cover
Contact Name
masrukan
Contact Email
mrukan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.padma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna
ISSN : 14118114     EISSN : 26852160     DOI : -
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna with registered number ISSN 1411-8114(print) and E-ISSN 2685-2160 (online) is a scientific journal that publishes the results of research in the field of multidiciplines science. This journal is published by LPPM, Universitas Widya Mataram, Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) pada Ekosistem Mangrove Di Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul Retno Kusumawiranti
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v1i2.76

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan tindak lanjut dari analisis situasi yang terjadi di sekitarpengelolaan hutan mangrove khususnya di wilayah Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul, yangmenunjukkan bahwa pemanfaatan hasil hutan bukan kayu salah satunya berupa wisata hutanmangrove bisa dikatakan belum sesuai dengan harapan. Salah satu sebabnya adalah ekowisatahutan mangrove dirasakan tidak menarik karena kurangnya pengetahuan masyarakat dan sentuhanatau dukungan dari berbagai pihak. Oleh karenanya perlu dilakukan sosialisasi secara terusmenerus kepada masyarakat, melalui berbagai penyebaran informasi, pelatihan, ceramah,penyuluhan, promosi sehingga akan meningkatkan dan menumbuhkan rasa kepedulian untuk ikutmenjaga dan melestarikan hutan mangrove, serta terjadinya transaksi antara masyarakat di sekitarnya dengan pengunjung sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Metode yangdigunakan adalah metode ceramah dan dialog partisipatif. Upaya pengembangan program dankegiatan pengembangan ekowisata hutan mangrove merupakan peluang untuk dikembangkansebagai objek dan daya tarik. Selain itu lahan mangrove bisa dimanfaatkan untuk budidaya semialami komoditas yang memiliki habitat mangrove seperti kepiting bakau atau kerang bakau tanpaharus mengubah ekosistem mangrove; sementara komoditas lainnya seperti ikan dan udangmemerlukan genangan air yang harus mengubah sebagaian lahan mangrove menjadi tambak.
Pemanfaatan Lahan Sempit Sebagai Tempat Budidaya Ikan Lele Organik Di Kampung Palangpang Kecamatan Ciemas suryaman suryaman
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v1i2.77

Abstract

Peningkatan kesejahteraan masyarakat bukan tanggung jawab pemerintah semata, akan tetapidiperlukan partisipasi aktif dari masyarakat khususnya kalangan akademisi. Pengabdian ini dilaksanakandengan tujuan untuk membantu mencari alternatif tambahan penghasilan warga kampung Palangpang, yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan dan petani. Meskipun kampung ini berada didekat pantai dan perekonomian masyarakatnya tergantung dari hasil laut, akan tetapi sebagai masyarakatada yang tertarik untuk mempelajari budi daya ikan air tawar seperti lele sebagai usaha mencaritambahan pendapatan keluarga. Pemanfaatan pekarangan penduduk untuk membudidayakan lele dengan menggunakan kolamterpal bulat, pemberian pelatihan dan pendampingan tentang pengaturan air kolam, pemilihan benih lele,pemilihan pakan, pengelolaan air, dan pemasaran walaupun belum signifikan tetapi telah membantuperekonomian sebagian masyarakat di kampung Palangpang. Panen dilakukan setelah masa pemeliharaan3 bulan, dan berdasarkan perhitungan rata-rata pendapatan sehari-hari menunjukkan peningkatan dari yang asalnya Rp.30.000,- menjadi Rp. 35.000,-. Kesimpulannya, bahwa budidaya ikan lele dapat menjadisalah satu alternatif peningkatan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. 
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PERBAIKAN BUDIDAYA DAN PENGGARAPAN PASCA PANEN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) SEBAGAI MINUMAN Siti Nur Purwandhani; Cicilia Tri Kusumastuti; Setyo Indroprahasto
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i1.86

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea/butterfly pea) disebut juga blue pea merupakan bunga yang biasa tumbuh di pekarangan rumah atau di hutan. Bunga ini mengandung komponen fungsional seperti tanin, fenol, flavonoid, dan antosianin. Tanaman menunjukkan banyak efek farmakologis termasuk antioksidan, antikanker, analgesik, antimikroba, dll. Bunga telang biasa digunakan sebagai pewarna makanan seperti nasi biru, puding, kue dan sebagainya; serta dibuat minuman seperti sirop, coctail dan lain-lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngupoyo Boga yang bertempat di Dusun Potrowangsan Desa Sidoarum Kecamatan Godean Kabupaten Sleman, dibentuk sebagai upaya pelibatan kaum perempuan secara langsung dalam usaha-usaha peningkatan hasil pertanian, seperti menjadi bagian dari motivator dalam adopsi dan pengenalan teknologi tani. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan metoda perkembang biakan bunga telang dan pengolahannya menjadi minuman.  Metoda yang digunakan adalah metoda partisipasi aktif, penyuluhan, diskusi, demonstrasi, praktik, dan konsultasi. Kegiatan ini bermanfaat untuk memperbaiki budidaya bunga telang dan masyarakat memahami proses pengolahan minuman bunga telang yang higienis.
Pelatihan Membubut Untuk Karang Taruna di Pedukuhan Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman Iva Mindhayani
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i1.120

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan wujud dari tri dharma perguruan tinggi seorang dosen supaya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikanbekal pengetahuan kepada pemuda karang taruna di pedukuhan Bromonilan Purwomartani KalasanSleman dalam hal: 1) memahami teori pahat bubut, 2) mengetahui cara pengoperasian mesin bubut,3)mengetahui cara perawatan mesin bubut, 4) mampu membuat benda kerja sederhana. Kegiatanpengabdian ini dilakukan dengan memberikan kerampilan-ketrampilan dasar teori dan praktekmembubut kepada para pemuda karang taruna, khususnya mereka yang putus sekolah, agar memilikibekal dan pengetahuan praktis tentang membubut mereka dapat mandiri berwiraswasta, menciptakan lapangan pekerjaan sendiri serta menghidupi dirinya sendiri. Diharapkan secara umum dapat menggurangi pengangguran yang selanjutnya akan dapat menggurangi tingkat kemiskinan. Pelatihandilaksanakan pada hari Senin-Selasa, 16-17 April 2018 di Laboratorium Teknik Industri UniversitasWidya Mataram. Pelatihan diikuti oleh pemuda karang taruna padukuhan Bromonilan dan mahasiswaTeknik Industri UWM sebanyak 15 peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: 1) pengetahuanpeserta tentang membubut bertambah, 2) peserta mengetahui cara pengoperasian mesin bubut, 3)peserta mengetahui cara perawatan mesin bubut, 4) peserta bisa membuat benda kerja sederhana.Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah peserta dapat membubut benda kerja sederhana, mengetahuicara perawatan mesin bubut dan bertambah pengetahuan mengenai pembubutan. Peserta pelatihansangat berharap program pelatihan membubut bisa berlanjut di masa-masa mendatang.
Pelatihan Pembuatan Ecobrick kepada Anak-Anak Siswa SD Kanisisus Kembaran, Bantul, Yogyakarta Istiana Adianti Adianti; Nurina V.Ayuningtyas
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i1.121

Abstract

Indonesia menghadapi persoalan besar dalam mengelola sampah. Penggunaan botolplastik semakin marak di masyarakat. Dibalik itu terdapat fakta bahwa penggunaanbotol plastik memiliki dampak yang sangat buruk terhadap residu lingkungan karenaproses penguraian botol plastik bisa memakan waktu 450 sampai 1.000 tahun. Padabidang arsitektur, cara menjaga bumi dapat dilakukan dengan mendesain bangunanyang ramah lingkungan. Salah satu bahan material daur ulang yang dapat digunakanadalah eco-brick. Berbagai macam sampah seperti botol plastik, sachet/ plastikkemasan dijadikan satu dengan tahapan dan proses yang sesuai sehingga terpenuhikualitasnya untuk dijadikan bahan rancangan ataupun bangunan. Denganpengaplikasian eco-brick ini diharapkan mampu mengurangi besaran jumlah sampahplastik dan botol minuman untuk kemudian dapat menjadi hal yang lebih bermanfaatserta mengedukasi masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan memberikanpelatihan terkait pemanfaatan sampah plastik agar dapat berguna kembali. Denganadanya pengenalan inovasi dan pelatihan pembuatan eco-brick ini diharapkan siswasiswaatau anak-anak mulai sadar tentang kondisi lingkungan yang kian memburuk,sehingga para siswa mampu bertindak untuk menyelamatkan bumi dari jumlah sampahplastik yang semakin banyak. Materi dan proses pelaksanaan workshop mendapattanggapan yang baik dari para peserta. Dengan hasil yang diperoleh dari workshop ini harapannya mampu mendidik generasi muda supaya peduli terhadap kondisi bumidan lingkungan.
Pemanfaatan Mikrobia Pengurai dan Probiotik dalam Budidaya Ikan Gurame di Desa Trimulyo Kabupaten Bantul Eman Darmawan
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i1.122

Abstract

Dalam melakukan budidaya ikan gurame, petani membentuk kelompok tanibudidaya ikan gurame sebagai organisasi induk mereka sehingga memudahkanmereka dalam pegelolaan ikan, pakan, kebutuhan air, sarana dan prasarana budidayaikan. Akan tetapi pada kenyataannya petani masih banyak mengalami kendala dalammelakukan budidaya ikan gurame, yaitu kualitas air kolam menurun yang disebabkankadar amoniaknya tinggi, sehingga pH air kolam rendah, mudah ditumbuhi jamur,dan tingkat kematian ikan cukup tinggi, serta lambatnya pertumbuhan ikan guramekarena nafsu makan ikan gurame kurang. Metode pelaksanaan dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi olehkelompok tani ikan gurame adalah secara klasikal dan praktek. Berdasarkan hasilevaluasi menunjukkan bahwa kemampuan petani ikan dalam teknis budidaya ikangurame mengalami peningkatan, animo untuk mengaplikasikan pemanfaatan mikrobia pengurai dalam budidaya ikan gurame cukup tinggi, jiwa wirausaha paraanggota kelompok tani mengalami peningkatan, dan mampu melakukan inovasidalam teknologi budidaya ikan. 
PEMBENTUKAN BUDAYA HIDUP BERSIH DAN PEMANFAATAN SAMPAH SEBAGAI PENGEMBANGAN “KAS SAMPAH” DI PAUD KELURAHAN BABAKAN SURABAYA KOTA BANDUNG Yunia Mulyani Azis; Aneu Kuraesin; Sussy Susanti
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i1.123

Abstract

Kebiasaan mengolah atau memilah sampah tidak serta muncul pada diri seseorang, akan tetapi diperlukan latihan dan pembiasaan secara kontinyu dalam keseharian warga termasuk diantaranyaadalah warga yang masih berusia balita atau pra SD dengan harapan kebiasaan baik ini akan terbawasepanjang hidupnya. Masalah yang dihadapi oleh sekolah yaitu (1) kebiasaan siswa membuang sampahjajanan dimana saja, sehingga lingkungan sekolah menjadi kotor dan harus dibersihkan berulang kalioleh petugas kebersihan, dan (2) dikarenakan PAUD yang didirikan bersifat sosial sehingga pihaksekolah seringkali mengalami kekurangan dana untuk kegiatan operasional sehari-harinya.Solusi yangditawarkan oleh tim pengabdian untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah memberikan edukasikepada (1) anak didik tentang pentingnya memilah sampah dan manfaat pengelolaan sampah, dan (2)guru dan kepala sekolah untuk mengelola “KAS SAMPAH” sebagai alternatif untuk menambah uangkas sekolah. Hasil dari pengabdian sangat dirasakan oleh siswa, guru, dan kepala sekolah yaitu (1) lingkungan sekolah menjadi bersih, (2) siswa dapat memilah sampah, dan (3) penghasilan kas sekolahbertambah. Kesimpulan pengabdian ini adalah (1) siswa dapat diajarkan budaya hidup bersih melaluicara membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah ketika akan dibuang, serta (2) melalui“KAS SAMPAH” sekolah mendapatkan tambahan keuangan untuk biaya operasionalnya. 
Renovasi Ruang Tidur Dan Gudang Di Rumah Tipe Rumah Sangat Sederhana (RSS) Perumnas Minomartani, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Satrio HB Wibowo
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i2.187

Abstract

Rumah Sangat Sederhana (RSS) adalah rumah dengan tipe terkecil dari tipe-tipe perumahan nasional yang ada di Indonesia. Salah satu perumahan nasional (perumnas) dengan tipe RSS adalah berada di perumnas Minomartani, Sleman, Yogyakarta yang dibangun tahun 1980/1981. RSS ini memiliki ukuran bangunan 15 meter persegi dan luas persil 60 meter persegi. Dalam pengembangan rumah tipe RSS umumnya dikerjakan sendiri oleh pemilik tanpa bantuan tenaga profesional. Agar supaya pengembangan maupun renovasi RSS sesuai dengan standar dan aturan yang benar maka bantuan teknis dan konsultasi diberikan dalam wujud pengabdian masyarakat kepada salah satu RSS di Minomartani. Bantuan renovasi dilakukan pada ruang tidur dan gudang terutama pada pemasangan plafon, keramik lantai dan dinding. Bantuan renovasi diberikan dalam rupa disain pola lantai, dinding dan plafon serta bantuan pengawasan pengerjaannya. Selain agar secara standar dan aturan teknis yang benar bantuan pengabdian masyarakat ini juga ditujukan agar renovasi menghasilkan estetika, kebersihan dan kesehatan hunian RSS. Metode yang digunakan dalam renovasi ini adalah metode studi lapangan, pemiilihan bahan bangunan, disain dan teknis. Diharapkan hasil renovasi pengabdian masyarakat ini  dapat menjadi contoh bagi RSS lainnya di perumnas Minomartani, Sleman, Yogyakarta.
Pembinaan Implementasi E-Filing bagi Pelaku UMKM Kerupuk di Kecamatan Gunung Anyar Kota Surabaya I made laut Mertha Jaya; Mar’a Elthaf Ilahiyah Ilahiyah
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i2.198

Abstract

Usaha  Mikro  Kecil  Menengah  (UMKM)  di  Indonesia  merupakan  salah  satu soko  guru  perekonomian  Indonesia  selain  koperasi. Berdasarkan data Produksi Domestik Bruto (PDB) tahun 2011, UMKM mempunyai kontribusi kurang lebih 57% dari total PDB. Namun demikian, apabila dibandingkan dengan kontribusi UMKM terhadap penerimaan pajak, terdapat miss-match dimana kontribusi UMKM pada penerimaan perpajakan sangat kecil, yaitu kurang lebih 0.5% dari total penerimaan pajak. Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian perpajakan ini melalui pembinaan dan implementasi e-filing bagi para pelaku UMKM Kerupuk di Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya diharapkan dapat membantu di bidang pengelolahan pajaknya. Metode atau langkah-langkah pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pemberian materi perpajakan (e-filing), pajak penghasilan (PPh) dan program pendampingan mengenai perpajakan. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya kesinambungan kegiatan dan evaluasi secara berkala setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sehingga para pelaku UMKM Kerupuk di Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya dapat berkontribusi dalam pengembangan UMKM di Jawa Timur. Peserta pelaku UMKM Kerupuk di Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya memiliki kemampuan dalam menyusun dan mengimplementasikan laporan pajak usahanya secara baik dan benar serta dapat dipertanggungjawabkan. 
Revitalisasi Lapangan Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen Tri Hartanto; A. Bambang Yuwono
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v2i2.199

Abstract

Lapangan Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen yang selama ini dirasakan semakin berkurang manfaatnya bagi masyarakat, akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Lapangan yang luas, dapat dikelola untuk berbagai kepentingan. Tidak hanya di bidang olah raga, namun juga bidang rekreasi dan ekonomi. Penyediaan wadah untuk berjualan, diharapkan mampu mendorong masyarakat bisa menjual produknya. Revitalisasi lapangan, terkait erat dengan penataan ruang kawasan di lingkup lapangan, meliputi sistem drainase, sistem jalan lingkungan, pengendalian genangan/banjir dan penghijauan. Metode pengabdian melalui beberapa tahap. Tahap pertama adalah persiapan, yaitu dengan melakukan diskusi dengan perangkat desa Masaran dan tokoh masyarakat. Tahap berikutnya adalah membuat gambar pra-desain berupa gambar site-plan, denah dan perspektif. Dari bahan pra-desain yang telah disusun, dilakukan diskusi dengan semua tim dan perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk mendapatkan masukan dan saran untuk perbaikan pra-desain. Setelah mendapat persetujuan maka dibuat gambar detailnya. Perencanaan direncanakan oleh tim ahli di bidangnya, untuk menyiapkan master plan revitalisasi pembangunan lapangan Masaran. Luaran dari pengabdian ini adalah tersusunnya Gambar Kerja dan Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) untuk revitalisasi lapangan desa Masaran. Berdasarkan hal tersebut maka kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi ke depannya ditingkatkan sehingga membawa manfaat bagi masyarakat.

Page 5 of 11 | Total Record : 106