cover
Contact Name
Rifa Rahmi
Contact Email
rhyfmy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rhyfmy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences
ISSN : 23382112     EISSN : 25800485     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Al-Asalmiya Nursing teregistrasi dengan nomor ISSN: 2338-2112. Jurnal ini memuat artikel kesehatan terutama lingkup keperawatan (Keperawatan Anak, Maternitas, Jiwa, Medikal Bedah, Keluarga, Komunitas, Gawat Darurat, dan lain-lain). Al-Asalmiya Nursing merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh STIKes Al-Insyirah Pekanbaru yang dipublikasi pada bulan Mei dan November setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
HUBUNGAN BEBAN KERJA, STRES KERJA DAN KOMPETENSI DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN Mayenti, Fitra; Meri, Dilgu; Gusniwati, Yuli
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v13i2.2814

Abstract

Kinerja merupakan hasil kerja perawat secara nyata yang dikerjakan sesuai dengan tanggung jawabnya. Faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat adalah beban kerja, stress kerja dan kompetensi. Beban kerja merupakan sekumpulan kegiatan yang harus diselesaikan oleh perawat  diruangan. Beban kerja perawat yang berlebih akan bepengaruh terhadap kualitas kerja perawat tersebut, sehingga dapat menyebabkan perawat tersebut mudah stress. Selain beban kerja dan stress kerja, kompetensi perawat merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja perawat, kompetensi merupakan kemampuan atau keahlian seseorang perawat dalam mejalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai perawat professional dilingkungan tempat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja, stress kerja dan kompetensi dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di RSUD Indrasari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Probability Sampling dengan Proportionate Stratified random sampling. Data diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan sistem komputerisasi, menggunakan uji pearson chi-square. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja perawat mayoritas kategori sedang yakni 64,6%, stres kerja perawat mayoritas kategori sedang yakni 62%, kompetensi perawat mayoritas kategori sedang yakni 57%, dan kinerja perawat mayoritas kategori sedang yakni 67,1%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja (0,001, stres kerja (0,001), kompetensi (0,002) dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Rekomendasi pada pihak manajemen rumah sakit untuk mengutamakan kebutuhan perawat dalam peningkatkan kompetensi dan meningkatkan fasilitas dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terhadap pasien. 
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Efliani, Destria; Redho, Ahmad; Ade Fitri, Jufenti; Lestari, Winda
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v13i2.2816

Abstract

Salah satu penyakit yang mengganggu sistem adalah hipertensi. Tidak ada obat untuk penyakit ini. Satu-satunya cara untuk mengendalikannya dan menjaga kestabilannya adalah melalui pengobatan dan perawatan yang diberikan oleh profesional dan perawatan secara mandiri. Pengobatan penderita hipertensi termasuk penggunaan obat-obatan dan metode nonfarmakologis, seperti rendam kaki air hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana terapi rendam kaki air hangat berdampak pada penurunan tekanan darah pada orang lanjut usia yang menderita hipertensi di UPT PSTW Khusnul Khotimah dari Dinas Sosial Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain preexperimental yang dirancang untuk satu kelompok pretest-posttest. Dalam penelitian ini, teknik total sampling digunakan, dan sampelnya terdiri dari 30 orang. Terapi rendam kaki air hangat dilakukan selama 6 hari dan lama waktu yang dibutuhkan selama terapi adalah 10-15 menit. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik sebelum terapi rendam kaki air hangat adalah 152.50 mmHg dan tekanan darah diastolik adalah 100 mmHg. Sebaliknya, tekanan darah sistolik setelah terapi rendam kaki air hangat adalah 130 mmHg dan tekanan darah diastolik setelah terapi adalah 80 mmHg, dengan p-value sebelum dilakukan rendam kaki 0,000 dan setelah dilakukan rendam kaki 0.000. Diharapkan UPT PSTW Khusnul Khotimah dari Dinas Sosial Provinsi Riau dapat menggunakan rendam kaki air hangat sebagai metode alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada orang tua yang menderita hipertensi. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERINEAL HYGIENE DENGAN PERILAKU PERINEAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI Alkarima, Natasha; Roza Adila, Dian; Utami, Agnita; Roslita, Riau; Yovinna Tobing, Vella
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v13i2.2823

Abstract

Kurangnya pemahaman remaja putri mengenai kebersihan organ reproduksi dapat memengaruhi sikap individu terhadap penerapan perawatan area perineum dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu dampak yang bisa muncul akibat kebersihan yang tidak terjaga adalah terjadinya infeksi pada area kewanitaan yang disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap kebersihan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja mengenai perineal hygiene dan perilaku mereka terkait kebersihan perineum selama menstruasi di SMPN 8 Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel ditentukan menggunakan rumus slovin dengan jumlah sampel 109 orang, melalui teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji pearson chi-square untuk analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memperoleh informasi mengenai perineal hygiene dari orang tua, yakni sebanyak 81 orang (74,3%), dan mayoritas orang tua responden memiliki pendidikan terakhir SMA/SMK/MA, yaitu 49 orang (45,0%). Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup, yaitu 50 orang (45,9%), dan mayoritas juga menunjukkan perilaku yang cukup, yaitu 89 orang (81,7%). Hasil analisis bivariat dengan nilai p sebesar 0,001 (< 0,05) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja mengenai perineal hygiene dengan perilaku mereka selama menstruasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran kepada pihak sekolah untuk lebih mendukung upaya peningkatan pengetahuan dan perilaku remaja putri terkait kebersihan perineum selama menstruasi guna mencapai kesehatan reproduksi yang optimal 
HUBUNGAN STRATEGI KOPING DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP TINGKAT STRESS CAREGIVER KLIEN SKIZOFRENIA RSJ PROF. HB SAANIN PADANG Patricia, Helena; Rahayuningrum, Dwi Christina; Apriyeni, Emira; Irman, Veolina
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v13i2.2824

Abstract

Skizofrenia adalah masalah mental dengan gejala gangguan kognitif, bahasa, persepsi, dan harga diri. Sehingga klien skizofrenia dalam perawatannya membutuhkan pendampingan dan pengawasan dari keluarga (caregiver). Caregiver dalam merawat klien skizofrenia mengalami stress yang dipengaruhi strategi koping dan dukungan sosial. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan strategi koping dan dukungan sosial terhadap tingkat stress caregiver klien skizofrenia di Instalasi rawat jalan RSJ Prof. HB Saanin Padang. Desain  penelitian analitik koresional secara cross-sectional. Populasi merupakan keluarga yang berkunjung ke Instalasi rawat jalan RSJ Prof. HB Saanin Padang sebanyak 1.491 orang. Jumlah sampel adalah 74 orang dengan  purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan Kuesioner The Perceived Stress Scale (PSS), the Ways of Coping dan Perceived social support. Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat didapatkan lebih dari separuh (51,4%) caregiver memiliki tingkat stress yang tinggi, lebih dari separuh (55,4%) caregiver memiliki kecenderungan strategi koping EFC (Emotional Focused Coping) dan lebih dari separuh (51,4%) caregiver mendapatkan dukungan sosial yang rendah. Hasil analisa bivariat menyebutkan ada hubungan yang signifikan antara strategi koping (p-value = 0,000) dan dukungan sosial (p-value = 0,020) dengan tingkat stress caregiver klien skizofrenia di Instalasi rawat jalan RSJ Prof. HB Saanin Padang Tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan hubungan strategi koping dan dukungan sosial terhadap tingkat stress caregiver klien skizofrenia di Instalasi rawat jalan RSJ Prof. HB Saanin Padang. Diharapkan perawat poliklinik rawat jalan dapat memberikan edukasi kesehatan tentang strategi koping yang adaptif dan dukungan sosial yang baik untuk mengurangi tingkat stress bagi caregiver klien skizofrenia.
PERBEDAAN TEKANAN DARAH SISTOLIK PASIEN HEMODIALISA KOMORBID HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS Rahman, Zakiah; Eka Putri, Mawar; Hendra Sitindaon, Soni; Kinanti, Dwinta
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v13i2.2834

Abstract

Komplikasi yang umum pada pasien hemodialisa adalah fluktuasi tekanan darah selama proses hemodialisa, baik itu peningkatan atau penurunan tekanan darah. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi perbedaan tekanan darah sistolik pasien hemodialisa pada komorbid hipertensi dan diabetes melitus. Metode penelitian ini komparatif, total sampel 40 responden (setiap kelompok terdiri dari 20 responden) menggunakan teknik consecutive sampling. Alat ukur yang digunakan  instrumen sphygmomanometer dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan uji T test Independen. Hasil penelitian nilai mean tekanan darah sistolik komorbid hipertensi setelah hemodialisis 186,15 mmHg, dan diabetes mellitus  153,20 mmHg, nilai p 0,001 (<0,05) secara signifikan terdapat perbedaan tekanan darah sistolik pasien hemodialisa dengan komorbid hipertensi dan diabetes mellitus. Disarankan agar perawat lebih intensif dalam memantau tekanan darah pasien hemodialisa serta faktor-faktor yang mempengaruhinya
HUBUNGAN PERILAKU KONSUMEN DENGAN PREFERENSI PASIEN DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT X MEDAN Nisrina; Susyanti, Deni; Olivia, Nina; Suharto
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v13i2.2835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perilaku konsumen dan preferensi pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit X Medan. Berdasarkan survei awal didapati bahwa jumlah pasien rawat jalan di rumah sakit X adalah yang terbanyak dibandingkan rumah sakit lain di wilayah sekitar. Jumlah pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit X dalam kurun waktu September sampai November 2024 adalah 673 orang. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti hubungan perilaku konsumen dengan preferensi pasien sehingga pasien lebih memilih pelayanan kesehatan di instalasi rawat jalan rumah sakit X dibandingkan dengan rumah sakit lain. Perilaku konsumen yang diteliti adalah pengaruh sosiokultural yang meliputi pengaruh pribadi, keluarga, kelompok acuan dan budaya, sedangkan preferensi pasien merujuk pada jenis layanan kesehatan yang menjadi prioritas dalam pemilihan fasilitas rawat jalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik (explanatory study) dan metode potong lintang (cross-sectional). Penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit X pada bulan Oktober sampai November 2024 dengan melibatkan 65 responden sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan metode Chi Square, dan hasilnya menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku konsumen dan preferensi pasien (p-value = 0,001). Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan guna memenuhi harapan pasien, sehingga mampu meningkatkan kepuasan serta loyalitas pasien terhadap layanan rumah sakit.
PENGARUH TERAPI GUIDED IMAGERY TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES LANSIA Trevia, Reni; Musmiler, Erni
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v13i2.2837

Abstract

Memasuki usia tua berarti mengalami kemunduran fisik. Lansia biasanya mengalami berbagai masalah kesehatan karena terjadinya perubahan fisik, psikologis, psikososial dan spiritual. Psikologis merupakan faktor penting bagi individu untuk mengontrol terhadap semua kejadian yang dialami oleh lansia. Masalah-masalah psikologis yang terjadi pada lansia salah satunya stres  karena stres merupakan reaksi tubuh kepada kondisi yang menyebabkan perubahan, dan ketegangan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi guided imagery terhadap penurunan stres pada lansia. Jenis penelitian yang dilakukan adalah  pra- eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest design. Sampel diambil sebanyak 12 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dengan melakukan wawancara terpimpin menggunakan Geriatric Depression  Scale (GDS) sebelum diberikan terapi guided imagery sebanyak 2 kali dalam seminggu selama 4 minggu. Penelitian dianalisa secara univariat dan bivariat dengan  menggunakan uji statistik paired T-test. Sebelum dilakukan penerapan teknik guided imagery lebih dari separuh (75%) lansia mengalami stress sedang, setelah diberikan teknik guided imagery lebih dari separuh (66,7%) tingkat stress lansia menjadi normal. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000, artinya ada pengaruh terapi guided imagery terhadap penurunan stres pada lansia di Wilayah  Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Dapat disimpulkan bahwa terapi guided imagery dapat menurunkan stres pada lansia. Diharapkan petugas di Puskesmas dapat menerapkan terapi guided imagery pada lansia yang mengalami stres.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN STATUS NUTRISI TERHADAP KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA Lisdamawati; Pradessetia, Rezky; Wisanti, Eka
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2888

Abstract

Bertambahnya usia meningkatkan risiko depresi pada lansia, Berbagai faktor dapat mempengaruhi kondisi ini, termasuk dukungan dari keluarga serta status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan keluarga dan status gizi terhadap kejadian depresi pada lansia yang berkunjung ke Puskesmas Rejosari, Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampling adalah consecutive sampling berjumlah 256 lansia. Alat ukur yang digunakan meliputi Geriatric Depression Scale (GDS) untuk menilai tingkat depresi, kuesioner dukungan keluarga, Status gizi dinilai menggunakan instrumen Mini Nutritional Assessment (MNA), dan hubungan antara status gizi dengan depresi pada lansia dianalisis menggunakan uji Gamma. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga (nilai p: 0,001) dan status gizi (nilai p: 0,020) dengan tingkat depresi pada lansia. Temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi keluarga serta tenaga kesehatan agar lebih memperhatikan aspek sosial dan gizi dalam upaya pencegahan depresi pada lansia.
HUBUNGAN SELF EFFICASY DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Rahman, Zakiah; Rizka Juniawati, Andi; Eka Putri, Mawar; Widiastuti, Linda
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2910

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kondisi atau gangguan metabolik yang berlangsung lama, yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang tinggi akibat dari resistensi insulin. DM dapat menimbulkan komplikasi yang berdampak negatif terhadap kehidupan pasien. Salah satu yang mempengaruhi kualitas hidup pasien DM adalah self efikasi. Self efikasi yang kurang pada pasien DM mengenai kondisi dan kesehatan dapat menyebabkan perilaku yang sesuai kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efikasi dan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di puskesmas Kota Tanjungpinang. Metode penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 70 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,3% orang DM tipe 2 memiliki self efikasi cukup, dan kualitas hidup kategori sedang 54,9%. Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai p value sebesar 0,001 (<0,05), dengan nilai r=0,0462, menunjukkan ada hubungan positif self efikasi dan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di puskesmas Kota Tanjungpinang. Diharapkan pasien DM tipe 2 dapat meningkatkan kesadaran dalam menerapkan enam pilar pengelolaan DM serta memperkuat self efikasi untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pola hidup sehat.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KANKER PAYUDARA DAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA PERAWAT: STUDI KORELASIONAL Helia, Febi; Lisa Indra, Rani; Eka Kartika, Defi
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 1 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v14i1.2912

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan yang dapat dicegah melalui deteksi dini seperti pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Meskipun perawat berperan penting dalam edukasi kesehatan, belum semua perawat memiliki persepsi yang tepat terhadap kanker payudara maupun rutin melakukan SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap kanker payudara dengan pemeriksaan SADARI pada perawat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat perempuan di ruang rawat inap Dahlia, Edelweis, Gardenia dan rawat jalan Seruni RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berjumlah 66 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Breast Cancer Perception Scale dan Pemeriksaan Payudara Sendiri. Analisis univariat dengan tendency central dan distribusi frekuensi serta analisis bivariat menggunakan pearson chi square. Hasil penelitian didapatkan median usia perawat adalah 37 tahun dan lama bekerja 12 tahun. Mayoritas pendidikan perawat S1+Ners (53%), sudah menikah (83,3%), tidak memiliki riwayat keluarga yang menderita kanker payudara (92,4%), tidak memiliki riwayat masalah pada payudara (93,9%), memiliki persepsi positif terhadap kanker (56,1%), dan melakukan SADARI secara ya, kadang-kadang (51,5%). Terdapat hubungan antara persepsi perawat terhadap kanker payudara dengan SADARI dengan p-value 0,034. Diharapkan perawat untuk lebih rutin melakukan SADARI agar kanker payudara dapat terdeteksi lebih awal.