cover
Contact Name
Rifa Rahmi
Contact Email
rhyfmy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rhyfmy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences
ISSN : 23382112     EISSN : 25800485     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Al-Asalmiya Nursing teregistrasi dengan nomor ISSN: 2338-2112. Jurnal ini memuat artikel kesehatan terutama lingkup keperawatan (Keperawatan Anak, Maternitas, Jiwa, Medikal Bedah, Keluarga, Komunitas, Gawat Darurat, dan lain-lain). Al-Asalmiya Nursing merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh STIKes Al-Insyirah Pekanbaru yang dipublikasi pada bulan Mei dan November setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA SMP YLPI PEKANBARU Dian Hafiza; Agnita Utmi; Sekani Niriyah
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2020): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.236 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v9i2.671

Abstract

Masa remaja sangat membutuhkan zat gizi lebih tinggi karena pertumbuhan fisik dan perkembangan yang terjadi saat peralihan dari masa anak-anak ke masa remaja. Perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan remaja mempengaruhi asupan maupun kebutuhan gizi. Kebiasaan makan pada remaja berkaitan dengan mengkonsumsi makanan yang mencakup jenis makanan, jumlah makanan, frekuensi makanan, distribusi makanan dan cara memilih makanan. Kebiasaan makan yang tidak sehat terbentuk karena seringnya anak sekolah jajan diluar rumah yang akan mempengaruhi status gizi remaja.Tujuan penelitian ini untuk mengetahi hubungan kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja SMP. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 76 responden. Pengambilan sampel dengan teknik Quota Sampling.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Adolescent Food Habits Checklist (AFHC), pengukuran berat badan menggunakan bathroom schale dan tinggi badan menggunakan microtoise. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat, menggunakan uji statistik non-parametrik dengan uji alternatif yaitukolmogorovsmirnov. Hasil penelitian didapatkan Pvalue 1 >a (0.05). Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja SMP YLPI Pekanbaru. Diharapkan bagi remaja untuk memperluas pengetahuan tentang kebiasaan makan yang baik.
PELAKSANAAN ORIENTASI PASIEN BARU DI RSUD PETALA BUMI PEKANBARU PROVINSI RIAU Junia Lestari; Lita Lita; Yecy Anggreny
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2020): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.382 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v9i2.673

Abstract

Orientasi pasien baru merupakan proses penerimaan pasien baru serta keluarga pada saat pertama kali pasien datang (24 jam pertama) dan keadaan pasien sudah tenang. Hasil obsevasi peneliti, perawat belum melakukan pelaksanaan orientasi pasien baru sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah diterapkan. Orientasi pasien baru bertujuan membina hubungan saling percaya dan informasi awal yang berkaitan dengan proses keperawatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pelaksanaan orientasi pasien baru di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dan jumlah sampel 35 responden di instalasi rawat inap RSUD Petala Bumi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara 21 responden dan lembar observasi 14 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan orientasi tata cara penggunaan bel dilakukan (78,6%), orientasi tata tertib fasilitas serta hak dan kewajiban pasien belum (100%) dilakukan, orientasi jam kunjung pasien (14,3%). Hasil penelitian diharapkan perawat RSUD Petala Bumi Provinsi Riau untuk meningkatkan pelaksanaan orientasi pasien baru sesuai SOP terutama tentang orientasia tata tertib, fasilitas serta hak dan kewajiban pasien.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN IBU TERHADAP TINDAKAN MENCUCI TANGAN DALAM PERAWATANAN TALI PUSAT BAYI BARU LAHIR: indonesia dan inggris Yeni Lestari; Dian Roza Adila; Raja Fitrina Lestari
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2020): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.442 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v9i2.1031

Abstract

Tali pusat yang tidak dirawat dengan baik akan menyebabkan infeksi, yang ditandai dengan kemerahan dan bengkak pada tali pusat. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya infeksi tali pusat adalah dengan melakukan tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat. Mencuci tangan bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi kuman dan bakteri yang menempel ditangan supaya kuman dan bakteri tersebut tidak masuk kedalam luka tali pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Hasil univariat terhadap 42 responden didapatkan bahwa mayoritas ibu memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 27 responden (64,3%), sikap ibu mayoritas baik sebanyak 23 responden (54,8%) dan mayoritas ibu malakukan tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat sebanyak 37 responden (88,1%). Hasil bivariat menggunakan uji chi- square dengan uji alternatif fisher’s exact test untuk pengetahuan dan uji kolomogorov-smirnov test untuk sikap, didapatkan hasil terdapatnya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir dengan p value 0,004 lebih kecil dari 0,05 dan tidak terdapat hubungan antara sikap ibu terhadap tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat dengan p value 0,998 lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hasil analisa tersebut diharapkan kepada petugas kesehatan dapat mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan ibu dengan memberikan pendidikan kesehatan bahwa selalu mencuci tangan dalam tindakan apapun terutama tindakan yang berhubungan dengan bayi baru lahir.
PERBEDAAN TINGKAT TOLERANSI STRES PADA REMAJA BERTIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTOVERT DI KELAS XI SMA NEGERI 1 SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG: PERBEDAAN TINGKAT TOLERANSI STRES PADA REMAJA BERTIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTOVERT DI KELAS XI SMA NEGERI 1 SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Achmad Vindo Galaresa
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2020): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.495 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v9i2.1035

Abstract

Kepribadian adalah organisasi dinamis dalam diri individu yang terdiri dari sistem-sistem psikofisik yang menentukan tingkah laku dan pikirannya secara karakteristik. Tingkat toleransi stres merupakan tingkat dan durasi stres yang dapat ditoleransi individu tanpa menjadi kacau dan irasional, atau dengan kata lain merupakan ambang batas sebelum terjadinya perilaku yang tidak efisien dan pikiran yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat toleransi stres pada remaja bertipe kepribadian ekstrovert dan introvert di kelas XI SMA Negeri 1 Sumberpucung. Penelitian ini adalah cross-sectional yang dilakukan pada 149 responden di kelas XI SMA Negeri 1 Sumberpucung dan sampel dibagi kedalam dua tipe kepribadian, yaitu ekstrovert dan introvert dan dilihat tingkat toleransi stres. Baik tipe kepribadian dan tingkat toleransi stres diukur menggunakan kuesioner, uji statistik menggunakan chi-square. Hasil penelitian adalah nilai P < α (0,00<0,05), sehingga H0 ditolak dan terdapat perbedaan tingkat toleransi stres pada remaja bertipe kepribadian ektrovert dan introvert di kelas XI SMA Negeri 1 Sumberpucung.
HUBUNGAN POLA ASUH DAN MOTIVASI ORANG TUA DENGAN KEJADIAN SCHOOL REFUSAL PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK DI TK NEGERI PEMBINA BANGKINANG: HUBUNGAN POLA ASUH DAN MOTIVASI ORANG TUA DENGAN KEJADIAN SCHOOL REFUSAL PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK DI TK NEGERI PEMBINA BANGKINANG Elfiza Fitriami; Alfianur Alfianur
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2020): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.54 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v9i2.1037

Abstract

ABSTRAK School refusal adalah masalah emosional yang dimanifestasikan ketidakinginan anak untuk menghadiri sekolah dengan menunjukkan simptom fisik, yang disebabkan karena kecemasan berpisah dari orang terdekat, karena pengalaman negatif di sekolah atau karena punya masalah dalam keluarga. Penyebab school refusal cukup bervariasi, diantaranya adalah kecemasan berpisah dari orang yang paling dekat dengannya. Pola asuh dan motivasi orang tua juga dapat menyebabkan terjadinya perilaku school refusal pada anak. Di TK Negeri Pembina Bangkinang, terdapat beberapa murid yang sering tidak memasuki sekolah setiap bulannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pola asuh dan motivasi orang tua dengan kejadian school refusal pada anak taman kanak – kanak di TK Negeri Pembina Bangkinang. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, desain korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dan menggunakan Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner School Refusal Assesment Scale (SRAS). Hasil penelitian didapatkan pola asuh orang tua mayoritas otoritatif sebanyak 48 orang (41.7%), mayoritas motivasi tinggi sebanyak 96 orang (83.5%), penyebab school refusal mayoritas kecemasan berpisah sebanyak 73 orang (83.5%). Dari hasil bivariat ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian school refusal. Dari hasil p value = 0,001 < α 0,05, dan ada hubungan antara motivasi orang tua dengan kejadian school refusal. Dari hasil p value = 0,000 < α 0,05. Kesimpulan : ada hubungan signifikan pola asuh dan motivasi orang tua denga kejadian school refusal pada anak taman– kanak di TK Negeri Pembina Bangkinang.
GAMBARAN TIPE KEPRIBADIAN PADA MAHASISWA PROFESI NERS: STIKes Hang Tuah Pekanbaru Jovan Baqazarisitory Albajili; Dewi Kurnia Putri; Vella Yovinna
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2020): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.548 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v9i2.1045

Abstract

ABSTRACT Nursing Professional Practice is an advanced level for nursing bachelor students. When undergoing the Nurse profession students are required to be able to undergo various tasks given by the institution. Problems experienced by students practicing Nurse professional students in running professional practice activities and must adjust the new environment to be more familiar with the type of personality they have. The purpose of this study is to find a description of personality types in Nurse professional students. The personality has two characteristic, the chatarisic is introvert and ekstrovert. This study uses quantitative methods with descriptive research design, the population was students of Nurse Stikes profession STIKes Hang Tuah Pekanbaru with a sample of 33 people. Sampling uses a total sampling technique.Data collection tools using questionnaire and data analysis is done univariat. The results of the study were obtained that Hang Tuah Pekanbaru nurses professional 22 people (66.7%) had introvert personality type, while those 11 people (33,3%) with extrovert personality type. It can be concluded that the professional students of the Nurses STIKes Hang Tuah Pekanbaru that Introvert more than often Ekstrovert. It is expected that STIKes Hang Tuah Pekanbaru can get to know student personality type.
ANALISA GAMBARAN KETERCAPAIN TAHAP PERKEMBANGAN ANAK PAUD DENGAN MENGGUNANAKAN DENVER II Andalia Roza; Riska Nofitasari; Ainil Fitri
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 (2021): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.32 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v10i1.1581

Abstract

DDST is one instrument of screening methods for cognitive and behavioral problems in pre-school children. The purpose of this study was to determine the child's development based on DDST in PAUD Ibu Telada pekanbaru. The method in this study uses a survey research design. The study sample was 45 children aged 3-6 years. Data is collected through direct testing of the child concerned through the Denver II test. Data analysis uses Univariat by looking for frequency distributions. The results showed the achievement of the development tasks of children in each sector is personal social shows the results of 95.6% can do, 4.4% can not do, for fine motorbike shows 97.8% can do, 2.2% can not do, for language, it shows that 95.6% can do, 4.4% cannot do, for gross speech shows 97.8% can do, 2.2% cannot do. The conclusions of the results of this study are the sectors that experience the most development delays are the language and social personal sectors so it is recommended for parents to gradually train children to develop communication, provide stimulation, teach children about independence from an early age, teach discipline and courtesy so as not awkward in entering a new environment.
FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA EPILEPSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI POLI ANAK Irma Fidora; Marizki Putri; Mahdalena Chaniago
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 (2021): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.916 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v10i1.1582

Abstract

Epilepsy affects all levels of society globally with a relatively high incidence. Epilepsy also has an impact on the quality of life, daily activities, mental disorders, social environment and increasing death. This study was to determine the factors that cause epilepsy. Study determined the relationship between family history, pregnancy and childbirth history, and drugs with epilepsy. This type of research was correlation with cross sectional design. The population in this study was 102 people with a sample size of 31 people taken by accidental sampling. Collecting data used an instrument in the form of a questionnaire and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between family history and epilepsy with p value = (0.019), there was a relationship between pregnancy and childbirth history with epilepsy with a value of p = (0.008), there was a relationship between drug consumption and epilepsy with a value of p = (0.029). It can be concluded that there is a relationship with family history, history of pregnancy and childbirth, drug consumption with epilepsy.
KECENDERUNGAN PERILAKU BULLYING DITINJAU DARI KEPRIBADIAN NEUROTISME PADA REMAJA DI DESA RANTAU BARU RIAU Saniya Saniya; Neni Triana; Miranti Manda Sari
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 (2021): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.705 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v10i1.1584

Abstract

ABSTRAK Bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang dapat menyakiti korbannya baik secara fisik maupun mental. Bullying terbagi menjadi tiga jenis yaitu bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental/psikologis. Remaja yang kurang mampu mengolah emosinya cenderung akan menjadi pelaku bullying. Seseorang dengan kepribadian neurotisme cenderung mudah mengalami emosi negatif seperti cemas, takut, mudah marah, dan depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepribadian neurotisme dengan perilaku bullying di Desa Rantau Baru. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian seluruh remaja di Desa Rantau Baru yaitu sebanyak 102 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian neurotisme dengan perilaku bullying (P Value = 0,84). Diharapkan pencegahan terhadap bullying dapat dimulai dari orang tua yaitu dengan mengajarkan kecerdasan emosional sejak dini. Sekolah dan pemerintah juga dapat berkolaborasi untuk mencegah perilaku bullying dan kepribadian neuroticisme dengan menerapkan program anti bullying dan bimbingan konseling di sekolah. Kata Kunci : Bullying, Neuroticisme, Remaja ABSTRACT Bullying is aggressive behavior by a person or group of people that can hurt the victim both physically and mentally. Bullying is divided into three types, namely physical bullying, verbal bullying and mental/psychological bullying. Teens who are less able to process their emotions tend to become bullies. A person with a neurotic personality tends to experience negative emotions such as anxiety, fear, irritability and depression. The purpose of this study was to determine the relationship between neuroticism and bullying behavior in Rantau Baru Village. The research design uses correlational quantitative research. The population in the study of all adolescents in the village of Rantau Baru was 102 people. The sampling technique uses random sampling technique. The results showed that there was no significant relationship between neuroticism and bullying behavior (P value = 0.84). It is hoped that the prevention of bullying can be started from parents, namely by teaching emotional intelligence from an early age. Schools and the government can also collaborate to prevent bullying behavior and neuroticism by implementing anti-bullying programs and counseling in schools. Keywords: Bullying, Neuroticism, Adolescents
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG CARA MENANGANI KECEMASAN AKIBAT PANDEMI COVID 19 DI DESA SUKAMAJU RIAU Roni Saputra; Yulia Febrianita; jumiah jumiah
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 (2021): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.423 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v10i1.1585

Abstract

ABSTRAK Kecemasan adalah gangguan alam perasaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan dan kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan, tidak mengalami gangguan dalm menilai realitas, kepribadian masih tetap utuh prilaku dapat terganggu tetapi dalam batas normal. Kecemasan akibat pandemic covid-19 merupakan reaksi normal terhadap situasi yang menekan namun menjadi berlebihan, dapat menyebabkan ketakutan seseorang yang tidak rasional terhadap sesuatu hal. sehingga pada Provinsi Riau, kasus positif corona terus mengalami lonjakan yang sangat tajam, berdasarkan data terdapat 43.391 suspek dan total 12.318 konfirmasi untuk data (WHO 2020) sedangkan pada Kabupaten Rokan Hulu terdapat total 359 suspek, total kematian 6, selesai isolasi 142 dan terkonfirmasi 246 orang (WHO 2020). Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang menangani kecemasan akibat pandemic covid-19 di Desa Suka Maju. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yang berjumlah 1.836 orang. Sampel sebanyak 367. Masyarakat di Desa Suka maju. Teknik pengambilan sampel adalah multiplechoice. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan 20 pertanyaan. Hasil diperoleh pengetahuan masyarakat berada di ketegori kurang yaitu 222 orang (60.5%), cukup 141 (38.4%), baik 4 (1.1%). Dan diharapkan kepada masyarakat dapat meningkatkan wawasan tentang cara menangani kecemasan akibat pandemic covid-19. Kata Kunci : Pengetahuan, Kecemasan, Covid-19 ABSTRACT Anxiety is a natural disorder characterized by deep and sustained feelings of fear and worry, no disturbance in assessing reality, personality is still intact, behavior can be disturbed but within normal limits. Anxiety due to the Covid-19 pandemic is a normal reaction to stressful situations. but being excessive, can cause someone's irrational fear of something. so that in Riau province, positive cases of corona continued to experience a very sharp spike, based on the data there were 43,391 suspects and a total of 12,318 confirmations for data (WHO 2020) while in Rokan Hulu district there were a total of 359 suspects, 6 total deaths, 142 completed isolation and 246 confirmed People (WHO 2020) The purpose of this study is to describe the knowledge of the community about dealing with anxiety due to the Covid-19 pandemic in a progressive village. This research is a quantitative research with a descriptive design. The population in this study amounted to 1,836 people. The sample was 367 People in the village of Suka advanced. The sampling technique was multiplechoice. The research instrument used a questionnaire with 20 questions. The result was that the knowledge of the community was in the poor category, namely 222 people (60.5%), quite 141 (38.4%), good 4 (1.1%). And it is hoped that the public can increase insight on how to deal with anxiety due to the Covid-19 pandemic. Keywords : Knowledge, Anxiety, Covid-19

Page 4 of 18 | Total Record : 180