cover
Contact Name
Henny
Contact Email
henny@fe.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmieb@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 25796224     EISSN : 25796232     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
PERAN PERSEPSI RISIKO, KREATIVITAS, DAN GREEN EDUCATION TERHADAP GREEN ENTERPRENEURIAL INTENTION MAHASISWA Gunawan, Helen; Hidayah, Nur
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v8i2.32154

Abstract

Aktivitas kewirausahaan berkontribusi penting pada pertumbuhan ekonomi namun berdampak buruk pada lingkungan Aktivitas bisnis yang dilakukan wirausaha menjadi faktor menurunnya kualitas lingkungan hidup. Kajian  variabel independent penelitian yaitu persepsi risiko, kreativitas, dan green education untuk memprediksi niat kewirausahaan hijau pada mahasiswa Manajemen  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara. Penelitian didasarkan kepada calon wirausaha pada mahasiswa Manajemen  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara dengan mempertimbangkan lingkungan terhadap aktivitas kewirausahaan Penelitian menggunakan konklusif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teori pada penelitian merupakan teori perilaku terencana (TPB) sebagai pengembangan teori terdahulu, teori tindakan beralasan (TRA) mengarah terhadap pemaparan tingkah laku manusia secara rasional sebagai sumber perkembangan teori dengan persamaan spesifikasi yaitu sikap terhadap tingkah laku norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku. Penggambaran tingkah lakua manusia pada persepsi risiko, norma sujektif oleh kreativitas dan kontrol perilaku oleh green education Penelitian ini berhasil memperoleh 120 responden melalui penyebaran kuisioner secara online. Pengetesan hipotesis penelitian memanfaatkan Structural Equation Model - Partial Least Square (SEM-PLS) pada perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil pengetesan data menunjukan ketiga hipotesis pada penelitian yang mengukur pengaruh persepsi risiko, kreativitas, dan green education mampu memprediksi niat kewirausahaan hijau pada mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara secara positif. Penelitian berkontribusi untuk membantu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara ataupun mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis selain Universitas Tarumanagara sebagai calon wirausaha untuk memahami persepsi risiko, kreativitas dan green education sebagai green entrepreneurial intention sebagai konsep bisnis dan pemahaman isu lingkungan.   Entrepreneurial activities make an important contribution to economic growth but have a negative impact on the environment. Business activities carried out by entrepreneurs are a factor in reducing the quality of the environment. Study of research independent variables, namely risk perception, creativity, and green education to predict green entrepreneurial intentions among Management students at the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University. The research is based on prospective entrepreneurs in Management students at the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University by considering the environment for entrepreneurial activities. The research uses conclusive descriptive sampling techniques with purposive sampling. The theory in the research is the theory of planned behavior (TPB) as a development of previous theories, the theory of reasoned action (TRA) which leads to the rational explanation of human behavior as a source of theory development with the same specifications, namely attitudes towards behavior, subjective norms and perceived behavioral control. Depiction of human behavior on risk perception, subjective norms by creativity and behavioral control by green education. This research succeeded in obtaining 120 respondents through distributing questionnaires online. Testing research hypotheses utilizes the Structural Equation Model - Partial Least Square (SEM-PLS) on SmartPLS 4 software. The results of data testing show that the three hypotheses in the research measuring the influence of risk perception, creativity, and green education are able to predict green entrepreneurial intentions among Faculty Management students Tarumanagara University Economics and Business positively. The research contributes to helping students from the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University or students from the Faculty of Economics and Business other than Tarumanagara University as prospective entrepreneurs to understand risk perception, creativity and green education as green entrepreneurial intention as a business concept and understanding of environmental issues.
FACTORS INFLUENCING PURCHASE INTENTION AND ACTUAL PURCHASE OF FREE TO PLAY GAMES: THE CASE OF VALORANT GAMES Rabulizat, Tritanio Nizar; Chairy, Chairy; Rahmiati, Filda; Goenadhi, Felix
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v8i2.32265

Abstract

Pasar game terus berkembang selama bertahun-tahun, menyumbang pendapatan signifikan dari penjualan "item dalam game". Pendapatan dari penjualan "item dalam game" di Valorant dianggap sangat tinggi, mengingat bahwa Valorant adalah game First Person Shooter (FPS) gratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh ekspektasi kinerja, motivasi hedonis, dan pengaruh sosial terhadap niat beli dan pembelian aktual pemain Valorant di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, mengumpulkan 215 responden menggunakan Google Forms untuk mendistribusikan kuesioner di komunitas game di Facebook dan Discord yang telah memainkan Valorant selama lebih dari satu tahun, dan telah menggunakan item dalam game selama lebih dari satu tahun. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) digunakan untuk analisis statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi hedonis dan pengaruh sosial memiliki pengaruh positif terhadap niat beli dan pembelian aktual. Namun, harapan kinerja tidak mempengaruhi baik niat beli maupun pembelian yang sebenarnya. Ditemukan bahwa gamer Indonesia lebih cenderung melakukan pembelian jika mereka melihat keuntungan yang nyata.   The gaming market has continued to grow over the years, contributing significant revenue from selling “in-game items”. The revenue from selling “in-game items” in Valorant is considered very high, knowing that Valorant is a free First Person Shooter (FPS) game. This research aims to identify the influence of performance expectancy, hedonic motivations, and social influence on Valorant players' purchase intention and actual purchases in Indonesia. This research used a purposive sampling method, collecting 215 respondents using Google Forms to distribute questionnaires within gaming communities on Facebook and Discord having played Valorant for over a year, and having used in-game items for over a year. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) employed for statistical analysis. The result of this research shows that hedonic motivations and social influence have a positive influence on purchase intention and actual purchase. However, performance expectancy did not influence both purchase intention and actual purchase. It was found that Indonesian gamers are more likely to make purchases if they perceive tangible advantages
PERILAKU IMPULSIVE BUYING SEBAGAI RESPON TERHADAP FLASH SALE DAN CUSTOMER’S SHOPPING EXPERIENCE: PERAN MODERASI SELF-CONTROL Oktaviani, Dini; Keni, Keni
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v8i2.32313

Abstract

Pesatnya perkembangan e-commerce di Indonesia ditunjukkan melalui jumlah pengguna yang terus meningkat. Sehingga pelaku usaha tersebut harus mengembangkan strategi untuk menarik minat pelanggan. Salah satu strategi tersebut adalah memotivasi pelanggan untuk membeli secara impulsif (impulsive buying) yaitu dengan menyelenggarakan flash sale. Strategi tersebut menjadi sebuah solusi untuk pelaku usaha e-commerce dan pelanggan karena pelaku usaha dapat memperoleh keuntungan dan pelanggan dapat lebih nyaman dalam memperoleh produk dengan harga yang lebih murah. Namun, terdapat pelanggan yang melakukan impulsive buying yang melebihi daya belinya. Perilaku tersebut menyebabkan impulsive buying dipersepsikan secara negatif karena dikategorikan sebagai pembelian yang tidak dibutuhkan dan tanpa mempertimbangkan daya beli. Penelitian ini ingin mengkaji pengaruh flash sale dan customer’s shopping experience terhadap perilaku impulsive buying pada pelanggan e-commerce wanita di Jakarta, serta peran moderasi self-control terhadap pengaruh tersebut.  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui Google Form. Kemudian, data tersebut akan dianalisis dengan metode PLS-SEM dan digunakan melelalui aplikasi SMART PLS 4. Pengambilan data sebanyak 216 responden dengan jumlah sample akhir sebanyak 205 data responden yang dapat melewati screening question dan selanjutnya data tersebut dapat diolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa flash sale dan customer’s shopping experience memiliki pengaruh positif terhadap impulsive buying, namun jika pengaruh tersebut di moderasi oleh self control, maka hasilnya dari hipotesisnya menjadi tidak didukung, yang berarti bahwa self control tidak dapat memoderasi pengaruh flash sale dan customer’s shopping experience terhadap impulsive buying.   The rapid development of e-commerce in Indonesia is shown by the number of users. So, these business actors must develop strategies to attract customer interest. One of the strategies is to motivate customers to buy impulsively (impulsive buying), namely by holding a flash sale. This strategy is a solution for e-commerce business actors and customers because business actors can get profits and customers can be more comfortable in obtaining products at a lower price. However, some customers make impulsive buying that exceeds their buying power. This behavior causes impulsive buying is perceived negatively because it is categorized as an unnecessary purchase and without considering buying power. This study wants to examine the influence of flash sales and customer's shopping experience on impulsive buying behavior in female e-commerce customers in Jakarta, as well as the role of self-control moderation on these influences. Data collection was carried out using a questionnaire via Google Forms. Then, the data will be analyzed using the PLS-SEM is used through the SMART PLS 4 application. Data collection from 216 respondents with a final sample of 205 respondents who can pass the screening questions and furthermore, the data can be processed. The results of this study show that flash sales and customer's shopping experience have a positive influence on impulsive buying, but if the influence is moderated by self-control, then the result of this hypothesis becomes unsupported, which means that self-control cannot moderating the influence of flash sales and customer's shopping experience on impulse buying.
Cover JMIEB vol 8 no 2 sari, wulan
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover JMIEB vol 8 no 2
Redaksi JMIEB Vol 8 No 2 sari, wulan
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redaksi JMIEB Vol 8 No 2
Kata Pengantar JMIEB Vol 8 No 2 sari, wulan
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar JMIEB Vol 8 No 2
Redaksi JMIEB Vol 8 No 1 sari, wulan
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redaksi JMIEB Vol 8 No 1
Daftar isi JMIEB vol 8 No 2 sari, wulan
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar isi JMIEB vol 8 No 2
GENERASI Z DAN KEPUTUSAN BELANJA ONLINE: KUALITAS INFORMASI, ULASAN PENGGUNA, DAN MEDIASI KEPUASAN PELANGGAN Rasulong, Ismail; Yuniarti, Andi; Rizal, Samsul
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v8i2.31447

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji berbagai variabel yang memengaruhi kepuasan pelanggan mahasiswa dan keputusan mereka untuk melakukan pembelian online. Studi ini menyelidiki bagaimana dukungan selebriti, kesadaran halal, kualitas informasi, dan ulasan pelanggan online memengaruhi keputusan pembelian dan kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei kuantitatif dan melibatkan 267 mahasiswa muslim yang tinggal di Kota Makassar sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan selebriti dan kualitas informasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara ulasan pengguna dan kualitas informasi memengaruhi kepuasan pelanggan, yang kemudian berdampak pada keputusan pembelian. Secara khusus, kepuasan pelanggan memediasi hubungan antara kualitas informasi dan keputusan pembelian secara keseluruhan dan secara parsial. Tidak ada bukti bahwa kesadaran halal memengaruhi kepuasan konsumen atau keputusan mereka untuk membeli sesuatu. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas.    The objective of this article is to investigate the variables that influence the contentment of customers and the decisions of students to make online purchases. The study examines the impact of celebrity endorsement, halal awareness, information quality, and online customer reviews on purchase decisions and customer satisfaction. Using a quantitative design with a survey approach, this study involved 267 Muslim students in Makassar City as respondents. The results indicate that celebrity endorsement and information quality significantly influence purchase decisions, while information quality and user reviews affect customer satisfaction, which in turn impacts purchase decisions. Specifically, customer satisfaction partially mediates the relationship between information quality and purchase decisions and fully mediates the relationship between user reviews and purchase decisions. Halal awareness does not significantly influence purchase decisions or customer satisfaction. This study underscores the importance of information quality and user reviews in influencing purchase decisions through customer satisfaction, and provides insights into the role of celebrity endorsement and the limitations of halal awareness in current marketing contexts.
CONTROLLED ENVIRONMENT AGRICULTURE SEBAGAI PENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI NEGARA LAHAN TERBATAS Pamungkas, Lukas Sangka; Widjaja, Anton Wachidin
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmieb.v8i2.31951

Abstract

Dalam menghadapi urbanisasi yang cepat, pertumbuhan populasi, dan perubahan iklim, negara-negara dengan lahan pertanian terbatas semakin ditantang untuk memastikan ketahanan pangan bagi penduduknya. Pertanian dengan Lingkungan Terkendali (Controlled Environment Agriculture) muncul sebagai solusi transformatif, menawarkan pendekatan yang berkelanjutan dan efisien untuk produksi pangan. Dengan memanfaatkan teknologi canggih seperti hidroponik, aeroponik, dan pertanian vertikal, CEA mengoptimalkan lingkungan pertumbuhan tanaman, memungkinkan produksi tanaman berkualitas tinggi sepanjang tahun, terlepas dari kondisi iklim eksternal. Penelitian ini mengeksplorasi potensi CEA dalam mendukung ketahanan pangan di negara-negara yang kekurangan lahan. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya transformasi digital dalam pengembangan CEA. Inovasi teknologi digital, seperti alat-alat pertanian presisi, analitik data, dan otomatisasi, tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga efisiensi sumber daya dan keberlanjutan. Transformasi digital memungkinkan integrasi sistem cerdas yang dapat mengawasi dan mengoptimalkan proses produksi secara real-time, memanfaatkan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan kembar digital (digital twin) untuk menciptakan lingkungan pertanian yang lebih responsif dan adaptif. Penelitian ini juga membahas manfaat sosial-ekonomi dari CEA, seperti mengurangi ketergantungan pada impor pangan. Dengan menyajikan studi kasus dari Singapura yang telah mengadopsi CEA, penelitian ini menyoroti praktik terbaik dan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut. Kesimpulannya, CEA dengan dukungan transformasi digital merupakan komponen penting dalam masa depan pertanian, terutama di wilayah di mana pertanian tradisional sulit dilakukan karena keterbatasan lahan. Melalui investasi strategis dalam CEA dan digitalisasi, negara-negara dapat memperkuat ketahanan pangannya, berkontribusi pada tujuan keberlanjutan global, dan membangun ketahanan terhadap gangguan di rantai pasokan pangan di masa depan.   With increasing population density, rate of urbanization, and climate change, countries with a small and shrinking base of arable land are under pressure to feed their populations. Controlled Environment Agriculture (CEA) is presented as effective method that can revolutionize the principles of farming. CEA use of hydroponics, aeroponics, vertical farming and other high-tech methods that help create a suitable climate that will allow the cultivation of crops all year round irrespective of the climate. This research finding out CEA can help in achieving food security within lack of land nations. Moreover, this paper focuses on the necessity to advance CEA as subject through the practice of digital transformation. Tools like precision farming, data analytics for crop production, and robots for planting and harvesting improve not only the yields but also optimize the use of the resources. Digital transformation can help introduce smart systems that will support production and control processes in near real-time with the help of IoT, AI, and digital twinning to develop more sensitive agricultural environments. This paper also covers other socio-economic effects of CEA including reduction in the importation of food. The research uses case studies in Singapore which for the most part has implemented CEA. In conclusion, CEA is part of agriculture development, especially in the areas where conventional agriculture cannot be effective because of the lack of land. CEA and investment in digitalization remain vital in increasing countries food security and ensure meet international sustainable goals in case of future shocks in the food chain.