cover
Contact Name
masrukan
Contact Email
mrukan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.padma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna
ISSN : 14118114     EISSN : 26852160     DOI : -
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna with registered number ISSN 1411-8114(print) and E-ISSN 2685-2160 (online) is a scientific journal that publishes the results of research in the field of multidiciplines science. This journal is published by LPPM, Universitas Widya Mataram, Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
Pembinaan Digital Marketing untuk Peningkatan Penjualan UMKM Jajanan Pasar Vivin Zulfa Atina; Danis Aditya Mardani; Angger Prayoga
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v3i2.574

Abstract

Teknologi saat ini terus berkembang dan manfaat penggunaan internet terasa bagi para pemakainya. Pemasaran digital adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet. Melalui media digital kini tak hanya digunakan untuk berteman dan berjejaring sosial tetapi kini juga merambah dunia bisnis. Dengan fitur seperti lokasi misalnya, konsumen bisa mencari referensi produk atau jasa yang dekat dengan tempat tinggalnya. Fitur hashtag juga bisa digunakan dalam promosi di media sosial agar konsumen bisa dengan mudah menjangkau bisnis. Tujuan program pengabdian pembinaan ini secara umum mendeskripsikan dampak Pemasaran digital terhadap volume penjualan bagi pemilik UMKM. Proses wawancara terhadap UKM ini berjenis pengumpulan data kualitatif, dengan menggunakan model triangulasi, yang menggabungkan metode wawancara terstruktur, wawancara mendalam dan observasi terhadap pemilik UMKM. Dari wawancara diketahui bahwa pemasaran digital memudahkan pemilik UMKM untuk memberikan informasi dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen, memperluas pangsa pasar, meningkatkan awareness dan meningkatkan penjualan bagi pemilik UMKM.
Diversifikasi Pangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Magelang Melalui Pendekatan Sanitasi dan Keamanan Pangan untuk Memperolah Izin Edar Produk Makanan Masrukan Masrukan
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v3i2.575

Abstract

Industri kecil rumah tangga memiliki perananan penting dalam hirarki perekonomian daerah, khususnya di kabupaten magelang jawa tangah. Total lebih dari 100 IKM pangan yang masih mengalamai permasalahan terkait tata cara produksi makanan yang baik dan benar, diversifikasi olahan pangan,dan  legalitas usaha yang mencakup perizinan, izin edar produk dan pemasaran.Metode pendekatan persuasif dilakukan untuk memberikan informasi mengenai cara produksi pangan olahan yang baik makanan, diversfikasi pangan dan legalitas usaha bagi pelakua IKM pangan. Melalui pelatihan dan bimbingan teknis tentang cara mendapatakan sertifikat dari lembaga pemberi sertifikat seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  ini diharapkan bagi IKM pangan lebih mendapatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya hilirisasi produk pangan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial, ekonomi dan budaya. 
BIMBINGAN TEKNIS LPM KELURAHAN DAN DESA MENINGKATKAN TUGAS DAN FUNGSI LPM DALAM MENYERAP ASPIRASI DAN MENGGERAKKAN MASYARAKAT BERBASIS WILAYAH (DPD LPM DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) Kelik Endro Suryono
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada LPM Kelurahan dan Desa di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka meningkatkan fungsi dan tugas dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahwa partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan wilayah dilakukan secara terencana dan berkelanjutan dilaksanakan terus menerus oleh pemerintah bersama-sama segenap warga masyarakat atau dilaksanakan oleh masyarakatnya dengan dipimpin oleh pemerintah. Pemberdayaan merupakan upaya pemberian kesempatan dan atau memfasilitasi kelompok masyarakat agar mereka memiliki aksebilitasi terhadap sumber daya, yang berupa; modal, teknologi, informasi, jaminan pemasaran dan lain-lain. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan Pola Recruitment dari perwakilan masing-masing DPD LPM Kabupaten dan Kota. Pemaparan dengan pendekatan Workshop dan FGD tentang proses mekanisme perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berbasis masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, peningkatan tugas dan fungsi LPM dalam menyerap aspirasi dan menggerakkan masyarakat berbasis wilayah dan faktor-faktor yang memengaruhi tugas dan fungsi LPM dalam menyerap aspirasi dan menggerakkan masyarakat berbasis wilayah.
UPAYA BANGKIT DI MASA PANDEMI COVI-19 MELALUI EDUKASI PERILAKU INOVATIF WIRAUSAHAWATI “MKPOPOCORN” DI DESA PLERET BANTUL Sofiati; muhammad robbie; muhammad khoirodin
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak perubahan dramatis terhadap keberhasilan UMKM diIndonesia, sehingga tantangan yang dihadapi wirausahawati semakin tinggi.Untuk menghadapitantangan tersebut membutuhkan pengembangan kewirausahaan melalui perilaku inovatif. Kegiatanpengabdian ini bertujuan mengedukasi dan mendampingi wirausahawati agar berperilaku inovatifuntuk bangkit mencapai keberhasilan usaha. Metode pelaksanaan program pengabdian dilakukanempat langkah:1) perencanaan antara lain pra survey untuk menemukan mitra berikut permasalahanyang dihadapi. 2) perumusan program kegiatan.3) implementasi program. 4)monitoring evaluasi danpendampingan paska praktik. Periode pelaksanaan program pengabdian ini dilakukan pada bulanOktober-Desember 2021. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra terlihat sangat antusias meresponprogram kegiatan ini sehingga hal tersebut membuktikan adanya upaya bangkit dimasa pandemicCovid-19. Implementasi program dilaksanakan dua sesi, pertama edukasi dengan cara tutorialmateri pembentukan perilaku inovatif disertai diskusi dan bermain peran, sesi kedua yaitu praktikinovasi varian rasa popcorn, inovasi dalam packaging produk, inovasi perluasan pasar penjualan online maupun offline, pemuasan konsumen. Kesimpulan, hasil monev dan pendampingan 90 persenmencapai keberhasilan usaha hal ini terbukti adanya peningkatan kapasitas produksi sebagai akibatmeningkatnya permintaan konsumen yang merasa puas terhadap produk “MKPopcorn”dan adanyadiversifikasi usaha. Sedangkan 10 persen program yang dinilai belum berhasil adalah inovasi dalammenyediakan persediaan barang dagangan di rumah usaha sehingga rencana program yang akandatang pelatihan manajemen persediaan barang dagangan dan sebaiknya waktu pendampingannyadiperpanjang agar tingat keberhasilan usaha bisa mencapai 100 persen.
IbM (IPTEKS BAGI MASYARAKAT) PENINGKATAN KEWIRAUSAHAAN KELUARGA KOPERASI KARYAWAN WIDYA MATARAM wuku astuti; Nisfatul Izzah
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat merupakan satu dari tiga darma yang wajib dilakukanoleh seorang dosen. Dua darma yang lain adalah kewajiban untuk melaksanakanpengajaran dan penelitian. Pengabdian yang dilakukan bisa mencakup berbagai macamhal, pengabdian bisa dilakukan di sekolah sekolah menengah dalam bentuk pengenalanmaupun pendampingan keilmuan akuntansi. Pengabdian juga bisa dilakukan dalambentuk pendampingan UMKM, pendampingan KUBE, BUMDES, maupun KWT. Selainitu pengabdian bisa dalam bentuk penyuluhan kepada organisasi-organisasi baik nirlabamaupun yang orientasi laba. Koperasi sendiri merupakan salah satu organisasi yangbisa didampingi maupun diberikan penyuluhan dengan tujuan agar koperasi dapat lebihberkembang baik dari sisi usaha maupun dari berkembangnya keilmuan para anggotasendiri. Kesempatan untuk melakukan pendampingan di Koperasi Karyawan WidyaMataram (Kopkarwima) menjadi salah satu program kerja dari Kopkarwima yaituPenyuluhan dan Pembinaan Anggota, dengan tema yang disepakati oleh Kopkarwimadan narasumber adalah Peningkatan Kesejahteraan Koperasi. Narasumber berasal daridosen-dosen dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UWM.
Penataan Tata Tanda di Kawasan Simpang Empat Monumen Jogja Kembali, Kentungan, Gejayan, Condong Catur Padmana Grady Prabasmara
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yogyakarta yang memang sebagai kota tujuan banyak orang di seluruh Indonesia, untuk menitipendidikan, sekedar berekreasi atau bahkan menetap untuk tinggal semakin meningkat.Infrastruktur pemukiman, transportasi dan komersial semakin padat. Wajah kota Yogyakarta yangseharusnya Nyaman dan Indah berangsur-angsur mulai menurun. Salah satu indikator wajahtersebut adalah signage atau tata tanda. Dalam konteks ini lebih ditekankan pada reklame iklandengan ukuran sangat besar di lokasi strategis. Lokasi tersebut terletak di simpang Empat jalanbesar yang ada di Sleman, yaitu; Simpang Empat Monjali, Kaliurang, Gejayan dan CondongCatur. Pada Empat titik ini akan menjadi lokasi Penataan Kembali Signage yang menjadi wajahGerbang Wilayah Propinsi DIY.
USAHA ULTRA MIKRO DAN MOTIVASI UMKM NAIK KELAS MELALUI PENDAMPING UMKM Nisfatul Izzah; Rosita Munawaroh
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berlatar belakang adanya fenomena maraknya Usaha Ultra Mikro (UMi) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kecamatan Paciran Lamongan Jawa Timur yang ingin naik kelas. Usaha ultra mikro dan UMKM belum mengetahui strategi penjualan masa kini, perijinan dan mencari modal usaha. Fenomena ini mendorong dosen pengabdi selaku pendamping UMKM Nasional bersertifikat BNSP untuk melakukan pendampingan terhadap usaha tersebut untuk naik kelas. Metode pendampingan UMKM menjadi pemecahan solusi yang dapat diberikan. Sedangkan metode pengabdian dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu tahap sosialisasi di sosial media tentang adanya pendamping UMKM, kemudian memilah dan menentukan beberapa usaha yang telah menghubungi untuk didampingi usahanya, adapun tahap terakhir yaitu mendampingi sesuai dengan kebutuhan usaha pemohon dengan cara menggali persoalan masing-masing usaha, memberikan contoh dan pengarahan langsung sesuai produk mereka. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya pendampingan usaha ultra mikro dan UMKM secara rutin selama tiga bulan. Pendampingan menghasilkan beberapa kemajuan dalam usaha, seperti packaging, strategi pemasaran, dan informasi tentang perijinan, serta pembuatan laporan keuangan.
Pembinaan Hadrah dengan Metode Persuasi: Model Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Mukhijab
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan hadrah atau seni musik tradisional berbasis rebana dan pujian kepada Nabi Muhammad (salawat), memerlukan manajemen pengelolaan yang berkesinambungan. Ketika arena inidijadikan sebagai ruang pengabdian masyarakat dalam kerangka Tridharma Perguruan Tinggi, makapendekatan persuasi sangat direkomendasikan. Pendekatan ini, dalam kasus pembinaan hadrah MasjidBaiturachim, Patangpuluhan, Kota Yogyakarta, berprinsip bahwa pembentukan kelompok hadrahmemerlukan waktu yang panjang, dari rencana membuat kelompok atau grup, kebutuhan perangkat musik,sistem latihan, personil anggota dan pelatih, sampai serta mengelola organisasi. Pola pendekatan gradualyang dirancang untuk kepentingan jangka panjang. Meskipun terdapat kelemahan dalam bentukketerbatasan finansial untuk pembiayaan organisasi, pendekatan persuasi yang mengutamakan diskusisecara informal dan dialogis, serta manajemen organisasi yang transparan, grup hadrah ini bisa eksis danmapan secara organisai.
PKM: Unifikasi Aturan Pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta Hastarini , Arvita
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan hukum mengenai seberapa pentingnya surat keterangan tersebut dan tujuan serta kegunaan dari surat keterangan ahli waris tersebut termasuk masyarakat di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten KulonProgo, DIY. Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia No. 3 Tahun 1997 Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah, bahwa terdapat perbedaan bagi tiap-tiap golongan penduduk di Indonesia terkait pihak yang berwenang untuk membuat atau mengeluarkan surat keterangan ahli waris tersebut.Akan tetapi berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia No. 16 Tahun 2021tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah menerangkan bahwa terjadi unifikasi peraturan pembuatan surat keterangan ahli waris yang dulunya berbeda-beda antar tiap golongan penduduk di Indonesia terkait pihak yang berhak mengeluarkan surat keterangan ahli waris tersebut yakni Notaris untuk apapun golongan penduduk mereka. Dengan adanya peraturan terbaru ini diharapkan masyarakat Indonesia tidak lagi kebingungan dalam membuat surat keterangan warisnya sehingga melek akan pengetahuan hukum dan bisa menyebarluaskannya informasi dan pengetahuan ini ke kerabat dan lingkungannya.
PKM PENGENALAN KEKERASAN BERBASIS GENDEBagi SATGAS SIGRAK Astuti , Dwi
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan merupakan persoalan serius yang dihadapi pemerintah saat ini. Angka kekerasanperempuan tidak berkurang bahkan di tahun 2018 Indonesia sempat menghadapi kondisi darurat kekerasanperempuan. Keseriusan ini dapat dilihat dengan dibentuknya unit khusus yang menangani kekerasan perempuan.Lembaga itu adalah Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak atau disingkat dengan UPT PPA.UPT ini dibentuk disetiap kecamatan yang ada di Indonesia, termasuk di Kota Yogyakarta. Dalam menjalankanfungsinya UPT PPA tidak bekerja sendiri, namun bermitra dengan banyak pihak, mulai dari hulu sampai hilir terkaitkasus-kasus kekerasan kepada perempuan. Terutama yang paling dominan adalah penegak hukum dan psikolog.Untuk menjangkau persoalan kekerasan perempuan sampai di tengah-tengah masyarakat, UPT PPA melibatkansukarelawan yang tinggal di tengah-tengah masyarakat. Tugas dari sukarelawan adalah untuk mengidentifikasi danmelaporkan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan di sekitar rumah tinggal mereka.Namun tugas ini tidaklahmudah, karena kasus kekerasan terhadap perempuan tidak selalu terkait erat dengan persoalan gender. Kemampuanmengidentifikasi dan memahami kasus kekerasan kepada perempuan berbasis gender ini menjadi kebutuhan yangpenting. Oleh karenanya, diperlukan adanya pelatihan dan pemberdayaan kepada sukarelawan supaya memilikipengetahuan, pemahaman tentang kekerasan perempuan berbasis gender dan selanjutnya mampu mengidentifikasidan membedakan kasus kekerasan kepada perempuan secara umum dan kasus kekerasan kepada perempuan yangkhusus berlatar belakang persoalan gender. Dari diskusi yang dilakukan disimpulkan beberapa hal yang penting danbisa menjadi pijakan dalam langkah ke depan yaitu : kekerasan perempuan sangat erat kaitannya dengan relasigender yang tidak adil, ketidak adilan relasi gender adalah hasil dari konstruksi norma sejak kecil, menciptakankesetaraan relasi gender menjadi tidak mudah ketika berhadapan dengan norma, yang bisa dilakukan adalah dengantetap menerima norma yang ada dengan batasan norma tersebut tidak menghalangi/menghambat kesempatankeberdayaan perempuan sehingga perempuan memiliki posisi tawar dan tidak tergantung pada laki-laki, sehinggamenghindarkan pada potensi tindakan kekerasan terhadap perempuan. Kta

Page 7 of 11 | Total Record : 106