cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 506 Documents
KONTRIBUSI NILAI-NILAI SEJARAH PERADABAN ISLAM DALAM PENGELOLAAN MADRASAH BERBASIS BOARDING SCHOOL PADA PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER Siti Hardyanti; Lulu Khairunnisa; Nofi Puspita Sari; Sugiyono Sugiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1127

Abstract

Artikel ini membahas peran nilai-nilai sejarah peradaban Islam dalam pengelolaan madrasah berbasis boarding school, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai literatur yang relevan untuk memahami bagaimana nilai-nilai seperti adab, semangat keilmuan, kejujuran, dan tanggung jawab diintegrasikan dalam sistem pendidikan madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) berfungsi sebagai media strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui kisah keteladanan tokoh-tokoh Islam. Selain itu, efektivitas pengelolaan boarding school dipengaruhi oleh kepemimpinan yang visioner, keterlibatan orang tua dan masyarakat, pembiasaan ibadah, serta keteladanan guru dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa madrasah tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur Islam.
EKPLORASI IDENTITAS DALAM ANTOLOGI PUISI SERGIUS MENCARI BACCHUS: PERSPEKTIF PSIKOLOGI SASTRA Salsabila Ahadani; Rahma Andini Gunawan; Dinda Lorenza; Rahmi Fadillah; Elmustian Elmustian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik kejiwaan dan pergulatan identitas dalam Antologi Puisi Sergius Mencari Bacchus karya Norman Erikson Pasaribu melalui pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis isi dan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi dalam antologi ini mempresentasikan konflik batin penyair yang dipengaruhi oleh pergulatan identitas, tekanan sosial, serta nilai-nilai religius yang mengikat. Tiga struktur kepribadian Freud—Id, Ego dan Superego—tergambarkan secara simbolis melalui diksi, ekspresi emosional, dan imaji puitik. Aspek Id mencerminkan dorongan naluriah terhadap kasih sayang dan cinta, aspek Ego menggambarkan upaya tokoh menyesuaikan diri dengan realitas, sedangkan aspek Superego memunculkan nilai moral, etika, dan spiritualitas yang membatasi hasrat batin. Keseluruhan puisi mencerminkan perjuangan eksistensial dalam menemukan jati diri dan kebabasan di tengah tekanan sosial dan keagamaan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan psikologi sastra mampu mengungkap dinamika batin dan kedalaman makna yang memperkaya interpretasi terhadap karya sastra modern Indonesia.
KECEMASAN DAN PENCARIAN MAKNA HIDUP DALAM PUISI PUISI DEA ANUGRAH: SEBUAH KAJIAN EKSISTENSIALISME Elisia Elisia; Arwiwa Shofi Zetdafi; Bunga Amrina Rosyada Br Purba; Efri Elwando; Elmustian Elmustian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1134

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Bentuk-bentuk kecemasan dan pencarian makna hidup terefleksi dalam karya sastra, terutama dalam puisi, merupakan manifestasi dari pergulatan batin manusia dalam menghadapi realitas kehidupan yang penuh ketidakpastian. Sedangkan konsep eksistensialisme dalam karya-karya Dea Anugrah tampak kuat melalui penggambaran tokoh dan suasana batin yang berpusat pada pengalaman manusia dalam menghadapi makna hidup, kebebasan, dan absurditas dalam puisi-puisi Dea Anugrah, kebebasan sering kali hadir sebagai bentuk perlawanan terhadap norma sosial, agama, dan nilai-nilai yang dianggap mengikat.
PENGEMBANGAN KARTU 3D PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPSI DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Dudit Nugroho; Oki Rasdana; Elvrin Septyanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1137

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara tuntutan kurikulum dengan realitas kemampuan literasi siswa di tingkat SMA. Menulis teks deskripsi membutuhkan kemampuan abstraksi yang tinggi untuk memindahkan objek visual ke dalam bentuk narasi yang hidup; namun, siswa seringkali mengalami hambatan dalam mengeksplorasi diksi dan mendetailkan objek karena media pembelajaran yang bersifat konvensional dan statis. Penelitian ini mengembangkan media kartu 3D pada pembelajaran menulis teks deskripsi dengan pendekatan deep learning untuk siswa SMA. Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Latar belakang penelitian didasarkan pada empat masalah utama: (1) rendahnya nilai menulis teks deskripsi peserta didik, (2) peserta didik tidak difasilitasi media pembelajaran yang kreatif dan inovatif, (3) Guru masih menggunakan media pembelajaran konvensional tanpa variasi media yang menarik, (4) tidak adanya kebjikan sekolah mendorong inovasi media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan memberikan solusi atau alternatif dari media yang inovatif berdasarkan kebutuhan kontekstual peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu research and development dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, angket validasi ahli dan tes. Data diolah dengan menggunakan teknik analisis data mixed method. Data kuantitatif diperoleh dari hasil karya tulis peserta didik dalam menulis teks deskripsi, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi serta wawancara dengan guru. Validitas produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, dengan kategori sangat baik. Uji coba menggunakan satu kelas. Hasil analisis terhadap 36 sampel siswa menunjukkan rata-rata nilai pretest 66,7 dan posttest 83,9, dengan peningkatan sebesar 17 poin dengan kategori tinggi, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran efektif meningkatkan hasil menulis teks deskripsi siswa.
MAKNA SIMBOLIK PAKAIAN ADAT DAN AKSESORIS SIMALUNGUN SEBAGAI KEARIFAN LOKAL (KAJIAN SEMIOTIKA) Hotma Uhur Purba; Tiur Angelina Tampubolon; Kristiani Sitorus
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1138

Abstract

Penelitian ini membahas makna simbolik pakaian adat dan aksesoris Simalungun sebagai bentuk kearifan lokal dengan menggunakan kajian semiotika. Pakaian adat Simalungun tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap upacara adat, tetapi juga sebagai sistem tanda budaya yang mencerminkan nilai, norma, serta pandangan hidup masyarakatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika untuk mengungkap makna denotatif dan konotatif dari setiap unsur pakaian adat dan aksesoris seperti gotong, bulang, hiou suri-suri, rudang jambulan, buah bamban, sinokkok, bajut hundul, dormani, dan pisau suhul gading. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap elemen busana adat Simalungun mengandung pesan filosofis tentang keberanian, kehormatan, kesucian, kebijaksanaan, serta hubungan harmonis antara manusia dan lingkungannya. Simbol-simbol ini memperlihatkan bahwa pakaian adat berperan penting dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya masyarakat Simalungun di tengah arus modernisasi. Dengan demikian, pakaian adat dan aksesorisnya menjadi media representasi budaya yang meneguhkan jati diri sekaligus menjaga kesinambungan warisan leluhur.
PENERAPAN TEKNIK MEMBACA CEPAT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA KELAS VII MTS NEGERI 1 BANYUMAS M. Lukman Leksono; Riyatno Riyatno
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi membaca siswa kelas VII MTs Negeri Banyumas melalui penerapan teknik membaca cepat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes pemahaman bacaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik membaca cepat secara signifikan meningkatkan pemahaman bacaan dan minat membaca siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata pemahaman bacaan siswa sebesar 62,8 dan meningkat menjadi 83,4 pada siklus II. Peningkatan tersebut terjadi karena pelatihan sistematis terhadap efisiensi gerakan mata, pengenalan kata kunci, dan latihan pemahaman bacaan. Temuan ini menegaskan bahwa teknik membaca cepat mampu meningkatkan literasi dan motivasi siswa, terutama pada era digital di mana kecepatan pemrosesan informasi sangat penting.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU KUMPULAN CERITA ANAK “IBU INGIN BERTEMU RAJA” Nadira Putri Syafira; Roziah Roziah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1141

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman pendidikan karakter pada anak sejak dini sebagai upaya mengatasi berbagai permasalahan moral, seperti rendahnya kedisiplinan, kurangnya tanggung jawab, dan menurunnya sikap jujur di lingkungan sekolah. Bacaan anak, khususnya cerita, dipandang sebagai media yang efektif dalam membentuk karakter karena menyampaikan pesan moral melalui alur dan keteladanan tokoh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam buku kumpulan cerita anak Ibu Ingin Bertemu Raja karya Ahmad Ijazi, dkk. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi, berlandaskan teori 18 nilai karakter Kemendiknas (2010) dan teori pendidikan karakter Thomas Lickona (2012). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku tersebut memuat berbagai nilai pendidikan karakter, seperti kerja keras, jujur, bersahabat dan komunikatif, disiplin, tanggung jawab, gemar membaca, peduli lingkungan, religius, kreatif, serta mandiri. Keberagaman nilai tersebut menunjukkan bahwa buku Ibu Ingin Bertemu Raja memiliki potensi sebagai media pembelajaran karakter bagi anak melalui kegiatan membaca.
ANALISIS IMPLEMENTASI DAN KESIAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS ICT PADA GURU DAN SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI 79 PALEMBANG Zahrotul Jannah; Occha Fattia Nilamanda; Delviya Pransiska; Delima Delima; Sakinah Dwi Putri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1143

Abstract

Transformasi pembelajaran berbasis ICT pada jenjang sekolah dasar menjadi kebutuhan penting di era pendidikan digital, terutama dalam menyiapkan siswa menghadapi tuntutan literasi teknologi dan asesmen berbasis komputer seperti ANBK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi ICT serta mengidentifikasi tingkat kesiapan guru dan siswa kelas 4–6 di SD Negeri 79 Palembang. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method) dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan observasi lapangan. Angket diberikan kepada guru dan siswa untuk mengukur kesiapan ICT dan pemanfaatan perangkat teknologi dalam proses belajar, sedangkan wawancara dilakukan kepada guru kelas dan operator sekolah untuk menggali aspek teknis serta tata kelola digital sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ICT sudah terintegrasi dalam pembelajaran, terutama melalui penggunaan infokus, laptop, presentasi digital, dan latihan di laboratorium komputer. Guru memiliki kesiapan ICT pada kategori tinggi, terutama guru-guru muda yang terbiasa menggunakan aplikasi digital. Kesiapan siswa paling tinggi ditemukan pada kelas 5 sebagai dampak pembiasaan menghadapi ANBK. Namun, kendala utama berada pada aspek infrastruktur, yaitu kualitas jaringan internet yang tidak stabil sehingga menghambat kontinuitas pembelajaran digital dan sinkronisasi data. Kesimpulan penelitian mengindikasikan bahwa SD Negeri 79 Palembang telah berada pada fase implementasi ICT yang cukup matang dalam hal SDM dan perangkat, tetapi masih membutuhkan intervensi peningkatan infrastruktur jaringan serta pelatihan berkala bagi guru senior agar proses integrasi ICT dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS TANGGAPAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 7 PADANG Herda Sukma; Liana Aulia Sari; Rizqi Amalia Dwiyanti; Sovi Maylani Harahap; Afnita Afnita
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks tanggapan karya siswa kelas VII SMP Negeri 7 Padang tahun ajaran 2024/2025 dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa 27 teks tanggapan siswa yang dikumpulkan melalui studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa telah menulis teks tanggapan dengan struktur lengkap, meliputi evaluasi, deskripsi, dan penegasan ulang, serta menerapkan kaidah kebahasaan seperti kata evaluatif, kalimat kompleks, dan konjungsi kausalitas dengan cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa kekeliruan dalam penerapannya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran menulis yang lebih efektif sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM DRAMA AUDITIF RADIO REPUBLIK INDONESIA PURWOKERTO KAJIAN PRAGMATIK Kevin Julian Saputra; Uki Hares Yulianti; Bivit Anggoro Prasetyo Nugroho
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1146

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penelitian pragmatik yang menelaah drama radio sebagai media komunikasi berbasis audio tanpa dukungan visual, khususnya produksi Lembaga Penyiaran Publik Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tindak tutur ilokusi dalam dialog drama radio “Kampung Guyub” RRI Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan dalam empat seri drama radio “Kampung Guyub”. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima bentuk tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Tindak tutur asertif digunakan untuk mengeluh dan memberitahu, direktif untuk meminta dan menasihati, komisif untuk berjanji dan menolak, ekspresif untuk mengungkapkan terima kasih dan permintaan maaf, serta deklaratif untuk menjatuhkan hukuman atau memberikan peringatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi tidak hanya berfungsi sebagai sarana antartokoh, tetapi juga merepresentasikan realitas sosial, nilai moral, serta dinamika kehidupan masyarakat yang disampaikan melalui media audio. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian pragmatik, khusunya mengenai tindak tutur ilokusi dalam dunia penyiaran radio.