cover
Contact Name
Taufiq Hidayat
Contact Email
taufiq.hidayat@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
crankshaft@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL CRANKSHAFT
ISSN : 26230720     EISSN : 26230755     DOI : -
Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Jurnal Crankshaft terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Analisis biomekanik kaki palsu tiruan jenis energy stock and recovery (ESR) dengan finite element analisys Yoanita, Yulia Venti; Kumarajati, Dhananjaya Yama Hudha; Marfuah, Hasti Hasanati
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Crankshaft Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i2.11090

Abstract

Kaki palsu harus dirancang sedemikian rupa sehingga nyaman dipakai sepanjang hari. Ini mencakup pemilihan bahan yang lembut dan tahan lama untuk bagian yang bersentuhan dengan kulit, serta perpaduan yang baik antara dukungan struktural dan fleksibilitas. Pasien dengan amputasi kaki memiliki tantangan mobilitas dalam kehidupan sehari hari. Salah satu alat bantu gerak yang mampu secara efisien dan mandiri digunakan oleh pasien adalah kaki palsu. Terdapat beberapa jenis cacat dan kebutuhan kaki palsu, diantaranya adalah cacat pada bagian kaki bagian bawah / telapak kaki. Kaki palsu yang berada di pasaran Indonesia baru berpusat pada kaki palsu jenis konvensional yang tidak memberikan sensasi berjalan selayaknya orang normal. Maka dari itu perlu dikembangkan kaki palsu jenis ESR yang memberikan sensasi berjalan seperti orang normal karena kaki palsu jenis ini mampu menyimpan dan mengembalikan energi melalui mekanisme pegas. Tahapan penelitian yang akan dilakukan diantaranya adalah studi literatur dan referensi desain untuk reverse engineering, proses desain 3D dengan menerapkan kaida ergonomik, analisis biomekanik menggunakan metode finite elemen analysis, rapid prototyping 3 Printing, setelah itu dilakukan uji kekuatan mekanis dari hasil cetak 3D. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kaki palsu yang telah dikembangkan, mampu menahan beban tubuh manusia.
Perancangan alat pengupas sabut kelapa dengan metode ripping gear Moh Azizi Hakim; Sony Sukmara; Erik Heriana; Fahmi Qudratullah; Ari Ekoprianto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Crankshaft Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i2.11061

Abstract

Tamanan kelapa merupakan tanaman serbaguna dalam kehidupan ekonomi masyarakat, dimana seluruh bagian pohon kelapa sangan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan manusia, yaitu akar, batang pohon, daun,serta buahnya. Sebagian besar manfaat yang sering digunakan adalah daging buah kelapa dan tempurung yang terpisah dari sabut kelapa. Mengupas sabut atau kulit yang terdapat pada bagian luar masih dilakukan dengan menggunakan baji yang ditanjapkan pada tanah, atau menggunakan golok yang membutuhkan waktu yang sangat lama dan kurangnya efesien dari hasil produksi sedikit. Maka penulis membuat inovasi baru untuk membuat alat pengupas sabut kelapa dengan menggunakan motor listrik daya 0,12 KW dan 0,18 HP, kecepatan yang dimiliki motor sebesar 1400 rpm. Gerak dari motor akan diteruskan melalui Pully dan V belt akan meneruskan ke pully ripping gear yang berfungsi untuk mengupas sabut kelapa. Dari hasil kinerja mesin pengupas sabut kelapa ini jauh lebih efesien dari pada menggunakan secara manual yaitu bisa mencapai 20 sampai 25 buah per jam.
Pengaruh rasio kompresi terhadap tekanan kompresi motor dua langkah Nugroho, Kurniawan Joko; Basmal, Basmal; Sugiyarta, Sugiyarta; Ginting, Taman
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Crankshaft Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i2.11029

Abstract

Motor dua langkah memiliki sejarah yang panjang dan banyak digemari pada zamannya karena motor dua langkah lebih simpel dan bertenaga dibandingkan dengan motor empat langkah yang berkapasitas sama. Banyak faktor yang mempengaruhi tenaga dari mesin dua langkah, salah satunya adalah rasio kompresi. Untuk itu bagaimanakah pengaruh dari rasio kompresi terhadap tekanan kompresi pada motor dua langkah. Biasanya rasio motor dua langkah relatif kecil dibandingkan dengan motor empat langkah. Karenanya perubahan kompresi akan sangat terasa pada motor dua langkah, tentu perubahan rasio kompresi akan berpengaruh terhadap tekanan kompresi. Terdapat dua jenis rasio kompresi yaitu: rasio kompresi statis dan rasio kompresi dinamis. Perubahan rasio kompresi dilakukan dengan penambahan packing dengan beberapa variasi. Untuk itu dilakukanlah pengukuran tekanan kompresi menggunaka compression tester untuk dilakukan analisa pengaruh rasio kompresi terhadap tekanan kompresi. Setelah dilakukan pengujian terjadi penurunan tekanan kompresi seiring penurunan rasio kompresi.
Pengaruh grind size dan tipe portafilter terhadap kualitas espresso pada mesin espresso sistem pneumatik Winarso, Rochmad; Khoeron, Slamet; Wibowo, Rianto; Darmanto, Darmanto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Crankshaft Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i2.11021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperature, grind size dan jenis portafilter terhadap kadar total dissolved solids (TDS) dan extraction yield (EXT) dan menemukan pengaturan mesin kopi espresso sistem pneumatik yang optimal untuk mencapai kualitas terbaik. Pada penelitian ini dilaksanakan dengan menguji karakteristik kopi espresso yaitu kadar total dissolve solid (TDS) dan extraction yield (EXT) akibat pengaruh temperatur, grind size dan tipe portafilter. Desain eksperimen faktorial penuh (full factorial design of experiments - FFD) digunakan untuk mengidentifikasi variabel yang memiliki pengaruh yang signifikan pada kualitas espresso yang dihasilkan. Data penelitian diolah menggunakan analisa varian (analysis of variance - ANOVA) dengan bantuan perangkat lunak Minitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperature, grind size dan tipe portafilter secara  statistik memiliki pengaruh yang signifikan dengan tingkat kepercayaan 100% dalam mempengaruhi kadar total dissolved solids (TDS). Grind size dan tipe portafilter secara statistik juga memiliki pengaruh signifikan terhadap extraction yield (EXT) dengan tingkat kepercayaan 100%. Sebaliknya, nilai p-value yang lebih tinggi untuk faktor temperatur menunjukkan bahwa faktor tersebut secara statistik tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap extraction yield (EXT). Hasil optimasi respons untuk kadar total dissolved solids (TDS) dan extraction yield (EXT) menghasilkan niai composite desirability (D) sebesar 0,7255. Dari nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa kondisi optimal yang ditemukan melalui plot optimasi cukup dapat diandalkan dan sesuai dengan model regresi yang telah diuji secara kredibel. Variabel yang dapat menghasilkan kadar total dissolved solids (TDS) dan extraction yield (EXT) paling optimal didapat dari pengaturan temperatur 1000C, grind size 2.8 dan penggunaan un-pressurized portafilter. Kadar total dissolved solids (TDS) dan extraction yield (EXT) yang dihasilkan dari metode respon optimasi ini masing-masing sebesar 11,5252% dan 22,348%.
Studi pengaruh debit dan jumlah tingkat runner terhadap efisiensi turbin vorteks PLTPH Haryadi, Haryadi; Mahmudi, Ali; Sugianto, Sugianto; Setiawan, Dibyo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Crankshaft Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i2.10876

Abstract

Data from the Central Statistics Agency for West Java Province in the 2023 figures show that the installed electric power in 2022 is 30,196.9 MVA. Based on data from the Indonesia Energy Transition Outlook 2023, West Java Province is in the lowest classification with a percentage of 7-23%. An increase in the number of pico-hydro power plants with a low-head operating system can increase the distribution of electricity supply. Budget allocations for research are available at Polban for internal lecturers, through this scheme, the research team plans to increase the power and efficiency of vortex turbines, the 2023 research output target, an efficiency of 30% from the previous research achievement in the 2022 study of 23.8%. Current studies are carried out with variations in discharge and the number of runner stages to increase the efficiency of vortex turbines. The experimental operation is based on SNI 8277:2016, variations in discharge from 7 to 10 l/s, and the application of one and two stage 630 turbine runners. In addition to variations in discharge, loading gradually until the runner rotation stops. The results of the experimental recording of the application of the one-level 630 runner, obtained the highest efficiency occurring at a discharge of 9 l/s with an efficiency of 37%, while the experimental application of the two-level runner 630 highest efficiency occurred at the application of a discharge of 8 l/s with an efficiency of 34%. The more the discharge is added the response efficiency does not always increase.
Analisis sistem solar tracker terhadap daya yang dihasilkan untuk irigasi hidroponik tenaga panel surya Hanif, Muhammad Naufal; Zaenudin, Mohamad; Saleh, Yasya Khalif Perdana
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Crankshaft Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i2.11050

Abstract

Hydroponics is an agricultural system that requires electricity to drive water pumps that flow irrigation, and solar panels are tools to convert solar energy into electrical energy. The drawback of installing solar panels so far is static so that the power received is not optimal, considering that the sun is always moving around the earth. In this case a solar panel with a solar tracker system is used as a source of electrical energy for the water pump. The purpose of using a solar tracker on this hydroponic solar panel is to optimize the absorption of the energy received by the solar panel. The method used in this research is the method of literature study and experimental research. The research was conducted from March 4 - April 15 2023 from 07.00 - 18.00 WIB with 1 day of static position testing each, and 1 day of solar tracker solar panels every day. The total power obtained during the test was 2823.31W on the solar tracker system after deducting the power consumption of the solar tracker system, while in a static position the power obtained was 1843.71W. On the solar tracker system it takes 3 Hours 54 Minutes to charge the battery after the battery power is used for 13 hours. Meanwhile, in a static position it takes 6 hours. The conclusion from this study is that the solar panel solar tracker system in hydroponics is capable of producing a power increase of 53% compared to hydroponic solar panels in a static position.
Analisa Pengaruh Waktu dan Temperatur Burner terhadap Laju Perpindahan Panas Drum pada Mesin Roaster Kacang Tanah Kapasitas 1kg Khoeron, Slamet; Setiawan, Hera; Hudaya, Akhmad Zidni; Sutono, Sugoro Bhakti; Hidayat, Taufiq
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11256

Abstract

Pada umumnya mesin pemanggang digunakan untuk berbagai proses aplikasi kuliner, termasuk memanggang kacang. Pada proses penyangraian, kacang tanah disangrai dalam drum dengan pengaturan waktu yang bervariasi. Kacang tanah sebagai bahan pakan dimasukkan ke dalam ruang sangrai yang berputar mengikuti arah putaran mesin. Pada saat proses berlangsung, drum berputar, terjadi distribusi panas silang antara dinding bawah dan dinding atas, dan terjadilah laju perpindahan panas. Kondisi tersebut sangat mempengaruhi hasil penyangraian. Perlu dilakukan analisa kinerja mesin berdasarkan perubahan temperatur dengan pengaruh waktu. Proses pemantauan suhu drum dilakukan dengan menggunakan pemetaan panas yang memanfaatkan sensor dan sistem pemantauan terkini untuk menangkap laju perpindahan panas di ruang pemanggangan secara visual dan kuantitatif. Temperatur burner bahan bakar LPG 600-700˚C dengan pengaturan putaran mesin konstan pada 30rpm. Waktu proses pemanggangan antara 15, 20, dan 25 (menit). Peta warna menunjukkan tingkat konduktivitas yang berbeda-beda akibat perubahan suhu yang dipengaruhi oleh waktu pembakaran. Kondisi ini juga mempengaruhi perubahan kondisi pada drum, dimana sensor termokopel pada drum menangkap hasil perekaman pada waktu 15 menit pada suhu 162˚C, 20 menit pada suhu 178˚C, dan 25 menit pada suhu 178˚C. 235˚C. Perubahan warna kulit kacang tanah juga menunjukkan adanya penurunan kadar air yang ditunjukkan dengan adanya perbedaan berat awal sebelum disangrai dan setelah disangrai sebesar 9,7% pada waktu 15 menit, 10,8% pada waktu 20 menit, dan 13,6% pada waktu 25 menit. Durasi pemanggangan 15 hingga 20 menit menunjukkan pentingnya waktu dalam mencapai tingkat kematangan yang diinginkan. 
Simulasi Pengaruh Temperatur Heater Selama Proses Pemanasan Udara sebagai Inlet pada Spray Dryer Hudaya, Akhmad Zidni; Maula, Setya Deni; Bahar, Shofwan; Arrohman, Sigit; Carles, Henry; Sukis, Muhamad; Yohana, Eflita
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12497

Abstract

Spray drying merupakan teknologi pengolahan produk yang digunakan untuk mengubah bentuk cairan menjadi bentuk partikel kering dengan media semprot pengeringan panas. Proses pengeringan yang singkat dengan kondisi operasional yang terkontrol dapat mempertahankan temperatur droplet agar tetap rendah sehingga dapat menerapkan temperatur udara pengeringan yang tinggi tanpa mempengaruhi produk. Temperatur produk yang rendah dan waktu pengeringan yang singkat memungkinkan metode spray drying dapat digunakan untuk pengeringan produk yang sangat sensitif terhadap panas dan mempertahankan berkualitas produk seperti warna, rasa, dan nutrisi. Banyak kajian eksperimental maupun numerikal telah dilakukan untuk mengetahui karakteristik proses spray drying termasuk membandingkan hasil eksperimental dan simulasi, dan menghasilkan prediksi profil kecepatan dan temperatur selama proses spray drying menggunakan simulasi komputasi dinamika fluida. Penelitian mengenai pengaruh temperatur pada proses spray drying telah dilakukan, dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa semakin tinggi temperatur pengeringan, maka semakin rendah nilai moisture content dan water activity pada produk yang dihasilkan. Dalam penelitian ini, parameter pengeringan yang digunakan adalah temperatur udara masuk pada spray dryer dimana udara tersebut akan dipanaskan menggunakan pemanas udara terlebih dahulu. Simulasi dilakukan secara numerik dengan pemodelan 3 dimensi menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Hasil yang diperoleh mempunyai nilai error sebesar 3% dibandingkan dengan data eksperimen. Semakin tinggi temperatur heater maka akan menghasilkan temperatur outlet yang tinggi pula. Temperatur tertinggi berada pada area heater dan temperatur dinding pemanas udara sangat mempengaruhi proses pemanasan udara. Udara setelah melewati heater 3 mempunyai nilai temperatur yang paling tinggi dibandingkan heater-heater sebelumnya dan bahkan heater-heater setelahnya. Dari kesimpulan tersebut, alat pemanas udara harus dievaluasi ulang terutama dari segi desain dan sistem kerjanya untuk meningkatkan efisiensi pemanasan udara.
Pengaruh Ketebalan Perekat Epoksi-Lateks terhadap Single Lap Joint Aluminium-Komposit Mahdi, Jausyan Al; Hastuti, Sri; Salahudin, Xander; Ardika, Rizki Dwi; Bintoro, Sefrian Rizki
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.12116

Abstract

Sambungan perekat saat ini telah banyak digunakan di berbagai industri seperti otomotif, penerbangan dan industri produksi lainnya. Hal ini terjadi karena sambungan perekat memberikan kemudahan dalam pengaplikasiannya dibanding dengan sambungan tradisional lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan ketebalan perekat campuran epoksi-getah karet terhadap kekuatan tarik sambungan tumpang tunggal antara aluminium dan komposit berpenguat serat sabut kelapa. Sambungan tumpang tunggal dibuat dengan menyambungkan aluminium 5083 dan komposit berukuran 100 x 25 x 2 mm dengan menggunakan perekat campuran epoksi-getah karet dengan variasi komposisi 94% EP: 6% GK. Ketebalan perekat yang divariasikan adalah 0,2 mm, 0,4 mm, dan 0,6 mm. Kekasaran permukaan akan menggunakan amplas #150. Single lap joint kemudian diuji kekuatan tarik gesernya dengan acuan ASTM D1002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan perekat epoksi-lateks dapat meningkatkan kekuatan tarik sambungan tumpang tunggal aluminium-komposit. Kekuatan tarik tertinggi dicapai pada variasi tebal perekat 0,6, yaitu sebesar 2,37 MPa. Elongasi juga meningkat seiring dengan penambahan ketebalan perekat. Modulus elastisitas telihat mencapai puncak pada variasi tebal perekat 0,4 mm dan menurun pada penggunaan variasi tebal pereka 0,6 mm. Hasil pengamatan makro mode kegagalan yang dialami sambungan tumpang tunggal yaitu, thin layer cohesive failure, two stage failure mode dan stock break failure. 
Pembuatan Alat Pengering Cabai dengan Sistem Efek Rumah Kaca Berbasis Panel Surya Santoso, Pande Putu Agus; Sanubary, Iklas; Mahmuda, Diah
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pengering cabai dengan sistem efek rumah kaca berbasis panel surya. Penelitian ini terdiri atas pembuatan alat dan uji fungsional. Pembuatan alat terdiri atas studi literatur, desain, persiapan alat dan bahan, serta manufacturing. Proses uji fungsional terdiri atas uji fungsional komponen elektronika dan uji fungsional ruang pengering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pengering cabai dengan sistem efek rumah kaca berbasis panel surya ini memiliki ukuran panjang = 30 cm, lebar = 30 cm, dan tinggi = 120 cm. Alat ini memiliki dinding yang transparan sehingga panas matahari dapat masuk dan terperangkat didalamnya. Disamping itu alat ini juga dilengkapi dengan kolektor panas yang terbuat dari aluminium, batu hitam dan bagian atas ditutup dengan kaca, sehingga panas matahari dapat masuk, dioptimalkan dan disalurkan kedalam ruang pengering dengan menggunakan kipas input. Kipas input (mengalirkan udara panas dari kolektor panas ke ruang pengering) dan kipas output (menggerakkan uap air dari dalam ruang pengering ke luar) dihidupkan dengan menggunakan listrik yang bersumber dari panel surya. Hasi uji fungsional menunjukkan bahawa alat ini mampu meningkatkan suhu dan menurunkan kelembaban. Suhu rata-rata di dalam ruang pengering adalah 46,66oC atau 6,91oC lebih tinggi dibandingkan suhu rata-rata di luar alat. Kelembaban rata-rata di dalam ruang pengering adalah 15,64% atau 37,63% lebih rendah dibandingkan kelembaban rata-rata di luar alat.