cover
Contact Name
Endang Pratiwi
Contact Email
pratiwiendang4@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
riyadhoh.uniska@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
ISSN : -     EISSN : 26562936     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga merupakan salah satu media yang mempublikasikan hasil karya ilmiah dari para praktisi dan akedimisi bidang Pendidikan Olahraga. Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga 1 tahun menerbitkan 1 volume, 2 nomor, yaitu Nomor 1 (Juni), dan Nomor 2 (Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
JOGGING SEBAGAI GAYA HIDUP URBAN : FENOMENA PELARI KALCER DI BUMI SILAMPARI Adika Fatahilah; Gigih Cahya Apriliano Ripanda; Muhammad Rizky Fadillah; Muhammad Rafly Prasetyo; Andi Pranata Jaya; Al Muhyi Fahiyyah Shaputri
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.22344

Abstract

Fenomena pelari kalcer (pelari culture) yang berkembang di Kota Lubuklinggau, Bumi Silampari, merupakan bentuk transformasi sosial masyarakat urban yang menarik untuk dikaji dari sudut pandang sosiologi olahraga dan budaya populer. Jogging, yang awalnya hanya aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran tubuh, kini telah berubah menjadi bagian dari gaya hidup dan identitas sosial masyarakat perkotaan. Penelitian ini menelaah bagaimana aktivitas jogging dapat berfungsi sebagai medium pembentukan identitas sosial, penguatan solidaritas masyarakat, serta pemicu dinamika ekonomi kreatif di ruang publik perkotaan. Tujuan penelitian ini ialah menggali makna sosial, nilai-nilai budaya, serta dampak sosial-ekonomi dari aktivitas jogging sebagai gaya hidup urban di Bumi Silampari. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti bagaimana pelaku ekonomi kecil (UMKM) dan fotografer lokal ikut terlibat dan memperoleh manfaat dari munculnya budaya pelari kalcer di Lubuklinggau. Artikel ini menelusuri makna sosial kebiasaan jogging melalui wawancara dengan tiga aktor utama: pelari komunitas, pelaku UMKM, dan fotografer lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara dan observasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa jogging tidak hanya berdampak pada kesehatan dan solidaritas sosial, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi kreatif serta perubahan citra kota melalui keterlibatan berbagai pelaku lokal.
ANALISIS VO₂MAX ATLET SEPAKBOLA DI PPOPM KABUPATEN BOGOR: LANDASAN ILMIAH UNTUK OPTIMALISASI PROGRAM LATIHAN Febi Kurniawan; Rolly Afrinaldi; Resty Gustiawati; Bangkit Seandi Taroreh
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.22829

Abstract

Kapasitas aerobik merupakan indikator fisiologis utama yang berkontribusi terhadap performa atlet sepakbola, khususnya dalam mempertahankan intensitas permainan sepanjang pertandingan. Namun, kapasitas aerobik atlet pelajar pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor masih terbatas dilaporkan secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis VO₂max atlet sepakbola pelajar putra usia 15–18 tahun di PPOPM Kabupaten Bogor serta merumuskan rekomendasi pengembangan program latihan berbasis data fisiologis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional terhadap 21 atlet. Pengukuran kapasitas aerobik dilakukan menggunakan Multistage Fitness Test (beep test). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata VO₂max sebesar 42 ml/kg/menit (SD = 3,8). Distribusi kategori menunjukkan 100% atlet berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan adanya kapasitas aerobik yang cukup perlu diperhatikan, sehingga diperlukan pendekatan latihan yang lebih individual dan terstruktur. Rekomendasi yang diajukan meliputi penerapan High-Intensity Interval Training (HIIT), pemantauan kondisi fisiologis secara berkala, serta optimalisasi aspek nutrisi dan komposisi tubuh untuk mendukung peningkatan kapasitas aerobik menuju standar kompetitif nasional. Disimpulkan bahwa VO₂max atlet tergolong baik, namun masih memerlukan intervensi berbasis bukti ilmiah dan perencanaan latihan yang sistematis untuk mencapai performa optimal pada level kompetisi yang lebih tinggi.
IMPLEMENTASI INSTRUMEN TES KONDISI FISIK UNTUK ATLET BOLA TANGAN: PEMETAAN FISIK ATLET LAMPUNG UTARA Yopi Hutomo Bhakti; Asri Widia Ningrum; Muhammad Ishaq Gery
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.22269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan instrumen tes kondisi fisik terstandar serta memetakan profil kondisi fisik atlet bola tangan Kabupaten Lampung Utara sebagai dasar pembinaan dan perancangan program latihan berbasis data. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri dari 32 atlet bola tangan (18 putra dan 14 putri) berusia 16–24 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen tes yang digunakan meliputi pengukuran antropometri, kapasitas anaerobik (vertical jump, standing broad jump, sprint 30 meter), kapasitas aerobik (Yo-Yo Intermittent Recovery Test), kekuatan (grip strength dan medicine ball throw), kelincahan (T-test dan Illinois agility run), serta fleksibilitas (sit and reach test). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi untuk menggambarkan profil kondisi fisik atlet serta hubungan antar komponen fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet bola tangan Lampung Utara secara umum berada pada kategori cukup hingga baik. Komponen kelincahan dan kekuatan genggaman merupakan aspek fisik yang paling berkembang, sementara kapasitas aerobik menjadi komponen terendah dengan mayoritas atlet berada pada kategori cukup ke bawah. Selain itu, terdapat perbedaan karakteristik kondisi fisik berdasarkan posisi bermain serta hubungan signifikan antar beberapa komponen fisik utama. Temuan ini menegaskan pentingnya pemetaan kondisi fisik atlet secara komprehensif sebagai landasan dalam penyusunan program latihan yang spesifik, terukur, dan berkelanjutan guna meningkatkan performa atlet serta mendukung proses pembinaan prestasi bola tangan di Lampung Utara.
PENGARUH LATIHAN HURDLE JUMP DAN COUNTERMOVEMENT JUMP TERHADAP KELINCAHAN DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA ATLET BOLA VOLI Ricardo Yullio E; Himawan Wismanadi; Nurkholis Nurkholis
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.18869

Abstract

Daya ledak otot tungkai dan kelincahan adalah komponen penting dalam permainan bola voli. Latihan untuk meningkatkan kelincahan dan daya ledak otot tungkai diantaranya latihan plyometric hurdle jump dan countermovement jump. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan hurdle jump dan countermovement jump terhadap daya ledak otot tungkai dan kelincahan. Penelitian yang dilakukan adalah eksperimen semu (Quasi Experimental). Sampel penelitian adalah pemain klub bolavoli putri Club 76  Kediri terdiri 18 orang. Data penelitian diperoleh dengan melakukan pre-test dan postest shuttle run untuk tes kelincahan dan veritcal jump atau jump MD untuk tes daya ledak. Data kemudian dianalisis menggunakan bantuan Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan pelatihan hurdle jump  dan countermovement jump meningkatkan daya ledak otot tungkai, namun tidak berpengaruh signifikan pada kelincahan. Latihan menggunakan hurdle jump dan countermovement jump lebih efektif dalam peningkatan daya ledak otot tungkai. Latihan menggunakan hurdle jump dan countermovement jump kurang efektif untuk meningkatkan kelincahan.
UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMBELAJARAN PJOK KELAS XI IPS 2 PADA MATERI ROLL DEPAN MELALUI MODEL KOOPERATIF BERBANTUAN VIDEO TUTORIAL DI SMAN 1 BANJARBARU Berlian Lafitri Pany; Eka Purnama Indah; Abdullah Sani
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.23809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif bberbanerbantuan video tutorial pada materi senam lantai roll depan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Banjarbaru yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket partisipasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil pra-siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan video tutorial mampu meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa. Ketuntasan hasil belajar meningkat dari 28% pada pra-siklus menjadi 61% pada siklus I dan meningkat menjadi 83% pada siklus II. Selain itu, partisipasi siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui meningkatnya keaktifan, keberanian, kerja sama, dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif berbantuan video tutorial efektif digunakan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada materi senam lantai roll depan dalam pembelajaran PJOK.
EFEKTIVITAS PENERAPAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULER DALAM PERMAINAN KRIKET Mastri Juniarto; Andi Hasyim Hasriadi; Eko Prabowo; Rizky Nurulfa; Muhammad Noer Fadlan
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.23453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan faktor pada daya tahan kardiovaskular. Daya tahan kardiovaskular merupakan prediktor kuat untuk kesehatan  di  masa  depan  bagi  seseorang dari   berbagai   tingkatan   usia   dan jenis kelamin. Atlet dengan daya tahan kardiovaskular yang lebih tinggi cenderung menunjukkan performa fielding (penjagaan) yang lebih konsisten. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripstif dengan teknik survei yaitu melakukan pengukuran daya tahan kardiovaskuler dengan bleep tes pada atlet kriket pelatda DKI Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah patlet atlet kriket Pelatda DKI Jakarta yang berjumlah 50 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan kriteria tertentu. Adapun kriteria tersebut yaitu atlet Perempuan, atlet pelatda lapis satu yang berjumlah 14 orang. Hasil perhitungan uji-t didapat jika nilai signifikan <0,05 (0,046<0,05) atau nilai Thitung > T Tabel (2,230>2,144) maka terdapat peningkatan Vo2Max pada atlet cricket. Maka dengan nilai signifikan <0,05 (0,046<0,05) atau nilai F hitung > F Tabel (4,973>4,600) maka terdapat peningkatan Vo2Max pada atlet cricket. Jadi efektivitas daya tahan kardiovaskuler pada atlet putri pelatda Cricket DKI Jakarta memiliki peningkatan yang signifikan. Terjadi peningkatan karena telah dilakukan Latihan secara rutin yang terpogram dengan baik. Sehingga target-target yang sudah ditentukan sudah dapat dipenuhi.
ANALISIS EFEKTIVITAS SERANGAN TIM JAKARTA BHAYANGKARA PRESISI DI FINAL FOUR PROLIGA 2025 Abid Maulana Alkhafid; Syahru Romadhoni
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.22908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan pola serangan ofensif yang diterapkan tim bola voli putra Bhayangkara Presisi Jakarta selama babak Final Four PLN Mobile Proliga 2025. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan desain observasional non-eksperimental. Data performa pertandingan diperoleh dari pertandingan Final Four resmi melalui observasi berbasis video terstruktur dan analisis notasi. Komponen serangan yang dianalisis termasuk lonjakan terbuka, serangan cepat, serangan balik, dan layanan, yang dievaluasi berdasarkan hasil titik, reli, dan kesalahan. Data diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa lonjakan terbuka adalah serangan yang paling sering digunakan dan menyumbang jumlah poin tertinggi, meskipun membawa risiko kesalahan yang lebih tinggi. Sebaliknya, serangan cepat dan serangan balik menunjukkan tingkat efektivitas yang lebih tinggi, mencerminkan efisiensi mereka dalam menghasilkan poin dengan lebih sedikit kesalahan dan peran mereka dalam mengganggu sistem pemblokiran lawan. Sementara itu, serangan servis menunjukkan efektivitas terendah dalam menghasilkan poin langsung, menunjukkan penekanan taktis untuk menjaga kontinuitas reli dan mengurangi kualitas penerimaan lawan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa efektivitas serangan dalam bola voli pria profesional lebih ditentukan oleh kualitas eksekusi, variasi, dan pengambilan keputusan strategis daripada frekuensi serangan saja. Hasil ini memberikan wawasan berharga bagi pelatih, atlet, dan praktisi dalam mengembangkan strategi ofensif yang lebih efektif di tingkat kompetisi profesional.
PENERAPAN SMALL SIDE GAMES TERHADAP PERFORMA PERMAINAN BOLA BESAR Nasir Herlambang Syah; Lukmannul Haqim Lubay; Gano Sumarno
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.22266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Small Side Games (SSG) terhadap performa permainan bola besar, khususnya sepakbola, pada siswa Sekolah Sepakbola (SSB) Citra Muda Kabupaten Bandung usia 10-12 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah 30 pemain SSB Citra Muda, dengan sampel purposive sampling sebanyak 20 pemain. Instrumen pengukuran menggunakan Game Performance Assessment Instrument (GPAI) yang mencakup aspek skill execution (passing, dribbling, shooting), decision making, dan support. Program latihan SSG diterapkan selama 12 pertemuan dengan variasi formasi seperti 3v3, 4v4, dan 5v5.Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari pretest (5,80) ke posttest (10,40). Uji normalitas dengan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikan p < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan SSG memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan performa permainan bola besar pada pemain sepakbola usia muda. Implikasi praktisnya adalah SSG dapat dijadikan metode latihan efektif bagi pelatih untuk meningkatkan keterampilan teknis, taktis, dan dukungan tim.
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN KOMPETITIF DENGAN PERFORMA ATLET BOLA VOLI EKSTRAKURIKULER Dewi Indriani; Nanang Mulyana
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.23226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan kompetitif dengan performa pertandingan pada atlet bola voli ekstrakurikuler. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya faktor psikologis, khususnya kecemasan, yang sering dialami atlet sebelum dan saat pertandingan, yang diduga dapat memengaruhi performa mereka di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 15 siswi yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMA Negeri 1 Cibingbin, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner skala likert untuk mengukur kecemasan kompetitif serta observasi untuk menilai performa pertandingan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi > 0,05. Uji korelasi menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,380 dengan signifikansi 0,098 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan kompetitif dengan performa pertandingan. Tingkat hubungan antar variabel berada pada kategori lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kecemasan bukan merupakan faktor utama yang menentukan performa atlet, melainkan terdapat faktor lain seperti kondisi fisik, teknik, dan kerja sama tim yang lebih berpengaruh.
ANALYSIS OF HUMAN BODY MOVEMENT JUMPING AND JUMPING FROM A BIOMECHANICAL PERSPECTIVE Norma Anggara; Sunarno Basuki; Joen Parningotan Purba
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.24069

Abstract

This study aims to analyze the linear kinematic characteristics of leg muscles in two conditions of jumping and jumping locomotion as a basis for biomechanical evaluation of human movement. This study uses a descriptive quantitative approach with observational methods. The study population is students of the Physical Education Study Program, with a sample of 12 students who are volleyball athletes, and selected by purposive sampling based on certain criteria. Descriptive analysis is carried out by measuring movement by performing vertical and horizontal movements with leg muscle components analyzed using Kinovea software. The parameters analyzed include speed to reach, jump length, and jump height. In quantitative data to determine the distance of the jump by conducting a forward jump test with one leg support (standing board jump), and to determine the height of the jump with two legs support, a vertical jump measurement is carried out. The results of the descriptive analysis show a habitual pattern in jumping upwards (vertical jump) by bending the legs backward, because the composition of the sample is volleyball athletes who often take off on smashers. Then there is an increase in vertical speed and the configuration of vertical and horizontal motion thrust as the power of the leg muscles increases. The highest peak occurred when jumping at a value exceeding 0.119 meters per second. This finding suggests complex biomechanical adjustments are necessary to maintain movement efficiency and capability. Vertical leg muscle velocity can be an important indicator for evaluating locomotion patterns and detecting potential movement speed and horizontal range, potentially applicable to sports training.