlihatkan bahwa rata-rata efektivitas mesin selama masa pengamatan yaitu 70.6% dan 76% (dari 2 mesin yang diamati). Yang dimana rata-rata nilai dari availability 78,01% dan 84,04%, peformance 94,61% dan 94,56% dan quality 95,67% dan 95,57%. Dimana faktor yang paling mempengaruhi dari pengurangannya efektivitas pada mesin lipat kertas hangzhou adalah setup and adjustment losses.  
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BAJA LAPIS SENG (BJLS) MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN METODE PERIOD ORDER QUANTITY (POQ) DI PT. ARISTA PRATAMA JAYA Saipul Bachri; Mrs Estiningsih; Mr Sudiman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 3, No 2 (2020): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v3i2.19700

Abstract

PT. Arista Pratama Jaya belum melakukan penyediaan bahan baku secara optimal, terkadang bahan baku yang dipesan berlebih sehingga stok menumpuk. Frekuensi pemesanannya juga tidak teratur karena perusahaan melakukan perhitungan pemesanan secara manual. Baja Lapis Seng (BJLS) merupakan bahan baku yang sangat penting, karena kebutuhannya yang banyak. Penelitian ini bertujuan agar dapat menentukan urutan kuantitas menjadi lebih ekonomis, meminimalkan biaya pemesanan ulang dan juga biaya penyimpanan. Metode EOQ dan metode POQ dapat menyelesaikan masalah diatas. Hasil penelitian menunjukkan Total biaya persediaan dari kebijakan perusahaan memiliki angka tertinggi dengan biaya sebesar Rp. 12.045.308,9 per tahunnya dengan frekuensi pembelian tidak teratur, kemudian hasil total persediaan dengan metode EOQ memperoleh biaya sebesar Rp. 9.472.626,9 per tahunnya dengan frekuensi pembelian sebnyak 25 kali, sedangkan hasil yang diperoleh dengan metode POQ memiliki nilai paling efesien dibanding kebijakan perusahaan dan metode EOQ yaitu sebesar Rp. 3.303.292,8 per tahunnya, dengan frekuensi pembelian sebnyak 7 kali. Biaya persediaan yang dapat dihemat sebesar Rp. 8.742.016,1 per tahunnya dibandingkan dengan kebijakan perusahaan
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PENGERINGAN JAHE MERAH BUBUK DENGAN PENDEKATAN SATISTIK ANOVA PADA PT. NSP agus Nurrokhman; Nova Wisnianngsih; Yusuf Purwanto
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keseragaman mesin pengeringan atau mesin oven yang digunakan dalam membuat jahe merah bubuk  pada PT. Natrindo Surya Prima agar kualitas produk jahe tersebut tetap terjaga. Diketahui kadar air jahe merah bubuk yang ditetapkan oleh perusahaan adalah sebesar 7,5%. Mesin pengering yang digunakan untuk mengeringakan jahe merah bubuk diketahui ada 7 buah. Sedangakan untuk mengetahu keseragaman mesin digunakanlah analisis pendekatan Anova satu arah dengan melakukan tabulasi data terlebih dahulu. Langkah yang dilakukan adalah dengan cara. Pertama mengumpulkan sampel dan mengelompokkan data berdasarkan kategori tertentu serta membuat hipotesis nol (H0) dan hipotesis alternatif (H1). Dari hasil perhitungan dengan analisa ANOVA diperoleh F hitung sebesar 14.87, sedangkan dengan taraf nyata sebesar 5% diketahui F tabel sebesar 3.49, sehingga bisa disimpulkan bahwa Jenis mesin berpengaruh terhadap kadar air yang dihasilkan dikarenakan F hitung lebih besar dari pada F tabel
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK LATEX BINDER DENGAN METODE KAIZEN DAN SIKLUS PDCA SERTA SEVEN TOOLS DI PT. TMC Aninda Putri; Dadang Kurnia; Rully Nur Dewanti
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25083

Abstract

PT. TMC merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri kimia. Salah satu permasalahan yang terjadi pada tahun 2021 yaitu adanya produk cacat pada  latex binder sampai mencapai 17.45%. Oleh karena itu untuk mengetahui faktor penyebab cacat serta untuk meminimalisir produk yang cacat dilakukan analisa dengan menggunakan metode kaizen dan siklus PDCA serta seven tools pada PT. TMC. Berdasarkan hasil analisa dan juga beberapa referensi menunjukkan bahwa cacat produk latex binder yang terbanyak disebabkan oleh parameter residu. Hal tersebut terjadi karena kurang sempurnanya proses pre-emulsion monomer yang terjadi pada mesin Gear Pump yang performance-nya telah menurun. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan penggantian mesin Gear Pump menjadi mesin Dispersing Pump sehingga dapat menurunkan cacat pada produk Latex Binder dari 17.45% menjadi 2.7%.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SASIS HT-661 MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROSESS CONTROL PADA PT. TEKNOPLAST Muhammad Erwin Haryanto; Rini Alfatiyah; Wanto Sarwoko
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 3, No 2 (2020): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v3i2.19702

Abstract

PT. Teknoplast mengalami permasalahan dalam membuat produk yang dihadapi dalam membuat produk mainan anak-anak, jumlah produk cacat yang masih di atas batas maksimal yang sudah ditetapkan khususnya pada produk Sasis HT-661. Untuk mengurangi jumlah cacat tersebut diperlukan metode pengendalian kualitas. Selanjutnya dengan menggunakan metode Statistical Prosess Control dengan perhitungan diagram pareto, histogram, dan peta kendali p diperoleh 3 jenis cacat terbesar yang di prioritaskan untuk dilakukan perbaikan dengan pengurutan tingkat terbesar kecacatan produk adalah Short Shot sebesar 5.754 pcs, Weld Line sebesar 1.072 pcs, dan Silver Streak 866 pcs. Selanjutnya, usulan perbaikan yang diberikan dapat diketahui faktor penyebab cacat berasal dari faktor manusia, faktor mesin/peralatan yang tidak dalam kondisi baik saat digunakan, bahan baku material yang perlu dijaga kualitasnya, metode kerja yang harus dilaksanakan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan dan faktor lingkungan yang harus dijaga kebersihan untuk menghasilkan output sesuai standar. Sehingga, perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan serta perbaikan dengan fishbone dan perbaikan 5W+1H untuk menekan tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas produk.
RANCANGAN IMPLEMENTASI TPM PADA MESIN MED UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DI PLTU BANTEN 3 LONTAR OMU Muhammad Rohimin; Teddy Dahniar; Agus Nurrokhman
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25848

Abstract

PLTU Banten 3 Lontar adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang berbahan bakar UtamaBatubara, didalam pengoperasian PLTU ada beberapa kendala untukpenyuplaian MED yang tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan efektivitas mesin dan peralatan yang diakibatkan oleh six big losses. Total Productive Maintenance (TPM) adalah suatu prinsip manajemen untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi perusahaan dengan menggunakan mesin secara efektif. Kesimpulan yang dapat diambil pada mesin turning star sb-16 bahwa nilai OEE untuk periode April sampai November berkisar antara 62.89% Sd 72.44%. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan mesin MED tergolong rendah karena Mesin MED dalam pencapaian efektivitas penggunaan mesin belum cukup karena mesin dibawah kondisi yang ideal 85% untuk mencapai yang ideal diperlukan tindakan perbaikan. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab yang terjadi dalam efisiensinya mesin Multy Effect Desalination dikarenakan mengalami kerusakan, hal ini yang menimbulkan mesin Multy Effect Desalination tidak beroperasi secara maksimal dan berhenti beroperasi. Dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) memperlihatkan nilai OEE dari 71%.  
ANALISIS POSTUR KERJA WELDER LISTRIK DENGAN METODE OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) DI PT. PJ-TEK MANDIRI Nur Hasna Fauziah; Rini Alfatiyah; Mr Rusmalah
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 3, No 2 (2020): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v3i2.19697

Abstract

Aktivitas mengelas pipa di workshop PT. PJ-Tek Mandiri dilakukan secara manual oleh welder. Kegiatan mengelas dilakukan secara terus-menerus dapat menyebabkan risiko musculoskeletal disorders (kelainan otot) pada welder. Penyebaran kuesioner Nordic Body Map (NBM) diketahui beberapa keluhan yang dialami welder pada saat mengelas. Metode OWAS merupakan metode untuk mengevaluasi dan menganalisis sikap pekerja yang dapat menyebabkan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Beberapa aktivitas welder pada saat mengelas pipa di workshop PT. PJ-Tek Mandiri yaitu mulai dari penyalaan busur las, mengelas postur 1, mengelas postur 2, dan pematian busur las. Hasil perhitungan dengan metode OWAS yang menyebabkan risiko musculoskeletal diperoleh skor tertinggi adalah pada elemen kegiatan penyalaan busur las dan mengelas postur 1 dengan level risiko 4 (perlu perbaikan secara langsung/saat ini juga), elemen kegiatan pematian busur las dengen level risiko 3 (perlu perbaikan segera mungkin) dan mengelas postur 2 dengan level risiko 2 (perlu perbaikan dimasa yang akan datang). Usulan perbaikan postur kerja adalah dengan merekomendasikan perubahan pada penyangga pipa agar lebih menaik keatas (20o) agar postur kerja welder pada saat mengelas tidak lagi mengalami keluhan musculoskeletal dengan skor yang tinggi
ANALISIS DEFECT TIRE DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE EFFECTS AND ANALYSIS DI PLANT H PADA PT.GAJAH TUNGGAL Tbk Ridwan Hadi; Ruspendi Ruspendi
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.25085

Abstract

PT. Gajah Tunggal Tbk adalah perusahaan komponen otomotif yang bergerak di bidang manufakur dengan produk ban untuk berbagai jenis kendaraan mulai dari sepeda motor hingga mobil. Tingkat terjadinya kegagalan produk defect merupakan suatu masalah yang selalu diupayakan untuk diminimalisasikan oleh suatu perusahaan guna memaksimalkan hasil kualitas produk, hal tersebut  juga yang dilakukan PT.Gajah Tunggal Tbk yang berkonsisten menghasilkan produk yang berkualitas baik.Salah satu dari faktor utama suatu pencapaian kualitas paling baik dari suatu produk yang dihasilkan oleh PT.Gajah Tunggal Tbk yaitu dengan berusaha meminimalkan terjadinya defect pada hasil produksi. Hal ini bisa menghindari produk dengan kualitas yang tidak baik terbuang ke pasar sehingga citra atau nilai perusahaan menjadi buruk dalam produk yang dihasilkan. Berdasarkan pengolahan data defect tire selama tahun 2020 dari bulan Januari sampai dengan Desember terdapat empat besar defect yang dominan yaitu Blown Tread menempati posisi teratas denga total quantity 4.056 pcs tire atau (28,17 %) selanjutnya, yaitu : Under Cure 2.910 pcs tire atau (20,21 %),  Leaky Bladder 2.817 pcs tire atau (19,56 %) dan Buckle Bladder 1.615 pcs tire atau (11,22%).Dengan adanya analisis ini, diharapkan kedepannya perusahaan PT.Gajah Tunggal Tbk selalu menghasilkan produk yang berkualitas serta dapat memenuhi kebutuhan pasar. Bila perusahaan dapat memenuhi hal tersebut. Tentunya kepuasan konsumen akan meningkat dan target perusahaan dapat terwujud.  
ANALISA PERSEDIAAN PLYWOOD UNTUK MENGURANGI BIAYA MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER PADA PT XXX Adi Candra
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v4i2.27845

Abstract

PT. XXX merupakan perusahaan supplier produk barang yang menjual bahan baku pembuatan furniture yaitu plywood. Persediaan bahan baku dan persediaan barang dagang sebagai elemen penting dari modal perusahaan, merupakan aset penting perusahaan yang keadaannya selalu berubah-ubah, dalam artian persediaan akan mengalami perubahan secara terus menerus selama proses produksi perusahaan berjalan. Masalah persediaan adalah salah satu masalah perusahaan yang vital untuk di cermati perusahaan, hal ini sedang dialami pada PT. XXX, dimana seringkali terjadi ketidak akuratan pendataan stok plywood yang mengakibatkan kurang tepatnya pengambilan keputusan dalam pemesanan plywood dan dari pabrik dan tidak adanya penerapanan reorder point, yang mengakibatkan membengkaknya biaya persediaan yang harus di tanggung PT. XXX . Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode EOQ (Economic Order Quantity) yang bertujuan untuk menganalisispengendalian persediaan plywood. Setelah dilakukan evaluasi, ditemukan beberapa perbedaan, diantaranya total biaya persediaan menurut metode perusahaan sebesar Rp. 6.516.662,3 sedangkan dengan menggunakan metode EOQ hanya Rp. 4.978.639,4. bila awalnya perusahaan melakukan 6 kali pemesanan barang, dengan metode EOQ, perusahaan hanya perlu melakukan 3 kali pemesanan barang dalam bulan Juli sampai dengan Agustus 2021, reorder point ketika stok 8.215 lembar dan safety stock 2.524 lembar.
Analisis Pengendalian Kualitas Penyebab Defect Produk Kaca Helm Dengan Metode New Seven Tools dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT Triple Five Plastic Utama agus Syahabuddin; adi chandra; ahmad zaelani
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tkg.v5i2.29442

Abstract

PT. Triple Five Plastics Utama adalah perusahaan plastic injection molding yang memproduksi kaca helm. Perusahaan mengalami permasalahan defects produk yang melebihi 3% dari finished goods dalam satu tahun. Dalam penelitian ditemukan beberapa jenis defects yang sering terjadi, yaitu: Over Cut, Flashing, dan Defect Silver. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya defects dan memberikan usulan perbaikan dengan menggunakan metode New Seven Tools dan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan perbaikan pengendalian kualitas. Berdasarkan penelitian didapatkan jenis defects yang sering terjadi adalah Defect Silver sejumlah 10.530 Pcs atau 44% sehingga diprioritaskan untuk dilakukan tindakan perbaikan dengan melakukan analisis faktor penyebab menggunakan metode New Seven Tools dan diidentifikasi menggunakan metode FMEA. Hasil penelitian ini mendapatkan satu proses paling tinggi mengalami penyebab defects yaitu pada “Operator belum memahami proses penggunan mesin’ dengan nilai RPN 504, dan hasil  analisis diketahui faktor utama penyebab jenis defects tersebut yaitu faktor manusia, faktor mesin, faktor metode, serta faktor lingkungan sehingga ditentukan usulan perbaikan dengan metode 5W+1H yaitu melakukan pelatihan kepada operator, dibuatkan peraturan sesuai SOP, dan dibuatkan jadwal pengawasan secara konsisten. 

Page 8 of 14 | Total Record : 139