cover
Contact Name
Rifa Rahmi
Contact Email
rhyfmy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rhyfmy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences
ISSN : 23382112     EISSN : 25800485     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Al-Asalmiya Nursing teregistrasi dengan nomor ISSN: 2338-2112. Jurnal ini memuat artikel kesehatan terutama lingkup keperawatan (Keperawatan Anak, Maternitas, Jiwa, Medikal Bedah, Keluarga, Komunitas, Gawat Darurat, dan lain-lain). Al-Asalmiya Nursing merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh STIKes Al-Insyirah Pekanbaru yang dipublikasi pada bulan Mei dan November setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN PEBATUAN Rahmaniza; Fadhli, Rohmi; Ramayani, Pristika
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2914

Abstract

PHBS perwujudan kondisi kondusif bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku kesehatan. Dampak perilaku dan lingkungan tidak sehat di masyarakat akan timbulnya berbagai macam penyakit menular. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas promosi kesehatan terhadap perubahan pengetahuan tentang PHBS pada tatanan rumah tangga di Kelurahan Pebatuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan pre eksperimental desain penelitian one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian adalah sebanyak 94 orang. Sampel penelitian ini dipilih secara purposive sampling dengan menggunakan rumus lemeshow yang berjumlah 38 orang. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner. Analisa data menggunakan uji non parametric yaitu uji wilcoxon rank test. Hasil penelitian didapatkan persentase responden dengan pengetahuan ASI ekslusif kurang sebelum promosi kesehatan sebanyak 55.3% dan pengetahuan baik ASI ekslusif 84.2% sesudah promosi kesehatan dan persentase responden dengan pengetahuan menimbang bayi/ balita kurang sebelum promosi kesehatan sebanyak 78.9% dan pengetahuan menimbang bayi/ balita baik 73.7% sesudah promosi kesehatan. Hasil penelitian menunjukan promosi kesehatan efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang PHBS dengan nilai p-value 0.000 <0.05. Saran dalam penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan riset tentang pengaruh promosi kesehatan terhadap seluruh indikator (PHBS) dalam tatanan rumah tangga.
EFEKTIFITAS VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP PEMUDARAN STRETCHMARK PADA IBU NIFAS DI RUMAH BERSALIN dr. RIDA RAMADHANA KABUPATEN KAMPAR Arina, Mia; Amin, Suci; Isni Yuli Lestari Putri , Tengku; Dwi Satriyanto , Muhammad
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2923

Abstract

Stretchmark merupakan masalah kulit yang lazim dialami wanita pasca kehamilan dan persalinan, baik pervaginam maupun melalui operasi sesar. Kondisi Stretchmark dapat tampak lebih gelap pada ibu dengan riwayat kehamilan lebih dari satu kali (multigravida) yang memiliki warna kulit gelap atau hitam. Sekitar 90% wanita mengalami striae gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas minyak kelapa murni (virgin coconut oil/VCO) terhadap pemudaran stretchmark pada ibu nifas di rumah bersalin dr. Rida Ramadhana Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang masing-masing terdiri dari 12 responden ibu nifas. Intervensi yang diberikan adalah aplikasi Virgin Coconut Oil (VCO) sebanyak dua kali sehari, yaitu setelah mandi pagi dan sore, selama 7 hari pada kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian VCO, sebagian besar ibu nifas pada kelompok eksperimen (66,7%) dan kelompok kontrol (75%) memiliki stretchmark dengan kategori sedang. Setelah pemberian VCO, mayoritas ibu nifas pada kelompok eksperimen memiliki stretchmark  ringan sebanyak 6 responden (50%), sedangkan pada kelompok kontrol yang tidak diberikan VCO, sebagian besar masih berada pada kategori sedang sebanyak 7 responden (58,3%). Terdapat efektivitas pemberian minyak kelapa murni terhadap pemudaran stretchmark pada ibu nifas dengan nilai p = 0,007 (p<0,05). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam mengimplementasikan terapi non-farmakologis untuk memudarkan stretchmark  pada ibu nifas.
EFEKTIVITAS BUTTERFLY HUG DALAM MENGURANGI KECEMASAN PREOPERATIF PADA IBU HAMIL YANG MENJALANI SECTIO CAESAREA TERENCANA DI RUMAH SAKIT, INDONESIA Pujiati, Lilis; Rizky Safitri Matondang, Elsa; Mardhiah
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2924

Abstract

Kecemasan yang ibu rasakan saat masa kehamilan bisa berlanjut sampai menjelang tindakan sectio caesarea. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat mengatasi kecemasan ibu sebelum sectio caesarea yaitu metode self healing dengan teknik butterfly  hug. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode self-healing yang dikombinasikan dengan pendekatan butterfly hug berdampak pada kecemasan pasien yang mengalami sectio caesarea. Studi ini adalah quasi eksperiment dengan desain satu kelompok pretest dan kelompok posttest. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Sundari Medan dengan melibatkan sebanyak 33 orang sebagai sampel penelitian yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami kecemasan sebelum prosedur sectio caesarea dengan teknik butterfly hug Sebagian besar mengalami kecemasan berat, setelah melakukan metode self healing dengan teknik butterfly hug di sebagian besar cemas ringan. Metode self healing dengan teknik butterfly hug berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil yang menjalani sectio caesarea terencana . Perawat Rumah Sakit Umum Sundari Medan untuk memberikan edukasi terhadap pasien yang akan menjalani sectio caesarea, dalam pengelolaan kecemasan, dengan fokus pada pemanfaatan metode self healing dengan teknik butterfly hug sebagai salah satu cara untuk menurunkan tingkat kecemasan
PENGARUH KOMBINASI TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI DAN SEDUHAN KAYU MANIS TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI POLI UMUM PUSKESMAS GLUGUR KOTA Munir, Chairul; Safitri Parinduri , Julidia; Rizky Safitri Matondang, Elsa; Banjarnahor, Jefri
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2934

Abstract

Penderita diabetes melitus perlu menjaga agar kadar gula darah (KGD) tetap terkontrol untuk mencegah komplikasi. Penatalaksanaan KGD dapat dilakukan secara nonfarmakologi yaitu mengombinasikan terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Poli Umum Puskesmas Glugur Kota. Penelitian ini adalah penelitian Pre Experimental dengan model pretest-posttest pada satu kelompok (the one group pretest posttest). Penelitian dilakukan di Poli Umum Puskesmas Glugur Kota. Populasi penelitian sebanyak 30 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test pada tingkat kepercayaan 95% (a=0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebelum pemberian kombinasi terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis, kadar gula darah rata- rata pasien diabetes melitus sebesar 213,67±36,360. Setelah terapi, kadar gula darah rata-rata menurun menjadi 138,93±27,109. Kombinasi terapi ini berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah dengan p- value = 0,000 (<0,05). Kadar gula darah dapat menurun setelah diberikan kombinasi terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis. Disarankan perawat menerapkan kombinasi terapi ini dalam pendekatan perawatan pasien diabetes melitus sebagai alternatif non-farmakologis efektif dalam menurunkan kadar gula darah.
IMPLEMENTASI SELF-CARE REGULATION MODEL PADA PASIEN DENGAN STROKE ISKEMIK DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Susyanti, Deni; Ria Banjarnahor, Hotma; Vitu Gea, Handerman; Olivia, Nina; Masdiana, Erna
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2937

Abstract

Stroke masih menjadi penyebab utama disabilitas global, dengan stroke iskemik mendominasi kasus. Di Indonesia, tingginya angka kejadian menyoroti kebutuhan intervensi efektif, terutama karena defisit perawatan diri akibat hemiparesis sering membuat pasien bergantung. Untuk mengatasi ini, Self-Care Regulation Model (SCRM) hadir sebagai strategi keperawatan yang memberdayakan pasien agar lebih mandiri. Studi kuasi-eksperimental ini dilaksanakan dari Januari hingga Juni 2025 di Rumah Sakit Tk II Putri Hijau, melibatkan 30 pasien stroke iskemik rawat inap yang sadar penuh, bersedia menjadi responden, dan berusia 40-70 tahun. Pasien dengan kondisi medis lain yang memengaruhi penelitian dieksklusi. Intervensi SCRM, yang meliputi pelatihan berpakaian, makan, dan mobilisasi tempat tidur, secara signifikan meningkatkan skor Barthel Indeks rata-rata dari 45.2±12.8 menjadi 68.7±10.5 (p<0.001). Peningkatan 23.5 poin ini secara klinis berarti pergeseran dari ketergantungan sedang menjadi kemandirian ringan atau minimal. Klasifikasi Barthel Indeks juga menunjukkan perubahan positif: tidak ada lagi pasien yang sangat bergantung, hanya 16.7% yang bergantung berat, sementara mayoritas (66.7%) menjadi bergantung sedang, 13.3% bergantung ringan, dan 3.3% bahkan mencapai kemandirian penuh. Temuan kualitatif turut mendukung, menunjukkan peningkatan efikasi diri, pengetahuan adaptif, koping, serta dukungan sosial dan lingkungan. Singkatnya, implementasi SCRM terbukti efektif meningkatkan kemandirian fungsional pada pasien stroke iskemik. 
PENGARUH TERAPI RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP KEMAMPUAN MENGENDALIKAN AMARAH PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA YANG MEMILIKI RISIKO PERILAKU KEKERASAN Gustina, Erita; Kristina Putri Silalahi, Mentiara; Af'idah, Huwaina; Mentiara Kristina Putri Silalahi
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2939

Abstract

Kesehatan jiwa adalah kondisi optimal secara kognitif, emosional, fisik, perilaku, dan sosial, yang memungkinkan individu menjalankan fungsinya secara efektif dan merasa puas dalam peran sosial. Salah satu ancaman terhadap kesehatan jiwa adalah perilaku kekerasan, yang sering kali muncul sebagai respons terhadap stres atau emosi negatif seperti amarah yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi napas dalam terhadap kemampuan mengendalikan amarah pada pasien gangguan jiwa dengan risiko perilaku kekerasan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pretest-posttest satu kelompok tanpa kontrol, dengan sampel sebanyak 30 pasien di fasilitas kesehatan jiwa. Intervensi berupa terapi relaksasi napas dalam diberikan setiap hari selama tujuh hari, masing-masing sesi berdurasi 15–20 menit dan dipandu oleh tenaga kesehatan. Kemampuan mengontrol amarah diukur melalui observasi dan skala penilaian risiko kekerasan, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan signifikansi p < 0,05. Hasil menunjukkan adanya perubahan signifikan sebelum dan sesudah intervensi, ditandai dengan penurunan agresivitas verbal maupun fisik, serta meningkatnya kemampuan kontrol emosi. Terapi ini terbukti merangsang sistem saraf parasimpatis serta pelepasan endorfin dan enkefalin, yang menimbulkan efek tenang dan meningkatkan fungsi kognitif. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti tidak adanya kelompok kontrol dan waktu pengamatan yang terbatas. Kesimpulannya, terapi relaksasi napas dalam efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk mengelola amarah dan mengurangi risiko kekerasan pada pasien gangguan jiwa. Disarankan terapi ini diterapkan secara rutin dalam program rehabilitasi. 
PENGARUH AKTIVITAS BERKEMAH DI ALAM TERBUKA TERHADAP TINGKAT STRES BERDASARKAN PERSPEKTIF TIPE KEPRIBADIAN Margi Astuti , Epu; Fadhli, Rohmi; Ibnu Abdi Brata , Muhammad; Efliani, Destria
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2940

Abstract

Tingkat stres yang tinggi dikalangan mahasiswa akibat tuntutan akademik dan sosial menjadi salah satu masalah kesehatan mental yang perlu mendapatkan perhatian serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas berkemah di alam terbuka terhadap tingkat stres mahasiswa berdasarkan tipe kepribadian, yaitu introvert dan ekstrovert, di Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah. Dengan meningkatnya stres di kalangan mahasiswa, terutama selama proses akademik, penelitian ini berfokus pada intervensi berbasis alam sebagai metode pengelolaan stres. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sebanyak 6 mahasiswa semester 5 keperawatan yang terdiri dari 3 introvert dan 3 ekstrovert. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres dan Eysenck Personality Inventory (EPI) untuk mengidentifikasi tipe kepribadian, baik sebelum maupun sesudah kegiatan berkemah. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan dalam tingkat stres setelah intervensi berkemah, dengan rata-rata penurunan skor sebesar 4,67 pada mahasiswa introvert dan 4,33 pada mahasiswa ekstrovert. Hasil uji T menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada tingkat stres sebelum dan sesudah kegiatan berkemah. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan berkemah efektif sebagai strategi pengelolaan stres bagi mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan institusi pendidikan untuk mengintegrasikan aktivitas luar ruangan dalam program kesejahteraan mental mahasiswa.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS Efliani, Destria; Desniati
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2941

Abstract

Hipertensi yang tidak terkontrol dan terjadi terus- menerus membahayakan penderita hipertensi. Karena akan mengakibatkan komplikasi. Keberhasilan terapi pengobatan dalam mencegah terjadinya komplikasi hipertensi ditentukan oleh kepatuhan minum obat. Faktor yang memengaruhi kepatuhan yaitu berkaitan dengan terapi pengobatan pasien, salah satunya adalah faktor nya adalah durasi pengobatan yang panjang, regimen terapi yang kompleks, efek samping oabt dan kurangnya pengetahuan pasien terkait hipertensi dikarenakan faktor kepercayaan kesehatan diyakinin pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kepercayaan kesehatan dengan kepatihan minum obat pada penderita hipertensidi Puskesmas Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita Hipertensi sebanyak 100 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling berjumlah 80 orang. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar ibu sebanyak 47,5% responden memiliki kepercayaan kesehatan rendah, sebagian besar responden memiiki kepatuhan minum obat yang rendah yaitu sebanyak 85%. Terdapat hubungan bermakna antara kerpecayaan kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada penderita Hipertensi di Puskesmas Tembilahan Hulu (p value 0,003). Disarankan agar Puskemas meningkatkan pelayanan agar kepercayaan masyarakat meningkat serta dapat menyampaikan informasi dengan baik mengenai hipertensi.
HUBUNGAN MOTIVASI DAN PERSEPSI PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN EDUKASI KESEHATAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD Agistin, Melani; Erianti, Susi; Mayang Sari, Siska
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2944

Abstract

Pendokumentasian edukasi kesehatan merupakan proses penting dalam praktik keperawatan yang mencatat informasi edukasi yang diberikan kepada pasien, berfungsi sebagai legalitas perawat, dan mendukung integrasi tugas antar perawat. Kelengkapan pendokumentasian ini didorong oleh motivasi dan persepsi perawat akan pentingnya dokumentasi dalam meningkatkan kualitas perawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara motivasi dan persepsi perawat terhadap pelaksanaan pendokumentasian edukasi kesehatan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian menggunakan studi kuantitatif, dengan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel penelitian ini 47 orang perawat menggunakan Teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisi data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan responden motivasi tinggi 24 orang perawat (51,1%), responden motivasi rendah 23 orang perawat (48,9%) dan responden persepsi baik 27 orang perawat (57,4%), responden persepsi kurang baik 20 orang perawat (42,6%). Hasil uji statistik chi-square didapatkan motivasi perawat p value (0,627) dan persepsi perawat p value (0,689) dimana p value > (0,05) yang bermakna tidak terdapat hubungan antara motivasi dan persepsi perawat terhadap pelaksanaan pendokumentasian edukasi kesehatan. Diharapkan kepala ruangan dan rumah sakit memberikan penghargaan terhadap perawat yang melakukan pendokumentasian edukasi dan perawat selalu menerapkan standar perosedur operasional (SPO) agar perawat lebih memperhatikan lagi setiap poin pendokumentasian edukasi kesehatan saat melakukan pendokumentasian.
PENGARUH HYDROTHERAPI TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Ariyanti, Ika; Fentiana, Nina; Suharto
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2947

Abstract

Hydroterapi baik secara internal maupun eksternal, dapat menjadi terapi komplementer yang bermanfaat bagi penderita diabetes melitus tipe 2 dalam membantu mengelola kadar gula darah, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hydrotherapi terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes milletus di Rumah Sakit X Medan. Penelitian ini menggunakan quasi experimen dengan kelompk kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik purposive sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sesuai kreteria inklusi sebanyak 30 orang partisipan yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 partisipan kelompok intervensi dan 15 partisipan kelompok kontrol. Berdasarkan uji wilcoxon menunjukan terdapat pengaruh signifikan p<0,000 hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh hydroterapi terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Diharapkan dapat menjadi terapi pendamping bagi penderita diabetes milletus tipe 2 yang dirawat dirumah sakit maupun di rumah