cover
Contact Name
Edi Junaedi
Contact Email
dosen00809@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
serkretari@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No.1, Pamulang Barat, Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 23546557     EISSN : 26145456     DOI : https://doi.org/10.32493
Jurnal Sekretaris merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sekretaris dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sekretaris Universitas Pamulang.
Articles 304 Documents
KOORDINASI MAKNA PESAN GURU TERHADAP PESERTA DIDIK KELOMPOK B DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI PAKET PERMAINAN INTERAKTIF ALIF Anggraini, Katry
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i1.1098

Abstract

Abstrak             Koordinasi makna pesan guru dalam pembentukan karakter peserta didik kelompok B melalui paket permainan interaktif Alif dengan studi kasus Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Mitra Cendekia Sarimulya-Tangerang Selatan, menggunakan paradigma penelitian konstruktivisme, metode penelitian studi kasus dengan jenis penelitian yang dilakukan kualitatif. Dengan menggunakan teori manajemen makna terkoordinasi dimana terjalinnya komunikasi guru kepada peserta didik melalui paket permainan interaktif Alif dan teori pembentukan karakter.             Hasil penelitian ditemukan bahwa koordinasi makna guru TKIT Mitra Cendekia Indonesia Sarimulya-Tangerang Selatan adalah memberikan makna pesan pada moral yang berbentuk akhlak dan aqidah dengan pengenalan sang Pencipta. Kesimpulan yang diambil bahwa komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh guru TKIT Mitra Cendekia dalam menyampaikan makna pesan dalam paket permainan interaktif Alif melalui bermain, bercerita, dengan alat peraga serta aktifitas yang menyenangkan peserta didik sehingga mereka dengan mudah dapat mengerti maksud makna pesan yang disampaikan. Kata Kunci : Komunikasi, Pembentukan Karakter, dan Koordinasi Pesan
ANALISA PENERAPAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM PT. METRO MINI DITINJAU DENGAN UNDANG-UNDANG NO. 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS Anwar, Muhamad
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i1.1101

Abstract

ABSTRAK Rapat Umum Pemegang Saham atau biasa disingkat RUPS adalah organ perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada direksi atau dewan komisaris dalam batas yang ditentukan dalam undang-undang ini dan/atau anggaran dasar berdasarkan Pasal 1 ayat 4 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas. RUPS yang mana dapat dilangsungkan jika dalam RUPS lebih dari ½ (satu perdua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili, kecuali undang-undang dan/atau anggaran dasar menentukan jumlah kuorum yang lebih besar berdasarkan Pasal 86 ayat 1 UU Perseroan Terbatas,  dan yang mana apabila dalam kuorum sebagaimana dimaksud pada Pasal 86 ayat 1 tidak tercapai, dapat diadakan pemanggilan RUPS kedua.             Dalam RUPS kedua sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sah dan dapat diambil keputusan jika dalam RUPS paling sedikit 1/3 (satu pertiga) dari jumlah seluruh saham atau diwakili, kecuali anggaran dasar menentukan jumlah kuorum yang lebih besar (Ketentuan Pasal 86 ayat 4 UU. Perseroan Terbatas). Dalam hal apabila kuorum RUPS kedua sebagaimana termaktub pada Pasal 86 ayat (4) tidak tercapai, Perseroan dapat memohon kepada ketua pengadilan negeri yang daerah hukumnya meliputi kedudukan Perseroan agar ditetapkan kuorum untuk RUPS ketiga (Ketentuan Pasal 86 ayat (5). RUPS yang mana mempunyai tenggang waktu terkait pelaksaannya RUPS kedua dan ketiga yakni paling cepat 10 (sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari setelah RUPS yang mendahuluinya dilangsungkan, sesuai ketentuan pasal 86 ayat 9 UU Perseroan Terbatas menjadi suatu permasalahan yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).             Permasalahan yang ditimbulkan oleh adanya Judicial Review Pasal 86 ayat 9 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas adalah karena lamanya penerimaan Putusan Pengadilan negeri dalam pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham membuat hasil pelaksanaan RUPS Ketiga PT. Metro Mini diblokir dalam system Kemenkumham sehingga menjadi kerugian dalam legalitas perusahaan Metro Mini karena pelaksanaan RUPS Ketiga PT. Metro Mini dilaksanakan lebih dari waktu yang telah ditentukan Pasal 86 ayat 9 UU Perseroan Terbatas. Oleh sebab itu Pemerintah sebaiknya segera merevisi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, Khususnya Pasal 86 ayat 9 yang sebelumnya menyatakan ““RUPS kedua dan ketiga dilangsungkan dalam jangka waktu paling cepat 10 (sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari setelah RUPS yang mendahuluinya dilangsungkan”. Menjadi “RUPS kedua dan ketiga dilangsungkan dalam jangka waktu paling cepat 10 (sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari setelah RUPS yang mendahuluinya dilangsungkan atau dalam hal RUPS dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan jangka waktu tersebut adalah paling lambat 21 (dua puluh satu) hari setelah diperolehnya penetapan pengadilan negeri”. Sebab dari Putusan Mahkamah Konstitusi No.84/PUU-XI/2013, agar supaya makna yang di putuskan Mahkamah Konstitusi menjadi sebuah acuan norma positif, karena system Negara hukum Indonesia menganut system hukum eropa kontinental. Kata Kunci : RUPS, Perseroan, Judicial Review
ETIKA KOMUNIKASI KANTOR DAN IMPLEMENTASINYA BAGI SEKRETARIS Utaminingsih, Sri
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i1.1102

Abstract

Abstraks             Dalam kehidupan manusia komunikasi merupakan kebutuhan yang mendasari terjalinnya ikatan antar manusia baik dalam masyarakat primitive maupun yang sudah maju, demikian juga posisi sekretaris yang membawa citra perusahaan harus memperhatikan etika dalam koordinasi kerja secara optimal, serta mampu menyelaraskan hubungan kerja dengan pimpinan, bawahan maupun anggota organisasi lainnya.            Beberapa factor pendukung terwujudnya komunikasi yang efektif bagi sekretaris menurut Wursanto 1989, dikenal “The seven c’s communication”: Credibility/kepercayaan, Context (perhubungan),Content (kepuasan),Clarity (kejelasan) berita/pesan, Continuity and Consistency, Capability of Audience (kemampuan pihak penerima berita) serta Channels of Distribution. Faktor penghambat dalam berkomunikasi 1) lingkungan fisik : posisi geografis , 2) lingkungan sosial budaya meliputi bahasa , kepercayaan, adat-istiadat, 3) lingkungan psikologi: ucapan tertentu, keaktualan materi dan ketepatan materi, 4) dimensi waktu. Upaya mengatasi hambatan komunikasi Triwidodo. 2002. Sekretaris harus mampu mengembangkan wawasan, menggunakan bahasa tubuh yang tepat, menjaga jarak kontak mata dengan jarak bicara, rasa humor dan rasa empati.            Etika komunikasi sangat bermanfaat bagi semua orang terlebih bagi sekretaris dalam menjalankan fungsinya di perusahaan yaitu membina hubungan yang harmonis di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan. Kata Kunci : Etika Komunikasi, Sekretaris
PERANAN GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Desthiani, Unik
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i1.1103

Abstract

Abstrak              Dalam sebuah perusahaan sumber daya manusia merupakan aset terpenting yang dapat menentukan kesuksesan sebuah perusahaan. Selain dari sumber daya lain seperti : bahan baku, peralatan, perlengkapan, produk dan lain-lain. Sumber daya manusia itu sendiri adalah individu yang bekerja sebagai penggerak suatu organisasi, baik itu dalam institusi maupun perusahaan yang memiliki fungsi sebagai aset sehingga harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya.             Perbedaan antara sumber daya manusia dengan sumber daya lainnya adalah adanya cipta, rasa, dan karsa yang dimiliki oleh manusia dan tidak di miliki oleh sumber daya lainnya. Manusia mempunyai keinginan, kebutuhan dan penghargaan sehingga pengusaha atau pemimpin dalam suatu perusahaan harus memperhatikan apa yang menjadi keinginan, kebutuhan dan harapan dari sumber daya manusia selaku pekerja di perusahaannya. Apabila suatu perusahaan sudah memenuhi kebutuhan dan harapan pekerjanya maka pekerja akan dapat memberikan yang terbaik bagi perusahaan.            Penulisan ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui peranan gaya kepemimpinan, motivasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.  Kata Kunci: Gaya kepemimpinan, Motivasi, Disiplin Kerja dan Kinerja Karyawan
PERBEDAAN GENDER PADA RESPON FUNGSI EMOSIONAL TERHADAP TOKOH ANTAGONIS: SEBUAH STUDI PADA MAHASISWA SASTRA INGGRIS Ruisah, Ruisah
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i1.1104

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap bagaimana perbedaan gender memberikan respon fungsi emosional yang berkecenderungan memihak jenis kelamin pada tokoh fiksi dan tidak lepas dari isu gender. Ketimpangan peran sosial berdasarkan gender (gender inequality) dianggap sebagai divine creation, segalanya bersumber dari Tuhan. Berbeda dengan persepsi para feminis yang menganggap ketimpangan itu semata-mata sebagai konstruksi masyarakat (social construction). Pandangan para ahli psikologi mengenai gender adalah menyangkut karakteristik kepribadian yang dimiliki oleh individu, yaitu maskulin, feminin, androgini dan tak terbedakan. Masing-masing karakteristik kepribadian gender tersebut memiliki karakteristik tersendiri, yang mempengaruhi perilaku seseorang, dalam penelitian ini difokuskan pada respon mahasiswa setelah membaca karya fiksi dengan membatasi pada tokoh antagonis.             Dalam Women Studies Ensiklopedia dijelaskan bahwa gender adalah suatu konsep kultural, berupaya membuat perbedaan (distinction) dalam hal peran, perilaku, mentalitas, dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan yang berkembang dalam masyarakat, disebutkan bahwa emosi timbul setelah terjadinya reaksi psikologis. Emosi adalah hasil persepsi seseorang terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh sebagai respon terhadap berbagai rangsangan yang datang dari luar. Respon-respon tubuh ini kemudian di persepsikan dalam bentuk tulisan. Data dalam penelitian ini ialah data tertulis, berupa hasil respon tulisan dari mahasiswa program studi sastra Inggris.  Kata Kunci: Perbedaan Gender, Respon, Fungsi Emosional
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TARIF PENGGUNA JASA ANGKUTAN UMUM BERBASIS ONLINE Ahmad, Pendi
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i1.1105

Abstract

Abstrak             Penyelenggaraan lalu-lintas dan angkutan jalan juga perlu dilakukan secara berkesinambungan dan terus ditingkatkan agar lebih luas jangkauan dan pelayanannya kepada masyarakat, dengan tetap memperhatikan kepentingan umum, kemampuan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan ketertiban masyarakat dalam penyelenggaraan lalu dan kepentingan masyarakat umum sebagai pengguna jasa transportasi perlu mendapatkan prioritas dan pelayanan yang optimal baik dari pemerintah maupun penyedia jasa transportasi.         Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perlindungan hukum terhadap tarif pengguna jasa angkutan umum berbasis online ditinjau dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan orang dengan Kendaraan Bermotor Umum  tidak dalam Trayek, mengetahui bentuk penetapan tarif pengguna jasa angkutan umum berbasis online ditinjau dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan orang dengan Kendaraan Bermotor Umum  tidak dalam Trayek.        Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridus normative, yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau yang disebut dengan data sekunder, berupa hukum positif dan bagaimana impelementasinya. Perlindungan hukum bagi penumpang adalah suatu masalah yang besar dengan persaingan global yang terus berkembang sehingga perlindungan hukum sangat dibutuhkan dalam persaingan global.  Kata Kunci: Perlindungan hukum, tarif pengguna angkutan berbasis online.
MAKNA KREATIVITAS DAN KEBERSAMAAN OMIKOSHI DALAM JAK-JAPAN MATSURI SEBAGAI DIPLOMASI BUDAYA JEPANG DI INDONESIA Wulandari, Afrianti
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i2.1576

Abstract

Abstrak             Jurnal ini dibuat untuk menganalisis makna kreativitas dan kebersamaan Omikoshi dalam Jak-Japan Matsuri sebagai Diplomasi Budaya Jepang di Indonesia. Dengan menggunakan teori soft power didukung oleh konsep diplomasi budaya, konsep kebudayaan dan konsep sosialisasi. Pemerintah Jepang bekerjasama dengan pemerintah Indonesia menyelenggaran Jak-Japan Matsuri sebuah perayaan kebudayaan kedua negara. Pekan Kebudayaan ini berisikan kegiatan pertunjukan budaya Jepang dan Indonesia yang terlaksana dengan kerjasama antara warga negara Jepang di Indonesia didukung oleh pemerintah Jepang dengan Indonesia melalui pemerintah daerah khusus ibu kota Jakarta. Kreativitas dan kebersamaan kedua negara dapat dilihat didalam penyelenggaraan acara pekan budaya ini. Kata kunci : soft power, diplomasi budaya, sosialisasi, kreativitas.
EVALUASI PROGRAM TELEVISI PENDIDIKAN “KARTUN ANAK” Rufeidah, Annie; Saad, Sofyan; Kadir, Kadir
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i2.1577

Abstract

ABSTRAK            Salah satu program televisi yang memiliki nilai edukasi dan sangat digandrungi oleh anak-anak ialah film kartun, seperti serial kartun Doraemon. serial kartun yang berasal dari Jepang ini menjadi tontonan yang sangat ditunggu-tunggu waktu tayangnya oleh para penonton terurtama anak-anak. salah satu alasan yang menjadikan serial kartun Doraemon ini sebagai kartun yang banyak disukai oleh para anak-anak ialah adanya cerita yang lucu, menarik dan bagus. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui penayangan progam televisi kartun anak dari serial kartun Doraemon telah memenuhi standar yang telah di tetapakan  oleh UU lembaga sensor film dengan mengevaluasi berbagai komponen di dalamnya. Evaluasi Program Televisi Pendidikan “Kartun Anak”, dengan mengunakan model evaluasi Countenance yang terdiri dari 3 komponen yaitu : 1) Antecedents/masukan, 2) Transaction/Proses, 3) Outcomes/Hasil. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan 3 langkah yaitu mendeskripsikan data, reduksi data dan menyimpulkan. Teknik penelitian yang digunakan untuk dapat mengevaluasi seluruh komponen dengan menyeluruh yaitu menggunakan wawancara, observasi,studi dokumen dan kuesioner. Temuan hasil  evaluasi dengan menggunakan model Countenance ini yaitu : 1) Evaluasi Antecedents : Kebijakan dan tujuan dari Penayangan serial kartu Doraemon di televisi sudah sesuai dengan UU No. 33 perfilman  th. 2009 dari lembaga sensor film. Sehingga tayangan serial kartun Doraemon dapat ditayangkan di televisi. 2) Evaluasi Transaction :Waktu penayangan dan proses penayangan seriral kartun Doraemon sudah sesuai dengan standar pedoman prilaku penyiaran dan standar program siaran tahun 2012. Hanya saja ada hal yang perlu ditanggapi yaitu harus adanya pendampingan dari orang tua ketika anak-anak sedang menonton film. 3) Evaluasi Outcomes :Setelah menonton serial kartun Doraemon dampak dari prilaku anak lebih ke arah yang positif seperti siswa mengerti arti persahabatan dengan temannya dan suka saling menolong dengan sesama. Namun terdapat pula dampak negatif yang orang tua nyatakan bahwa anak mereka suka lupa waktu kalau sudah menonton film. Walaupun masih ada sedikit dampak negatif dari serial kartun Doraemon tapi siswa masih bisa menerima dengan baik pesan yang ada di dalam serial kartun Doraemon. Kata Kunci : Edukasi, Film Kartun, UU Lembaga Sensor Film, Masukan, Proses, Hasil
ANALISIS PENGHITUNGAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 4 AYAT 2 MENGENAI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI ATAS BEBAN PAJAK (Studi Kasus Pada DELTA GROUP) Wahidah, Nur Rachmah
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i2.1579

Abstract

ABSTRAK             Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan, penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 mengenai perusahaan jasa konstruksi terhadap beban pajak yang dilakukan DELTA GROUP dengan sample menggunakan PT.DELTA KAHURIPAN dengan ketentuan mengenai penyetoran dan pelaporan pada pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 yang ada pada UU no. 40 tahun 2009 sehingga dapat diketahui tingkat kesesuaiannya. Data penelitian diperoleh penulis melalui penelitian lapangan baik dengan cara observasi maupun wawancara serta didukung dengan penelitian pustaka. Metode analisis yang digunakan penulis adalah metode analisis deskriptif yang bersifat komparatif yaitu dengan cara mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan penerapan PPH pasal 4 ayat 2 pada obyek penelitian khususnya dalam hal penyetoran dan pelaporan kemudian melakukan analisis dan pebandingan terhadap prosedur tentang penyetoran dan pelaporan PPH pasal 4 ayat 2 yang terdapat dalam undang- undang no. 40 tahun 2009 tentang PPH pasal 4 ayat 2 atas jasa konstruksi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyetoran dan pelaporan Pajak Penghasilan pasal 4 ayat 2 atas jasa konstruksi yang dilakukan PT. DELTA KAHURIPAN belum seluruhnya sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. Kata Kunci : Penyetoran, Pelaporan, pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 dan beban pajak
PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS LINGKUNGAN BELAJAR DAN KECERDASAN INTELEKTUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS (SURVEI PADA SMK NEGERI DI KOTA TANGERANG SELATAN, BANTEN) Arifin, Zaki Zainal
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i2.1581

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa atas lingkungan belajar dan kecerdasan intelektual terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris di SMK negeri di Kota Tangerang Selatan, Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Jumlah populasi yang digunakan sebanyak 420 siswa. Sampel berukuran 52 siswa, dengan teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket persepsi siswa atas lingkungan belajar, hasil tes IQ, dan tes kemampuan berbicara siswa berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa atas lingkungan belajar dan kecerdasan intelektual secara bersama-sama terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa  SMK negeri di Kota Tangerang Selatan, Banten. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan Fh = 9,655. Secara bersama-sama persepsi atas lingkungan belajar dan kecerdasan intelektual memberikan kontribusi sebesar 28,3% terhadap variabel kemampuan berbicara bahasa Inggris, 2) terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa atas lingkungan belajar terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa  SMK negeri di Kota Tangerang Selatan, Banten. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,028 < 0,05 dan th = 2,271. Variabel persepsi siswa atas lingkungan belajar memberikan kontribusi sebesar 13,29% dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris, 3) terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan intelektual terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa  SMK negeri di Kota Tangerang Selatan, Banten. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,017 < 0,05 dan th = 2,471. Variabel kecerdasan intelektual memberikan kontribusi sebesar 14,97% dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris. Kata Kunci: Lingkungan Belajar, Kecerdasan Intelektual, Kemampuan Berbicara

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL SEKRETARI Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL SEKRETARI Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL SEKRETARI Vol. 11 No. 1 (2024): JURNAL SEKRETARI Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL SEKRETARI Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL SEKRETARI Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Sekretari Vol 9, No 2 (2022): JURNAL SEKRETARI Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL SEKRETARI Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL SEKRETARI Vol 9, No 1 (2022): JURNAL SEKRETARI Vol 8, No 2 (2021): JURNAL SEKRETARI Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL SEKRETARI Vol 8, No 1 (2021): JURNAL SEKRETARI Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL SEKRETARI Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Sekretari Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Sekretari Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL SEKRETARI Vol 7, No 1 (2020): JURNAL SEKRETARI Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Sekretari Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Sekretari Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Sekretari Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Sekretari Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Sekretari Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Sekretari Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Sekretari Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Sekretari Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Sekretari Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Sekretari Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Sekretari Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Sekretari Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sekretari Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Sekretari Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Sekretari Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Sekretari Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Sekretari Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sekretaris Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Sekretaris Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Sekretaris Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Sekretaris Vol 1, No 2 (2014): Jurnal Sekretari Vol. 1 No. 2 (2014): Jurnal Sekretari Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Sekretari Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Sekretari More Issue