cover
Contact Name
M. FATHOR ROHMAN
Contact Email
lp2m@insud.ac.id
Phone
+6282150871295
Journal Mail Official
jurnalmudir.mpi@insud.ac.id
Editorial Address
Jalan Raden Qosim Komplek PP. Sunan Drajat Lamongan Telp. (0322) 4661311 / HP. 085730830632 Email: jurnalmudir.mpi@insud.ac.id
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
ISSN : 26559331     EISSN : 26572230     DOI : 10.55352
Core Subject : Education, Social,
Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan is Journal of management of Islamic education research and article. It is published by Department of Islamic Education Management Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Management and Islamic education is the specific topic. There is not only part of Islamic Studies but also part of education. Intended to communicate original researchers, issues and book review. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives: Islam, education, psychology, sociology, anthropology, and much more. This journal warmly welcomes to articles contributions from scholars, especially Progressive Islamic education.
Articles 307 Documents
Sistem Informasi Manajemen untuk Pengelolaan Data Administrasi Kesiswaan di MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik Akidatul Izza; Pusvyta Sari
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 2 (2019): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.826 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v1i2.87

Abstract

The aims of this study or journal is to describe the information management system at MA Ihya ul Ulum Dukun Gresik, Indonesia in managing student administration data. Research data collected by participatory observation, in-depth interviews and documentation studies. The results of this study indicate that MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik, Indonesia uses an open management information system ERD (Entity Reality Diagram) model. This model is in the form of making information processing diagrams, storing and using them so that they are ready to be accessed according to their needs. The implementation of this system is supported by internet connection, hardware and software that are well maintained. This system has flow of information that can be understood very easily. The information management system is consistent and sustainable. The system need optimal supervision by headmaster and stakeholder, regular maintenance, and awareness and skills of all users to care and use all equipment properly.
SUPERMAN Meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah dalam Menyusun Administrasi Sekolah di Gugus 04 Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Muslih Muslih; Yetty Dwi Novia Anggraeni M.
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.886 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i2.90

Abstract

Kepala sekolah sebagai manajer tertinggi di satuan pendidikan yang dipimpinnya dituntut untuk memiliki kemampuan (ability) manajerial yang apik, Serta berbagai kompetensi yang melekat pada profesinya. Memiliki kompetensi manajerial dalam penyusunan administrasi sekolah merupakan salah satu yang harus dimiliki kepala sekolah tersebut. berdasarkan pengamatan peneliti didapatkan masih rendahnya kemampuan manajerial kepala sekolah di Gugus 04 Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan dalam menyusun administrasi sekolah. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana upaya meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam menyusun administrasi sekolah yang dilakukan oleh pengawas. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang yakni kepala sekolah dari masing-masing satuan pendidikan di Gugus 04 Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Kegiatan penelitian meliputi (1) tahap perencanaan (2) pelaksanaan supervisi manajerial secara kelompok (Penataran tingkat lokal)) dalam siklus I dan supervisi manajerial secara individu (percakapan individu)) dalam siklus II (3) menganalisa data (4) pembahasan (5) membuat laporan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan kepala sekolah dalam menyusun administrasi sekolah dibuktikan dengan hasil observasi selama kegiatan berlangsung dan penilaian terhadap administrasi sekolah yang dibuat. Berdasarkan hasil analisis pada masing masing siklus menunjukkan peningkatan kemampuan kepala sekolah dalam menyusun administrasi sekolah yakni: Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata terhadap administrasi sekolah yang disusun yaitu 66,25 dan pada siklus II terjadi peningkatan sebesar 15,12 persen sehingga nilai-rata administrasi sekolah yang dihasilkan pada siklus II menjadi 81,37. Dengan demikian disimpulkan bahwa melalui kegiatan SUPERMAN dapat meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam menyusun administrasi sekolah di Gugus 04 Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2016/2017.
Manajemen Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Religius Peserta Didik di SDN Banjarwati Lamongan Hikmatul Fitriya; Muh. Hasyim Rosyidi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.338 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i2.95

Abstract

Manajemen kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius peserta didik di SDN Banjarwati dikarenakan banyak sekolah saat ini dipenuhi oleh generasi milenial, begitupun di SDN Banjarwati. Generasi milenial saat ini sangat minin pengetahuan agama islam, untuk itu pihak sekolah berusaha tidak hanya mengajarkan materi agama islam tetapi juga praktek kegiatan religius sebagai bentuk implementasi dari materi tersebut. Kegiatan-kegiatan religius pasti ada struktur manajerialnya, untuk itu kepala sekolah hendaknya memiliki kompetensi manajerial yang baik. Guna mengetahui permasalahan dan mendapatkan data yang akurat, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Dan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa Manajemen kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius peserta didik di SDN Banjarwati adalah suatu bentuk usaha yang dilakukan oleh kepala sekolah dengan cara mengadakan berbagai program yang dapat membentuk karakter religius peserta didik sehingga nantinya dapat menjadi suatu kebiasaan berperilaku dan bertindak yang baik bagi peserta didik serta dapat menjadikan peserta didik yang berakhlakul karimah. Sementara itu, Upaya-upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk menumbuhkan budaya religius peserta didik yakni dengan cara mengadakan dan menerapkan kegiatan-kegiatan yang bersifat islami. Adapun kegiatan-kegiatan religius yang diadakan SDN Banjarwati yakni: a) Apel Pagi atau Doa Bersama Sebelum Memasuki Ruang Kelas, b) Sholat Dhuha, c) Sholat Dhuhur Berjamaah, d) Membaca Al-Quran, Juz Amma dan Asmaul Khusnah. Adapun faktor pendukung kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius peserta didik yakni: a) Guru yang kompeten dalam bidangnya dan sangat memperhatikan kondisi pendidikan, b) Tersedianya fasilitas musholah, c) Semangat kepala sekolah dan dewan guru, d) Antusiasme peserta didik dalam mengikuti kegiatan religius, e) Ketersediaan buku/kitab pegangan siswa. Sedangkan faktor penghambat kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius peserta didik yakni: a) Dana sebagai faktor pengahambat paling utama, b) Jumlah guru yang terbatas, c) Guru yang lebih mementingkan kepentingan pribadinya, d) Peserta didik yang membandel tidak mengikuti kegiatan-kegiatan religius.
Manajemen Program Pager dalam Internalisasi Karakter Religius Siswa di SMP Negeri 46 dan SMP Negeri 56 Surabaya Miftakhul Fanani
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.88 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i2.98

Abstract

Dekadensi moral dan akhlak remaja di era globalisasi ini sudah tidak bisa dihindari lagi. Berbagai permaslahan kenakalan remaja telah menjerat hampir seluruh remaja dan siswa dikalangan sekolah pertama terutama didaerah perkotaan, mulai dari seks bebas, narkoba, dan tawuran antar pelajar, Sehubungan dengan bonus demografi pada tahun 2045 indonesia akan mencapai 100 tahun, sebagai salah satu solusinya pemerintah kota Surabaya melalui dinas pendidikan mencetuskan adanya program penguatan aqidah generasi emas surabaya (pager) untuk diimplementasikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Program PAGER di SMP Negeri 46 dan SMP Negeri 56 Surabaya. Bagaimana internalisasi karakkter religius siswa di SMP Negeri 46 dan SMP Negeri 56 Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yakni fenomenologis dan interaksi simbolik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pendidikan karakter melalui program pager di SMP Negeri 46 dan SMP Negeri 56 Surabaya sudah berjalan selama dua tahun mulai dari diresmikan pada 20 februari 2018. Kegiatan ini merupakan pengembangan dari program Dinas Pendidikan Kota Surabaya Krakter siswa di kedua sekolah tersebut hampir mempunyai kesamaan karena siswa banyak dilingkungan yang kurang baik tetapi setelah mereka mendapatkan pendidikan karakter terdapat perubahan. Konsep dan implementasi pager mempunyai persamaan sebab program yang ada merupakan intruksi langsung dari dinas pendidikan kota Surabaya dan sekolah hanya menjalankan perintah atas program tersebut namun dalam hal teknis pelaksanaan ada perbedaan dari masing masing sekolah. Dalam pendidikan karakter desain pager meliputi tiga hal, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Pesantren dan Kepemimpinan Kiai Studi Kasus di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik (1980-2020) Mahfud Ifendi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.937 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i2.99

Abstract

Pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang mampu bertahan dari terpaan badai perubahan dan era globalisasi yang telah terjadi, sehingga sampai saat ini dapat survive, masih konsisten bertahan dengan segala disiplin keilmuannya dan ciri khas lainnya. Eksistensi pesantren yang dari kemunculannya hingga dewasa ini tentulah ada hubungannya dengan kepemimpinan di dalamnya. Dalam pengelolaan pesantren membutuhkan sebuah pola atau gaya kepemimpinan dari seorang tokoh sentral kiai itu sendiri untuk mengembangkan pesantrennya. Bagaimana sebuah pesantren akan selalu berdiri kokoh di tengah pergumulan persaingan dunia yang semakin kompetitif ini, maka di dalam kepemimpinannyalah semua dapat dikelola dan ditentukan. Artikel ini bertujuan menganalisis gaya kepemimpinan KH. Masbuhin Faqih di pondok pesantren Mambaus Sholihin Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH. Masbuhin Faqih merupakan salah seorang pemimpin yang kharismatik, demokratis dan dalam keadaan tertentu dapat menjadi seorang yang otoriter. Tiap-tiap kiai, penulis meyakini bahwa di dalam kepemimpinannya pasti berbeda satu sama lain. Hal ini bisa dipengaruhi oleh faktor genealogi, kepribadian, pendidikan, lingkungan, geografi dan lain sebagainya.
Peran Kepala Sekolah dalam Aktualisasi Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah MPMBS di SMPN 13 Malang Rr. Kusuma Dwi Nur Ma'rifati; Fahrur Rosikh
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.505 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i2.100

Abstract

Iklim birokratisasi dalam dunia pendidikan begitu kental, terbukti dengan begitu dominannya penguasa dalam pengambilan kebijakan pendidikan. Ironisnya kebijakan yang diambil terjadi tumpang tindih khususnya kebijakan yang dulunya sentralistik bermasalah pada kebijakan otonomi pendidikan. Sehingga berpengaruh pada peningkatan mutu satuan pendidikan. Adanya tumpang tindih kebiajakan berpengaruh pada kebijakan yang dilakukan pemimpin lembaga, dalam hal ini kepala sekolah. Karena, maju mundurnya sebuah institusi sangat dipengaruhi oleh kebijakan kepala sekolah. Sehingga dapat dikatakan bahwa peran kepala sekolah begitu signifikan dalam melaksanakan program-program yang nantinya akan berdampak kepada mutu satuan pendidikan. Fokus artikel ini mencoba memotret bagaimana peran kepala sekolah dalam MPMBS di SMPN 13 Malang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan adanya pemahaman konsep MPMBS dengan baik, dengan ditunjukkan kinerja kepala sekolah yang telah mengarah pada pengembangan visi sekolah yang realistis dan rasional. Peran yang dilakukan dalam aktualisasi MPMBS yakni sebagai: (a) manajer: dengan membuat perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan warga sekolah serta mengawasi pelaksanaan peningkatan mutu sekolah. (b) pendidik: meningkatkan kualitas guru dengan mengirim mengikuti pelatihan, seminar, dan MGMP. Serta meningkatkan prestasi siswa dengan menambah jam pembelajaran, mengadakan try out, dan mengembangkan ekstrakurikuler (c) supervisor: melakukan pengawasan dan pengendalian dalam meningkatkan kinerja PTK dan menyelesaikan permasalahan guru secara baik; (d) pemimpin: melibatkan warga sekolah dalam pengambilan kebijakan. Dari hal diatas dalam implementasi MPMBS direkomendasikan pentingnya kepala sekolah yang berkemampuan, kemauan dan komitmen yang tinggi kearah kemajuan sekolah yang berorientasi pada kemajuan IPTEK agar tercapai sebuah visi yang telah direncanakan secara maksimal.
Manajemen Pengembangan Kurikulum Berbasis Pesantren untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 2 Paciran Lamongan Muslih Muslih; Layliya Zahrotus Sa'ada
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 1 (2020): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.432 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i1.102

Abstract

Artikel ini memaparkan bagaimana proses manajemen pengembangan kurikulum 2013 untuk meningkatkan mutu pendidikan yang diimplmentasikan SMP Negeri 2 Paciran. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau kualitatif, analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Temuan dalam penelitian ini, pertama, manajrmrn pengembangan kurikulum 2013 melalui beberapa tahapan yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Ada beberapa program yang diadakan SMP Negeri 2 Paciran dalam mengembangkan kurikulum, antara lain apel pagi dengan membaca juz amma, hafalan juz amma, kegiatan literasi dan sholat dhuha. Kedua, faktor pendukung dalam pengembangan kurikulum yang ada di sekolah tersebut adalah sarana prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya administrasi perencanaan dalam proses pembelajaran seperti RPP dan juga inovasi pendidik dalam membuat media pembelajaran serta kurangnya sumber belajar, seperti buku di perpustakaan dan juga penggunaan IT yang dibatasi. Solusi yang ditawarkan antara lain, Guna memperlancar proses pengembangan kurikulum sebaiknya sekolah mengadakan pelatihan, seminar ataupun workshop tentang kurikulum 2013. Selain menambah pemahaman tentang kurikulum 2013 juga dapat memberikan inovasi baru untuk pendidik dalam mengimplementasikan dan mengembangkan kurikulum 2013. Guna memperlancar proses kegiatan belajar mengajar perlu perencanaan yang matang sebelum pembelajaran, meliputi: materi/bahan ajar, media dan metode pembelajaran yang cocok.
Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mengintegrasikan Nilai Nilai Multikultural Untuk Membentuk Karakter Toleransi Siti Yumnah
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 1 (2020): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.299 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i1.103

Abstract

Indonesia merupakan negara berdaulat yang memiliki keragaman budaya yang masih tetap terpelihara dengan baik. Namun akibat laju perkembangan zaman yang semakin kencang, banyak isu ataupun desas-desus mengenai paham intoleransi yang sedang menjangkiti tubuh dikalangan masyarakat maupun kebudayaan kita. Adapun upaya untuk membendung paham intoleransi tersebut agar tidak menjalar kemana-mana ialah melalui jalur pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam. pendidikan agama Islam diharapkan mampu mewujudkan perbaikan sikap, dan mental, peserta didik yang religius dan multikulturalis agar terbentuk peserta didik yang memiliki karakter toleransi. Salah satu upayanya ialah melalui pengintegrasian nilai-nilai multikultural ke dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. tujuan integrasi nilai-nilai multikultural tersebut ke dalam pembelajaran pendidikan agam Islam supaya menambah pengetahuan, mengembangkan sikap toleransi, dan tingkah laku untuk dapat hidup saling menghormati, toleran, penuh perdamaian, saling membantu, dan anti kekerasan. Pendidikan multikultural yang dilakukan bertujuan untuk mewujudkan persaudaraan sejati antar umat beragama yang dilandasi dengan sikap toleransi-aktif, kejujuran, penghargaan terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan.
Persepsi Mahasiswa terhadap Metode Pembelajaran Blended Learning dengan Aplikasi Whatsapp Group pada Mahasiswa Insud Lamongan Pusvyta Sari; Luthfah Nur Aini; Ahsanti Fiqhiyati Putri; Rida Anastashfiya Ghozali
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 1 (2020): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.696 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i1.104

Abstract

Perception describes attitude or personal response to the situation and experience gained. This study aims to determine student perceptions of blended learning methods by using the whatsapp group application. This is evaluation research on the components of the use of learning method. The results showed that students perceptions about blended learning using whatsapp group are good. This perception is influenced by personal condition, situational factors and attention to the learning program. Personal factors related to the characteristics of students in communicating and learning. A situational factor is influenced by students activities and regulation on the use of communication devices in their boarding school. The attention to lectures is shown by participation in the group discussion, their hopes to the development of this blended learning method, the enrichment of material through online learning media to optimizing the use of whatsapp group for learning in the higher education Sunan Drajat Boarding School .
Analisis Kendala Pembelajaran E Learning pada Era Disrupsi di SMK Terpadu Al-Islahiyah Singosari Malang Shobich Ulil Albab
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 1 (2020): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.519 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i1.105

Abstract

In this era of disruption, education as a reference in implementing national education goals has a very important role in the development of education in school institutions, in this case all components of education are required to master the field of technology. Because in that era there was a change of learning, from classical to computerized era. This is not surprising because in the twenty-first century, the role of technology is very important, especially in the case of computerization. One form of this change is the onset of online-based learning or commonly referred to as e-learning learning in educational institutions. Because in learning e-learning besides there are many benefits that are obtained or generated. Learning with this method requires internet access and various other components to support the learning process. But there are also various obstacles experienced by this online learning (e learning). One of them is the social, family and community environment and economic differences of each of the different students which become obstacles in this online-based learning. Obstacles or obstacles in applying methods do always exist in an educational process.

Page 2 of 31 | Total Record : 307


Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Januari : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Juli : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2022): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol. 4 No. 2 (2022): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol 4 No 1 (2022): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 3 No 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol 3 No 1 (2021): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol. 2 No. 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol. 2 No. 1 (2020): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol 2 No 1 (2020): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol 1 No 2 (2019): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2019): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 1 (2019): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol. 1 No. 1 (2019): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan More Issue