cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmstkik@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
ISSN : 25796402     EISSN : 25796410     DOI : -
Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (DPPM - UNTAR).
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
PENENTUAN MODEL INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) MENGGUNAKAN ANALISIS FUNGSI TRANSFER Asrini, Luh Juni
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.1455

Abstract

Permasalahan yang seringkali dihadapi oleh investor dalam dunia industri pasar modal, berkaitan dengan pengambilan keputusan mengenai penanaman suatu investasi pada penyertaan saham adalah ketidakpastian faktor-faktor internal, eksternal dan global. Salah satu indikator nasional yang dijadikan pegangan oleh para investor adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dilakukan suatu pemodelan dari IHSG dengan menggunakan analisis fungsi transfer. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap IHSG adalah harga emas dunia (Harga emas dunia), indeks harga saham Nikkei, indeks harga saham Hangseng, Dow Jones Industrial Average (indeks DJI), dan nilai tukar Rupiah terhadap dollar Amerika (kurs). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan metode peramalan yang tepat melalui metode fungsi transfer yang dapat digunakan memprediksi nilai IHSG, sehingga dapat membantu para investor dalam mengambil keputusan terhadap dana yang akan diinvestasikan. Selain itu, untuk mengetahui hubungan antara Harga emas dunia, indeks Nikkei, indeks Hangseng, indeks DJI, dan kurs terhadap IHSG melalui metode fungsi transfer. Hasilnya menunjukkan bahwa model fungsi transfer dengan input kurs merupakan model terbaik yang dapat digunakan untuk meramalkan IHSG periode ke depan. Hasilnya juga menunjukkan bahwa prediktor yang signifikan adalah Harga emas dunia, indeks Nikkei, indeks Hangseng, indeks DJI, dan kurs.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PADA PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL Saryatmo, Mohammad Agung
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.434

Abstract

Semakin tingginya tingkat persaingan diantara Perguruan Tinggi menyebabkan setiap Perguruan Tinggi harus selalu siap untuk bersaing dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada setiap stakeholdernya, salah satunya adalah kepada mahasiswa. Permasalahan yang dihadapi adalah apakah pelayanan yang diberikan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas XYZ telah mampu memenuhi harapan dan kepentingan dari para mahasiswanya. Untuk meneliti permasalahan tersebut digunakan kuesioner yang diajukan kepada sejumlah mahasiswa sebagai alat dan teknik pengumpulan data. Skala yang digunakan dalam metode ini adalah skala likert. SERVQUAL adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan. Metode ini membandingkan tingkat persepsi dan harapan yang mereka terima berdasarkan 5 (lima) dimensi kualitas, yaitu tangibles, responsiveness, reliability, assurance dan empaty. Kualitas layanan diukur pada setiap dimensi dengan menghitung nilai gap, yang menggambarkan perbedaan antara persepsi konsumen dengan harapan konsumen pada layanan yang disediakan. Penelitian ini mengimplementasikan metode metode SERVQUAL untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada Program Studi Teknik Industri Universitas XYZ serta mengetahui atribut-atribut apa saja yang perlu dilakukan perbaikan untuk dapat meningkatkan kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan. Data yang berisi atribut yang memiliki nilai gap negatif tertinggi dapat diidentifikasi dengan menggunakan metode SERVQUAL. Nilai gap negatif tertinggi didapatkan pada dimensi responsivenes dengan indikator dosen tidak datang tepat waktu dengan gap -1,01. Kata kunci: SERVQUAL, Gap, Kualitas Pelayanan
Daftar Isi Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2 No 1 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.2369

Abstract

Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu KesehatanVolume 2 No 1April 2018
PEMETAAN INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PINGGANG SEBAGAI INDIKATOR OBESITAS DI KALANGAN MAHASISWA Santoso, Alexander Halim; Karjadidjaja, Idawati; Charissa, Olivia
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.859

Abstract

Latar belakang: Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan dunia  di mana diperkirakan ada lebih dari tiga ratus juta penduduk dunia yang mengalami obesitas. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi gemuk pada remaja (16-18 tahun) adalah 7,3% dimana 1,6% nya merupakan obesitas. Mahasiswa yang tergolong ke dalam kelompok remaja cenderung lebih banyak duduk, jarang berolahraga dan pola makannya kurang baik. Kondisi ini menyebabkan mahasiswa berpotensi menderita obesitas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan disain potong-lintang. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai prevalensi obesitas di kalangan mahasiswa FK UNTAR. Penelitian dilakukan pada bulan September 2016 di Kampus I UNTAR, yang melibatkan 231 mahasiwa FK UNTAR angkatan 2016 berusia 15-21 tahun meliputi pengisian kuesioner dan pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), dan Lingkar Pinggang (LP). Mahasiswa yang mengikuti penelitian sebelumnya menanda tangani informed consent. Hasil: Didapatkan sebagian besar subjek berusia 18 tahun (67,4%; 17.87 ± 0,71) dengan sebagian besar (70,4%) adalah perempuan. Berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), didapatkan 26,1% subjek menderita obesitas. Sebanyak 61,5% subjek laki-laki dan 82,9% subjek perempuan beresiko obesitas sentral. Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan lebih dari seperempat mahasiswa Fakultas Kedokteran UNTAR angkatan 2016 menderita menderita obesitas dan lebih dari limapuluh persen beresiko terhadap obesitas sentral. Diperlukan penelitian lanjutan untuk dapat melihat faktor-faktor yang berperan terhadap obesitas di kalangan mahasiswa. Kata kunci: obesitas, remaja, mahasiswa, indeks massa tubuh, lingkar pinggang.
ANALISIS LENDUTAN PERKERASAN KAKU PADA PEMBEBANAN TENGAH DAN TEPI DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Utomo, Vian Prasetya; Surjandari, Niken Silmi; Yulianto, Budi
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.425

Abstract

Perkerasan kaku banyak digunakan pada kondisi tanah dasar yang mempunyai daya dukung rendah. Perkerasan kaku merupakan solusi tepat dalam menangani tanah dasar yang bermasalah. Namun jika tebal dan mutu beton tidak diperhitungkan dengan tepat, akan menghasilkan lendutan yang sangat besar, sehingga menyebabkan cracking, serta pumping dan faulting pada perkerasan. Metode Elemen Hingga  adalah salah satu alternatif dalam menganalisis besarnya lendutan  akibat pembebanan  pusat, dan tepi pelat. Penelitian ini menggunakan pelat  berukuran 6x3 m dengan ketebalan 15,20, 25, 30 dan 35 cm dengan pembebanan 8 ton serta dengan mutu beton K250,K300 dan K350 pada pembebanan tengah dan tepi pelat.. Pada CBR 5% dengan tebal 15 cm Nilai lendutan maximum pada pelat tengah adalah  -0,7630 mm sedangkan pada beban tepi sebesar -1,5646 mm dengan prosentase penurunan 51,23%. Prosentase penurunan pada beban tepi dan tengah sebesar 38%-52%.Sebaran tahanan tanah dasar pada beban tepi lebih sedikit dari pada beban tengah sehingga lendutan menjadi lebih besar. Besarnya nilai lendutan berbanding terbalik dengan  mutu beton, CBR dan tebal pelat.
PENGARUH TEPUNG MARMER TERHADAP SIFAT MEKANIK REACTIVE POWDER CONCRETE Linggasari, Dewi; Sutandi, Arianti; Kushartomo, Widodo
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.3013

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan sifat mekanik reactive powder concrete akibat penggunaan tepung marmer sebagai salah satu komponen material pembentuknya. Sifat mekanik beton dipengaruhi oleh banyak faktor.  Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap sifat mekanik tersebut adalah jenis dan komposisi bahan pembentuk beton. Sifat-sifat fisika dan kimia material berupa ukuran butiran dan komposisi kimia setiap memiliki dampak cukup besar pada sifat mekanik beton. Penggunaan tepung marmer dalam penelitian ini juga didasarkan pada ukuran butiran  dan komposisi kimia yang dimiliki tepung marmer. Jumlah tepung marmer yang digunakan sebagai komponen pembentuk reactive powder concrete berkisar antara 0% - 30% terhadap berat semen.  Perawatan benda uji dilakukan dengan metode perendaman penguapan pada temperatur 90oC - 95oC selama 8 jam. Pengujian mekanik dilakukan pada umur 7 hari pada benda uji berbentuk silinder dan balok, berupa kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur. Kata kunci: mekanik, tepung, marmer, ukuran, komposisi This research relates to the mechanical properties of reactive powder concrete due to the use of marble flour as one of its ingredients. The mechanical properties of concrete are influenced by many factors. One of the factors that influence its mechanical properties is the type and composition of concrete-forming materials. The physical and chemical properties of the material in the form of grain size and chemical composition each have a considerable impact on the mechanical properties of concrete. The use of marble flour in this study is also based on grain size and chemical composition of marble flour. The amount of marble flour used as an ingredient of reactive powder concrete is around 0% - 30% of the weight of cement. The treatment of the specimen was carried out by the evaporation immersion method at a temperature of 90oC - 95oC for 8 hours. Mechanical testing was carried out at the age of 7 days on cylindrical and beam specimens, in the form of compressive strength, tensile strength and flexural strength. Keywords: mechanics, flour, marble, size, composition
Pengaruh Dislipidemia Dan Hipertensi TerhadapTerjadinya Penyakit Jantung Koroner Pada Anggota TNI < 40 Tahun Di RS TK II Putri Hijau Medan Pakpahan, Jun Edy S
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1499

Abstract

Abstrak Indonesia mengalami beban ganda penyakit menular dan tidak menular yang merupakan masalah kesehatan. Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Data kunjungan anggota TNI < 40 tahun dengan PJK di RS TK II Putri Hijau Medan 155 orang tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dislipidemia dan hipertensi terhadap kejadian PJK pada anggota TNI < 40 Tahun di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan.Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan design kasus kontrol dan pengambilan sampel dengan nonprobability sampling. Sampel terdiri dari 30 kasus dan 30 kontrol. Analisis data terdiri dari analisis univariat, bivariat menggunakan uji simple logistic regression, dan analisis multivariat menggunakan uji multiple logistic regression.Hasil analisis bivariat, bahwa dislipidemia berpengaruh terhadap kejadian PJK (p = 0,022, OR = 3,50 95% CI), dan hipertensi berpengaruh terhadap kejadian PJK (p = 0,021, OR = 3,59 95% CI).Paling dominan memengaruhi terjadinya PJK pada anggota TNI < 40 tahun di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan adalah hipertensi. Population Atrributable Risk hipertensi 72%. Untuk Anggota TNI agar memeriksakan, mempertahankan kadar kolesterol dan tekanan darah dalam batas normal serta mengkonsumsi obat-obatan sesuai indikasi.   Kata Kunci : Dislipidemia, Hipertensi, Penyakit Jantung Koroner, TNI   
ELIMINASI SCHISTOSOMIASIS DI SULAWESI TENGAH; REVIEW SISTEMATIK DAN FOKUS GROUP DISCUSSION Pitriani Pitriani; Muh. Jusman Rau
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.393

Abstract

Pengawasan dan pengendalian Schistosomiasis merupakan prioritas masalah kesehatan masyarakat di Sulawesi Tengah. Penelitian tunggal tidaklah cukup mendasari pengambilan kebijakan dan penyusunan program eliminasi yang komprehensif, sehingga diperlukan sebuah review sistematik untuk memperoleh gambaran terkait faktor sosial budaya, kondisi lingkungan dan faktor-faktor penghambat tercapainya target eliminasi.   Hasil  review dari 34 jurnal dan 4 laporan tahunan terpublikasi melalui PubMed, Google Scholar, Web of Science, Research Gate, Biomed Central, diketahui bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci mencapai target eliminasi. Hasil review ini dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali pengetahuan dan perilaku masyarakat yang merupakan faktor risiko Schistosomiasis. Pada dasarnya peserta sudah memahami bahwa penggunaan air parit/sungai dan bekerja diwilayah fokus tanpa sepatu boot merupakan faktor risiko  infeksi Schistosomiasis, namun mereka belum mampu merubahnya. Hal ini disebabkan sarana air bersih sangat terbatas dan penggunaan sepatu boot dianggap kurang nyaman terutama jika bekerja disawah. Program-program eliminasi saat ini diantaranya penyuluhan rutin terkait upaya preventif, namun belum maksimal dalam mendorong perubahan mindset masyarakat untuk lebih mengutamakan tindakan pencegahan dibandingkan menerima pengobatan. FGD ini berjalan cukup efisien, peserta berperan aktif dan secara terbuka memberikan masukannya. Melalui FGD ini juga mengemuka ide membentuk kader Schistosomiasis tingkat RT di desa-desa endemik dan berpotensi endemik. Hal ini diharapkan dapat lebih mendorong partisipasi masyarakat sehingga cakupan pemeriksaan tinja rutin dapat tercapai, masyarakat mau menggunakan sepatu boot serta menggunakan air bersih yang aman. Penyediaan sarana dan prasarana sanitasi, pembangunan irigasi, senpadan  dan penanda wilayah fokus keoang sangat penting untuk mendukung perubahan perilaku masyarakat, ini dapat diwujudkan melalui kerjasama lintas sektor. 
MENGENAL JENIS-JENIS RUMAH INSTAN DI INDONESIA DAN KENDALA YANG DIHADAPI DALAM MEMASARKANNYA Wibowo, Andi Prasetiyo
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.1613

Abstract

A house is a building that functions as a residence and the facility for family fostering. House construction isinseparable from the needs of construction materials. Calculation of the amount of material used on a project greatlyaffects the amount of the budget spent. There needs to be innovations that help house building process become moreefficient both in time and cost. At present there are many home construction systems that have been developed usingnon-conventional methods. Comparison between the use of conventional materials with printed materials is thatprinted houses have better performance and effectiveness compared to conventional materials due to time savings andimplementation costs, but with quality that is in accordance with established standards. RISHA (Rumah InstanSederhana Sehat), one of the initiators of the concept of prefabricated modular houses in Indonesia is expected to beable to answer the aforementioned problem as a method of constructing non-conventional houses. However, the lackof information and outreach resulted in many people not understanding the concept and implementation of this typeof building. The lack of an applicator is one of many factors preventing the development and application of instanthome building to progress rapidly. Instant housing with all its advantages possesses good economic value when massproduced, such as post-disaster housing construction. However, this condition backfires on the view of the communitywho sees that instant houses are meant for the poor or those affected by a disaster. Social factor becomse a problemin promoting this product.Keywords: RISHA, instant home, non-conventional, modularRumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana binaan keluarga. Pembangunan rumah tidak terlepas dari kebutuhan material / bahan bangunan. Penentuan material yang digunakan pada suatu proyek sangat mempengaruhi besarnya anggaran yang dikeluarkan. Perlu adanya inovasi yang membuat proses pembanguan rumah menjadi lebih efisien baik secara waktu dan biaya. Saat ini telah banyak dikembangkan sistem pembangunan rumah dengn metode non-konvensional. Perbandingan antara penggunaan material konvensional dengan material cetak dapat dikatakan rumah cetak memiliki kinerja dan efektivitas yang lebih baik dibandingkan dengan material konvensional karena terjadi penghematan waktu dan biaya pelaksanaan namun mutu dan kualitas yang diperoleh sesuai dengan standar yang ditetapkan. RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) yang merupakan salah satu dari penggagas konsep umah modular pre-fabrikassi di Indonesia diharapkan dapat menjawab permasalahan di atas sebagai salah metode pembangunan rumah non-konvensional. Namun, kurangnya informasi dan sosialisasi mengakibatkan banyak masyarakat yang kurang paham akan konsep dan implementasi bangunan jenis ini. Kurangnya aplikator menjadi salah satu faktor lain yang menyebabkan perkembangan dan penerapan bangunan rumah instan ini tidak berjalan dengan pesat. Rumah instan dengan segala kelebihannya mempunyai nilai ekonomis yang baik apabila diproduksi secara massal, seperti pembangunan rumah pasca bencana. Namun kondisi ini justru menjadi bumerang bagi pandangan masyarakat yang menganggap bahwa rumah instan untuk golongan tidak mampu atau terkena dampak bencana. Faktor sosial menjadi problem tersendiri dalam memasyarakatkan produk ini.  Kata kunci: RISHA, rumah instan, non-konvensional, modular
HUBUNGAN JAMINAN LAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RSU IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Liem, John Barker
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1743

Abstract

Jaminan layanan dan kepuasan pasien adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan saling berkaitan satu sama lain. Semakin baik jaminan layanan dari sebuah jenis pelayanan yang diberikan maka semakin tinggi minat pasien untuk datang berobat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jaminan layanan yang diberikan oleh rumah sakit dengan kepuasan pasien rawat jalan di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang datang berobat kedua kalinya di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan dengan jumlah sampel 100 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data pada uji bivariate dengan Chi Square. Hasil penelitian diketahui 56 pasien yang termasuk kategori jaminan layanan baik terdapat 22 pasien merasa kurang puas dan 34 pasien merasa puas, kemudian dari 44 pasien yang termasuk kategori jaminan layanan kurang baik terdapat 32 pasien merasa kurang puas dan 12 pasien merasa puas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara jaminan layanan dengan kepuasan pasien yang diperoleh nilai probabilitas p (0,001). Kepada pihak RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan untuk memperhatikan kesesuaian jadwal pemeriksaan dokter yang tertera, ketepatan waktu dokter dalam melakukan pemeriksaan, dan sikap perawat dalam menjaga kerahasiaan pasien sehingga dapat meningkatkan tingkat kepuasan pasien.Kata kunci: Jaminan Layanan, Kepuasan, Pasien

Page 8 of 38 | Total Record : 373