cover
Contact Name
Berru Amalianita
Contact Email
berru@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
frischa@konselor.org
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)
ISSN : 25413163     EISSN : 25413317     DOI : -
Core Subject : Education,
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) ISSN: 2541-3317 (for electronic version) 2541-3163 (for print version). JPGI is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Provide a journal that reports research on topics that are of local and international significance across educational contexts 2) Publish manuscripts that are of local and International significance in terms of design and/or findings 3)Encourage collaboration by local and international teams of researchers to create special issues on these topics. JPGI published biannualy (May and October).
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
Hubungan kondisi lingkungan keluarga dengan hasil belajar siswa sekolah menengah atas Nofitria Eka Putri; Herman Nirwana; Syahniar Syahniar
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02268jpgi0005

Abstract

Hasil belajar merupakan gambaran kemampuan siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar dalam rentangan waktu tertentu. belajar itu sendiri merupakan suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk memperoleh suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap. Salah satu faktor yang diduga mempengaruhi adalah kondisi lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa, (2) untuk mendeskripsikan kondisi lingkungan keluarga, dan (3) untuk menguji hubungan antara kondisi lingkungan keluarga dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian ini siswa SMAN 4 Kota Solok yang terdaftar pada semester Januari-Juni tahun ajaran 2017/2018 dan sampel sebanyak 180 siswa yang dipilih dengan Proposional Stratified Random Sampling. Instrument yang digunakan adalah kuisioner Kondisi Lingkungan Keluarga dengan reliabilitas 0,717 dan hasil ledger nilai siswa SMAN 4 Kota Solok semester genap tahun ajaran 2017/2018. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan teknik Pearson Product Moment. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa: (1) kondisi lingkungan keluarga siswa berada pada kategori rendah, (2) hasil belajar siswa berada pada kategori sedang, (3) dan terdapat hubungan negative yang signifikan antara kondisi lingkungan keluarga dengan hasil belajar siswa dengan koefisien korelasi 0,219 dengan taraf signifikan 0,000.
Upaya Meningkatkan Aktifitas Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Tipe Students Teams Achievements Devision (STAD) pada Mata Pelajaran IPA Alizar Alizar
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/0242jpgi0005

Abstract

This research aims to know about students’ activities by using teams of students’ learning model type achievements devision (STAD) at IX.3 Grade of IPA Subjects in SMPN 1 Nan Sabaris. The type of STAD can Implement of Model Cooperative Learning, cooperative centered learning, the students can build and improve their knowledge in seeking settlement of a matter must be understood and controlled, either individually or in groups. In addition, teacher’s act motivator and facilitator (2). By using STAD Learning Model to improve student learning activities lesson in class IX.3 IPA at SMPN 1 Nan Sabaris. (3). Using Learning science STAD type of cooperative learning model can improve student learning outcomes IX.3 grade SMP N 1 Nan Sabaris. However, learning outcomes of students from the first cycle to the second cycle increased by 16.17%, it can be seen from the average value obtained in the first cycle is 64 and increased in the second cycle into 80.17 this is evidence of the implementation of the research that has been done in  SMP N 1 Nan Sabaris have been successful. In addition, the STAD cooperative learning not only increases cognitive learning outcomes alone but also affective and psychomotor.
Komunikasi mempengaruhi tingkah laku individu Firsty Aufirandra; Bunga Adelya; Syifa Ulfah
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02219jpgi0005

Abstract

Komunikasi adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan, kalau kita tidak berahti-hati dalm berkomunikasi, akan terjadi suatu kesalahpahaman. Komunikasi dalam kehidupan kita ini, tidak hanya dengan menggunakan kata-kata verbal saja, tetapi juga menggunakan kata-kata non-verbal. Tanpa adanya komunikasi, tidak akan ada interaksi antara manusia. Untuk itu kita harus berkomunikasi dengan baik agar tercipta kehidupan yang baik antar sesama kita. Dan juga di dalam berkomunikasi jangan hanya sekedar menyampaikan pesan saja, melainkan untuk mengubah tingkah laku.
Peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPS dengan menggunakan model Learning Starts with a question di SDN 14 Siguntur Muda Kecamatan Koto XI Tarusan Pesisir Selatan Syefnidar Syefnidar
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02158jpgi0005

Abstract

This research is motivated by the low of IPS study a result of fourth graders of SDN 14 Siguntur Muda Kecamatan Koto XI Tarusan. The purpose of the study was to describe the improvement of students' IPS learning outcomes with the Learning Starts With A Question Model. The type of research is Classroom Action Research (PTK) which is implemented in two cycles. The data source is the fourth grader of 17 students. The instruments used are students 'affective field assessment sheets, teacher activity sheets and students' comprehension tests. Based on the results of the analysis of the affective domain of students is to write questions and make summaries. Percentage of writing questions and making a summary of each cycle has increased. From the data obtained can be concluded that there is an increase of learning outcomes IPS fourth-grade students SDN 14 Siguntur Muda District Koto XI Tarusan after using Learning Starts With A Question model.
Penilaian dalam konseling kelompok Gestalt Indah Sukmawati; Neviyarni Neviyarni; Yeni Karneli; Netrawati Netrawati
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02267jpgi0005

Abstract

Pada konseling kelompok gestalt, anggota kelompok dapat memanfaatkan keberadaannya di dalam kelompok untuk menyalurkan dan mengekspresikan pemikiran, perasaan, dan perilakunya selama ini yang bermasalah. Untuk bisa mencapai kegiatan kelompok yang efektif dan efisien, seorang pemimpin kelompok gestalt harus mampu melaksanakan kegiatan sesuai tahap-tahap pembentukan konseling kelompok. Selanjutnya pemimpin kelompok gestalt harus memahami permasalahan keanggotaan kelompok, konflik yang muncul dalam kelompok konseling, kedalam pengungkapan diri antar anggota, dan menutup/ menghentikan kegiatan kelompok. Hal tersebut perlu adanya penilaian agar apa yang dilakukan berjalan sesuai dengan tujuan konseling kelompok. Konselor idealnya melaksanakan penilaian selama rentang kegiatan, mulai dari awal konseling sampai akhir konseling, di mana konselor akan memperoleh data yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun, menyelenggarakan dan mengevaluasi kegiatan konseling kelompok yang dilaksanakan sesuai dengan kondisi klien yang tergambar melalui kegiatan asesmen.
Tataran Praktis Pengintegrasian Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS di SMP Maliki Maliki
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/0247jpgi0005

Abstract

Makalah ini dilatarbelakangi oleh permasalahan-permasalahan dalam pembelajaran IPS di SMP, seperti: berpusat pada guru, tidak menarik, membosankan, dan minim penanaman nilai karakter. Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan tataran praktis mengenai pengintegrasian pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS di SMP. Makalah ini bersifat kualitatif dan dideskripsikan melalui tinjauan pustaka dari konsep-konsep pembelajaran IPS, pendidikan karakter, serta contoh rancangan atau tataran praktis yang dapat diusahakan atau dilakukan guru dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam tahapan perencanaan yang meliputi: rancangan silabus dan RPP, pelaksanaan tindakan yang meliputi: eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, serta evaluasi.
Kontrol Diri Siswa dalam Belajar dan Persepsi Siswa terhadap Upaya Guru BK untuk Meningkatkan Kontrol Diri Syilvina Sari; Yusri Yusri; Azrul Said
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02234jpgi0005

Abstract

Kontrol diri pada masa remaja sangat diperlukan dalam setiap aktivitas kehidupan, termasuk aktivitas belajar di sekolah. Kontrol diri yang baik dalam belajar di sekolah diperlukan agar siswa menjalani proses belajar dengan baik pula. Akan tetapi fakta di lapangan menunjukkan masih ada siswa yang  tidak mampu mengontrol dirinya saat proses belajar berlangsung seperti menggangu teman, siswa mudah terpengaruh untuk melakukan kegiatan yang menganggu aktivitas belajar seperti berbicara dengan teman sebangku, ke kantin saat proses belajar berlangsung, mencontek dan kegiatan lainnya yang berdampak tidak efektifnya proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kontrol diri siswa dalam proses belajar di sekolah dan mengungkapkan persepsi siswa tehadap guru  BK untuk meningkatkan kontrol diri melalui aspek kontol perilaku, kognitif, keterampilan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang akan mendeskripsikan kontrol diri siswa dalam belajar di SMKN 10 Padang dan persepsi siswa terhadap upaya guru BK untuk meningkatkan kontrol diri. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI di SMKN 10 Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Stratified Random Sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 78 orang siswa dan pengumpulan data  dengan menggunakan angket. Data dianalisis dengan teknik statistik yaitu rumus persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri siswa dalam belajar di sekolah pada aspek kontrol perilaku berada pada kategori sedang dengan jumlah persentase 60,26%,aspek kontrol kognitif berada pada kategori sedang dengan jumlah persentase 60,26%, aspek kontrol keputusan berada pada kategori sedang, dengan jumlah persentase 48,72% dan persepsi siswa terhadap upaya guru BK untuk meningkatkan kontrol diri berada pada kategori rendah dengan jumlah persentase 42%
Peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep bagi siswa kelas VI SDN 44 Lubuk Anau Kecamatan Bayang Ermaneli Ermaneli
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02164jpgi0005

Abstract

This classroom action research is conducted to improve the writing ability of elementary school students. The reality in the field that applies conventional learning leads to saturation in students so that the negative impact on the ability to write the essay of the students. Use of concept maps can improve the ability to write essay writing elementary school students, in writing essay description. Based on the results of the study the use of concept maps proved to improve the ability to write an essay description of the students concerned. The enhancement of the writing ability of this description can be seen from the quality of the essay produced by the students, both in terms of capitalization, punctuation, ideas / ideas presented, and the demands of sentences used.
Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Profesionalisme Guru dan Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Meningkatkan Aktifitas Pembelajaran IPA Semester Juli-Desember 2013 Melalui Penerapan Metode CIRC Asmawarni Asmawarni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02151jpgi0005

Abstract

This study aimed to describe the increase in the activities of students learning using learning model Integrated Reading Cooperatif Comprehention (CIRC), which was held on science teaching in the classroom SMPN 4 Lubuk Alung VIII.3.This research is a classroom action research (PTK) implemented two cycles. This study seeks to describe the increased activity of student learning through learning model CIRC on science teaching in the classroom SMPN 4 Lubuk Alung VIII.3. Research procedure has four stages, including planning, implementation, observation and reflection, both in the first cycle and the second cycle. In each cycle the action carried out three times or three times the learning process. Retrieving data using the format of observation. Data were analyzed by percentage formula. The results of the study include: 1) An increase in the activity of students in all aspects compared to the results of initial observations prior learning is done. 2) The highest increase student learning activities in the first cycle of three times the learning happens on the aspect of students' reading and refute the lowest activity. 3) increased activities for students at the second cycle is highest in the concluding activity while the activity is lowest at refute activity. 4) Activity student learning beyond the target achievement for all aspects of learning activities occur in third in the second cycle. 5) The hypothesis about the activities of student learning can be enhanced by the use of CIRC on science teaching methods in the classroom VIII.3 SMP N 4 Lubuk Alung.
Self-control profile of students in implementing discipline in school Nur Damayanti; Asmidir Ilyas
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02276jpgi0005

Abstract

Discipline is the most important thing for students to succeed in learning. Therefore, students are expected to have high self-control in order to avoid negative behavior. The purpose of this study was to describe behavioral control, cognitive control and decision control of students in carrying out discipline. This research is a descriptive study, the entire population of students of class X and XI in SMKN 1 Kotanopan and as many as 260 samples obtained by 158 students. This research instrument was a questionnaire. Research findings reveal student’s self-control in carrying out discipline in SMKN 1 Kotanopan been good. Suggested to the Guidance and Counseling teacher to provide service and develop programs to improve student’s self-control.

Page 4 of 41 | Total Record : 408