cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmstkik@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
ISSN : 25796402     EISSN : 25796410     DOI : -
Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (DPPM - UNTAR).
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
Optimasi Penjadwalan Proyek Repetitif dengan Metode Linear Programming Saputra, Victor
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1326

Abstract

Proyek repetitif adalah proyek konstruksi yang pekerjaannya dilakukan secara berulang. Pada umumnya penjadwalan proyek repetitif menggunakan metode repetitive scheduling method. Namun kekurangan dari RSM adalah tidak menghasilkan penjadwalan yang optimum (biaya minimum). Untuk mendapatkan durasi optimum biasanya digunakan metode network compression untuk penjadwalan. Maka dari itu untuk mendapatkan penjadwalan optimum dari proyek repetitif digabungkan dua metode penjadwalan tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan analisis pada proyek perumahan di daerah Madiun, Jawa Timur dengan tipe rumah 51/80 yang berjumlah 28 unit. Dalam analisis tersebut diperhatikan beberapa hal yang berpengaruh terhadap durasi dan biaya total proyek antara lain work-break time dan compression duration. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan biaya minimum sehingga hasil akhirnya adalah sebuah penjadwalan dengan biaya proyek terkecil. Analisis penelitian menggunakan metode analisis linear programming dengan program LINGO. Analisis network compression pada proyek repetitif menghasilkan penjadwalan dengan durasi optimum dan menunjukkan durasi kegiatan antar unit dapat berbeda-beda.
Daftar Redaksi JMSTKIK Editor, Jurnal Muara
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.450

Abstract

Daftar Redaksi Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA REMAJA PUTRI USIA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI 064988 MEDAN Purba, Verany Melinda; Sanusi, Sri Rahayu; Aritonang, Evawany Y
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.993

Abstract

Menarche adalah menstruasi pertama yang biasa terjadi dalam rentang usia 10-16 tahun atau pada masa awal remaja ditengah masa pubertas sebelum memasuki masa reproduksi. Datangnya menarche dapat menimbulkan kecemasan. Fungsi keluarga adalah peran keluarga dalam memberikan informasi untuk menjaga kesehatan reproduksi. Fungsi keluarga berhubungan dengan cemas dan tidak cemas  remaja dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Fungsi Keluarga dengan Kecemasan Menghadapi Menarche pada Remaja Putri Usia Sekolah di SD Negeri 064988 Medan. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 5 dan 6 di SD Negeri 064988 berjumlah 85 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner, pada uji bivariat dianalisis dengan Chi Square. Hasil penelitian diketahui 41 responden yang termasuk kategori fungsi keluarga baik terdapat 25 orang tidak cemas dan 16 orang mengalami cemas. Kemudian dari 44 responden yang termasuk kategori fungsi keluarga kurang  terdapat 10 orang tidak cemas dan 34 orang mengalami cemas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan kecemasan menghadapi menarche diperoleh nilai probabilitas p (0,0001). Kepada orangtua terutama ibu, serta anggota keluarga lainnya diharapkan dapat memberikan informasi kesehatan reproduksi kepada remaja putri agar menambah pengetahuan terutama tentang menstruasi pertama (menarche) sehingga dapat mengurangi kecemasan menghadapi menarche.
ANALISIS INDEKS STABILITAS SISA PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE DENGAN PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI AGREGAT PENGGANTI Tajudin, Anissa Noor; Suparma, Latif Budi
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.439

Abstract

Sulitnya penguraian limbah plastik seharusnya menjadi pemacu untuk mengolah kembali limbah tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat, sehingga kualitas lingkungan terjaga dan limbah plastik memiliki nilai fungsi. Selain itu, curah hujan tinggi sering mengakibatkan genangan pada permukaan jalan yang dapat menurunkan keawetan jalan. Inovasi dalam perancangan perkerasan jalan perlu terus dilakukan agar didapat kualitas perkerasan yang mampu bertahan pada cuaca ekstrim. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh air terhadap stabilitas campuran panas Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC) dengan penggunaan biji limbah plastik  High Density Polyethylene (HDPE) sebagai agregat pengganti. Variasi biji limbah plastik yang digunakan adalah sebesar 0%, 25%, dan 50% terhadap volume agregat yang lolos saringan no. 4 dan tertahan saringan no. 8. Pelaksanaan penelitian terdiri dari pemeriksaan karakteristik bahan dan campuran aspal panas AC-BC, perancangan gradasi agregat, perancangan variasi plastik dan gradasi baru campuran, pengujian rendaman standar, pengujian rendaman modifikasi, dan analisa stabilitas yang dilakukan pada perendaman selama 30 menit, 1 hari, 2 hari, 4 hari, dan 7 hari. Hasil analisis Indeks Stabilitas Sisa (IRS) menunjukkan campuran dengan variasi plastik 25% mengalami kehilangan kekuatan yang paling sedikit, atau dengan kata lain campuran tersebut lebih tahan terhadap pengaruh air dibandingkan dengan variasi plastik lainnya. Tingginya kekuatan campuran dengan variasi plastik 25% ditunjukkan dengan nilai Indeks IRS yang paling tinggi diantara variasi lainnya, yaitu sebesar 76,10% pada akhir masa perendaman selama 7 hari. Hanya campuran dengan variasi plastik 25% ini yang memenuhi persyaratan minimum IRS 75%.Kata kunci: AC-BC, limbah plastik, stabilitas, indeks stabilitas sisa
IDENTIFIKASI FAKTOR PRIORITAS MOTIVASI DAN PRESTASI TENAGA KERJA KONSTRUKSI DALAM MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN TENAGA KERJA LOKAL DI TIMOR LESTE Da Cruz, Tonizio Amaral lopes; Sakti, Wahyu Indra
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.1433

Abstract

Human resources (HR) is an important factor in the process of implementing construction projects. In a construction project several levels of human resources can be found, starting from the project manager to the lowest level, which is labor. The characteristics of the human resources itself must be planned with proper HR management. The State of Timor Leste is one of the developing countries in Southeast Asia that is still in need of the role of qualified human resources. The construction workforce used today is still highly dependent on neighboring countries. This dependence is caused by the lack of work motivation of the construction workforce and the work performance that was previously achieved by the local workforce. The purpose of this study is to determine the motivational factors and work performance of construction workers, as well as solutions to increase motivation and work performance of construction workers and to increase the use of local labor in the state of Timor Leste. Data collection was done through questionnaires distributed to respondents which were staffs of foreign workers recruiting agencies or companies that had brought in foreign construction workers. The result showed that there were 5 factors each determining work motivation and work performance of construction workers. Work performance factors are technical skills, work experience, work quality, work quantity, and diligence, while work motivation factors are the reward system received, needs (biological and psychological), interests, hopes for the future, and regulated by the existence of punishment.Keywords: Work Motivation, Work Performance, Human Resource Management.Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting dalam proses pelaksanaan proyek konstruksi. Dalam suatu proyek konstruksi terdapat beberapa tingkatan sumber daya manusia, mulai dari manajer proyek sampai dengan tingkat paling bawah yaitu tenaga kerja. Karaktristik SDM itu sendiri harus direncanakan dengan manajemen SDM yang baik dan benar. Negara Timor Leste merupakan salah satu negara berkembang di Asia Tenggara yang terbilang masih sangat membutuhkan peran SDM yang berkualitas. Tenaga kerja konstruksi yang digunakan sampai saat ini masih sangat bergantung kepada negara tetangga. Ketergantungan ini diakibatkan oleh kurangnya motivasi kerja tenaga konstruksi dan prestasi kerja yang pernah dicapai tenaga kerja lokal sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor motivasi dan prestasi kerja tenaga konstruksi, serta solusi untuk meningkatkan motivasi dan prestasi kerja tenaga konstruksi dan untuk memperbanyak penggunaan tenaga kerja lokal di Negara Timor Leste. Pengumpulan data dilakukan melalui survei kuesioner terhadap responden dari staf-staf perusahaan perekrutan tenaga asing atau perusahaan yang pernah mendatangkan tenaga kerja konstruksi asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 faktor dari masing-masing motivasi kerja dan prestasi kerja tenaga konstruksi. Faktor prestasi kerja yaitu kemampuan teknis, pengalaman kerja, kualitas kerja, kuantitas kerja, kerajinan, sedangkan faktor motivasi kerja yaitu sistem imbalan yang diterima, kebutuhan (biologis maupun psikologis), minat, harapan-harapan akan masa depan dan dikendalikan dengan adanya hukuman.Kata Kunci:  Motivasi Kerja, Prestasi Kerja, Manajemen Sumber Daya Manusia. 
PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA LAKI-LAKI DEWASA AWAL (18-40 TAHUN) DI WILAYAH PUSKESMAS BROMO MEDAN TAHUN 2017 Harahap, Rina Andriani; Rochadi, R. Kintoko; Sarumpae, Sorimuda
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.951

Abstract

Secara global sekitar 17 juta kematian pertahun akibat penyakit kardiovaskular, hampir sepertiga dari total penduduk dunia. Dari data tersebut, komplikasi dari hipertensi mengakibatkan 9,4 juta kematian setiap tahun. Prevalensi hipertensi di Indonesian yang didapat melalui pengukuran tekanan darah  pada penduduk umur 18 tahun  ke atas yaitu sebesar 25,8%. Prevalensi hipertensi di Sumatera utara berdasarkan diagnosis oleh tenaga kesehatan sebesar 6,8%. 31,7% atau 1 dari 3 orang mengalami hipertensi. Sekitar 75% penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya menderita hipertensi. Mereka baru menyadari jika telah terjadi komplikasi. Di Indonesia, ancaman hipertensi tidak boleh diabaikan. Hal ini dapat dibuktikan dengan jumlah penderita hipertensi yang setiap waktu semakin bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh aktivitas fisik  terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa awal (18-40 tahun) di wilayah Puskesmas Bromo Medan tahun 2017. Jenis penelitian adalah ini adalah studi analitik observasional dengan menggunakan desain case control. Sampel penelitian sebanyak 44 kasus dan 44 kontrol yang ditetapkan secara consecutive sempling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa awal (18-40 tahun) dengan nilai  p= 0,010 OR= 3,095 (95%CI: 1,292-7,417). Disimpulkan bahwa laki laki dewasa awal (18-40 tahun) yang beraktivitas fisik ringan memiliki perkiraan risiko 3 kali akan terkena hipertensi dibandingkan dengan yang beraktivitas fisik sedang dan berat.
OPTIMALISASI PENCAHAYAAN ALAMI DENGAN ALAT PEMBAYANG MATAHARI (SHADING DEVICE) PADA JENDELA RUANGAN KELAS Sabtalistia, Yunita Ardianti
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.430

Abstract

Salah satu cara untuk menghemat energi listrik di dalam ruangan kelas adalah dengan memanfaatkan pencahayaan alami. Tingkat pencahayaan harus mencapai nilai rata-rata 350 lux agar siswa mampu melihat dengan jelas di dalam ruangan kelas. Salah satu ruangan kelas di SMAK Penabur Summarecon, Bekasi memanfaatkan pencahayaan alami yang diperoleh dari jendela yang berada pada sisi selatan dan utara bangunan. Model alat pembayang matahari (shading device) pada jendela yang digunakan di sekolah tersebut adalah model eggcrate yang membuat ruangan kelas menjadi tidak cukup terang sehingga masih membutuhkan lampu dari pagi sampai sore hari. Berdasarkan kondisi tersebut, maka tujuan penelitian adalah mengetahui model alat pembayang matahari yang paling optimal agar ruangan kelas cukup terang dan mempunyai tingkat keseragaman cahaya yang merata. Model shading device yang dieksperimen dengan menggunakan Ecotect v5.20 adalah eggcrate (kondisi eksisting), horizontal overhang, horizontal louver, vertical louver, dan light shelf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level pencahayaan rata-rata  pada semua model tidak ada yang mencapai 350 Lux. Model shading device yang membuat ruangan paling terang adalah  vertical louver sedangkan yang membuat ruangan paling gelap adalah eggcrate. Model shading devive yang membuat ruangan mempunyai pencahayaan paling seragam (uniformity ratio paling tinggi) adalah eggcrate sebaliknya vertical louver membuat ruangan mempunyai pencahayaan paling tidak seragam (uniformity ratio paling rendah). Shading device yang direkomendasikan adalah horizontal overhang dengan panjang 1.20 meter karena mempunyai nilai daylighting level rata-rata dan uniformity ratio cukup tinggi.Kata kunci: pencahayaan alami, shading device, daylighting level, uniformity ratio
Redaksi JMSTKIK Vol. 2/ No. 2/ Oktober 2018 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.4605

Abstract

Update
PERSEPSI DAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PROYEK PERCEPATAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KAWASAN PARIWISATA TANJUNG LESUNG Monika, Rianita
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1434

Abstract

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung akan dikembangkan sebagai kota wisata terintegrasi seluas 1.500 ha dengan berbagai infrastruktur berstandar Internasional. Sesuai dengan Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Strategis Nasional, Tanjung Lesung termasuk ke dalam salah satu Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas 2016-2019. Respon masyarakat berupa persepsi, dan peran serta terhadap rencana tersebut perlu diperhatikan oleh pihak-pihak terkait karena dapat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi dan peran serta masyarakat terhadap proses percepatan pembangunan Infrastruktur Kawasan Pariwisata Tanjung Lesung, dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi tantangan dalam proses pembangunan yang melibatkan peran serta masyarakat di dalamnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dengan wawancara mendalam terhadap para Ahli dan Informan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih kurang aktif dalam memberikan masukan baik berupa saran maupun pendapat. Terhadap program percepatan pembangunan infrastruktur pada dasarnya masyarakat merasa cukup puas dan merasakan manfaatnya. Meskipun terdapat persepsi dari sebagian kecil masyarakat yang khawatir bila adanya pembangunan pariwisata hanya mendatangkan keuntungan bagi pihak swasta dan pemerintah, sedangkan mereka malah mengalami kerugian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka kegiatan sosialisasi tetap harus dilaksanakan secara intensif oleh pihak-pihak yang terlibat guna meningkatkan persepsi dan peran serta swadaya masyarakat dalam pembangunan infrastruktur dan didalam menentukan jenis kegiatan pembangunan hendaknya selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bersifat gotong royong, dan kebebasan masyarakat untuk menentukan jenis swadayanya.
Kata Pengantar Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.1447

Abstract

Kata Pengantar Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu KesehatanVolume 1 No 2Oktober 2017

Page 9 of 38 | Total Record : 373