cover
Contact Name
Sunu Bagaskara
Contact Email
sunu.bagaskara@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
melok.roro@yarsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal Psikogenesis
  • Jurnal-Online-Psikogenesis
  • Website
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 23033177     EISSN : 25977547     DOI : -
Jurnal Psikogenesis is a semiannualy publication produced by Fakultas Psikologi Universitas YARSI since 2012 (e-ISSN: 2597-7547, p-ISSN: 2303-3177). The journal reflects the wide application of all aspects of psychology related to health. It also addresses the social contexts in which psychological and health processes are embedded. The main emphasis of the journal is on original research, theoretical review papers, meta-analyses, and applied studies.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Pengaruh Spiritualitas dan HEXACO Personality terhadap Intensitas Perilaku Korupsi pada Mahasiswa Nur Hayati; Fathul Lubabin Nuqul
Jurnal Online Psikogenesis Vol 8, No 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v8i1.943

Abstract

Di Indonesia kasus korupsi dianggap sebagai hal yang biasa dan dimaklumi oleh publik. Kasus korupsi tidak hanya terjadi pada kalangan pejabat akan tetapi sudah menyentuh kalangan akademisi seperti mahasiswa. Faktanya dalam praktik keuangan pada salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yaitu meninggikan biaya dalam pelaporan pertanggungjawaban dan penyalahgunaan aset lembaga untuk kepentingan pribadi. Berdasarkan fenomena tersebut maka dapat membentuk perilaku kecurangan pada mahasiswa. Adanya kasus korupsi menggambarkan bahwa korupsi mampu mengalahkan keimanan seseorang. Hal ini menunjukkan lemahnya jiwa spiritualitas sebagai benteng keimanan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh spiritualitas dan hexaco personality terhadap intensitas perilaku korupsi pada mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah 271 mahasiswa. Subjek dipilih menggunkan teknik purposif sampling dengan kriteria terdaftar sebagai anggota organisasi intra kampus atau pernah mengelolah keuangan, atau melakukan pelaporan keuangan atau pernah menggunakan fasilitas organisasi untuk kepentingan pribadi. Data dianalisi dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 20 for Windows. Menggunakan metode stpewise dengan tujuan untuk mengetahui variabel bebas yang paling dominan mempengaruhi intensitas perilaku korupsi  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, terdapat pengaruh spiritualitas dan hexaco personality terhadap intensitas perilaku korupsi
Acceptance & Commitment Therapy (ACT) Kelompok untuk Meningkatkan Self-esteem pada Mahasiswa yang Mengalami Adiksi Media Sosial Fina Dwi Putri; Fivi Nurwianti
Jurnal Online Psikogenesis Vol 8, No 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v8i1.1262

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektivitas acceptance and commitment therapy kelompok dalam membantu meningkatkan self-esteem individu yang mengalami adiksi media sosial. Penelitian ini menggunakan quasi-experimental one-group, pre-test and post-test design dan diikuti oleh lima partisipan yang merupakan mahasiswa/i berusia 19 – 21 tahun. Kelima partisipan memiliki skor self-esteem yang cenderung rendah berdasarkan alat ukur Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), mengalami adiksi media sosial yang diukur dengan Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS) dan penerimaan diri yang rendah diukur berdasarkan Acceptance and Action Questionnaire-II (AAQ-II). Intervensi yang dilakukan terdiri dari empat sesi dengan durasi sekitar dua jam per sesi. Sesi follow-up dilakukan satu minggu setelah empat sesi selesai dilakukan untuk melihat efek setelah intervensi diberikan. Data kualitatif didapatkan menggunakan wawancara tidak terstruktur sebelum, selama, dan sesudah intervensi diberikan. Data kuantitatif dianalisa menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menunjukkan bahwa intervensi berhasil secara signifikan meningkatkan perilaku penerimaan dan komitmen diri pada partisipan (Z = -2.023; p = 0.043) yang diikuti dengan meningkatnya self-esteem pada diri partisipan (Z = 2.060; p = 0.039; r = 0.65). Tingginya nilai effect size (r ? 0.50) menunjukkan bahwa intervensi ACT berpotensi meningkatkan self-esteem. Selain itu, tingkat adiksi media sosial yang dimiliki partisipan juga mengalami penurunan meskipun tidak signifikan.
Peran School Well-Being terhadap Motivasi Sekolah Siswa Sekolah Menengah Ahist Noviyanti; Dewi Kumalasari
Jurnal Online Psikogenesis Vol 8, No 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v8i1.1228

Abstract

Masa SMA merupakan masa terakhir pendidikan dasar dan gerbang untuk menuju pendidikan yang lebih tinggi. Pada masa masa tersebut, seseorang akan mulai memikirkan hal mengenai masa depan. Namun, hasil survei mengatakan bahwa 40% siswa SMA tidak tetarik berlajar dikelas, tidak memiliki inisiatif, memiliki usaha yang rendah dalam mengerjakan tugas sekolah, dan mudah merasa bosan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran school well-being terhadap motivasi siswa Sekolah Menengah Atas. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 siswa SMA dengan menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur School Well-Being Model dan Inventory of School Motivation. Hasil uji regresi menemukan dimensi being pada school well-being memiliki peran yang positif terhadap motivasi sekolah pada dimensi performance goals dan  sebaliknya dimensi loving pada school well-being memiliki peran negatif terhadap motivasi sekolah pada dimensi dimensi performance goals. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi sekolah agar dapat meningkatkan kesejahteraan siswa di sekolah agar mereka dapat memiliki motivasi sekolah yang baik.
Bagaimana Persepsi Dukungan Organisasi dan Perilaku Kerja Inovatif Saling Terkait? Peran Mediasi Keterlekatan Kerja Ellysabeth Ayuni; Arum Etikariena
Jurnal Online Psikogenesis Vol 8, No 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v8i1.1260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran mediasi keterlekatan kerja pada hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan perilaku kerja inovatif. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dan data diperoleh dari 281 karyawan sebuah perusahaan milik negara di Indonesia yang sedang melakukan inovasi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini ialah Innovative Work Behavior Scale (Janssen, 2000), Survey of Perceived Organizational Support (Neves Eisenberger, 2014) dan Job Embeddedness Scale (Lee dkk., 2004). Pengujian hipotesis mediasi dilakukan menggunakan macro PROCESS Hayes dan ditemukan bahwa keterlekatan kerja memediasi secara penuh hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan perilaku kerja inovatif (indirect effect = 0,139, Boot SE = 0,031, CI [0,083, 0,207]; direct effect = 0,054, Boot SE = 0,063, CI [-0,070, 0,179]). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hubungan persepsi dukungan organisasi dan perilaku kerja inovatif dimediasi oleh keterlekatan kerja.
Perilaku Online Beresiko Remaja Hubungannya dengan Kualitas Hidup dan Mediasi Orang Tua Zulfa Febriani; Octaviani Indrasari Ranakusuma
Jurnal Online Psikogenesis Vol 8, No 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v8i1.621

Abstract

Adolescents in urban area of Indonesia have become the highest internet users. Most of them were social media consumers. The high usage could make them involve in risky online behavior, which included giving personal information and accessing sexual content. The activities could affect to adolescents’ permissiveness about sexuality and interfere with their psychological development. Among the factors associated to risky behavior were parental monitoring and adolescent psychososial condition, but there was not many study in Indonesia that directly see the role of the factors in adolescents’ risky sexual online behavior. Therefore, the study aimed to know wheater adolescents’ quality of life and parental mediation contributed to their risky sexual online behavior. This associative research had included 148 adolescents in Jakarta by accidental sampling technique. We used EU KIDS ONLINE sub parental mediation, online risky activity, risky sexual activity and KIDSCREEN-27 as instrument. The study indicated that parental technical mediation and physical activity and health associated to risky sexual activity as the perpetator. The result should be generalized with caution to adolesecence population in Jakarta as the sample and data were not normally distributed. Any research of the same topic should consider the sample representativeness and social desireability of the risky sexual online behavior scale. Literacy about the safety of technical internet use and interaction needs to be increased.  
Peran Health Consciousness terhadap Preventive Health Care Behavior pada Individu yang Mengalami Obesitas Audi Destianty; Riselligia Caninsti
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1860

Abstract

Kondisi obesitas menimbulkan dampak dan konsekuensi negatif kepada individu yang mengalaminya. Dampak negatif yang dirasakan oleh individu obesitas antara lain: dampak fisik, seperti meningkatnya resiko mengalami penyakit kronis, dampak psikologis, seperti merasa kurang percaya diri, dan dampak sosial berupa hambatan dalam berinteraksi dengan orang lain di lingkungan sosial. Kondisi tersebut membuat individu yang mengalami obesitas perlu melakukan tindakan pencegahan agar tidak mengalami dampak negatif dari obesitas. Tindakan untuk menjaga kesehatan melalui upaya pencegahan dinamakan juga dengan preventive health care behavior.  Ada beberapa faktor yang berperan terhadap preventive health care behavior, salah satunya adalah health consciousness (kesadaran kesehatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran health consciousness terhadap preventive health care behavior pada individu dewasa awal yang mengalami obesitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 82 partisipan usia dewasa awal yang mengalami obesitas di wilayah JABODETABEK. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Health Consciousness Scale (?= 0.880) dan Preventive Behavior Scale (? = 0.886). Data yang diperoleh melalui kuesioner dianalisis menggunakan teknik analisis data uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel health consciousness memiliki peran yang signifikan terhadap variabel preventive health care behavior (p = .000, R2 = .219). Artinya, individu obesitas yang memiliki kesadaran kesehatan akan berupaya untuk melakukan tindakan pencegahan demi menjaga kesehatan. Oleh sebab itu, seseorang yang mengalami obesitas perlu mengembangkan health consciousness pada dirinya, sehingga dapat termotivasi dalam melakukan preventive health care behavior.
Hubungan antara Dimensi Nilai Budaya Uncertainty Avoidance dengan Intensi Berwirausaha pada Mahasiswa Suku Minangkabau Dien Nurdini Nurdin
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1240

Abstract

Banyaknya pengangguran terdidik dan minimnya jumlah wirausaha membuat lembaga pendidikan perlu melakukan upaya serius dalam mengembangkan kewirausahaan. Dalam mengembangkan kewirausahaan di Indonesia,  nilai budaya perlu menjadi salah satu faktor yang diperhatikan. Dari beragam budaya yang dimiliki Indonesia, terdapat suku Minangkabau yang terkenal dari segi kewirausahaannya. Dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui hubungan antara uncertainty avoidance dengan intensi berwirausaha pada mahasiswa suku Minangkabau. Penelitian ini melibatkan 118 responden mahasiswa suku Minangkabau yang sedang duduk di tingkat akhir Perguruan Tinggi, yaitu 66 responden berasal dari Universitas Indonesia dan 52 responden dari Institut Teknologi Bandung. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara uncertainty avoidance dan intensi berwirausaha. Hasil penelitian juga menunjukkan gambaran tingkat uncertainty avoidance yang rendah dan intensi berwirausaha yang tinggi pada mahasiswa Minangkabau. 
Hubungan Antara Trait Kepribadian Maladaptif Manajer dan Kualitas Leader-Member Exchange: Studi Pada Manajer First line di PT X dan Bawahannya Adrian Adrian; Justinus Budi Santoso
Jurnal Online Psikogenesis Vol 8, No 2 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v8i2.1300

Abstract

Individu dengan trait kepribadian maladaptif yang belum sampai taraf gangguan kepribadian masih bisa berfungsi, bahkan sukses dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan kerja, pemimpin dengan trait kepribadian maladaptif berpotensi memiliki masalah dalam hubungan interpersonal dengan rekan kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara trait kepribadian maladaptif dengan hubungan pimpinan dengan bawahannya berdasarkan pendekatan leader-member exchange (LMX). Partisipan penelitian ini adalah 72 diad atau pasangan manajer first line di PT X dengan staf yang menjadi bawahannya. Seorang manajer dapat memiliki lebih dari satu bawahan sehingga jumlah manajer hanya 21 orang. Trait kepribadian maladaptif pada manajer diukur dengan Personality Inventory for DSM-5 Brief Form (PID-5 BF). Kualitas hubungan manajer tersebut dengan bawahannya diukur dengan Leader Member Exchange-Multidimensional Measure (LMX-MDM) yang diisi oleh para staf. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa trait dari domain negative affectivity, detachment, antagonism, dan psychoticism memiliki hubungan signifikan dengan LMX. Hubungan yang ditemukan bersifat negatif, sejalan dengan temuan menggunakan domain-domain trait non maladaptif pada five-factor model yang ekuivalen dengan domain-domain PID-5 BF.
Teknik CBT dalam Menurunkan Frekuensi Masturbasi Pada Laki-Laki : Studi Kasus Muhammad Syibbli; Yudiana Ratnasari
Jurnal Online Psikogenesis Vol 8, No 2 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v8i2.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana efektivitas teknik Cognitive Behaviour Therapy (CBT) dalam menurunkan frekuensi masturbasi pada klien. Klien merasa bahwa frekuensi masturbasinya sudah tidak normal dan kebiasaannya tersebut telah mengganggu kegiatan sehariharinya. Ia merasa masturbasi merupakan perilaku yang memalukan dan tidak sepantasnya dilakukan. Namun, sikapnya terhadap masturbasi tidak membuatnya menurunkan frekuensi masturbasinya. Penelitian kali ini menggunakan metode studi kasus dengan satu partisipan untuk mendalami permasalahan yang dimiliki klien tersebut. Terdapat 8 sesi pertemuan yang dilakukan termasuk follow up. Setiap sesi menghabiskan waktu sekitar 60 – 120 menit. Pengukuran efektivitas teknik CBT diukur dengan melihat frekuensi masturbasi yang dilaporkan klien setiap minggunya. Hasilnya, klien melaporkan penurunan frekuensi masturbasi dari 12 kali dalam seminggu menjadi tiga kali dalam seminggu. Selain itu, klien melaporkan bahwa dirinya lebih mampu berterterus terang dalam interaksi sosial serta mampu untuk meregulasi stress dengan baik. Hal tersebut dinilai menjadi faktor yang membantu klien mengatasi masalah masturbasinya.
Strategi Regulasi Emosi Kognitif pada Pra-Remaja Usia 9-12 Tahun Adzanishari Mawaddah Rahmah; Marisa Fransiska Moeliono; Lenny Kendhawati
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1507

Abstract

Penelitian terdahulu membuktikan bahwa strategi regulasi emosi kognitif berperan besar dalam menentukan sejauhmana situasi tidak menyenangkan berdampak pada kesehatan mental individu, khususnya pada pra-emaja. Memahami strategi regulasi emosi kognitif yang digunakan pra-remaja merupakan langkah efektif dalam penanganan preventif dan kuratif pada masalah kesehatan mental anak dan remaja yang saat ini semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran strategi regulasi emosi kognitif yang digunakan oleh pra-remaja berusia 9-12 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis konten dan penjelasan kuantitatif secara porsentase. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-report berupa pertanyaan terbuka dan wawancara yang dibangun oleh pertanyaan terkait situasi tidak menyenangkan, perasaan dan emosi, serta strategi regulasi emosi kognitif yang digunakan. Didapatkan sampel sebanyak 68 partisipan usia 9-12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pra-remaja menggunakan strategi regulasi emosi kognitif yang dapat dikelompokkan ke dalam tujuh strategi yaitu memikirkan perasaan negatif, menyalahkan diri sendiri, menyalahkan orang lain, pasrah-menerima, memikirkan hal lain yang menyenangkan, tidak memikirkan situasi, dan mencari solusi. Dijelaskan pula kelompok strategi yang termasuk adaptif dan kurang adaptif, serta sumber stressor dan perasaan yang dianggap paling tidak menyenangkan bagi partisipan. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam memahami dinamika strategi regulasi emosi kognitif pada anak dan remaja di Indonesia, khususnya saat berhadapan dengan situasi yang memicu perasaan dan emosi negatif.

Page 6 of 20 | Total Record : 192