cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmstkik@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
ISSN : 25796402     EISSN : 25796410     DOI : -
Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (DPPM - UNTAR).
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
ANALISIS PRILAKU TIANG BOR KELOMPOK UNTUK BERBAGAI KONFIGURASI Aniek Prihatiningsih; Andryan Suhendra; Jasson Buntara; Jevin Wijaya; Andreas Gerald
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/2xr07406

Abstract

Prilaku dan deformasi kelompok fondasi tiang dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks yang saling berinteraksi, yang masing-masing berperan dalam menentukan kinerja fondasi secara keseluruhan. Salah satu faktor yang akan mempengaruhi kinerja ini adalah konfigurasi atau formasi tiang dalam kelompok fondasi tersebut. Faktor-faktor seperti jarak antar tiang, orientasi, kedalaman tiang dan posisi tiang dapat mempengaruhi seberapa efektif kelompok tiang menyalurkan beban ke lapisan tanah, serta bagaimana deformasi atau pergeseran terjadi selama pembebanan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang pengaruh konfigurasi tiang pada kelompok fondasi menjadi penting untuk merancang fondasi yang aman, efisien, dan dapat mengoptimalkan daya dukung sesuai dengan karakteristik tanah tempat fondasi itu diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prilaku dari kelompok tiang bor untuk berbagai konfigurasi seperti besar deformasi, gaya-gaya yang bekerja pada tiang terhadap lima variasi konfigurasi, yang terdiri dari jumlah tiang antara tiga hingga enam tiang. Acuan konfigurasi yang dianalisis adalah berdasarkan dengan luas penampang total kelompok tiang bor yang sama untuk setiap konfigurasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitis melalui penggunaan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga untuk menganalisis setiap konfigurasi. Hasil analisis menunjukkan konfigurasi 3 dengan lima tiang bor menghasilkan displacement vertikal yang paling rendah, namun gaya dan momen paling kecil yang harus dipikul oleh tiang adalah pada konfigurasi 4 dengan enam tiang bor.
STRATEGI USAHA BISNIS MENGUNAKAN PENDEKATAN SWOT DAN QSPM (Skala Coffee and Eatery) Anak Agung Bagus Bramanda; Enny Widawati; Sandra Octaviani B. Widiarto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/z3txbq79

Abstract

Skala Coffee and Eatery merupakan salah satu usaha kuliner dengan jenis kafe yang berlokasi di Bali. Berdasarkan wawancara dengan pemilik Skala coffee and Eatery, melaporkan bahwa penjualan mengalami penurunan yang disebabkan oleh peraturan WFH dan pesaing kedai kopi di sekitar Skala coffee and Eatery, sehingga pengunjung juga bisa mengunjungi kedai kopi lainnya. sehingga Skala Coffee and Eatery sendiri harus menarik pelanggan baru dan terus mempertahankan pelanggan lama datang kembali ke Skala Coffee and Eatery. Untuk mengatasi permasalahan kafe, penelitian ini akan mengembangkan strategi perusahaan khususnya dalam pemasaran yang menerapkan metode SWOT dan metode QSPM. Pendekatan SWOT membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang relevan, sedangkan pendekatan QSPM memberikan analisis kuantitatif untuk memprioritaskan strategi-strategi yang diusulkan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Skala Coffe and Eatery memiliki kekuatan seperti citra merek yang kuat, kualitas produk yang baik, dan lokasi strategis. Namun, beberapa kelemahan seperti kurangnya diversifikasi menu dan keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan yang harus diatasi. Di sisi peluang, adanya peningkatan minat konsumen terhadap gaya hidup sehat dan kafe menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan. Namun, ancaman dari persaingan yang ketat dan fluktuasi harga bahan baku menjadi tantangan yang perlu diantisipasi. Selanjutnya, menggunakan pendekatan QSPM, strategi-strategi yang diusulkan untuk Skala Coffee and Eatery dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian memberikan rekomendasi strategi memberikan harga yang terjangkau dan promosi harga yang menarik untuk konsumen. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat membantu Skala Coffee and Eatery untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan keunggulan kompetitifnya di pasar.
PENDEKATAN KONSEP “MENYAMA BRAYA” RUANG BERSAMA INDONESIA KELURAHAN KENDRAN, BULELENG, BALI Maria Veronica Gandha; Irene Syona Darmady; Agustinus Sutanto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/84z59171

Abstract

Pendekatan Arsitektur keseharian sering dilakukan sebagai pendekatan sebuah desain. Arsitektur keseharian pada perancangan 2 dimensi keruangan Ruang Bersama Indonesia memakai pendekatan konsep “Menyama Braya” yang merujuk pada kehidupan keseharian lokal masyarakat Kendran di Buleleng, Bali. Masyarakat Bali secara turun temurun telah memiliki penghayatan budaya keseharian yang kuat. Penghayatan budaya masyarakat Bali membangun keharmonisan sosial dan kebersamaan yang terintegrasi pada semua aspek kehidupan masyarakat Bali menjadi fokus pendekatan Ruang Bersama Indonesia di Kendran. Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenP3A) mempunyai tujuan untuk mewujudkan kota – kota di Indonesia yang ramah anak dan perempuan. Tujuan dari RBI Kendran melalui ruang keseharian masyarakat kelurahan Kendran dengan pendekatan konsep “Menyama Braya” adalah untuk dapat mewujudkan ruang bersama yang mempunyai keharmonisan sosial dan kebersamaan baik antara manusia dengan sesama, manusia dengan alam maupun manusia dengan Tuhan. Konsep “Menyama Braya” dipakai untuk mewujudkan perancangan ruang 2 dimensi di RBI Kendran yang dapat menampung kegiatan sosial, interaksi, edukasi, seni dan budaya yang sesuai dengan kriteria RBI dari KemenP3A. Pendekatan konsep ini dilakukan dengan metode survei, pengamatan aktivitas, pengamatan keruangan dan wawancara kepada semua unsur masyarakat dan aktivitas di Kelurahan Kendran pada waktu yang berbeda. Hasil analisis dari metode ini diharapkan dapat menghasilkan perancangan ruang 2 dimensi RBI yang ramah anak dan perempuan dapat diwujudkan sesuai dengan karakter keseharian dan kelokalan masyarakatnya yaitu “Menyama Braya”.
Cover JMSTKIK V9N1 2025 jmstkik
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/95vdpp49

Abstract

Cover JMSTKIK Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
ANALISIS POLA PEMINJAMAN BUKU PADA SISTEM PERPUSTAKAAN DIGITAL MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH DAN TEKNIK PRUNING Astari
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/01j4rm77

Abstract

Manajemen perpustakaan menghadapi tantangan dalam pengelolaan data sirkulasi yang semakin kompleks akibat peningkatan literasi digital dan kebutuhan informasi yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola peminjaman buku di UPT Perpustakaan Universitas Latansa Mashiro dengan menerapkan algoritma Frequent Pattern Growth (FP-Growth) yang dioptimalkan melalui teknik pruning. Proses analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak RapidMiner versi 9.10, dengan dataset terdiri dari 1.012 transaksi peminjaman buku selama periode Januari–Juni 2025. FP-Growth digunakan untuk mengekstraksi pola asosiasi antar itemset secara efisien tanpa proses pencarian kandidat, sedangkan pruning berfungsi untuk menghapus item dengan frekuensi rendah guna meningkatkan presisi hasil. Hasil eksperimen menunjukkan adanya korelasi kuat antara buku Manajemen dan Ekonomi (support 27%, confidence 54%, lift 956) yang meningkat menjadi (support 27%, confidence 64%, lift 1.233) setelah pruning diterapkan. Jumlah aturan asosiasi juga menurun dari 26 menjadi 8, namun dengan peningkatan kekuatan korelasi dan relevansi. Evaluasi visual dilakukan melalui perbandingan treemap dan confusion matrix-based validation untuk mengukur efektivitas aturan. Penelitian ini memiliki kontribusi baru dalam penerapan teknik pruning pada algoritma FP-Growth di konteks perpustakaan digital, yang masih jarang dieksplorasi dalam literatur. Temuan ini berimplikasi penting bagi pengambilan keputusan strategis dalam pengadaan koleksi, penataan layout rak, dan pengembangan sistem rekomendasi berbasis sirkulasi di lingkungan perpustakaan.
CONSUMER EXPERIENCE WITH TEMPEH LABEL INFORMATION: A LONGITUDINAL STUDY OF NON-GMO VS. UNLABELED PRODUCT CHARACTERISTICS AND TECHNOLOGICAL IMPLICATIONS Sobiyanto; Jansen Wiratama; Heru Soetanto Putra; Adreas Sigit Fitrianto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/5vs3x826

Abstract

Kemasan produk pangan berperan sebagai sumber informasi utama, menyajikan detail esensial seperti status Organisme Termodifikasi Genetik (GMO), harga, dan tanggal kedaluwarsa, yang secara signifikan memengaruhi pengalaman dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan menyelidiki korelasi antara informasi yang tersedia pada kemasan pangan dengan atribut produk yang diobservasi konsumen, dengan membandingkan tempe berlabel non-GMO dan tidak berlabel (diasumsikan GMO). Menggunakan metodologi studi kasus observasional longitudinal kualitatif, seorang peneliti sekaligus konsumen melakukan evaluasi harian sistematis selama 120 hari. Data yang dikumpulkan mencakup informasi label, harga beli, dan karakteristik produk yang dialami (masa simpan aktual, perubahan tekstur seperti kelembapan dan kekencangan, serta profil aroma) pada kondisi penyimpanan rumah tangga yang konsisten. Hasil utama memperlihatkan tempe tidak berlabel (harga lebih rendah) memiliki masa simpan aktual lebih lama dan integritas tekstur lebih superior dibandingkan tempe non-GMO premium. Tempe non- GMO mengalami degradasi tekstur lebih awal (lembab), meskipun kedua produk umumnya sesuai dengan tanggal kedaluwarsa masing-masing yang berbeda. Penandaan "non-GMO" dan harga premiumnya menciptakan ekspektasi konsumen terhadap durabilitas produk secara keseluruhan yang tidak sepenuhnya terpenuhi oleh kinerja aktual tempe non-GMO. Penelitian ini menyimpulkan bahwa informasi pada kemasan saat ini, meski menyajikan detail spesifik, mungkin belum memadai mengomunikasikan keseluruhan nuansa kinerja produk akibat teknologi produksi pangan yang beragam, yang berpotensi memengaruhi kepercayaan konsumen. Sistem informasi yang lebih canggih (misalnya, pelabelan cerdas, platform transparansi) berpotensi meningkatkan penyampaian informasi, mengelola ekspektasi konsumen lebih efektif, dan memperkaya pengalaman konsumen dengan menjembatani kesenjangan antara informasi yang disajikan dan atribut produk aktual.
FORMULASI OBAT KUMUR EKSTRAK DAUN KAMBOJA PUTIH (Plumeria rubra L.) SEBAGAI ANTIKARIES PADA GIGI Kartika Sari; Erni Musri Hartanti; Adilah Marwa; Nurjannah Bachri
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/4e9bsx64

Abstract

Indonesia memiliki proporsi terbesar permasalahan gigi dan mulut sebesar 45,3%. Jika dibiarkan masalah gigi tersebut dapat menyebabkan karies gigi. Penggunaan obat kumur dengan bahan kimia dapat menyebabkan berbagai efek samping. Pemanfaatan ekstrak bahan alam daun kamboja putih (Plumeria rubra L.) dapat dimanfaatkan sebagai pengganti penggunaan antibiotik untuk menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula obat kumur yang mengandung ekstrak daun kamboja putih yang aman, stabil dan efektif. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimen dengan metode maserasi untuk ekstraksi dan metode difusi kertas cakram untuk pengujian aktivitas antibakteri. Obat Kumur yang dihasilkan dievaluasi dan diuji stabilitas. Aktivitas antibakteri sedang hingga kuat, dengan diameter zona bening yang dihasilkan ekstrak 10% 8,45 mm + 0,25; ekstrak 20% 10,19 mm + 1,37 dan ekstrak 40% 10,55 mm + 0,63. Sediaan obat kumur memiliki tingkat aktivitas antibakteri sedang dengan diameter zona bening yang dihasilkan obat kumur dengan 10% ekstrak 6,79 mm + 0,080; obat kumur dengan 20% ekstrak 6,95 mm + 0,327 dan obat kumur dengan 40% ekstrak 9,71 mm + 1,97. Ekstrak daun kamboja putih dapat dibuat sediaan obat kumur berwarna coklat kehitaman, berbau dan berasa khas ekstrak, homogen. Obat kumur yang dihasilkan kurang disukai oleh sejumlah panelis dan mempunyai kestabilan yang baik apabila disimpan selama 28 hari.
MONTASE DAN KOLASE SEBAGAI STRATEGI VISUALISASI GAGASAN ARSITEKTURAL RUANG BERSAMA INDONESIA DI KELURAHAN KENDRAN Adelia Andani Djarot; Irene Syona Darmady
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/m7g97766

Abstract

Ruang Bersama Indonesia di Kendran, Buleleng adalah proyek kolaborasi antara Universitas Tarumanagara (Untar), STIE Satyadharma, dan Kementerian Pemerbedaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Pada proyek ini, Prodi S1 Arsitektur Untar bertugas mengajukan gagasan awal implementasi Ruang Bersama Indonesia dalam perencanaan ruang di skala kelurahan atau desa. Di tahap awal pengajuan gagasan, tim perencana menggunakan gambar montase dan kolase sebagai sebuah strategi dalam memvisualisasikan ide-ide kerungan. Strategi ini bertujuan untuk menyampaikan gagasan keruangan berupa impresi yang belum memiliki bentuk, sehingga masih ada ruang gerak yang luas untuk pengembangan desain di tahap selanjutnya. Untuk merumuskan strategi, penulis melakukan analisis studi kasus pada gambar-gambar arsitektural karya dua biro arsitek: kolase karya Tatiana Bilbao Estudio, serta montase karya Fala Atelier; keduanya memanfaatkan montase dan kolase dalam tahap awal proyek, sebagaimana kondisi pada proyek RBI. Melalui analisis ini, penulis menemukan kualitas-kualitas yang dapat menjadi strategi untuk mengkomunikasikan gagasan awal melalui gambar, antara lain respon formasi terhadap konteks, abstraksi elemen pembentuk karakter ruang, serta impresi suasana dan aktivitas. Pada gambar gagasan awal RBI, tim perencana menggunakan gabungan antara kolase dan montase untuk menunjukkan ketiga kualitas ini.
EVALUASI PEMANFAATAN LAHAN DAN TATA BANGUNAN PADA SUB KAWASAN HARMONI, JAKARTA PUSAT Mekar Sari Suteja; Priscilla Epifania Ariaji; Sharon Esther Thessalonia M.; Lidya Zoraya Pranata; Alvina Daniella Susanto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/v86yv942

Abstract

Kawasan Harmoni merupakan salah satu kawasan strategis di Jakarta Pusat yang mengalami transformasi signifikan dalam aspek pemanfaatan lahan dan penataan bangunan, terutama setelah diberlakukannya Peraturan Gubernur (Pergub) No. 31 Tahun 2022 sebagai pengganti Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2014. Penelitian ini bertujuan agar dapat menganalisis dinamika perubahan fungsi lahan dan bentuk bangunan di Kawasan Harmoni, serta mengkaji relevansi dan urgensi penyusunan Panduan Rancang Kota (PRK) sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan ruang yang adaptif terhadap perkembangan perkotaan. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur, pengamatan di lapangan, dan analisis kebijakan spasial. Fokus kajian diarahkan pada zona perencanaan P1 dan P2 yang menjadi representasi area dengan potensi perubahan tertinggi akibat pengaruh pembangunan infrastruktur strategis seperti MRT fase 2 serta pendekatan Transit Oriented Development (TOD). Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran fungsi lahan dari hunian menuju komersial yang signifikan, serta perubahan bentuk, massa, dan skala bangunan yang cenderung berkembang secara vertikal dan padat. Transformasi ini terjadi dalam rentang waktu antara implementasi Perda No. 1 Tahun 2014 hingga diberlakukannya Pergub No. 31 Tahun 2022. Temuan tersebut memberikan kontribusi penting sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan tata ruang dan rancang kota di Kawasan Harmoni, yang diharapkan dapat dituangkan dalam penyusunan Panduan Rancang Kota Kawasan Harmoni guna mendukung pengendalian pemanfaatan ruang yang berkelanjutan dan responsif terhadap dinamika perkotaan.
DESAIN PERANCANGAN SISTEM PENCAHAYAAN BUATAN PADA COFFEE SHOP UNTUK MEMENUHI KENYAMANAN VISUAL PENGUNJUNG DAN EFISIENSI ENERGI Widia Sari; Angel Stevany; Endah Setyaningsih; Titin Fatimah
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/r1fz1281

Abstract

Pencahayaan buatan merupakan elemen krusial dalam menciptakan suasana ruang yang nyaman dan fungsional, terutama pada ruang publik seperti coffee shop yang mengandalkan atmosfer sebagai daya tarik utama. Penulisan makalah ini bertujuan untuk merancang sistem pencahayaan buatan yang mampu memenuhi kenyamanan visual pengunjung melalui pendekatan desain yang mempertimbangkan intensitas cahaya, distribusi jumlah lampu, suhu warna, serta integrasi estetika dengan interior. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah studi literatur dan analisis pembuatan coffee shop yang telah diterapkan sebelumnya. Fokus utama diarahkan pada aspek intensitas cahaya, distribusi pencahayaan, suhu warna, serta penempatan dan jenis armatur yang sesuai dengan fungsi ruang. Hasil perancangan ini menunjukkan bahwa sistem pencahayaan buatan pada area café indoor, kasir, dan dapur telah memenuhi standar iluminasi berdasarkan perhitungan yang melibatkan koefisien penggunaan (Kp) dan depresiasi (Kd). Penerapan intensitas dan temperatur warna yang sesuai, serta distribusi cahaya yang merata, mampu menciptakan suasana ruang yang mendukung aktivitas sosial, kerja, dan relaksasi. Selain itu, sistem ini juga terbukti efisien secara energi dengan densitas daya yang rendah. Oleh karena itu, direkomendasikan penggunaan lampu LED dengan CRI ≥ 80 (SNI 6197-2020), penyesuaian suhu warna sesuai fungsi ruang, penerapan layered lighting, integrasi desain pencahayaan dengan interior untuk memastikan pencapaian pencahayaan yang optimal. Desain sistem pencahayaan ini diharapkan menjadi acuan dalam menciptakan pengalaman ruang yang optimal bagi pengunjung coffee shop sekaligus mendukung aspek fungsional dan estetika interior.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS) Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2022): APRIL 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan More Issue