cover
Contact Name
Taufiq Hidayat
Contact Email
taufiq.hidayat@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
crankshaft@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL CRANKSHAFT
ISSN : 26230720     EISSN : 26230755     DOI : -
Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Jurnal Crankshaft terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Analisis Pengaruh Draft Blower terhadap Kestabilan Temperature di Ruang Bakar Mesin Smelter guna Memaksimalkan Hasil Produksi di PT YNX Saputra, Muhammad Daris; Sumarjo, Jojo; Sena, Boni
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12387

Abstract

PT YNX, perusahaan yang mengkhususkan diri dalam produksi Frit, bahan baku untuk kaca dan keramik. Proses produksinya melibatkan beberapa tahap sebelum produk akhir dijual. Dimulai dari penimbangan bahan baku, pencampuran sesuai formula, proses smelter dengan suhu maksimal 1650°C, pendinginan, hingga proses bagging. Selama pemurnian bahan baku, alat pendukung seperti blower digunakan untuk mengalirkan fluida gas melalui pipa dengan tekanan tertentu. Fan, blower, dan kompressor berperan penting dalam menggerakkan udara dan mengatur tekanan sistem. Hasil optimal dicapai pada suhu 1541°C dan 1310°C dengan rear gas dan oksigen yang masuk sesuai proporsi.  
Pengaruh Perekat Campuran Epoksi-Lateks terhadap Kekuatan Tarik Geser Sambungan Aluminium-Komposit Azhari, Fadhlan; Hastuti, Sri; Salahudin, Xander; Ardika, Rizki Dwi; Putri, Ericha Dwi Wahyu Syah
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.12112

Abstract

 Sambungan antar material dengan menggunakan perekat telah terbukti dapat menggantikan sambungan konvensional yang layak diberbagai industri misalnya, otomotif, penerbangan, kelautan, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan perekat campuran epoksi-lateks terhadap kekuatan tarik sambungan tumpang tunggal antara aluminium dan komposit berpenguat serat sabut kelapa. Sambungan tumpang tunggal dibuat dengan menyambungkan aluminium 5083 dan komposit berukuran 100 x 25 x 2 mm dengan menggunakan perekat campuran epoksi-getah karet dengan variasi komposisi 92% EP: 8% GK, 88% EP: 12% GK, dan 84% EP: 16% GK (berat). Ketebalan perekat yang diaplikasikan adalah 0,2 mm. Kekasaran permukaan akan menggunakan amplas #60. Sambungan tumpang tunggal kemudian diuji kekuatan tarik gesernya dengan acuan ASTM D1002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perekat campuran epoksi-getah karet dapat meningkatkan kekuatan tarik sambungan tumpang tunggal aluminium-komposit. Kekuatan tarik tertinggi dicapai pada komposisi perekat campuran 84% EP: 16% GK, yaitu sebesar 0,89 MPa. Elongasi dan modulus elastisitas juga meningkat seiring dengan penambahan komposisi getah karet. Hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan keuletan dan penurunan kerapuhan dari perekat campuran epoksi-getah karet. Hasil pengamatan makro mode kegagalan yang dialami sambungan tumpang tunggal yaitu, thin layer cohesive failure dan two stage failure mode.
Analisis Perbandingan Komposisi Biobriket Berbahan Baku Tempurung Kelapa dan Kayu Rambutan dengan Perekat Pati Kanji dan Molase Fikri, M; Sunardi, Ade; Zaenudin, Mohamad
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11451

Abstract

Semakin berkurangnya jumlah bahan bakar fosil yang tersedia telah mendorong kebutuhan akan sumber energi alternatif dan terbarukan. Oleh karena itu, pencarian untuk menemukan sumber bahan alternatif yang dapat diperbarui, ekonomis, dan ramah lingkungan menjadi suatu kegiatan yang sangat penting untuk pengembangan sumber energi yang lebih berkelanjutan. Salah satu solusinya adalah melalui penggunaan Biobriket, yaitu briket atau arang yang dihasilkan dari limbah biomassa seperti dedaunan, ranting, jerami, kayu, dan berbagai jenis bahan hayati lainnya. Pembuatan Biobriket dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk bahan yang digunakan, kehalusan arang hasil karbonisasi, massa jenis arang, temperatur karbonisasi, variasi komposisi, dan tekanan pada proses pencetakan. Biobriket ini memiliki keunggulan dalam menghasilkan asap yang sangat sedikit, bahkan hanya timbul saat proses penyalaan. Pada penelitian ini, biobriket dibuat sedemikian rupa dengan menggunakan campuran tempurung kelapa dan kayu rambutan dengan komposisi yang berbeda-beda. Dua perekat digunakan pada penelitian ini, yaitu molase dan tepung kanji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran briket dengan kualitas terbaik adalah briket dengan komposisi campuran 90% arang dan 10% perekat (molase dan pati kanji). Hal ini disimpulkan dari beberapa faktor pengujian yaitu, densitas, shutter index, laju pembakaran, dan sisa abu. Penelitian ini telah berhasil memberikan wawasan mengenai pembuatan biobriket dengan menggunakan bahan baku tempurung kelapa dan kayu rambutan berperekat molase dan tepung kanji.
Analisis Pembebanan Statis Roll Bar Chassis Mobil Hemat Energi Radyantho, Kholiq Deliasgarin; Rahman, Shafera Maulana; Fadhillah, Muhammad Hakim; Arrizal, Daffa Akmalludin; Ramadhani, Sajri; Malau, Kevin Joshwadi; Hakiky, Rizal Muhammad; Wiratmoko, Eka Yoga; Aprillia, Happy; Sa’adiyah, Devy Setiorini; Djafar, Alfian; Haryono, Hadhimas Dwi
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12649

Abstract

Regulasi pembatasan emisi gas buang dari kendaraan bermotor mulai banyak diterapkan di banyak negara mendorong industri otomotif untuk beralih menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, seperti mobil listrik. Pada penelitian ini analisis pembebanan dilakukan berdasarkan peraturan teknis Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2024 untuk mengetahui nilai tegangan, safety factor, dan defleksi pada chassis berbahan galvanized steel dan aluminium 6061 dengan pembebanan sebesar 700 N pada bagian roll hoop/roll bar. Simulasi menggunakan software CAD dengan metode finite element analysis (FEA). Pada chassis berbahan galvanized steel nilai tegangan maksimum 52,420 MPa dari batas yield strength 203,94 MPa, defleksi maksimumnya 0,461 mm, dan safety factor 3,6. Kemudian pada chassis berbahan aluminium 6061 nilai tegangan maksimum 54,410 MPa dari batas yield strength 227,52 MPa, defleksi maksimum nya 1,34 mm, dan nilai safety factor sebesar 4,2. 
Orthopedic cast design and simulation: innovations for improved patient care Winarso, Rochmad; Wibowo, Rianto; Hidayat, Taufiq; Laksono, Dwi Agung
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.12215

Abstract

Some problems that often happen with clay casts are limited joint movement, muscle loss, and lower blood flow. There is a higher chance of systemic problems like clotting, local allergic reactions, skin trauma, compartment syndrome, and heat injuries. Plaster casts can cause skin sores from the pressure on the skin, skin infections, rashes, and stiffness in the joints over time. To get around these problems, many methods combining reverse engineering (RE) and additive manufacturing (AM) have been tested and shown to be effective in healing orthopedic casts problems, which are common fractures. Finite element analysis may be used to forecast the mechanical characteristics of devices such as orthopedic casts. In this study, we will use finite element analysis to examine the orthopedic cast designs' mechanical properties. Acrylonitrile butadiene styrene (ABS) was chosen as the material for this investigation because ABS is a recyclable material. A reduction in safety factor is observed as the weight imparted to the model increases. The utmost recommended burden at loading position 1 is 50 pounds of force. According to the findings derived from the simulations, the application of a 50-pound force burden will yield a safety factor of three. 10 pounds is the utmost weight that is recommended for loading position 2. This is based on the findings of the modeling, which suggest that the 10 lbf loading will generate a safety factor of 3.3. The maximum burden capacity that is advised for loading position 3 is 13 lbf. The deduction of this conclusion is supported by the simulation outcomes, which demonstrate that a 13-pound force application yields a safety factor of 3.01. 220 lbf is the utmost recommended force for loading position 4. Because the 220 lbf loading will produce a safety factor of 3.0, this is the case.
REKAYASA ULANG MESIN MILLING CNC EMCO TU-3A UNTUK MENDUKUNG TEKNOLOGI CAM Zainuddin, Zainuddin; Widiantoro, Heri; Mulyana, Deni; Triyono, Budi; Ardiansyah, Muhammad Rizal
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.11846

Abstract

Mesin perkakas CNC (Computer Numerically Controlled) merupakan alat yang sangat penting dan banyak digunakan dalam proses manufaktur produk. Mesin perkakas CNC adalah suatu mesin perkakas yang dikendalikan oleh komputer menggunakan kode angka dan huruf sehingga secara otomatis menjalankan operasi pemesinan sesuai dengan perintah yang tersusun dalam kode-kode tersebut. Jika dibandingkan dengan mesin perkakas konvensional yang setaraf dan sejenis, mesin perkakas CNC lebih unggul baik dari segi ketelitian, ketepatan, fleksibilitas, dan kapasitas produksi. Salah satu mesin CNC yang banyak digunakan di Indonesia adalah Mesin Milling CNC EMCO TU-3A buatan EMCO Austria. Mesin ini biasanya digunakan oleh institusi pendidikan untuk mendukung praktikum. Namun, karena teknologi yang sudah tidak kompatibel (tidak mendukung teknologi CAM - Computer Aided Manufacturing) dan tidak sesuai dengan standar industri, mesin ini sudah jarang digunakan lagi. Bahkan pada beberapa institusi, mesin ini hanya tersimpan di gudang atau dibuang begitu saja. Hal ini tentu menyebabkan kerugian bagi institusi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya adalah dengan merekayasa ulang mesin tersebut dengan spesifikasi yang lebih baik serta kompatibel dengan teknologi saat ini, yaitu teknologi CAM. CAM merupakan teknologi komputer yang mengubah desain tiga dimensi pada komputer menjadi gerak operasi sebuah mesin sehingga dapat menghasilkan benda yang sesuai dengan desain. Proses ini melibatkan dua tahapan, yakni: mengubah desain tiga dimensi menjadi kode yang dipahami oleh mesin, kemudian mengontrol mesin berdasarkan kode tersebut. Penelitian ini menghasilkan mesin Milling CNC yang memiliki kemampuan ketelitian operasi 0.005 mm dengan mengintegrasikan prototipe kontrol dengan teknologi CAM ke dalam mesin.
Studi Pengaruh Volume Tungsten terhadap Optimalisasi Biaya Proses Carbon Analyzer di PT.XYZ Setiawan, Dibyo; Handy, Rayhan Aliva Vitra; Wibowo, Cahyo; Wiyono, Apri; Putra, Fisika Prasetyo; Rinaldi, Kardian
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11398

Abstract

PT XYZ merupakan suatu perusahaan joint venture, terdapat 2 (dua) macam proses produksi, yaitu Proses Casting dan Proses Machining, dalam proses produksi Casting, tersedia produk FC (Ferro Casting), FCD (Ferro Casting Ductile) dan dapat juga melaksanakan proses Machining, Assembling serta Metal Forming. Penghargaan yang telah diperoleh Cost Reduction Program, Good Delivery Perfomance, Good Cost Perfomance, dan Kategori Proses. Salah satu fokus terkait Cost Reduction Program bertujuan optimalisasi konsumsi dan biaya penggunaan tungsten, serta biaya tenaga kerja. Kegiatan merupakan kontribusi akademisi memberikan rekomendasi bagi PT.XYZ dalam rangka menyelesaikan masalah di Industri. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan optimalisasi proses carbon analyzer di PT.XYZ menggunakan pendekatan eksperimental dengan pemberlakuan volume tungsten pada setiap tahap eksperimen. Tahapan meliputi penyiapan alat, peralatan dan sampel, proses penimbangan dan pencampuran, proses treatment carbon analyzer, analisis hasil eksperimen dan kalkulasi reduksi biaya dan menyusun kesimpulan. Eksperimen yang diterapkan diantaranya volume 0, 0.75, 1.5 dan 1.8 Gram pada Treatmen Carbon Analyzer.  Hasil kegiatan diperoleh bahwa semakin banyak penggunaan volume tungsten pada proses carbon analyzer, dapat mengurangi waktu pengerjaan yang dibutuhkan oleh mesin carbon analyzer sebanyak 3 (tiga) detik. Penggunaan tungsten 0,75gram (½ dari standard) lebih efektif mampu menghemat biaya penggunaan tungsten (Cost Reduction). Selanjutnya terkait dengan penghematan, dengan menggunakan penerapan tungsten 0,75gram dapat menghemat biaya sebesar Rp 14.149.779/bulan dan penghematan biaya tenaga kerja sebesar 250.000/bulan.
Rancang Bangun Pintu Otomatis Menggunakan RFID dan Sensor Ultrasonik HC-SR04 Harahap, Maruli Hadiatma; Sumarjo, Jojo; Santoso, Deri Teguh
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12389

Abstract

 Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pengunci pintu otomatis yang lebih efisien dan aman dibandingkan dengan kunci konvensional. Sistem ini dirancang menggunakan Arduino dan sensor RFID untuk mendeteksi keberadaan objek hingga jarak maksimal 3 meter. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun pintu otomatis serta sistem keamanan yang efektif dengan sensor RFID. Metode riset dan pengembangan digunakan dalam penelitian ini, melibatkan sembilan tahap, mulai dari identifikasi masalah hingga analisis data. Hasilnya, sistem ini dapat mendeteksi objek hingga jarak 3 meter dengan output sensor sebesar 3.4 Volt DC. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pengunjung dengan pergerakan manusia yang menjadi objek deteksi. Dengan demikian, sistem ini menawarkan solusi praktis dan efisien untuk meningkatkan keamanan rumah dengan banyak pintu.
Rancang Bangun Sistem Akuisisi Data Sumber Elektron dan Sistem Vakum untuk Fasilitas LINAC di PRTA – BRIN Pamungkas, Bayu; Khoiri, Muhammad; Taxwim, Taxwim
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.12113

Abstract

PRTA – BRIN telah memiliki fasilitas linear accelerator (linac) melalui hibah dari RSCM. Linac tersebut baru terpasang bagian mekaniknya saja, namun untuk bagian instrumentasi dan kontrol belum dapat dilakukan pemasangan karena kompleksitasnya. Maksud dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem akuisisi data untuk sumber elektron dan sistem vakum untuk fasilitas linac PRTA – BRIN dengan menggunakan perangkat lunak LabVIEW dan basis data MySQL. Adam 4017+ dan 4520 serta TPG 300 digunakan untuk mengambil data sumber elektron dan kevakuman yang selanjutnya dikirimkan ke komputer melalui komunikasi serial untuk ditampilkan melalui LabVIEW dan disimpan pada basis data MySQL. Untuk menguji sistem akuisisi data yang dirancang-bangun, dilakukan perbandingan antara nilai yang diakuisisi dengan nilai yang diukur melalui alat ukur standar. Pada penelitian ini, dihasilkan akurasi 98% untuk parameter sumber elektron dan 100% untuk parameter sistem vakum.
Analisis Kekuatan Fishing Tools Holder 50.000 lbs menggunakan Metode Finite Element Widiantoro, Heri; Arifin, Devi Eka Septiyani; Setiawan, Dibyo; Pasya, Azdane Peprial Indika
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11557

Abstract

Finite element numerical simulation (FEA) has a function to analyze the design model and as a validation of the analysis results against manual calculations. FEA simulation uses specialized software to save time and cost. The purpose of the FEA simulation on this design model is to analyze the strength of the design model against a deformation. In this study, a strength test will be carried out on one of the sub-assemblies on the fishing equipment tensile and compressive testing machine, namely the fishing tools holder sub-assembly. The reason for the simulation is that the sub-assembly is directly related to compressive or tensile forces with relatively large units. The material used for this sub-assembly design is SS400 material or ASTM A36 Carbon Steel. The simulation process was carried out in 10 iterations using the curvature-based mesh method with mesh size settings of 10, 9, 8, 7, 6, 5.8, 5.6, 5.4, 5.2, and 5. The maximum stresses that occurred and reached convergence were at mesh sizes 5.8, 5.6, 5.4, and 5.2 in sequence with stress values of 137 MPa, 136 MPa, 142 MPa, and 135.7 MPa, respectively. The finite element analysis results show that the fishing tools holder design produces a maximum stress of 142 MPa at the converging area, with a factor of safety (FoS) of 1.8. Based on these simulations, the design of the fishing tools holder can be implemented on the Fishing Equipments Tensile Test and Press Test Machine.