cover
Contact Name
Taufiq Hidayat
Contact Email
taufiq.hidayat@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
crankshaft@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL CRANKSHAFT
ISSN : 26230720     EISSN : 26230755     DOI : -
Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Jurnal Crankshaft terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Analisa Hasil Sambungan Las ( Pipa STKM 13B Dan Plat SPH 440) Dengan Pengujian Tarik dan Photomacro Fikri, Luqman; Simamora, Yulianto; Priyadi, Muhammad Untung Zaenal; Saleh, Yasya Khalif Perdana; Zaenudin, Mohammad; Mulyono, Sidik; Gamayel, Adhes; Triwiyanto, Askar; Jujur, I nyoman
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12657

Abstract

ABSTRACTGMAW (Gas Metal Arc Welding) is a fast, versatile welding technique that can be used in various positions, but it often results porosity in welded joints.This research aims to analysis of the welded joints of STKM13B pipe and SPD 440 plate using tensile and micro testing, using welding a current of 18 and varying voltages of 110, 130, and 150. The results is the shape of the welded joint of the plate and pipe is perfectly connected, the tensile test results showed that the ultimate strength values for specimen 1, 2, 3 (A110/V18, A130/V18, A150/V18) were (18,959, 27,886, 40,005 N) respectively. The highest ultimate strength values were obtained from the specimens (A150/V18) while the lowest ultimate strength value was obtained from specimen (A110/V18). The use of welding current strongly correlates with ultimate strength value and photomacro results, with higher currents resulting in higher density levels, minimizing porosity, and increasing ultimate strength. Keywords: GMAW Welding, Tensile Test, Macro Optical Test. 
Analisis Sistem Pendingin dengan Penambahan Pipa Kapiler menggunakan Refrigeran R32 Gaelagoy, Bastian M.; Aryanto, Ishak; Dayera, Disabella
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11164

Abstract

Sistem pendingin membutuhkan refrigeran sebagai media pendingin yang berfungsi untuk menyerap suhu rendah dan melepaskan pada suhu tinggi. Dalam sistem pendingin, di harapkan untuk meningkatkan kinerja COP pada mesin pendingin AC Spilit dengan penambahan  pipa kapiler. Tabung pipa kapiler yang digunakan untuk aliran  refrigeran terbuat dari tembaga. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui modifikasi penambahan pipa kapiler pada sistem pending AC dan mengetahui kinerja COP siklus refrigerasi yang baik di tentukan oleh  nilai COP, semakin baik peringkat COP yang mengukur seberapa baik kinerja di dalam unit AC. Perbandingan panjang pipa kapiler terhadap peningkatan kinerja COP meningkat dan menurun pada T1 T2, dan T3. Panjang pipa  kapiler T1 = 85 cm memiliki nilai COP tertinggi yaitu 0,492 diikuti oleh T2 = 95 cm yaitu memiliki nilai COP 0,408 dan T3 = 105 cm yaitu memiliki nilai COP 0,376. Dari penambahan panjang pipa kapiler dapat berpengaruh pada kinerja sistem refrigerasi, di mana dengan melakukan penambahan panjang pipa kapiler terdapat penurunan pada nilai COP (Coeffisien Of Performance).
Rancang Bangun Kipas Angin Otomatis Berbasis Arduino Wahyudin, Muhammad; Sumarjo, Jojo; Santoso, Deri Teguh
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12359

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, pemanasan global dan perubahan iklim telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk kesehatan dan kenyamanan. Salah satu dampak langsung adalah fluktuasi suhu tubuh manusia. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian telah dilakukan untuk mengembangkan alat yang dapat membantu menstabilkan suhu tubuh manusia. Salah satu alat tersebut adalah kipas angin. Namun, banyak kipas angin yang digunakan saat ini masih beroperasi secara manual. Penelitian terbaru telah mengembangkan sistem kipas angin otomatis yang memanfaatkan sensor suhu DHT11 dan dikendalikan menggunakan Arduino Uno. Penelitian ini menambahkan fitur otomatisasi, memungkinkan kipas angin untuk beroperasi tanpa perlu intervensi manusia. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membantu manusia dalam menghidupkan dan mematikan kipas angin secara otomatis.
Pengaruh Variasi Holding Time terhadap Mikrostruktur dan Sifat Mekanik AA 6061-T6 Arifin, Devi Eka Septiyani; Bintoro, Waluyo Musiono; Setiawan, Dibyo; Muliastri, Destri; Zen, Elfiah Fadhilah
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.12099

Abstract

Aluminium Alloy 6061 merupakan jenis Aluminium seri 6xxx yang memiliki sifat mekanik baik seperti ketahanan lelah, keuletan, ringan, mampu mesin, dan kemampuan bentuk yang tinggi. Akan tetapi, Aluminium Alloy memiliki kelemahan dari segi kekuatan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan Aluminium seri 2xxx dan 7xxx. Sehingga dapat dioptimalkan, salah satunya melalui proses perlakuan panas T6. Proses ini dimulai dengan tahap solution treatment pada suhu 540°C selama 1 jam dan quenching menggunakan air. Selanjutnya, dilakukan artificial aging pada suhu 165°C dengan variasi waktu penahanan 1 jam, 3 jam, 5 jam, dan 7 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perubahan kekuatan dan kekerasan Aluminium Alloy 6061 sebelum dan setelah age hardening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik dan kekerasan optimum tercapai pada waktu penahanan 5 jam, dengan kekuatan tarik 293,9 MPa dan kekerasan 109 HV. Namun, pada penahanan 7 jam, kekuatan tarik menurun menjadi 727,2 MPa dan kekerasan menjadi 70,2 HV.
Pendekatan Logika Fuzzy untuk Pengontrolan Material Batu Bara dalam Jalur Conveyor Belt Pujiyanto, Fajar; Wilastari, Santhi; Luhur Pambudi, M. Aji
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11417

Abstract

PLTU di Indonesia mayoritas digunakan steam boiler untuk memutarkan turbin generator, batu bara sebagai bahan bakar utama sistem pembakaran steam boiler. Proses transport batu bara dari dermaga (jetty) ke furnace boiler digunakan jalur conveyor belt tertutup. Debu halus batu bara mengandung gas CH4, CO, dan light fuel dalam zat terbang sesuai peringkat batubara. Debu dengan viscosity dibawah 50 g/m3, konsentrasi gas CH4, CO dan temperatur tinggi memicu terjadinya pembakaran sendiri (self combustion) hingga bahaya kebakaran. Penelitian ini dibahas tentang pengontrolan material batu bara dengan pendekatan logika fuzzy untuk menghindari bahaya self combustion. Metode penelitian deskripsi kualitatif dengan penyelesaian masalah skala laboratorium. Dasar keilmuan mengacu penelitian sebelumnya dan literatur review. Pendekatan logika fuzzy sebagai program tertanan di arduino board. Parameter input adalah konsentrasi CH4, CO, temperatur, dust viscosity dan water spray sebagai parameter output. Hasil penelitian dinyatakan bahwa faktor dominan self combustion adalah dust viscosity, konsentrasi gas CH4 dan CO. Coal dust viscosity berat dan dingin  mengurangkan konsentrasi flammable gas, sehingga  bahaya self combustion dapat dihindari.  Dust viscosity lebih dari 50g/m3 dan temperatur dibawah 60oC adalah kondisi aman dalam proses transport batu bara.
Analisis Redaman Sistem Vibrasi Paksa Satu Derajat Kebebasan Pada Simple Vibration Apparatus Setiawan, Dibyo; Zainuddin, Zainiddin; Thoyib, Ibnu Annas; Kholil, Ahmad; Kusumohadi, Catur Setyawan
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12447

Abstract

Vibration testing in the field of mechanical engineering has an important role in planning and maintaining machines to determine whether the design is safe and suitable for application. Newton's second law is a reference for back-and-forth movement around equilibrium both within the system and from outside the system which affects the machine itself, if the frequency of stimulation is equal to one of the system's natural frequencies, then resonance occurs, and dangerously large oscillations, resonance can cause damage to the system. The solution to avoid excessive resonance requires a damper. Forced vibration oscillations are applied by excitation using an unbalanced mass installed on a DC motor unit, the response is a mass deviation to obtain oscillations or time relationships with amplitude, the natural frequency of the system, mass-spring deviation, and characteristics of vibration. This activity aims to analyze the effect of the vibration amplitude of a forced vibration simulator under conditions without damping and using damping. The experimental test method was applied to a forced vibration system with one degree of freedom with an oil and air damper in a simple vibration apparatus simulator, 2 types of unbalanced masses, regulated by rotation up to 500rpm, tested under conditions without a damper, using an oil and air damper. The results of the activity showed that the air-dampening media can limit greater amplitude compared to the oil-dampening media.
Simulasi Turbin Portabel Jenis Cross Flow Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH) Triyono, Budi; Yudrika, Moh Azmil; Setiawan, Dibyo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.11975

Abstract

In Indonesia, especially West Java Province, there are quite a lot of rivers with quite high or mountainous elevation differences, generally, these rivers are used as tourist attractions which are located far from residential areas. To meet electricity needs, an alternative is to convert the river flow into electricity, either used for lighting or simply to charge electronic devices such as gadgets. One solution is to make small turbines that can be moved and can be produced in large quantities. Through this activity, a simulation analysis will be carried out on previously available designs so that existing weaknesses can be seen so that they can become evaluation material for subsequent designs. The stages of activities carried out include the study stage of simulations using CFD to determine deficiencies in inflow performance and also serve as material for the evaluation of subsequent designs. From the results of the simulation that has been carried out, the flow in the existing equipment has a decrease when it hits the cross-flow turbine blade so that the flow is not at its optimal speed, besides that the kinetic energy has not been completely converted into mechanical energy which can be seen in the velocity distribution picture, namely the flow still has a speed when it enters the outlet hole, this becomes a loss for the tool and becomes a note for evaluation for further tool design.
Kaji Eksperimental Pengolahan Air Limbah “Grey Water” dengan Menggunakan Teknologi Microbubble Generator sebagai Aerator Mawarni, Drajat Indah; Suryani, Puput Eka
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11359

Abstract

Microbubble generator merupakan teknologi penghasil gelembung berukuran mikro yang berguna untuk meningkatkan kualitas perairan. Teknologi tersebut dapat diterapkan pada pengolahan air bersih dan pengolahan air limbah, karena mampu meningkatkan oksigen terlarut(DO) dalam air. Microbubble generator tipe orifice dengan menggunakan cyclone mempunyai bentuk yang sederhana, dan proses manufaktur yang mudah sehingga memiliki nilai ekonomi yang baik. Pada penelitian ini teknologi tersebut diimplementasikan pada pengolahan air limbah khususnya grey water, yang dihasilkan oleh masyarakat urban karena berkontribusi dalam pencemaran lingkungan. Dalam kehidupan masyarakat urban, permasalahan terkait tempat penyediaan untuk pengolahan limbah menjadi kendala. Untuk itu, sistem pengolahan limbah grey water perlu dilakukan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan limbah grey water artificial yang dibuat dari campuran tapioka, gula, urea dan senyawa kimia KH2PO4 dengan pengolahan secara biologis menggunakan bakteri aerob yang membutuhkan aerasi melalui MBG sebagai aerator. Analisis dilakukan terhadap nilai DO yang dihasilkan dan energi yang diperlukan oleh MBG selama proses aerasi.
Analisis Tingkat Kegagalan dan Perbaikan pada Mesin Impact Crusher: Pendekatan Perawatan Proaktif Siswanto, Yudi; Wijayanto, Hendi Lilih
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12603

Abstract

Mesin Impact Crusher adalah jenis mesin penghancur yang digunakan untuk mengubah ukuran material menjadi lebih kecil dengan cara memanfaatkan energi kinetik dari palu atau batang yang berputar dengan kecepatan tinggi. Penggunaan mesin ini memungkinkan proses penghancuran material menjadi lebih efisien dan efektif, sehingga sangat penting dalam berbagai industri yang membutuhkan pengolahan material padat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap tingkat kegagalan yang sering terjadi pada mesin impact crusher dan mengembangkan pendekatan perawatan proaktif yang efektif. Metodologi penelitian disusun secara sistematis sehingga setiap tahap memiliki kaitan erat antar tahap lainya. Dengan perancangan metodelogi penelitian yang sistematis diharapkan juga menjadikan penelitian yang akan dilakukan menjadi lebih terarah untuk mencapai tujuan sebagaimana yang diharapkan dalam perumusan tujuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jumlah kegagalan dan jam operasi selama 12 bulan, serta rata-rata tingkat kegagalan dan MTBF. Total kegagalan selama 12 bulan adalah 23, dan total jam operasi selama 12 bulan adalah 8.460 jam. Rata-rata tingkat kegagalan selama 12 bulan adalah 2,7 kegagalan per 1.000 jam, dan rata-rata MTBF selama 12 bulan adalah 368 jam. Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat kegagalan mesin impact crusher bervariasi setiap bulannya.
Analisis Kegagalan Mesin Produksi Rokok Cigarillos dengan Metode FMEA Hutama, Adhi Setya; Nugroho, Th. Adi; Kurniawan, Perwita; Aji, Bayu Crisna; Nuriyah, Sinta
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11255

Abstract

Industri Hasil Tembakau menjadi salah satu sektor manufaktur nasional yang strategis, berkontribusi besar dan berdampak luas terhadap pembangunan bangsa. Salah satu industri yang bergerak dibidang pengolahan hasil tembakau adalah PT. XYZ, dengan produknya adalah rokok cigarillos. Mesin produksi pada produk ini terdiri dari gluing dan  cutting. Hasil wawancara yang dilakukan peneliti selama bulan agustus – oktober 2022 ditemukan adanya cacat produk berupa seperti broken (873 pcs) dan wrapper loose parah (14.521), dengan total prosentase rata rata 30%, melebihi standar yang ditetapkan perusahaan (15%). Hal ini imbas dari kondisi mesin yang tidak terawat (roll finger dan vacuum roll kotor menyebabkan wrapper loose, dan bunker yang bermasalah menyebabkan rokok patah). Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan dalam studi ini untuk mengidentifikasi risiko kegagalan, mendapatkan nilai Risk Priority Number  (RPN) dan memberikan usulan perbaikan untuk produksi selanjutnya. Studi ini berhasil menemukan penyebab kegagalan produksi yaitu roller tidak bersinggungan dengan belt (Nilai RPN adalah 45). Rekomendasi yang diberikan kepada perusahaan adalah modifikasi dudukan roll belt dengan memperbesar radius atas pada dudukan belt.