cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 506 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IX SMPN 1 KAMPA Resti Yanda Anitia; Elmustian Elmustian; Silvia Permatasari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1102

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan suatu kompetensi yang memiliki posisi yang sangat strategis, namun sayangnya kemampuan ini menjadi kemampuan dengan capaian yang paling rendah dari ketiga capaian berbahasa lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat dan menganalisis pengaruh penggunaan dari aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran dalam melatih keterampilan berbicara siswa kelas XI SMPN 1 Kampa pada materi teks prosedur. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan desain pretest-posttest control group. Penarikan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini terdiri dari 46 siswa dengan sampel pada kelas eksperimen yang menggunakan TikTok (22 siswa) di kelas IX1 dan pada kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional (24 siswa) di kelas IX2. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui tes lisan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji independent sample t-test, dan effect size). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (80,47) secara signifikan lebih tinggi dari rata-rata kelas kontrol (71,29). Uji t-test memperoleh nilai signifikansi 0,003 (< 0,05), yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Uji effect size memperoleh nilai (Chohan’sd) sebesar 0,93 yang mendeskripsikan bahwa pengaruh yang penggunaan TikTok dikategorikan sedang. Simpulan penelitian ini adalan penggunaan aplikasi TikTok memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Aplikasi ini disarankan untuk guru dalam mempertimbangkan penggunaannya sebagai media alternatif dalam pembelajaran berbicara.
SOCIAL AND CULTURAL DIMENSIONS IN ENGLISH LANGUAGE LEARNING: THEIR ROLE IN THE DEVELOPMENT OF SECOND LANGUAGE SKILLS Lastri Wahyuni Manurung; Christina Natalina Saragi; Febrina S.L. Lumbantobing; Desi.A.R Simbolon
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1103

Abstract

This study investigates the influence of social and cultural factors on the acquisition of English-speaking skills among university students in Indonesia. While previous research has highlighted the importance of cognitive and instructional factors in second language acquisition, relatively few studies have examined the broader sociocultural context of English learning in the Indonesian EFL setting. Using a mixed-methods design, this research involved 33 sixth-semester students of the English Education Program at Universitas HKBP Nommensen, Medan, comprising 8 males and 25 females from Batak Toba and Nias ethnic backgrounds. Data were collected through speaking tests, semi-structured interviews, questionnaires, and classroom observations. The findings reveal that social background factors—including socioeconomic status, access to English courses, and family environment—affect students’ speaking proficiency. Additionally, cultural exposure, including engagement with English media and intercultural experiences, plays a crucial role in enhancing fluency, confidence, and communicative competence. The study concludes that language learning is inseparable from its sociocultural context, emphasizing the need for culturally responsive pedagogy in Indonesian higher education.
MODALITAS TUTURAN MASYARAKAT PESISIR PULAU AY KECAMATAN BANDA Muhammad Miftah Sabban; Fadly Kasdam
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1104

Abstract

Pesisir pulau Ay adalah daerah yang memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Kehidupan masyarakat di pesisir pulau Ay erat kaitannya dengan laut, sehingga terdapat banyak aspek budaya yang berkaitan dengan laut, seperti nelayan, perikanan, dan budaya makanan laut. Dalam tuturan masyarakat pesisir pulau Ay, terdapat penggunaan modalitas yang khas dan berbeda dengan tuturan masyarakat di daerah lain. Penelitian tentang penggunaan modalitas dalam tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay dilakukan dengan tujuan untuk memahami bagaimana masyarakat pesisir menggunakan modalitas atau gaya bahasa non-literal dalam komunikasi sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyiapkan alat bantu penelitian berupa telepon genggam yang digunakan untuk merekam percakapan atau tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay dan buku catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model alir yang meliputi tiga komponen, yaitu 1) reduksi data; 2) penyajian data; dan 3) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan modalitas probabilitas dalam tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay sering kali mencerminkan cara mereka mengungkapkan keyakinan, kemungkinan, dan harapan terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti hasil tangkapan ikan, cuaca, dan interaksi sosial. Penggunaan ungkapan yang menandakan ketidakpastian menunjukkan bagaimana mereka menghadapi lingkungan yang dinamis dan tidak terduga, serta mencerminkan adaptasi mereka terhadap kondisi yang sering berubah. Di sisi lain, modalitas usualitas menyoroti kebiasaan dan tradisi yang terinternalisasi dalam masyarakat. Tuturan yang menunjukkan kebiasaan atau norma sosial mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi, seperti gotong royong, kearifan lokal, dan interaksi komunitas. Penggunaan modalitas ini tidak hanya berfungsi untuk menggambarkan tindakan yang biasa dilakukan, tetapi juga berfungsi sebagai penguat identitas dan solidaritas antaranggota masyarakat.
ANALISIS KAJIAN EKSPRESIF DARI BUKU ANTOLOGI PUISI ANJING GUNUNG KARYA IRMA AGRYANTI SEBAGAI BENTUK DARI APRESIASI PUISI Keisya Khansa Salsabila; Rafii Ahmad; Rizka Fadillah; Fitrya Ramadhani; Elmustian Elmustian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis antologi puisi Anjing Gunung karya Irma Agryanti dengan menggunakan pendekatan ekspresif sebagai bentuk apresiasi terhadap karya sastra modern Indonesia. Pendekatan ekspresif menempatkan karya sastra sebagai cerminan kepribadian, emosi, dan pengalaman batin pengarang. Melalui metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menelaah unsur-unsur bahasa seperti diksi, gaya bahasa, dan citraan alam yang digunakan Irma Agryanti untuk mengekspresikan perasaan, pandangan hidup, serta perjalanan spiritualnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi-puisi dalam Anjing Gunung mencerminkan dinamika emosi penyair, meliputi harapan, kekaguman terhadap alam, kehilangan, kecemasan, serta kesunyian sebagai ruang introspeksi diri. Simbol-simbol alam seperti gunung, angin, dan hujan digunakan sebagai media pengungkapan batin yang lembut namun sarat makna eksistensial. Karya ini memperlihatkan bahwa Irma Agryanti menghadirkan puisi sebagai sarana refleksi dan komunikasi emosional antara penyair dan pembaca. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa puisi Anjing Gunung bukan hanya bentuk ekspresi estetika, tetapi juga manifestasi kedalaman spiritual dan kemanusiaan penyair perempuan Indonesia.
PENGEMBANGAN FITBAR (FLIPBOOK INTERAKTIF BERBASIS ANDROID) PADA MATERI TEKS NARASI UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Nur Yasmi; Hety Diana Septika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1106

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan menuntut guru menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Kurangnya inovasi penggunaan bahan ajar dan rendahnya pemahaman siswa terhadap teks narasi menjadi dasar pengembangan FITBAR sebagai bahan ajar interaktif untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan pengembangan dan menelaah kelayakan FITBAR dalam pembelajaran menulis teks narasi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE melalui lima tahap: analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Hasil validasi menunjukkan FITBAR memperoleh skor rata-rata 91,33% dengan kategori sangat layak, sedangkan respon pengguna mencapai 88% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan FITBAR teks narasi dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar interaktif di Sekolah Dasar.
KAJIAN KRITIK SOSIAL PADA KUMPULAN PUISI KHOTBAH SI BISU KARYA DEDDY ARSYA DALAM PERSPEKTIF SASTRA MODERN Faza Dwijayanti; Nabilla Nathania; Vanesha Grace Situmorang; Zaky Dikro Pratama; Elmustian Elmustian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1108

Abstract

Penelitian ini membahas kritik sosial dalam kumpulan puisi Khotbah Si Bisu karya Deddy Arsya melalui perspektif sastra modern dan pendekatan sosiologi sastra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kritik sosial yang terkandung dalam puisi, seperti ketimpangan ekonomi, budaya, krisis spiritual, kekerasan, lingkungan, dan ketidaberdayaan serta kekuasaan. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi dan pendekatan kontekstual sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Deddy Arsya menggunakan bahasa simbolik dan metafora modern untuk menyoroti persoalan sosial masyarakat kontemporer, khususnya dalam konteks Minangkabau dan Indonesia modern. Melalui puisinya, penyair menggabungkan estetika dan etika untuk menghadirkan refleksi terhadap kondisi sosial yang sarat ketimpangan, sekaligus menggugah kesadaran kritis pembaca. Karya ini menegaskan fungsi sastra modern bukan sekadar estetika, melainkan juga media perlawanan dan refleksi terhadap realitas sosial yang dinamis.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN MASYARAKAT JORONG PASAR BARU CUPAK KABUPATEN SOLOK Ilma Putri Yeniza; Charlina Charlina; Tria Putri Mustika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1109

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan fungsi implikatur percakapan pada percakapan masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak, Kabupaten Solok. Fokus pada peneilitian ini adalah percakapan sehari-hari masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak yang melibatkan berbagai konteks sosial, seperti interaksi antartetangga dan percakapan dalam lingkungan sekitar yang sering kali melanggar prinsip percakapan dan bagaimana implikatur digunakan sebagai sarana untuk menjaga kesantunan dalam interaksi sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik rekam, simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak menggunakan empat bentuk dan lima fungsi implikatur percakapan. Bentuk dan fungsi implikatur percakapan yang paling banyak digunakan yaitu bentuk interogatif dan fungsi direktif, sedangkan yang paling sedikit digunakan yaitu bentuk deklaratif dan fungsi deklaratif.
PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL RUANG CIPTA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PANTUN BAGI SISWA KELAS VII Alin Ulya Wati; Rahmawati Mulyaningtyas
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk media digital bernama Ruang Cipta dan mengukur kelayakannya dalam pembelajaran menulis materi teks pantun. Media Ruang Cipta yang dikembangkan berupa flipbook terintegrasi dengan platform FlipHTML5, Google Sites, serta Google Form. Media ini memiliki kelebihan pada tampilan visual layaknya buku yang bisa dibolak-balik per halaman, kemudahan akses dari berbagai perangkat digital, serta fleksibilitas untuk pembelajaran secara individual maupun kelompok. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi model ADDIE yang terdiri dari analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan) disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Uji kelayakan media dilakukan oleh seorang ahli materi sekaligus media pembelajaran. Sementara itu, uji coba dilakukan kepada kelompok kecil yaitu empat orang siswa sekolah menengah pertama kelas VII. Data penelitian ini digolongkan menjadi dua macam yaitu data kuantitatif berupa skor/angka dari lembar validasi ahli dan angket respons siswa. Data kualitatif berupa komentar, saran, dan catatan observasi/wawancara dari ahli dan siswa yang digunakan untuk menjelaskan temuan dan menjadi dasar revisi media. Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan tingkat validitas sangat tinggi, dengan skor validasi materi 100% dan media 92,8%. Uji coba pada kelompok kecil, siswa memberikan respons positif dengan rata-rata skor 97,75%, yang mengindikasikan media Ruang Cipta layak digunakan dalam pembelajaran menulis pantun.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU PERISTIWA UNTUK PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII UPT SMP NEGERI 3 SRENGAT Yulifa Roselawati; Dian Etikasari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1111

Abstract

Pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 3 Srengat masih mengalami kendala dalam menemukan ide, memilih diksi, dan mengembangkan imajinasi secara kreatif. Hal ini disebabkan keterbatasan media pembelajaran yang masih didominasi buku teks dan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji efektivitas media kartu peristiwa sebagai media visual untuk mendukung pembelajaran menulis puisi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi tujuh tahap. Data diperoleh melalui pretest–posttest, observasi, wawancara, dan angket validasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan uji Independent Sample T-Test dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan media kartu peristiwa berada pada kategori sangat layak dengan skor validasi 94,6% (ahli materi), 94% (ahli media), dan 91% (praktisi). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar menulis puisi siswa dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) serta N-Gain Score sebesar 71,49% (cukup efektif). Media kartu peristiwa terbukti membantu siswa menemukan ide, memperkaya kosakata, serta meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar.
STRATEGI MANAJEMEN KESEJAHTERAAN BERBASIS MOTIVASI INTRINSIK PENGUATAN PERAN GURU SEBAGAI AGEN TRANSFORMASI PENDIDIKAN Anis Widayati; Evi Susi Sandrawita; Lili Rusliani; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1113

Abstract

Transformasi pendidikan yang berkelanjutan menuntut peran aktif guru sebagai agen perubahan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga sejahtera secara psikososial. Penelitian ini mengkaji strategi manajemen kesejahteraan berbasis motivasi intrinsik dalam memperkuat peran guru sebagai agen transformasi pendidikan. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengembangan sistem dukungan yang mendorong aktualisasi diri, otonomi, dan rasa memiliki dalam lingkungan kerja guru. Melalui analisis kualitatif terhadap praktik manajerial di institusi pendidikan, ditemukan bahwa kesejahteraan guru yang ditopang oleh motivasi intrinsik berkontribusi signifikan terhadap inovasi pedagogis, ketahanan profesional, dan komitmen terhadap visi pendidikan jangka panjang. Hasil kajian ini merekomendasikan integrasi kebijakan kesejahteraan yang bersifat partisipatif dan reflektif sebagai fondasi strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang transformatif dan berkelanjutan.