cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmstkik@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
ISSN : 25796402     EISSN : 25796410     DOI : -
Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (DPPM - UNTAR).
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
HUBUNGAN USIA DENGAN CEREBRAL SMALL VESSEL DISEASE PADA MRI KEPALA DI RS ROYAL TARUMA Yenny Defi Halim; Inge Friska Widjaya
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/5s5w1457

Abstract

Cerebral Small Vessel Disease (CSVD) merupakan gangguan pada pembuluh darah kecil di otak yang dapat memicu berbagai manifestasi klinis seperti gangguan kognitif, stroke, hingga demensia, terutama pada individu berusia lanjut. Salah satu indikator utama untuk menilai keberadaan CSVD adalah gambaran white matter hyperintensities (WMH) pada pencitraan MRI kepala. Faktor usia diketahui memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan CSVD; seiring bertambahnya usia, khususnya setelah usia 60 tahun, volume WMH cenderung meningkat secara signifikan. Penelitian ini menganalisis hubungan antara usia dengan kejadian CSVD berdasarkan temuan MRI kepala pasien di Rumah Sakit Royal Taruma selama tahun 2024. Studi ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 143 pasien yang menjalani pemeriksaan MRI kepala diikutsertakan sebagai sampel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa 66,4% dari seluruh pasien memiliki gambaran radiologis yang sesuai dengan kriteria CSVD. Prevalensi CSVD pada kelompok usia ≥60 tahun tercatat sebesar 87,9%, sedangkan pada kelompok usia <60 tahun sebesar 48,1%. Uji statistik menggunakan Chi-Square menunjukkan bahwa kelompok usia ≥60 tahun berisiko 1,8 kali lebih tinggi untuk mengalami CSVD dibandingkan kelompok usia yang lebih muda (p<0,0001). Temuan ini memperkuat bukti bahwa usia merupakan faktor risiko signifikan terhadap kejadian CSVD. Oleh karena itu, deteksi dini melalui MRI kepala pada kelompok usia lanjut sangat dianjurkan untuk mencegah terjadinya komplikasi neurologis yang lebih berat.
Gambaran Tingkat Hidrasi dan Kadar Sebum Wajah Pada Perenang Zhillan Zhalila Prakoso; Sukmawati Tansil Tan
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kmffr972

Abstract

Kulit wajah merupakan area tubuh yang paling sering terpapar lingkungan dan rentan mengalami gangguan fisiologis, terutama pada individu yang rutin berenang di kolam berklorin. Paparan klorin diketahui dapat menurunkan kadar sebum dan hidrasi kulit melalui mekanisme pengikisan lipid dan peningkatan transepidermal water loss (TEWL). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tingkat hidrasi dan kadar sebum kulit wajah pada perenang usia produktif di Kota Bandung. Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 70 perenang aktif berusia 18–35 tahun diperiksa di dua lokasi kolam renang umum di Bandung. Data dikumpulkan melalui pengukuran lima titik wajah menggunakan Skin Analyzer Runve 45 dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar sebum rendah paling banyak ditemukan pada area hidung (72,9%), diikuti pipi kanan (70,0%) dan dagu (62,9%). Tingkat hidrasi kulit kering paling tinggi juga ditemukan pada hidung (18,6%), pipi kanan (11,4%), dan dagu (10,0%). Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas berenang secara rutin dapat berdampak pada penurunan fungsi sawar kulit, terutama pada area wajah yang memiliki stratum korneum tipis atau jumlah kelenjar sebasea lebih rendah. Disarankan agar perenang melakukan perawatan kulit yang tepat, seperti membilas wajah setelah berenang, menggunakan pelembap, menghindari sabun iritatif, dan mengaplikasikan sunscreen tahan air untuk menjaga keseimbangan fisiologis kulit wajah.
UJI FITOKIMIA, FENOLIK TOTAL, KAPASITAS TOTAL ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS EKSTRAK SERAI DAPUR (Cymbopogon citratus) Maziyah Al-Bena; Noer Saelan Tadjudin; Eny Yulianti; F. Ferdinal
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/v9vqdk17

Abstract

Indonesia yang beriklim tropis dan memiliki tanah subur mendukung pertumbuhan berbagai tanaman rempah. Rempah-rempah diketahui kaya akan senyawa antioksidan yang termasuk dalam kelompok senyawa bioaktif, berperan dalam menghambat oksidasi lipid serta menetralisasi radikal bebas dan Reactive Oxygen Species (ROS). Aktivitas ini berpotensi dalam mencegah berbagai penyakit degeneratif seperti gangguan kardiovaskular, penuaan, dan kanker. Salah satu tanaman rempah yang berpotensi adalah serai dapur (Cymbopogon citratus) karena mengandung senyawa fitokimia dan antioksidan dalam kadar tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa fitokimia serta kapasitas antioksidan pada serai dapur. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental in-vitro, mencakup uji fitokimia, analisis total fenolik, serta uji kapasitas antioksidan menggunakan metode DPPH, ABTS, dan FRAP. Uji toksisitas dilakukan melalui metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak serai dapur mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti terpenoid, alkaloid, betasianin, kuinon, flavonoid, glikosida, saponin, fenolik, kardioglikosida, tanin, dan kumarin. Kadar fenolik rata-rata didapatkan sebesar 26,37 mg GAE/gram. Nilai IC₅₀ pada uji antioksidan masing-masing adalah 299,552 µg/mL (DPPH), 23,364 µg/mL (ABTS), dan 16,684 µg/mL (FRAP). Uji BSLT menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 419,442 µg/mL, menunjukkan potensi aktivitas sebagai agen antioksidan dan antimitotik.
PENGARUH PARITAS TERHADAP KEJADIAN ABORTUS IMMINENS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA PADANGSIDIMPUAN Layla Fadhilah Rangkuti
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/t86e5j57

Abstract

Abortus imminens adalah abortus tingkat permulaan dan merupakan ancaman terjadinya abortus, ditandai perdarahan pervaginam, ostium uteri masih tertutup dan hasil konsepsi masih baik dalam kandungan. Rata-rata terjadi 114 kasus abortus per jam. Sebagian besar studi menyatakan kejadian abortus antara 15-20 % dari semua kehamilan. Kalau dikaji lebih jauh kejadian abortus sebenarnya bisa mendekati 50%. Komplikasi abortus imminens berupa perdarahan atau infeksi yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Paritas Terhadap Kejadian Abortus Imminens di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan bersifat studi analitik observasional dengan desain penelitian case control. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat status rekam medik pasien yang mengalami abortus imminens. Sampel kasus dan kontrol dalam penelitian ini berjumlah 100 dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh paritas (p = 0,0001) OR = 5,52 (95% CI 2,33-13,07) terhadap kejadian abortus imminens. Disimpulkan bahwa paritas ibu dalam kelompok kasus mempunyai peluang 5,5 kali lebih tinggi berisiko mengalami kejadian abortus imminens dibandingkan dengan paritas ibu dalam kelompok control.
PENERAPAN TATA LETAK DAN SIRKULASI TERHADAP AKSESIBILITAS LANSIA PADA PANTI WERDHA DI JAKARTA BARAT Andrea Fuardi; Gloxinia Chintianto; George Nathan Lee; Theresia Budi Jayanti
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/wp86ak59

Abstract

Peningkatan populasi lansia di Indonesia menuntut perhatian serius terhadap kualitas hidup mereka, terutama dalam hal lingkungan tempat tinggal. Namun nyatanya, banyak panti werdha yang belum memperhatikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan tata letak dan sirkulasi terhadap aksesibilitas lansia di panti werdha, difokuskan pada analisis mendalam terhadap pentingnya tata letak dan sirkulasi pada aksesibilitas lansia di Wisma Sahabat Baru, Jakarta Barat. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kendala fisik yang dihadapi lansia dalam beraktivitas sehari-hari akibat desain ruang yang kurang memadai. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, survei, wawancara, dan studi literatur untuk mendapatkan konsep dan teori tentang psikologi dan arsitektur. Manfaat penelitian diharapkan menambah pengetahuan baru bagi peneliti maupun masyarakat dan sebagai masukan kepada pihak pengelola panti werdha. Hasil penelitian menemukan bahwa tata letak dan sirkulasi pada aksesibilitas lansia di Panti Wredha sangat diperlukan. Sejumlah aspek dalam tata letak dan sirkulasi yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan aksesibilitas lansia, adalah lebar lorong yang sempit, kurangnya pegangan tangan di area yang diperlukan, dan ketidaksesuaian ketinggian permukaan lantai. Kondisi-kondisi ini secara signifikan menghambat mobilitas lansia, meningkatkan risiko jatuh, dan mengurangi tingkat kemandirian mereka. Selain itu, penelitian ini juga menemukan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung interaksi sosial antar penghuni. Penelitian ini memberikan rekomendasi konkret untuk perbaikan, antara lain pelebaran lorong, penambahan pegangan tangan di sepanjang koridor dan tangga, serta penyediaan ramp yang sesuai dengan standar aksesibilitas. Dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian tersebut, diharapkan Wisma Sahabat Baru dapat menjadi contoh bagi panti werdha lainnya dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah lansia. Lebih lanjut, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang desain lingkungan yang berpusat pada pengguna, khususnya lansia.
MEMBACA KERUANGAN KAWASAN DENGAN DRONE DAN VISUAL MAPPING DI KENDRAN, BULELENG, BALI Irene Syona Darmady; Veronica Gandha; Agustinus Susanto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/mv18rr91

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi kini pengamatan kawasan, survey lokasi, dan pemetaan populer dengan menggunakan bantuan Unmanned Aerial Vehicle (UAV)/ Drone. Pengamatan kawasan dengan menggunakan drone pun kini kerap kali digunakan karena dapat memberikan gambaran keruangan kawasan yang lebih luas dengan waktu yang relatif lebih singkat. Kelurahan Kendran, Buleleng, Bali merupakan salah satu dari 11 kelurahan/ desa yang menjadi fokus pengembangan program Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program RBI sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenP3A) dalam rangka mewujudkan Kota Ramah Anak dan Perempuan. Untuk mendesain RBI sebagai wadah kegiatan dan kolaborasi terlebih dahulu dibutuhkan pemahaman atas keruangan fisik dan sosial Kelurahan Kendran. Melalui hasil fotogrametri drone, studi ini diharapkan menemukan pola keruangan fisik dan sosial Kelurahan Kendran guna menemukan lokasi tapak potensial yang dapat menjadi tempat diwujudkannya RBI. Metode survey, observasi lapangan digunakan untuk menjaring data primer terkait Kelurahan Kendran. Sedangkan metode mapping, overlaying digunakan untuk mengolah dan menganalisis temuan dan mencapai kesimpulan. Hasil studi salah satunya berupa informasi keruangan fisik Kelurahan Kendran yang memberikan kontribusi kelengkapan arsip bagi satuan administratif Kelurahan Kendran. Lebih lanjut, hasil studi berupa sebuah rekomendasi tapak yang diperlukan untuk proyek perancangan Ruang Bersama Indonesia (RBI).
MEWARNAI PERJALANAN MASUK: RANCANGAN ULANG KORIDOR DI TKK SANG TIMUR JAKARTA BARAT Samuel Chandra; Bryan Nathaniel; Alvina Daniella Susanto; Theresia Budi Jayanti; Harsiti
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/d12awc93

Abstract

Masa awal pertumbuhan merupakan fase penting dalam membentuk pemikiran dan kreativitas anak, di mana lingkungan sekitar, termasuk elemen fisik dan arsitektural, memainkan peran besar. Lingkungan pendidikan harus mampu mendukung perkembangan kreativitas anak, namun banyak taman kanak-kanak belum menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan psikologis dan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan menerapkan aspek psikologi arsitektur pada taman kanak-kanak untuk menciptakan ruang yang mendukung kreativitas dan pertumbuhan anak. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada ilmu pengetahuan, khususnya dalam psikologi arsitektur, dengan menyoroti hubungan desain lingkungan fisik dan perkembangan psikologis anak. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi untuk desain ruang pendidikan anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung dan studi literatur. Data dianalisis secara deskriptif analitis untuk mengidentifikasi tata ruang yang sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini mengevaluasi fasilitas dan desain lingkungan di Taman Kanak-Kanak Sang Timur, yang secara umum dinilai memadai namun memiliki kekurangan, terutama di koridor utama. Koridor yang panjang, kurang berwarna, dan monoton memberikan kesan tidak nyaman bagi anak, khususnya yang baru pertama kali masuk. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti merekomendasikan desain seperti pola lantai interaktif untuk daya tarik visual, atap transparan untuk pencahayaan alami, tanaman hias untuk suasana segar, dan dinding dengan warna cerah. Implementasi rekomendasi ini diharapkan menciptakan lingkungan taman kanak-kanak yang lebih menarik, mendukung kreativitas, dan meningkatkan kenyamanan serta perkembangan psikologis anak.
PENATAAN RUANG PUBLIK KRIDOSONO BLORA UNTUK MENINGKATKAN IDENTITAS KOTA Sintia Dewi Wulanningrum
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/2yqb7395

Abstract

Ruang publik Kridosono merupakan area yang digunakan masyarakat Blora untuk melakukan berbagai kegiatan seperti: berolahraga, berkumpul atau bersosialisasi dan kegiatan lainnya. Ruang publik merupakan bagian dari ruang perkotaan yang harus dirancang dengan baik untuk meningkatkan kualitas fisik kota serta ruang publik yang memiliki identitas lokal mampu menampilkan wajah kotanya. Akan tetapi, masih banyak ruang publik yang kurang diperhatikan dalam perencanaannya, sehingga fungsinya menjadi kurang optimal. Sebagai salah satu ruang publik yang paling luas di Kota Blora yaitu ruang publik Kridosono merupakan area yang ramai dikunjungi masyarakat sekitar untuk melakukan kegiatan olahraga, kuliner, serta berkumpul masyarakat. Ruang publik Kridosono merupakan salah satu ruang luar yang berada di Kabupaten Blora yang memiliki potensi untuk dikembangkan, tetapi penataan yang kurang optimal mengakibatkan area menjadi kurang tertata, seperti : street furniture (tempat sampah, lampu taman serta bangku taman) yang kurang, penataan tata tanda dan area kuliner yang menyebar dan kurang tertata, area parkir yang tidak tertata, area tribun yang kurang layak. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan area Kridosono, serta merumuskan konsep perancangan kawasan Kridosono sebagai area interaktif masyarakat yang mampu menampilkan identitas kota. Metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif untuk menganalis potensi, permasalahan pada tapak, serta merumuskan konsep penataan ruang luar. Hasil penelitian yaitu konsep arsitektur berkelanjutan untuk penataan ruang luar dengan menerapkan unsur lokalitas (pohon jati) yang merupakan sumber daya alam Kota Blora.
ANALISA SENTIMEN ULASAN APLIKASI TRANSPORTASI MENGGUNAKAN METODE SVM DENGAN PENDEKATAN INSET LEXICON-BASED Eryca Dhamma Shanty; Brandon Alexander Jayadi; Marco; Viny Christanti Mawardi
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/19y15a17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen ulasan pengguna terhadap tiga aplikasi transportasi publik digital di Indonesia, yaitu Access by KAI, MyMRTJ, dan MitraDarat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM) dan pendekatan leksikal menggunakan kamus INSET Lexicon-Based. Data ulasan dikumpulkan melalui proses scraping dari Google Play Store dan kemudian melalui tahapan pre-processing, pelabelan sentimen, serta proses klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulasan pengguna didominasi oleh sentimen positif. Access by KAI memperoleh ulasan positif terbanyak (446 ulasan), diikuti oleh MitraDarat (322 ulasan), dan MyMRTJ (286 ulasan). Model SVM memberikan hasil klasifikasi yang baik dengan akurasi tertinggi dicapai oleh MyMRTJ (87%), diikuti Access by KAI (84%), dan MitraDarat (82%). Selain itu, visualisasi word cloud berhasil menampilkan kata-kata dominan yang sering muncul dalam ulasan seperti "bagus", "mudah", dan "jalan", yang menunjukkan kepuasan pengguna terhadap layanan aplikasi. Pendekatan INSET Lexicon-Based terbukti efektif dalam mengenali polaritas kata dalam konteks lokal berbahasa Indonesia, serta meningkatkan akurasi pelabelan sebelum proses klasifikasi dilakukan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan aplikasi transportasi digital berbasis data ulasan pengguna.
PENERAPAN PSIKOLOGI ARSITEKTUR TERHADAP PERILAKU ANAK PADA RUANG BELAJAR SEKOLAH PRESCHOOL Velia Amanda; Amelia Niken Permata Sari; Pipih Murtapiah; Theresia Budi Jayanti; Harsiti
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/s4mh4h07

Abstract

Dalam perancangan arsitektur selain aspek fungsional, teknikal, dan estetika, perlu memperhatikan aspek psikologi, sehingga dapat membentuk psikologi individu. Preschool merupakan sekolah untuk anak usia 3-6 tahun program ini dirancang untuk anak mempersiapkan pendidikan sejak usia dini. Penerapan psikologi arsitektur yang menciptakan ruangan harmonis, aman, dan nyaman serta menghubungkan karakteristik anak dengan lingkungannya dapat merancang preschool yang baik. Penggunaan prinsip yang memperhatikan interaksi manusia dengan lingkungan, kenyamanan aktivitas, nilai estetika, dan perilaku pengguna, mampu mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Kenyataannya saat ini, kebanyakan Sekolah preschool memiliki sarana dan fasilitas yang sangat terbatas, ruang belajar belum memperhatikan penataan ruangan sesuai karakteristik. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan aspek psikologi arsitektur yang memperhatikan interaksi antara manusia dengan lingkungannya, sehingga desain sekolah preschool dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, nyaman, aman, menyenangkan, dan mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Manfaat penelitian diharapkan memperkaya ilmu pengetahuan dan melengkapi kepustakaan yang jarang diteliti dalam bidang arsitektur. Penelitian menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan dengan teknik observasi, survei, dan studi literatur. Analisis data menggunakan deskriptif analitis yang mendeskripsikan teori dan data hasil temuan kemudian dianalisis secara kualitatif sehingga didapatkan karakteristik anak usia dini, karakteristik fasilitas sekolah preschool yang baik dan penataan ruangan sesuai karakteristik. Hasil penelitian menemukan bahwa pendekatan aspek psikologi arsitektur yang diterapkan meliputi pencahayaan yang cukup dan merata di ruangan kelas, serta penataan meja dan kursi yang memudahkan sirkulasi anak beraktivitas. Pendekatan ini membuat lingkungan belajar yang harmonis, nyaman, aman, menyenangkan, dan mendukung perkembangan anak secara optimal. Sedangkan aspek arsitektur yang mendukung kenyamanan dan keamanan ruang belajar sekolah preschool adalah warna, bentuk furniture, material yang digunakan, dan suhu udara.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS) Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2022): APRIL 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan More Issue