cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal" : 20 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MANAJEMEN DIRI PADA PENYANDANG DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rahmadiya, Siska; Herawati, Tuti; Kurnia, Dikha Ayu
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3258

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan kelainan metabolik yang disebabkan oleh menurunnya produksi insulin oleh sel ß-pankreas atau tubuh tidak mampu lagi menggunakan insulin secara efektif yang mempengaruhi kerja insulin dalam penyerapan glukosa. Diabetes Melitus merupakan penyakit degeneratif yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol atau dikelola, salah satu pengelolaan DM adalah pengelolaan diri. Pengelolaan diri penderita Diabetes Melitus Tipe 2 mengalami kendala pada masa pandemi COVID-19. Pada masa pandemi covid-19, penderita diabetes melitus mengalami penurunan kemampuan dalam melakukan perawatan diri. Salah satu intervensi untuk mengatasi dan menekan penularan infeksi COVID-19 adalah dengan bentuk strategi kebijakan pemerintah berupa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Faktor yang mempengaruhi penderita DM tipe 2 untuk melakukan pengelolaan diri salah satunya adalah tingkat pengetahuan tentang diabetes. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel 88 pasien. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes melitus tipe 2. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non-probability sampling dengan jenis pengambilan sampel secara konsekutif. Penelitian dilakukan di Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner DKQ-24 (Diabetes Knowledge Questionaire) dan Kuesioner SDSCA. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan manajemen diri pasien DM Tipe 2 pada masa pandemi Covid-19.Kata Kunci: Pengetahuan, DM Tipe 2, Pandemi, Covid-19
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DENGAN KEJADIAN STUNTING DI KABUPATEN PASAMAN BARAT Nusantri Rusdi, Pagdya Haninda; Maryona, Kartika; Nugrahmi, Mega Ade; Anggelina, Shinta; Putri, Rilly Yane; Rizky, Adinda Fortuna
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3259

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang merupakan satu permasalahan satatus gizi balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Salah satu faktor penyebab kejadian stunting yaitu tidak tepatnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi dan balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting di Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional, dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Kabupaten Pasaman Barat dengan jumlah 6.143 balita. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 106 responden. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa bahwa dari 106 responden yang ada didapatkan 4 (16,0%) pada kelompok kasus dan 32 (40%) pada kelompok kontrol dan sebagian besar yaitu 61 (57,5%) memberikan MPASI secara tepat waktu. Hasil analisis statistik didapatkan p-value 0.001, artinya ada hubungan antara pemberian MPASI dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian MPASI sesuai waktu berhubungan dengan kejadian sunting dan diharapkan kepada seluruh ibu bayi dan balita agar memberikan MPASI secara tepat kepada bayinya
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) Komalasari, Komalasari; Viniwati, Lise Marlina; Dari, Wulan; Wulandari, Eka Tri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3145

Abstract

Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah metode sederhana untuk deteksi dini kanker serviks. UPTD Puskesmas Madukoro memiliki tingkat partisipasi pemeriksaan IVA yang rendah (2,56%), dengan Desa Sawojajar mencapai 0,8%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap pemeriksaan IVA pada Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Madukoro, Lampung Utara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi terdiri dari dua kelompok: kelompok A (PUS di Desa Sawojajar, 721 orang) dan kelompok B (PUS yang telah melakukan IVA, 124 orang). Sampel dihitung menggunakan metode Slovin: 88 orang dari kelompok A dan 55 orang dari kelompok B. Analisis bivariat menggunakan Uji Chi Square menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,005), menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap pemeriksaan IVA. Diketahui nilai RP pengetahuan sebesar 4,975 dengan CI = 2,025-12,222 dan RP sikap sebesar 10,746 dengan CI = 4,169-27,698 sehingga menunjukkan pengetahuan berpengaruh 4,975 kali dan sikap berpengaruh 10,746 kali terhadap pemeriksaan IVA. Hasil ini menyarankan perlunya peningkatan media informasi dan dukungan lintas sektoral untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan IVA.
PENGARUH PEMBERIAN ESSENTIAL OIL BAWANG MERAH TERHADAP SUHU TUBUH BAYI PASCA DEMAM IMUNISASI DPT Medhyna, Vedjia
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3280

Abstract

Imunisasi yang wajib diberikan kepada bayi diantaranya adalah Diphtheria Pertusis Tetanus (DPT). Imunisasi ini menimbulkan demam. Penanganan demam dapat dilakukan secara farmakologis dan non farmakologis. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Apakah Esensial Oil Bawang Merah dapat Menurunkan Suhu Tubuh Bayi Pasca Demam Imunisasi DPT di wilayah kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukitinggi Tahun 2024. Jenis penelitian ini Quasi Eksperimen dengan Desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februasi - April 2024, Di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2024 dengan populasi 1,664 bayi dan sampel 30 kelompok intervensi, 30 kelompok control positif dan 30 kelompok control negatif. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mean dan standar deviasi suhu tubuh pada kelompok bayi dengan esensial oil bawang merah sebesar 36,73+0,179. Mean dan standar deviasi pada kelompok kontol positif sebesar 36,52+0,131. Mean dan standar deviasi pada kelompok kontrol negativ sebesar 36,92+0,158. Ada perbedaan yang signifikan suhu tubuh bayi saat demam pasca imunisasi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok intervensi, kelompok kontrol positif dan kelompok kontrol  negative dengan p = 0,000. Artinya ada pengaruh pada masing-masing kelompok. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian esensial oil bawang merah dengan kelompok control positif dan control negative terhadap suhu tubuh bayi pasca demam imunisasi DPT di wilayah kerja puskesmas tigo baleh kota bukittinggi 2024. Maka dari itu diharapkan kepada semua pihak untuk dapat menerapkan terapi non farmakologi terhadap suhu tubuh pada bayiKata Kunci : Essential Oil Bawang Merah, Suhu Bayi, Demam, Imunisasi
PENGARUH TERAPI AKUPRESURE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI HAID (DISMENORE) PADA REMAJA Dewi, Ratna; Juwita, Lisavina; Wati, Rahmi; Lazdia, Weny; Syukri, Rahmat; Bunga, Weni
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3074

Abstract

ABSTRACTMenstrual pain, also known as dysmenorrhea, is caused by an imbalance of progesterone hormones in the blood, resulting in recurring pain that disrupts daily activities. Acupressure, a therapy involving finger pressure and massage on specific points of the body, has emerged as a treatment modality. This study aims to investigate the Effect of Acupressure Therapy on Reducing Menstrual Pain (Dysmenorrhea) among Adolescents at UPTD SMP Negeri 2 Kec. Akabiluru in 2024. The research design employed is a Quasi-experimental approach with a One Group Pretest- Posttest design. Purposive sampling was used to select participants from the entire female student population at UPTD SMP 2 Kec. Akabiluru. Bivariate analysis involved the Shapiro- Wilk test, and the research hypothesis was tested using Non-Parametric Statistical tests. The results of the univariate analysis revealed that the average level of dysmenorrhea pain among respondents before receiving acupressure therapy was 8.35, while two days after therapy, it decreased to 2.65. Bivariate analysis demonstrated a significant difference in the average pain levels before and after acupressure therapy with a p-value of 0.000. In conclusion, the study suggests that acupressure therapy effectively reduces menstrual pain (dysmenorrhea). Therefore, it is recommended that respondents consider acupressure therapy as an alternative method for alleviating menstrual pain (dysmenorrhea).Keywords: Pain, Dysmenorrhea, Acupressure
EFEKTIVITAS MEDIA PENYULUHAN MENGGUNAKAN VIDIO TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDSDI SMPN 1 BLAMBANGAN KECAMATAN BLAMBANGAN PAGAR KOTABUMI LAMPUNG UTARA Handayani, Meri; Utami, Iis Tri; Anggriani, Yunita; Almufaridin, Anissa Syafitri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3112

Abstract

Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) merupakan penyakit yang menjadi salah satu permasalahan serius di dunia. Angka kejadian hiv di Indonesia pada tahun 2020 sebanyak 543.100 orang dengan jumlah infeksi baru sebanyak 29.557 orang dan kematian sebanyak 30.137 orang. dengan angka kejadian di Provinsi Lampung sebanyak 589 kasus di Kecamatan Blambangan Sebanyak 20 Kasus. Berbagai cara dapat ditempuh guna meningkatkan edukasi tentang kesehatan reproduksi untuk para remaja, salah satunya adalah penyuluhan. Media penyuluhan yang dapat digunakan sangat banyak. Media penyuluhan berupa video edukasi yang memuat atau yang bertema kesehatan reproduksi remaja menjadi salah satu cara yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian diketahui efektivitas media penyuluhan menggunakan video terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMPN 1 Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Kotabumi Lampung Utara. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimen desain dengan pendekatan one group pretes and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMPN 1 Blambangan kelas VII dengan sampel yang digunakan sebanyak 54 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji t-test). Hasil penelitian diketahui rata-rata pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS sebelum penyuluhan kesehatan dengan media video adalah 6.2 dan sesudah penyuluhan kesehatan dengan media video adalah 10,07. Ada pengaruh efektivitas media penyuluhan menggunakan video terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMPN 1 Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Kotabumi Lampung Utara (p-value = 0,000). Saran bagi petugas kesehatan dapat memberikan promosi kesehatan melalui video tentang HIV/AIDS. Kata Kunci : Pengetahuan, penyuluhan, remaja tentang HIV/AIDS
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMURUP KABUPATEN KERINCI Emilda, Emilda; Hasnita, Evi; Oktavianis, Oktavianis
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.2951

Abstract

Masalah Kesehatan jiwa merupakan masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain penyakit generatif karena terus mengalami peningkatan dan membutuhkan proses penyembuhan yang panjang seperti penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Semurup tahun 2024.             Metode penelitian mixed methods, di wilayah kerja Puskesmas Semurup pada bulan februari-maret 2024, total sampel 100 pasien terdiri dari 50 pasien dengan diagnosa skizofrenia (kasus)  dan 50 pasien gangguan  jiwa ringan hingga depresi (kontrol) yang berobat ke Puskesmas Semurup dipilih secara purposive sampling. Instrumen kuesioner data demografi dan faktor gangguan jiwa, dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan multivariat dengan regresi logistik linear berganda. Penelitian kualitatif wawancara Indepth interview dengan pendekatan input, proses, output sebanyak 7 informan, diolah dengan  matriks triangulasi data.            Hasil penelitian kuantitatif, faktor yang berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah genetik (p=0,000,OR=7,071), status lingkungan sosial masyarakat (p=0,012,OR=4,510),status ekonomi (p=0,148,OR=2,455), sedangkan yang tidak berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah status perkawinan (p=0,148,OR=2,455). Hasil kualitatif sudah ada kebijakan, dana tersedia, tenaga masih kurang, dan sarana prasarana sudah ada masih diperlukan perbaikan.            Kesimpulan penelitian kuantitatif faktor penyebab gangguan jiwa adalah genetik, ekonomi dan lingkungan sosial dan yang  paling dominan berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa di Puskesmas Semurup tahun 2024 adalah lingkungan sosial masyarakat dengan nilai ((p=0,019,OR=3,882). Penelitian kualitatif belum maksimal pelaksanaan kegiatan dalam identifikasi, pengenalan tanda dan penyebab gangguan jiwa, diharapkan tenaga kesehatan lebih aktif dalam melakukan deteksi dini, edukasi, promosi kesehatan melalui program jiwa agar kasus gangguan jiwa diwilayah kerja puskesmas semurup bisa dikendalikan.  Kata Kunci : Gangguan jiwa, Genetik, Status pernikahan, Status ekonomi, Lingkungan sosial masyarakat.     
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELAS IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DI UPTD PUSKESMAS BATU HAMPAR KECAMATAN AKABILURU TAHUN 2024 Novela, Vina; Pratiwi, Wina Bunga; Abbas, Khairul
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3264

Abstract

Puskesmas Batu Hampar merupakan salah satu puskesmas yang berada di Kabupaten Lima Puluh Kota yang melaksanakan kelas ibu hamil sebagai salah satu programnya yaitu di bidang KIA. Berdasarkan data di puskesmas batu hampar pada tahun 2023 capaian program kelas ibu hamil sebesar 30,42% dari target 100%, hal ini menyebabkan kesehatan pada ibu hamil dengan kasus terbanyak yaitu kejadian anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan program kelas ibu hamil di UPTD Puskesmas Batu Hampar Kec.Akabiluru Tahun 2024.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogi dengan informan sebanyak 11  orang.  Teknik pengumpulan  data  dilakukan  dengan  cara  wawancara  mendalam,  telaah dokumen, dan observasi. Pengolahan data dengan mereduksi data, display data, verifikasi data.Hasil penelitian Evaluasi Pelaksanaan Program Kelas Ibu Hamil dalam Pencegahan Anemia diPuskesmas Batu Hampar Tahun 2024 belum efektif dikarenakan kuantitas SDM yang belum mencukupi pada pelaksanaan kelas ibu hamil, sarana dan prasarana yang belum mencukupi, sosialisasi yang belum maksimal dilakukan serta kurangnya partisipasi dari ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil apalagi ibu hamil yang bekerja.Dapat disimpulkan bahwa kegiatan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Batu Hampar sudah berjalan namun belum efektif dalam pelaksanaannya karena masih ditemukan kendala seperti kurangnya partisipasi dari ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil apalagi ibu hamil yang bekerja. Diharapkan untuk pelaksanaan kelas ibu hamil untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas program serta menambahkan sarana dan prasarana berupa matras dan media edukasi di setiap kelas ibu hamil.
PENGARUH KELAS KURSUS CALON PENGANTIN (SUSCATIN) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP CALON PENGANTIN (CATIN) WANITA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI KUA KECAMATAN WAWAY KARYA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2024 Widiastuti, Asih; Mayasari, Ade Tyas; Sagita, Yona Desni; Dari, Wulan
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3129

Abstract

Berdasarkan sumber data laporan kinerja tahun 2021, diketahui terdapat 283.833 ibu hamil dengan Lila < 23,5 cm (berisiko KEK) dari 3.249.503 ibu hamil yang diukur Lila, sehingga diketahui bahwa ibu hamil di Indonesia dengan risiko KEK sebesar 8,7% (Kemenkes RI, 2021). Dampak yang ditimbulkan oleh kehamilan risiko tinggi adalah terjadinya keguguran, gawat janin, kehamilan premature, dan keracunan dalam kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kelas Kursus Calon Pengantin (suscatin) Efektif Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Calon Pengantin (catin) Wanita Tentang Kesehatan Reproduksi Di KUA Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan two group pre post. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh calon pengantin (catin) wanita di KUA Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur Tahun 2024. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji independent sample t-test Hasil penelitian di peroleh Ada pengaruh kelas kursus calon pengantin (suscatin) terhadap peningkatan pengetahuan calon pengantin (catin) wanita tentang kesehatan reproduksi di KUA Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur Tahun 2024 didapatkan nilai p-value 0,000. Ada pengaruh kelas kursus calon pengantin (suscatin) terhadap sikap calon pengantin (catin) wanita tentang kesehatan reproduksi di KUA Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur Tahun 2024 didapatkan nilai p-value 0,030. Diharapkan catin agar selalu mengikuti kegiatan bimbingan pranikah yang dilaksanakan oleh KUA, karena dengan mengikuti bimbingan pranikah maka calon pengantin akan mendapatkan pengetahuan tentang pernikahan dan kesehatan reproduksi agar dapat mempertahankan keutuhan rumah tangganya dengan baik nantinya. Kata Kunci      :. Kelas Kursus Calon Pengantin, Pengetahuan, Sikap
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA Delvina, Visti; Miharti, Sari Ida; Fitri, Nina; Meilani, Nayeli Fazira
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3254

Abstract

Operasi caesar merupakan metode operasi sebagai upaya terakhir, apabila persalinan normal dan upaya lainnya tidak dapat digunakan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan melalui Aliansi Global untuk Keselamatan Pasien bahwa dari 27 juta pasien bedah antara 2-5% infeksi luka operasi terjadi setiap tahunnya, dan 25% infeksi terjadi di fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka Post Operasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi Tahun 2024. Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 85 ibu post sectio caesarea. Teknik pengambilan sampel consecutive sampling dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara faktor status gizi dengan penyembuhan luka (p-value 0,078), ada hubungan yang bermakna antara faktor istirahat dengan penyembuhan luka (p-value 0,000), ada hubungan yang bermakna antara faktor mobilisasi dini dengan penyembuhan luka (p-value 0,039), dan tidak ada hubungan yang bermakna antara faktor perawatan luka dengan penyembuhan luka (p-value 0,078). Kesimpulannya dari 4 faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka post operasi SC di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi terdapat 2 faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka yaitu faktor istirahat dengan nilai (p-value 0,000) dan mobilisasi dini dengan nilai (p-value 0,039), dan terdapat 2 faktor yang tidak mempengaruhi penyembuhan luka yaitu faktor status gizi dengan nilai (p-value 0,078) dan perawatan luka dengan nilai (p-value 0,078). Dengan adanya penelitian ini diharapkan agar responden mengetahui faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka caesar, dan diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi kesehatan mengenai faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka serta tanda-tanda infeksi pada luka sehingga penyembuhan luka pun baik secara optimal.

Page 1 of 2 | Total Record : 20