cover
Contact Name
Lailatuzzahro Al-Akhda Aulia
Contact Email
kalyla.zahra@yudharta.ac.id
Phone
+6281335555437
Journal Mail Official
jurnalpsikologi@yudharta.ac.id
Editorial Address
Jl. Yudharta No. 7, Sengonagung, Purwosari, Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan
ISSN : 20880634     EISSN : 27156206     DOI : -
Jurnal Psikologi ini dikelola oleh Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan dengan masa terbit satu kali dalam satu tahun. Jurnal Psikologi merupakan publikasi ilmiah yang terdiri dari kumpulan penelitian-penelitian di bidang Ilmu Psikologi yang mengacu pada tiga konsentrasi yaitu Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, dan Psikologi Industri Organisasi
Articles 231 Documents
Keterkaitan Antara Job Insecurity dan Perceived Organizational Support dengan Job Burnout di Masa Pandemi Cahya Milia Tirta Safitri; Laelatul Anisah

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i1.2488

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived organizational support dan job insecurity dengan job burnout. Hipotesis mayor dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara perceived organizational support dan job insecurity dengan job burnout. Sedangkan Hipotesis minor pada penelitian ini adalah : (H1) Ada hubungan positif antara job insecurity dengan job burnout. (H2) Ada hubungan negatif antara perceived organizational support dengan job burnout. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil pengujian dengan menggunakan analisis regresi dua predictor menunjukkan Rx1x2y = 0,341 dengan F = 3,752 dan p = 0,029 (p<0,05). Artinya ada hubungan yang signifikan antara job insecurity dan perceived organizational support dengan job burnout. Hipotesis minor satu dan dua diuji menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil uji hipotesis minor satu menunjukkan adanya hubungan positif antara job insecurity dengan job burnout, dimana nilai rx1y = 0,332 dan p = 0,000 (p<0,01). Pada uji hipotesis minor dua menunjukkan adanya hubungan negatif antara perceived organizational support dengan job burnout, dimana nilai rx2y = -0,108 dan p = 0,000 (p<0,01). Penelitian ini juga menunjukkan nilai R square job insecurity dan perceived organizational support sebesar 0,116. Artinya job insecurity dan perceived organizational support mempengaruhi job burnout sebesar 11,8%, sisanya 88,4% dipengaruhi oleh faktor lain.
Meningkatkan Partisipasi Relawan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan dalam Perilaku Pendistribusian Hasil Ziswaf Melalui Pendekatan Appreciative Inquiry Perdana Kusuma; Dianti Endang Kusumawardhani; Sri Rochani Soesetio

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i1.2498

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan partisipasi relawan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan dalam perilaku pendistribusian hasil ZISWAF melalui pendekatan Appreciative Inquiry. Dengan menggunakan metode eksperimen static group comparison, peneliti membagi partisipan yang merupakan relawan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan ke dalam dua kelompok secara acak untuk membandingkan partisipasi yang diberikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sebagai dasar dari terwujudnya partisipasi, Penelusuran motivasi para relawan pun dilakukan menggunakan alat ukur volunteer function inventory untuk mengetahui motivasi dasar para relawan. Pengolahan data menggunakan SPSS 20 menunjukkan bahwa mayoritas relawan telah menjadikan value sebagai motivasi untuk bergabung menjadi relawan Dompet Dhuafa Sulsel. Hasil penelitian intervensi ini menunjukkan bahwa para relawan yang diberikan perlakuan Appreciative Inquiry mampu menunjukkan peningkatan partisipasi dengan menghasilkan program kegiatan kemanusiaan untuk para mustahik, mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dan menunjukkan tingkat kehadiran yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol pada saat pelaksanaan kegiatan.
Self-Compassion dan Kontrol Diri pada Anak Didik yang Melakukan Tindakan Kriminal I Kadek Darmo Suputra; Yusti Probowati Rahayu; Ktut Dianovinina

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i2.2521

Abstract

Banyak anak yang melakukan tindakan kejahatan di Indonesia. Tindakan kejahatan terjadi karena kontrol diri rendah. Untuk meningkatkan kontrol diri diperlukan kemampuan untuk bisa menerima segala kondisi yang menekan atau kurang menyenangkan dalam kehidupan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah berbelas-kasih terhadap diri sendiri (self-compassion). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan kontrol diri pada anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif survei dengan persentase penelitian sebesar 58.73 % dari total populasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling insidental. Pengumpulan data dengan menggunakan skala self-compassion dan skala kontrol diri. Analisis korelasi product moment menunjukkan bahwa ada hubungan antara self-compassion dengan kontrol diri anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar. Penelitian menggunakan metode eksperimen diperlukan untuk menguji pengaruh self-compassion terhadap kontrol diri anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar.
Studi Korelasi: Dukungan Rekan Kerja terhadap Work Family Conflict pada Perempuan Bali yang Bekerja Luh Putu Ratih Andhini; A.A.I Tasya Dewinasurya; Charlie Pascal Jordan Diliano Tulle; Ni Ketut Martina Sri Murti Yeni

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i2.2551

Abstract

Perempuan Bali yang bekerja memiliki tiga peran yaitu peran di keluarga, pekerjaan, dan adat-keagaaman. Ketika ada acara adat-keagamaan di banjar perempuan Bali harus meminta ijin di kantor, sehingga ia meninggalkan pekerjaannya. Hal ini akan menjadi work family conflict saat tidak mendapatkan dukungan sosial dari rekan kerja yang menggantikan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui korelasi dukungan rekan kerja terhadap work family conflict pada perempuan Bali yang bekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner pada 64 perempuan Bali yang bekerja. Peneliti menggunakan skala work family conflict (WFC) yang diadaptasi dari Artiawati (2004) terdapat 12 pernyataan. Skala dukungan rekan kerja digunakan dalam penelitian ini Angket ini dibuat oleh Antani & Ayman (2003), kemudian ditambahkan 1 butir oleh tim Project 3535 milik Artiawati (2012) jumlah terdapat 5 pernyataan. Hasil yang didapatkan terdapat korelasi yang negatif antara dukungan rekan kerja terhadap work family conflict (p = 0.008 < 0.05; Beta = - 0.331; t = -2.764). Dukungan rekan kerja memberikan sumbangsih sebesar 11% terhadap work family conflict dan memiliki korelasi yang tergolong rendah (R = 0.331, R square = 0.110, F = 7.638).
Pengaruh Self-Control terhadap Kepatuhan Narapidana Faula Amelia Fajrin; Kusmiyanti Kusmiyanti

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i2.2567

Abstract

Target penelitian yang dilakukan adalah agar mengetahui seberapa berpengaruhnya self-control terhadap kepatuhan narapidana, sehingga dapat mengurangi angka pelanggaran yang dilakukan oleh narapidana didalam lapas kelas IIA Purwokerto. Dugaan sementara peneliti dalam penelitian ini adalah H0 : Terdapat pengaruh antara Self-control terhadap kepatuhan narapidana di Lapas Kelas IIA Purwokerto. H1 : Tidak terdapat pengaruh antara Self-control terhadap kepatuhan narapidana di Lapas Kelas IIA Purwokerto. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan rumus slovin dalam pengambilan sampelnya. Maka jumlah sampel yang didapat 86 orang narapidana dengan ambang batas kesalahan (e) sebesar 10%. Berdasarkan hasil penelitan bahwa H0 diterima. Artinya adanya pengaruh yang terjadi antara self-control dengan kepatuhan narapidana. Ini dapat dilihat dengan hasil penelitian sebesar 3,4 %, kemudian sisanya 96,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ada dalam penelitian ini.
Efektivitas Metode Repeated Interactive Read-Aloud dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif pada Anak Prasekolah Meutia Mega Syahputri; Dewi Retno Suminar

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i2.2625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas metode Repeated Interactive Read-Aloud dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak prasekolah. Metode intervensi yang dilakukan selama 6 sesi ini adalah metode bercerita yang sistematis dengan menggunakan buku dan diberikan dengan berulang kali secara interaktif oleh seorang pencerita kepada anak, mulai dari mengenalkan buku hingga membacakan nyaring dan berdiskusi mengenai buku. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest. Partisipan merupakan 8 anak (6 laki-laki, 2 perempuan) berusia 3-4 tahun (M=3,6 tahun, SD= 0,44) yang memiliki permasalahan bahasa ekspresif yang rendah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan bahasa ekspresif (Z =2,52, p = 0,012) yang diukur dengan Means Length of Utterance (MLU), yakni membagi jumlah morfem dengan jumlah ujaran anak yang diobservasi. Effect size dari hasil penelitian ini cukup besar yakni 0,89. Hasil penelitian ini adalah metode Repeated Interactive Read-Aloud efektif meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak prasekolah.
Psikoedukasi Bullying untuk Meningkatkan Efikasi Guru SMA dalam Menangani Bullying Shearen Yen; Bella Natascia Collent; Karen Karen; Sri Hartini

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i2.2629

Abstract

Fenomena bullying merupakan suatu permasalahan umum yang dapat dijumpai di banyak tempat, salah satunya adalah di lingkungan sekolah. Namun terkadang pihak yang idealnya berperan penting untuk merespon dan mencegah tejadinya fenomena bullying di sekolah bersikap acuh tidak acuh, tidak memahami ataupun mampu untuk mengambil tindakan yang tepat. Program Psikoedukasi bullying diberikan kepada 20 guru di Sekolah Swasta Hang Kesturi Medan dengan harapan dapat meningkatkan efikasi guru dalam menghadapi bullying siswa-siswi di Sekolah Hang Kesturi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen kuasi dengan desain One Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian yag diperoleh adalah guru Hang Kesturi memiliki self-efficacy yang rendah dan adanya peningkatan self-efficacy setelah guru Sekolah Hang Kesturi diberi psikoedukasi tentang bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dan sesudah diberikan pelatihan adanya perbedaan self efficacy (t tabel ≤ t hitung = 2,101 ≤ 5,596; Sig (2-tailed)<0,05 = 0,000 < 0,05). Disarankan agar kegiatan psikoedukasi bullying dapat dilakukan secara berkala.
Stress Akademik antara Laki-laki dan Perempuan Siswa School from Home Wulida Rohmatillah; Nanik Kholifah

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i1.2648

Abstract

The current spread of Covid-19 has forced the government to come up with a policy that forces students to study from home, which was eventually known as school from home. This study was conducted with the aim of knowing the differences in academic stress between male and female students from home schooling. The research method used is quantitative research. The subjects in this study were students of Darut Taqwa High School, which consisted of 30 male students and 30 female students. Data was collected using the academic stress scale. Based on the calculation of the validity test, obtained 30 valid items from the stress scale with an academic reliability coefficient of 0.99. The data obtained showed that the level of academic stress of male students who were in the low category was 30% and the medium category was 70%. Meanwhile, female students have academic stress levels which are in the medium category of 36.6% and the high category of 73.4%. Based on the results of data analysis using the t-test between groups, the results were 2,632 with a t-table of 5%, which was 2,000. This means that the results of this study indicate that there are differences in academic stress between male and female students studying from home.
Kecerdasan Interpersonal dan Perilaku Prososial M. Fiky Tartila; Lailatuzzahro Al-Akhda Aulia

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i1.2649

Abstract

Prosocial includes all forms of action taken or planned to help others without seeing of the helper's motives. Many factors can influence prosocial, one of which is interpersonal intelligence. This study uses a quantitative research method with a comparative causal model. The sample in this study was 50 employees who were taken using a purposive sampling technique. Data collection in this study used the interpersonal intelligence scale and the prosocial scale. The data analysis used regression. From the results of data analysis obtained Freg of 0.2153 with Ftab 5% 0.279. Thus it can be concluded that there is no relationship between interpersonal intelligence and prosocial.
Pengaruh Regulasi Diri terhadap Kenakalan Remaja Putri Lailatun Nuzul; Abdul Amin

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v8i1.2650

Abstract

This study aims to determine the effect of self-regulation on juvenile delinquency. The research was conducted in Warungdowo Village, Pohjentrek District, Pasuruan Regency. The population of this study amounted to 200 adolescents and the sampling technique used simple random sampling, and get a sample of 132 adolescents. The data collection in this study used the self-regulation scale and juvenile delinquency scale. Based on the results of the validity test of the juvenile delinquency scale, it has a validity coefficient that ranges from 0.305 to 0.482 and a reliability coefficient of 0.877. The self-regulation scale has a validity coefficient that ranges from 0.303 to 0.636 and a reliability coefficient of 0.980. The data obtained were analyzed using simple regression analysis techniques. Based on the results of the analysis, the value of rxy = -0.241 > r tab 1% (0.210), it means that there is a negative correlation between self-regulation and juvenile delinquency. From the calculation results also obtained the Freg value of 130.00 > F table 1% (3.91). This means that there is an influence of self-regulation on juvenile delinquency.

Page 8 of 24 | Total Record : 231