cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 506 Documents
KESEJAHTERAAN GURU DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ANALISIS KOMPARATIF ANTARA SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA DI KALIMANTAN TIMUR Aris Ringgi Allo; Rujianto Rujianto; Sandra Dewi; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan guru dalam perspektif manajemen pendidikan melalui pendekatan studi literatur, dengan fokus pada perbandingan antara sekolah negeri dan swasta di Kalimantan Timur. Kesejahteraan guru merupakan elemen krusial dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Studi ini mengkaji berbagai sumber literatur yang membahas aspek kesejahteraan finansial, psikologis, profesional, dan sosial guru, serta bagaimana kebijakan manajemen pendidikan memengaruhi kondisi tersebut di dua jenis institusi pendidikan. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam sistem pengelolaan sumber daya manusia, kompensasi, peluang pengembangan karier, dan dukungan institusional antara sekolah negeri dan swasta. Penelitian ini merekomendasikan strategi manajerial yang lebih adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan guru sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Timur. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kebijakan, pengelola sekolah, dan akademisi dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
ANALISIS PENERAPAN LITERASI DIGITAL DI SDN 133 PALEMBANG Farida Nor Vita Amaliya; Marsya Dwi Fazila; Tira Sapira; Antika Antika; Aprilia Ridho Rahayu
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan literasi digital di SDN 133 Palembang dengan fokus pada pemahaman guru, kemampuan siswa, serta hambatan dan upaya penguatan literasi digital di lingkungan sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan angket terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik mengenai literasi digital, mencakup keterampilan teknis, etika berinternet, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kritis. Guru juga telah memanfaatkan berbagai platform digital seperti Quizizz, YouTube, Canva, PowerPoint, dan Google Classroom dalam pembelajaran. Namun, pelaksanaan literasi digital masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan fasilitas teknologi, kemampuan digital yang belum merata, serta minimnya dukungan orang tua. Di sisi lain, kemampuan literasi digital siswa berada pada kategori cukup; sebagian besar siswa menggunakan teknologi secara interaktif, tetapi lebih dominan untuk hiburan dibandingkan pemanfaatan secara produktif dan reflektif. Hasil angket menunjukkan bahwa siswa memerlukan pendampingan lebih lanjut dalam aspek etika digital, keamanan data, serta kemampuan mengevaluasi informasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah serta perlunya pelatihan berkelanjutan dan penyediaan infrastruktur untuk mengoptimalkan penerapan literasi digital. Temuan penelitian memberikan gambaran empiris mengenai kondisi nyata literasi digital di sekolah dasar dan dapat menjadi dasar pengembangan strategi penguatan literasi digital yang relevan, etis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
DEIKSIS SOSIAL PADA FILM PARIBAN: IDOLA DARI TANAH JAWA Rut Helmina Silitonga; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1119

Abstract

Film Pariban: Idola dari Tanah Jawa merefleksikan perbenturan budaya urban (Jakarta) dan adat (Batak) melalui pilihan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) bentuk dan (2) fungsi deiksis sosial yang digunakan para tokoh dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data berupa 276 tuturan deiksis sosial (berdasarkan skripsimu) dianalisis menggunakan kerangka analisis bentuk dan fungsi. Hasil penelitian menemukan enam bentuk deiksis sosial: (1) Relasional Sapaan Hormat, (2) Relasional Honorifik Adat (3) Relasional Gelar, (4) Relasional Pronomina Persona, (5) Relasional Tingkat Formalitas, dan (6) Bentuk Absolut. Selanjutnya, ditemukan tiga fungsi utama dari bentuk-bentuk tersebut, yaitu: (1) Fungsi Perbedaan Status Sosial, (2) Fungsi Mengatur Kesopanan dan Formalitas, dan (3) Fungsi Sikap Sosial Sesuai Norma Budaya. Temuan ini menyimpulkan bahwa deiksis sosial (seperti "Gue/Lo" vs. "Tulang/Pariban") adalah elemen naratif kunci yang digunakan untuk merefleksikan konflik, identitas sosial, dan adaptasi budaya dalam film.
PENILAIAN KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Irriyanti Irriyanti; Syaharudin Syaharudin; Dyah Retno Sulistyani; Syafruddin Syafruddin; Laili Komariyah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1120

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem penilaian kinerja guru dan tenaga kependidikan di Indonesia, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pendekatan yang digunakan adalah kajian literatur dan analisis deskriptif terhadap regulasi, penelitian terdahulu, serta praktik implementasi penilaian di lapangan. Subjek penelitian mencakup guru dan tenaga kependidikan, dengan objek berupa sistem penilaian kinerja yang diterapkan di sekolah Indonesia. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, telaah kebijakan, serta analisis kasus dari penerapan penilaian berbasis kompetensi dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penilaian kinerja masih menghadapi kendala, seperti ketidakmerataan kualitas di berbagai daerah, subjektivitas dalam evaluasi, keterbatasan sumber daya, serta rendahnya pemahaman tentang tujuan penilaian. Hal ini berdampak pada motivasi, profesionalisme, dan kesejahteraan guru.
ANALISIS IMPLEMENTASI LITERASI ICT DALAM PEMBELAJARAN SISWA KELAS TINGGI DI SD IT MUSH’AB BIN UMAIR PADA ERA DIGITAL Kurnia Utami; Ismariana Yunita; Miranda Citra; Windi Jocanis; Nur Aisyah; Murjainah Murjainah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan literasi ICT dalam pembelajaran siswa kelas tinggi di SD IT Mush’ab Bin Umair Palembang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menujukkan bahwa literasi ICT telah diterapkan dan terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka. Guru memiliki pemahaman yang baik mengenai literasi digital serta mampu mengintegrasikan berbagai media seperti Chromebook, PowerPoint, Word, dan Canva dalam proses pembelajaran. Sementara itu, hasil angket menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori “kadang-kadang” (57,14%), yang menandakan bahwa pemanfaatan teknologi dalam belajar masih belum optimal. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan perangkat dan jaringan internet yang kurang stabil. Meskipun demikian, guru terus berupaya mengoptimalkan fasilitas yang ada serta membimbing siswa untuk menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Secara keseluruhan, penerapan literasi ICT di SD IT Mush’ab Bin Umair sudah berjalan baik, namun masih memerlukan peningkatan fasilitas dan pendampingan agar lebih efektif mendukung pembelajaran abad ke-21.
MAKNA KONOTATIF DAN DENOTATIF LAGU "CINCIN" KARYA HINDIA DALAM KAJIAN SEMANTIK Septa Ahmad Santoso
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1122

Abstract

Lirik lagu merupakan wujud imajinasi pencipta yang dituangkan melalui rangkaian kata yang indah dan padu. Meskipun demikian, lirik lagu kerap menyimpan beragam makna tersembunyi. Para penyair atau musisi sering menulis lagu berdasarkan pengalaman pribadi, sehingga diperlukan kajian semantik untuk memahami bagaimana makna denotatif dan konotatif digunakan dalam menyampaikan pesan dan perasaan melalui lagu. Penelitian ini bertujuan mengkaji makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu “Cincin” karya Hindia. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis dengan menghubungkannya pada konsep makna denotatif dan konotatif dalam semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif lagu tersebut menceritakan pasangan yang berjuang mempertahankan hubungan penuh masalah dan menunda pernikahan hingga merasa siap. Secara konotatif, lagu ini menyiratkan bahwa hubungan sejati adalah proses panjang dua insan yang tetap memilih bertahan bersama meski menghadapi kesulitan dan ketidakpastian.
KONTRIBUSI FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL KELAHIRAN PERADABAN DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA DINASTI ABBASIYAH Nurul Huda Hidayati; Muhammad Nasir; Sugiyono Sugiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1123

Abstract

Artikel ini membahas kontribusi faktor internal dan eksternal terhadap kemajuan pendidikan Islam pada masa Dinasti Abbasiyah (abad ke-8–13 M). Faktor internal meliputi ajaran Islam, budaya ilmiah, dan dukungan politik dari para khalifah, sedangkan faktor eksternal mencakup pengaruh peradaban Yunani, Persia, dan India yang diadopsi melalui gerakan penerjemahan besar-besaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menelusuri sinergi antara nilai keislaman dan pengaruh luar dalam membentuk sistem pendidikan Islam klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan Islam pada masa Abbasiyah lahir dari integrasi antara spiritualitas dan rasionalitas, yang diwujudkan melalui lembaga-lembaga seperti Bayt al-Hikmah dan Madrasah Nizhamiyah. Sinergi antara faktor internal dan eksternal ini melahirkan sistem pendidikan yang holistik, terbuka, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan modern berbasis nilai dan dialog lintas budaya.
CAHAYA DARI FEZ: KONTRIBUSI FATIMAH AL-FIHRI DALAM EVOLUSI PENDIDIKAN DUNIA Yosi Huzna Nidia Ningrum; Muhammad Aulia Rahman; Sugiyono Sugiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1124

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk Menganalisis perkembangan Fez sebagai pusat pendidikan Islam pada masa Dinasti Idrisiyah dan dampaknya terhadap peradaban Islam. Fez merupakan salah satu kota pusat pengembangan pendidikan Islam pada masa keemasan peradaban Islam yang terletak di Negara Maroko saat ini. Artikel ini juga mengkaji kontribusi Fatimah al-Fihri dalam pendirian Universitas al-Qarawiyyin di Fez, Maroko, sebagai bentuk partisipasi perempuan dalam sejarah pendidikan Islam. Dengan pendekatan historiografis dan analisis gender, tulisan ini menyoroti bagaimana institusi yang didirikan oleh al-Fihri menjadi model pendidikan tinggi dunia dan merefleksikan dinamika sosial-politik Dinasti Idrisiyyah. Dengan menggunakan metode analisis pustaka dan studi literatur, artikel ini menelusuri sumber-sumber primer dan sekunder yang membahas sejarah pendidikan Islam, peran perempuan dalam institusi keilmuan, serta dinamika sosial-politik Afrika Utara abad ke-9 M. Hasil kajian menunjukkan bahwa Fatimah al-Fihri bukan hanya pelopor pendidikan tinggi di dunia Islam, tetapi juga representasi penting dari partisipasi perempuan dalam pembangunan peradaban. Universitas al-Qarawiyyin yang ia dirikan menjadi model kelembagaan yang memengaruhi struktur universitas di Eropa. Penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan dalam historiografi pendidikan Islam yang masih minim mengangkat tokoh perempuan secara komprehensif. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi untuk menjadi tolak ukur pengembangan sistem pendidikan di Indonesia khususnya untuk perempuan yang mengukir karya di tanah Nusantara.
ASABIYYAH DAN UMRAN: FONDASI SOSIOLOGI ISLAM DALAM PEMIKIRAN IBNU KHALDUN Marjuan Marjuan; Muhammad Nur; Sugiyono Sugiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1125

Abstract

Penelitian ini membahas pemikiran Ibnu Khaldun mengenai konsep Asabiyyah dan Umran sebagai fondasi utama dalam memahami dinamika sosial dan perkembangan peradaban dalam tradisi intelektual Islam. Melalui metode studi literatur pustaka, penelitian ini menelaah karya monumental Muqaddimah serta sejumlah kajian kontemporer terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asabiyyah merupakan kekuatan solidaritas dan kohesi sosial yang menentukan lahir dan bertahannya sebuah kelompok atau dinasti. Faktor-faktor seperti kekerabatan, agama, kepentingan bersama, dan pengalaman kolektif menjadi unsur penting yang membentuk Asabiyyah. Sementara itu, konsep Umran menggambarkan kehidupan sosial manusia yang meliputi aspek politik, ekonomi, budaya, dan moral, serta menjelaskan siklus perkembangan peradaban dari masyarakat badawi hingga hadhari. Ibnu Khaldun memandang bahwa kemajuan dan kemunduran suatu peradaban sangat bergantung pada kekuatan Asabiyyah dan integritas moral masyarakat. Penelitian ini juga menegaskan relevansi pemikiran Ibnu Khaldun dalam konteks pendidikan Islam, terutama dalam penguatan karakter, solidaritas sosial, dan pembentukan masyarakat berperadaban. Dengan demikian, Asabiyyah dan Umran tidak hanya menjadi teori sosial klasik, tetapi juga menawarkan kerangka analitis yang relevan bagi pembangunan peradaban modern.
ANALISIS BENTUK PERUBAHAN MAKNA DALAM TAKARIR INSTAGRAM WAMENDIKTISAINTEK STELLA CHRISTIE AGUSTUS 2025 Ainin Seha
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis perubahan makna yang terjadi dalam takarir Instagram Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Stella Christie, beserta faktor penyebab terjadinya perubahan makna tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif adalah metode penelitian yang mengacu pada kegiatan menggambarkan suatu objek dalam rangka menjawab suatu permasalahan penelitian. Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang bukan hanya berfokus pada hasil atau produk, tetapi juga menekankan proses. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan teknik dokumentasi. Langkah-langkah analisis data antara lain: mengidentifikasi kata maupun frasa yang mengacu pada aspek perubahan makna; mencatat hasil identifikasi; melakukan pengumpulan dan pengolahan data; dan menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian ini, ditemukan 27 kata yang mengalami perubahan makna. Bentuk perubahan makna yang terjadi yaitu generalisasi berjumlah 12 kata, spesialisasi berjumlah 2 kata, eufemia berjumlah 1 kata, asosiasi berjumlah 4 kata, dan perubahan total berjumlah 8 kata. Penyebab terjadinya perubahan makna tersebut ialah karena perkembangan sosial dan budaya, perbedaan bidang pemakaian, adanya asosiasi, proses gramatikal, serta pengembangan istilah.