cover
Contact Name
Lyra Yulianti
Contact Email
lyra@sci.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lyra@si.unand.ac.id
Editorial Address
http://jmua.fmipa.unand.ac.id/index.php/jmua/index
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Matematika UNAND
Published by Universitas Andalas
ISSN : 2303291X     EISSN : 27219410     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Fokus dan Lingkup dari Jurnal Matematika FMIPA Unand meliputi topik-topik dalam Matematika sebagai berikut : Analisis dan Geometri Aljabar Matematika Terapan Matematika Kombinatorika Statistika dan Teori Peluang.
Arjuna Subject : -
Articles 858 Documents
FIXED POINT THEOREM FOR MULTIVALUED (ϕ, F, ω)-CONTRACTION MAPPING ON COMPLETE METRIC SPACE Dethan, Yovita Margerita; Pasangka, Irvandi Gorby
Jurnal Matematika UNAND Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.3.142-148.2024

Abstract

Dalam penelitan ini, didefinisikan suatu pemetaan baru yang diberi nama pemetaan kontraksi-$(\phi, F,\omega)$ bernilai banyak. Pemetaan ini merupakan hasil modifikasi dari pemetaan kontraksi-$(\phi,F)$ yang diberikan oleh Wardowski. Selanjutnya dibuktikan eksistensi titik tetap dari pemetaan kontraksi-$(\phi, F,\omega)$ bernilai banyak, dan diperoleh beberapa akibat dari teorema tersebut.
UTILIZING DISCRETE HIDDEN MARKOV MODELS TO ANALYZE TETRAPLOID PLANT BREEDING Hayati, Nahrul; Sulistyono, Eko; Handayani, Vitri Aprilla
Jurnal Matematika UNAND Vol. 13 No. 4 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.4.244-256.2024

Abstract

In plant heredity, the phenotype is the result of observation that can be directly observed, while the genotype is the underlying hidden factor that underlies the expression of the phenotype. The genotype is an important aspect that needs to be understood to explain the pattern of trait inheritance and predict trait inheritance in subsequent generations. The discrete hidden Markov model is a model generated by pair of an unobserved Markov chain and an observation process. This model can be applied to tetraploid plant crosses by modeling genotypes as hidden state and phenotypes as the obeservation process. The probability of dominant phenotype in monohybrid, dihybrid and trihybrid crosses occurring over ten generations during that period is as follows 61,305%, 37,583%, and 23,041%. Furthermore, as more traits are crossed, the probability of dominant phenotype appearing within ten generations decreases. When the dominant phenotype occurs over ten generations, the same genotype can be obtained in monohybrid, dihybrid, and trihybrid crosses, which is heterozygous in the first and second generations, while from the third to the tenth generation it is homozygous dominant.
ANALYSIS FACTORS AFFECTING COVID-19 MORTALITY USING COUNT REGRESSION Qona'ah, Niswatul; Walukusa, T. Martin
Jurnal Matematika UNAND Vol. 13 No. 4 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.4.270-286.2024

Abstract

The ”2019 novel coronavirus” known as “ the 2019-nCoV” or simply“COVID-19” has been declared by the World Health organization (WHO), in first quarter of 2020, as a world pandemic and a public health emergency of international concern. Alas, many details related to the COVID-19 have remained unsolved completely. The success of government strategies in fighting the COVID-19 relays mainly on the results from epidemiological or statistical studies. Statistical models play a major role in providing reliable results based on appropriate analyses. Traditional (one-part) models, mixture models and mixed-effects models for counts are used to investigate effects of the WHO-regions and Cumulated COVID-19 cases on the outcome variable COVID-19 new deaths tolls. Overall result reveals there is a strong association between number of new deaths COVID-19 with predictors including the WHO regions and cumulated cases.Besides, models that account for the overdispersion feature have smallest AICs and have reasonable regression model fits.
SIMPLEX TRANSPORTATION METHOD FOR DETERMINING TRANSSHIPMENT OF CLOTHING RAW MATERIALS Hasbiyati, Ihda; Wahyuni, Syahputri; Agustiarini, Efni; Amini, Mufti Syifa; Ahriyati, Ahriyati
Jurnal Matematika UNAND Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.14.1.62-84.2025

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan gambaran bagaimana penyelesaian masalah transshipment pengiriman bahan baku pakaian dengan metode pengangkutan simplex. Untuk menentukan solusi optimal permasalahan transshipment dengan memperhatikan koefisien biaya pengangkutan. Proses awal penyelesaian masalah ini dengan mengilustrasikan cara mengubah bilangan fuzzy menjadi bilangan tegas menggunakan fungsi rangking yang kuat, kemudian untuk mencari basis awal menggunakan metode aproksimasi Vogel, kemudian menggunakan metode transportasi simpleks untuk menguji basis awal, sehingga optimal hasil diperoleh. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa satuan pengiriman barang dari satu sumber ke sumber lain dengan menggunakan metode transportasi simpleks merupakan solusi optimal untuk mencari nilai minimum dari masalah transshipment.
ZONAL LABELING OF EDGE COMB PRODUCT OF GRAPHS Soewongsono, Junita Christine; Putra, Ganesha Lapenangga; Ariyanto, Ariyanto; Pangaribuan, Rapmaida Megawaty
Jurnal Matematika UNAND Vol. 13 No. 4 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.4.388-395.2024

Abstract

Given a plane graph $G=(V,E)$. A zonal labeling of graph $G$ is defined as an assignment of the two nonzero elements of the ring $\mathbb{Z}_3$, which are $1$ and $2$, to the vertices of $G$ such that the sum of the labels of the vertices on the border of each region of the graph is $0\in\mathbb{Z}_3$. A graph $G$ that possess such a labeling is termed as zonal graph. This paper will characterize edge comb product graphs that are zonal. The results show that $P_m\trianglerighteq_eC_n$, $C_n\trianglerighteq_e C_r$, $S_p\trianglerighteq_e C_n$, and $S_p\trianglerighteq_e F_t$ are zonal in some cases, but not in others.
MODEL SEIR DENGAN PSEUDO-RECOVERY PADA KASUS TUBERKULOSIS DI JAWA BARAT NAFISAH, ZULFATIN; Adi, Yudi Ari
Jurnal Matematika UNAND Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.3.170-187.2024

Abstract

Tuberkulosis menjadi salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih sulit ditanggulangi. Di Indonesia, Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan kasus tertinggi yang memiliki tingkat prevalensi 63%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penyebaran penyakit tuberkulosis tipe SEIR (Susceptible-Exposed-Infected-Removed) dengan mempertimbangkan pengobatan dan adanya pemulihan semu (pseudo recovery). Model ini terdiri dari empat kelas yaitu, rentan, terpapar tetapi belum menularkan penyakit, terinfeksi dan dapat menularkan penyakit, dan sembuh semu. Data yang digunakan adalah data jumlah penderita penyakit tuberkulosis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2011-2022. Fungsi Lyapunov dan prinsip invarian LaSalle digunakan untuk menunjukkan bahwa titik keseimbangan stabil secara global, dan tuberkulosis akan bertahan jika angka reproduksi dasar lebih besar dari satu. Sebaliknya, penyakit akan hilang jika angka reproduksi dasar kurang dari satu. Prosedur bifurkasi menggunakan teori manifold pusat digunakan untuk melakukan studi bifurkasi. Kondisi matematika memastikan terjadinya bifurkasi maju. Terakhir, simulasi numerik dilakukan untuk mendukung temuan teoretis.
LOSS ELIMINATION RATIO OF TOTAL MOTOR VEHICLE INSURANCE LOSSES USING ORDINARY DEDUCTIBLE Setiawaty, Berlian; Maharani, Mutiara; Ruhiyat, Ruhiyat; Erliana, Windiani
Jurnal Matematika UNAND Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.14.1.1-13.2025

Abstract

Penelitian ini membahas total kerugian dari asuransi kendaraan bermotor jika diterapkan ordinary deductible. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Motorcycle Insurance dari package insuranceData R. Pemodelan total kerugian dilakukan dengan memodelkan banyak klaim menggunakan sebaran binomial negatif dan besar klaim menggunakan sebaran beta-prime. Sebaran total kerugian merupakan sebaran compound dengan sebaran primernya binomial negatif dan sebaran sekundernya beta-prime. Sebaran compound ini sulit diperoleh bentuk analitiknya sehingga digunakan simulasi Monte Carlo. Dengan simulasi Monte Carlo dapat dihitung nilai harapan kerugian agregat tanpa ordinary deductible maupun dengan ordinary deductible, sehingga diperoleh loss elimination ratio dari penggunaan ordinary deductible. Dari perhitungan yang dilakukan dapat disimpulkan semakin besar nilai ordinary deductible, semakin meningkat pula loss elimination ratio-nya.
A Deterministic Mathematical Model of Meningitis Transmission Dynamics with Vaccination and Screening Amar, Muh Ikhsan; Nisardi, Muhammad Rifki; Nurahmad, Muhammad Fadhil
Jurnal Matematika UNAND Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.14.1.14-30.2025

Abstract

This study aims to examine the mathematical model of meningitis transmission as a deterministic model. The model includes five compartments: susceptible (S), carrier (C), infected (I), treatment (T), and recovered (R). We also consider vaccination and screening as interventions in disease transmission. In this work, we obtained two equilibrium points: disease-free equilibrium point and endemic equilibrium point. The next generation matrix is employed to compute the basic reproduction numbers ($R_0$). We also analyzed the sensitivity of parameters concerning $R_0$. If $R_0 < 1$, then the disease-free equilibrium point exists and is locally stable, whereas the endemic equilibrium point exists when $R_0 > 1$ and is locally stable if the Routh-Hurwitz criterion is satisfied. We use the Runge-Kutta 4th order method to confirm the stability properties of the equilibrium points and also show that vaccination and screening affect the transmission dynamics of Meningitis
ESSENTIAL PROPERTIES RELATED TO SHORT-TIME FRACTIONAL FOURIER TRANSFORM SULASTERI, SRI; BACHTIAR, NASRULLAH; EKASASMITA, WAHYUNI
Jurnal Matematika UNAND Vol. 13 No. 4 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.4.316-323.2024

Abstract

We start by defining the short-time fractional Fourier transform in this paper, which is a natural generalization of the fractional Fourier transform. We then investigate its essential properties and explore an uncertainty principle related to this proposed transformation.
KARAKTERISASI POHON DENGAN BILANGAN DOMINASI-LOKASI-METRIK TIGA Zulfaneti, Zulfaneti; Baskoro, Edy Tri; Assiyatun, Hilda
Jurnal Matematika UNAND Vol. 13 No. 4 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.4.340-348.2024

Abstract

Misalkan G = (V;E) adalah graf sederhana dan terhubung. Untuk suatu himpunan R = fr1; r2; : : : ; rkg V dan v 2 V , representasi titik v terhadap R adalah vektor r(vjR) = (d(v; r1); d(v; r2); : : : ; d(v; rk)) dimana d(v; r) menyatakan jarak titik v dan titik r. Himpunan R disebut himpunan pembeda dari G jika semua titik di G memiliki representasi unik terhadap R. Himpunan D disebut himpunan dominasi dari G jikasetiap titik di G-D bertetangga dengan suatu titik v 2 D. Suatu himpunan dominasidan juga merupakan himpunan pembeda disebut himpunan dominasi-lokasi-metrik dariG. Kardinalitas dari himpunan dominasi-lokasi-metrik minimum dari G disebut bilangan dominasi-lokasi-metrik dari G. Semua graf orde n dengan bilangan dominasi-lokasi-metrik 1, 2, n-2 dan n-3 telah ditentukan secara lengkap. Dalam tulisan ini, kamimengkarakterisasi semua pohon dengan bilangan-dominasi-lokasi-metrik 3 dan secarakhusus membuktikan bahwa tidak ada pohon dengan bilangan-dominasi-lokasi-metriksama dengan dimensi metriknya.