cover
Contact Name
Alam Santosa
Contact Email
alam.santosa@email.unikom.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ineque@email.unikom.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
INAQUE: Journal of Industrial & Quality Engineering
ISSN : 23032715     EISSN : 26225816     DOI : -
INAQUE is a journal published two times per year (February and August) aimed at publishing research results in the field of industrial and quality engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 109 Documents
PERBANDINGAN METODE PERAMALAN PERMINTAAN CPO DAN IMPLEMENTASI MODEL ARIMA BERBASIS ORANGE DATA MINING Riri Nasirly; Widya Laila; Siti Dinar Rezki Ramadhani; Fadli Arsi; Rohatul Qolby
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 13 No 1 (2025): Inaque April 2025
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v13i1.18231

Abstract

Industri kelapa sawit merupakan sektor strategis dalam perekonomian Indonesia, sehingga peramalan permintaan Crude Palm Oil (CPO) menjadi aspek penting dalam mendukung perencanaan produksi dan efisiensi rantai pasok. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja model ARIMA berbasis Orange Data Mining dalam memprediksi permintaan CPO, serta membandingkannya dengan hasil penelitian sebelumnya yang menggunakan metode Moving Average. Data permintaan CPO yang digunakan merupakan data sekunder dari penelitian terdahulu, meliputi permintaan bulanan selama satu tahun. Tahapan penelitian meliputi pra-pemrosesan data, analisis kestasioneran, penentuan parameter model ARIMA, dan evaluasi model menggunakan indikator RMSE, MAE, dan MAPE. Tiga model utama diuji, yaitu ARIMA(1,1,0), ARIMA(1,1,1), dan ARIMA(2,1,1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ARIMA(1,1,0) memberikan performa terbaik dengan nilai RMSE 1226.6, MAE 508.6, dan MAPE 0.268. Model ini terbukti lebih akurat dibandingkan dua model lainnya maupun metode Moving Average lima bulanan yang digunakan pada penelitian sebelumnya. Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa model ARIMA sederhana dengan satu kali differencing mampu menangkap pola fluktuasi permintaan secara efektif tanpa risiko overfitting. Penggunaan Orange Data Mining juga terbukti mempermudah proses pemodelan dan evaluasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendekatan peramalan permintaan CPO yang lebih akurat dan praktis, serta dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan strategis terkait perencanaan produksi dan manajemen pasokan.
ANALISIS KEPADATAN PADA KOMPOSIT SERBUK GERGAJI–LIMBAH PLASTIK PET DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERILAKU SINKING–FLOATING UNTUK APLIKASI MATERIAL RINGAN wenny marthiana marthiana; Rayhan Aulia Maulana
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 13 No 2 (2025): Inaque Oktober 2025
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v13i2.19276

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik daya apung terhadap kekuatan tekan pada paving blok komposit berbasis limbah plastik PET dan serbuk gergaji kayu sebagai alternatif material konstruksi berkelanjutan. Tiga variasi komposisi material diuji: (1) PET 60% – serbuk kayu 30% – oli bekas 10%, (2) PET 70% – serbuk kayu 10% – oli bekas 20%, dan (3) PET 80% – serbuk kayu 5% – oli bekas 15%. Sembilan spesimen diproduksi dengan metode pencampuran panas dan pencetakan manual, kemudian diuji menggunakan ASTM D695 (compressive strength), ASTM D570 (water absorption), dan ASTM D792 (density), serta uji daya apung untuk mengevaluasi perilaku di air. Hasil utama menunjukkan komposisi PET 60% – serbuk kayu 30% – oli bekas 10% menghasilkan kekuatan tekan tertinggi (4,00 MPa) dengan densitas 0,851 g/cm³, sedangkan komposisi PET 80% – serbuk kayu 5% – oli bekas 15% memiliki densitas tertinggi (0,875 g/cm³). Analisis hubungan daya apung dan kekuatan tekan mengungkapkan korelasi negatif: spesimen yang tenggelam menunjukkan kekuatan tekan tertinggi, sedangkan spesimen yang melayang menunjukkan kekuatan tekan terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kepadatan material merupakan faktor kunci dalam menentukan sifat mekanik dan perilaku apung komposit, mendukung potensi penggunaan paving blok PET–serbuk kayu sebagai material konstruksi berkelanjutan dengan sifat yang dapat dikendalikan.
ANALISA KEPUASAN PELANGGAN DI INDOMARET MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL Mujahidin; Arif Budi Sulistyo
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 13 No 2 (2025): Inaque Oktober 2025
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v13i2.18253

Abstract

Persaingan ritel modern yang semakin ketat menuntut pengelola minimarket untuk memahami kesenjangan antara harapan dan persepsi pelanggan secara terukur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas pelayanan di Indomaret Puri Cempaka menggunakan metode Service Quality (SERVQUAL) pada lima dimensi: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian bersifat kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner berskala Likert 1–5 yang disebarkan kepada 50 responden melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis melalui uji validitas (Product Moment Pearson) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha), dilanjutkan dengan perhitungan nilai gap antara skor persepsi dan harapan (Q = P − E). Hasil pengujian menunjukkan seluruh 15 indikator valid (r hitung > 0,279) dan reliabel (Cronbach's Alpha persepsi = 0,714; harapan = 0,747). Analisis gap SERVQUAL mengungkapkan bahwa seluruh dimensi menghasilkan nilai negatif, dengan kesenjangan terbesar pada dimensi tangibles (gap = −33, Q = 0,93) dan reliability (gap = −30, Q = 0,93), yang menunjukkan bahwa aspek fasilitas fisik dan konsistensi pelayanan belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pelanggan. Sebaliknya, dimensi empathy mencatat kesenjangan terkecil (gap = −4) dengan nilai kualitas tertinggi (Q = 0,99), menjadikannya kekuatan kompetitif toko. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan prioritas perbaikan pada dimensi tangibles dan reliability sebagai langkah strategis peningkatan kepuasan pelanggan, sekaligus menyediakan fondasi empiris yang dapat dikembangkan melalui pendekatan peningkatan proses dalam riset lanjutan.
PERAN PENGENDALIAN VISUAL BERBASIS 5S DALAM MENGURANGI PEMBOROSAN WAKTU PADA OPERASI GUDANG Muhammad Aditya; Enda Permana; Vina Dwiyanti
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 14 No 1 (2026): Inaque April 2026
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v14i1.19249

Abstract

Warehouse operations play a critical role in logistics systems but are often a major source of waste, particularly Pemborosan waktu caused by searching activities and unclear workflows. From a lean logistics perspective, eliminating non-value-added activities is essential to improve operational efficiency. Pengendalian Visual, commonly implemented through the 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke) method, is widely recognized as an effective approach to address these issues. This article aims to evaluate the contribution of 5S-based Pengendalian Visual to the reduction of Pemborosan waktu in warehouse operations, with a particular focus on searching time, through the analysis of empirical findings from previous studies. A narrative literature review was conducted by analyzing relevant studies in the fields of lean logistics and warehouse management. The findings indicate that Pengendalian Visual enhances visual clarity, accelerates picking processes, and reduces searching time. This review also identifies research gaps related to the standardization of Pemborosan waktu measurement and the shitsukeability of 5S implementation.
PERANCANGAN ALAT BANTU PENGERING KERUPUK JENGKOL UNTUK MEMPERTAHANKAN KUALITAS PRODUK Yesmizarti Muchtiar; Ayu Bidiawati; Dessi Mufti; Abdul Roofi
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 13 No 2 (2025): Inaque Oktober 2025
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v13i2.19263

Abstract

Salah satu tahapan dalam pembuatan kerupuk jengkol adalah proses pengeringan. Dalam proses pengeringan pada UMKM yang memproduksi secara manual pembuatan kerupuk jengkol hanya menggandalkan cahaya dari matahari dan posisi penjemuran hanya beralaskan karung bekas. Bila keadaan cuaca kurang memadai, maka aktivitas pengeringan menjadi lama dan produk tidak mendapatkan  kualitas terbaik. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dengan desain eksperimen menggunakan alternatif dengan kombinasi orthogonal array dari metode Taguchi untuk tempat pengeringan kerupuk jengkol di saat cuaca kurang memadai sehingga kualitas produk tetap dapat dipertahankan. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah, menentukan fungsi dan kebutuhan penelitian, penetapan karakteristik, penetapan alternatif, evaluasi  pemilihan alternatif dan komunikasi rancangan. Orthogonal Array digunakan untuk medapatkan kombinasi variabel optimal pada tahapan alternatif. Alternatif yang dihasilkan setelah tahap proses perancangan tempat untuk pengering kerupuk jengkol adalah kayu sebagai frame material,  wadah pengeringan menggunakan pranet,  bahan mika untuk kotak dan penggunaan lampu sebagai alat bantu pemanas dalam proses pengeringan. Diharapkan alat ini dapat menyelesaikan masalah dari UMKM ini.
ANALISIS POSTUR KERJA OPERATOR PADA AKTIVITAS PENGAMBILAN FRONT WHEEL DI ASSEMBLING UNIT 2A PT XYZ MENGGUNAKAN METODE REBA Indra Wijaya; Setiawan Setiawan; Cipto Purwanto
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 14 No 1 (2026): Inaque April 2026
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v14i1.19485

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the level of ergonomic risk in the front wheel retrieval activity performed by operators in the assembling unit 2A area of the automotive industry and to propose solutions to reduce the potential occurrence of Musculoskeletal Disorders (MSDs). In this study, the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method was used, supported by direct observation, documentation of operator working postures, and interviews. The initial analysis results showed that the activity had a REBA score of 10, which falls into the high-risk category and requires immediate corrective action. The results indicate that the front wheel retrieval process can be assisted by using a hook suspended from an Endo (spring balancer) and moving along a Henderson rail. After implementing the proposed improvement, the REBA score decreased to 3, indicating a low-risk level. These results demonstrate that the use of assistive tools can improve the operator’s working posture, reduce physical workload, and minimize the risk of MSDs. This study contributes to improving work comfort, operator safety, and productivity in the assembling unit production line.
OPTIMASI PARAMETER PARISON PROGRAMMING TERHADAP KETEBALAN JERIGEN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PADA MESIN BLOW MOLDING Latifah Listyalina; Mario Sariski Dwi Ellianto
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 14 No 1 (2026): Inaque April 2026
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v14i1.19721

Abstract

Extrusion blow molding is one of the most widely used manufacturing methods in the plastic industry for producing hollow containers, such as jerrycans, with demands for uniform wall thickness and efficient material usage. One of the key factors affecting product quality in this process is parison programming, as the parison thickness distribution determines the material distribution during expansion inside the mold. However, improper parison settings often result in uneven wall thickness distribution, which can reduce structural quality and increase material consumption. This study aims to analyze and optimize parison thickness settings in the extrusion blow molding process to achieve a more uniform wall thickness distribution in 5-liter jerrycans according to design specifications. The research method was conducted by setting the Scale Parison Thickness parameter to 10%, operating the machine according to Standard Operating Procedures (SOP), and testing the product wall thickness at five different areas: the handle, upper section, upper body, lower body, and bottom section. Each area was measured at ten points using a micrometer to obtain the average thickness values. The results showed that the average thicknesses at the handle, upper section, upper body, lower body, and bottom section were 0.60 mm, 0.62 mm, 0.74 mm, 0.90 mm, and 0.89 mm, respectively, with a product weight of 141.1 grams. The obtained thickness distribution was still not fully uniform, indicating that the parison programming settings require further refinement to produce a thinner body section and thicker handle and bottom sections in accordance with design standards. This study concludes that more precise optimization of parison programming parameters can improve thickness uniformity, material efficiency, and the structural quality of the product. Furthermore, the findings provide practical contributions to the plastic industry by improving process control, reducing the potential for product defects, and supporting sustainable production cost efficiency.
ANALISIS FORECASTING PRODUK BATIK DI PT. XYZ Sandya Manda Witan Pambajeng; Ainur Komariah; Mathilda Sri Lestari
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 14 No 1 (2026): Inaque April 2026
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v14i1.19496

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada PT. XYZ, sebuah perusahaan manufaktur tekstil yang berfokus pada produksi busana batik. PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi batik premium, khususnya batik cap dan batik printing, yang dalam bisnisnya menghadapi tantangan signifikan terkait peramalan permintaan. Kompleksitas ini muncul karena fluktuasi pasar yang dipengaruhi oleh tren mode, siklus musiman, serta perubahan preferensi konsumen yang cepat. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat ketepatan beberapa metode peramalan dalam memprediksi permintaan produk guna mendukung perencanaan produksi serta pengendalian persediaan. Metode peramalan yang diterapkan meliputi moving average, exponential smoothing, dan holt’s model. Data yang digunakan berupa data historis permintaan satu jenis produk, yaitu hem pendek pada periode tahun 2024 hingga Mei 2025. Tingkat akurasi hasil peramalan dievaluasi menggunakan indikator mean absolute deviation (MAD), mean absolute percentage error (MAPE), dan tracking signal (Ts). Analisis menunjukkan bahwa metode moving average merupakan pendekatan paling akurat untuk produk hem pendek, dengan nilai MAPE sebesar 30,47% dan tracking signal yang masih berada dalam batas kendali. Temuan ini juga diperkuat oleh hasil evaluasi pada beberapa periode, seperti absolute error terkecil 12,75 dan squared error 181,15 pada periode ke-14, yang menandakan kesesuaian prediksi dengan permintaan aktual. Walaupun terdapat bias pada periode tertentu, secara keseluruhan metode ini tetap konsisten dan relevan untuk mendukung perencanaan produksi hem pendek di PT XYZ. Berdasarkan kesimpulan tersebut, dapat dipahami bahwa efektivitas peramalan tidak bersifat seragam, melainkan berbeda-beda untuk setiap jenis produk yang dianalisis. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik permintaan masing-masing produk menuntut penerapan metode peramalan yang disesuaikan. Pemilihan metode peramalan yang sesuai diharapkan mampu meningkatkan akurasi jumlah produksi, mengurangi risiko ketidaksesuaian persediaan, serta mendukung pengambilan keputusan operasional di PT. XYZ.
EVALUASI PEMASOK SELADA MENGGUNAKAN METODE MCDM FUZZY AHP DAN TOPSIS PADA SPPG BABAKAN CIPARAY BABAKAN 002 Fauzan Suryoputro; Mumu Komaro; Saskia Puspanikan
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 14 No 1 (2026): Inaque April 2026
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v14i1.20834

Abstract

The availability of fresh lettuce as a perishable product at SPPG Babakan Ciparay Babakan 002 heavily relies on supplier performance. Quality instability, delivery delays, and the risk of food loss represent the primary obstacles in the procurement supply chain. This study aims to determine the priority weights of evaluation criteria and to evaluate and rank the performance of alternative lettuce suppliers using an integrated Multi-Criteria Decision Making (MCDM) approach, combining Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP) and Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). The study involved three key decision-makers (purposive sampling) and evaluated three alternative suppliers (Supplier A, B, and C) based on product quality, price, delivery timeliness, and food loss. The evaluation utilized organoleptic assessments, historical price data, delivery logs, and food loss records from February to April 2026. The Fuzzy AHP results revealed that Product Quality is the highest priority criterion with a weight of 0.5068 (50.68%), followed by Food Loss at 0.4113 (41.13%), and Delivery Timeliness at 0.0820 (8.20%). Furthermore, the TOPSIS ranking results indicated that Supplier C achieved the highest rank with a Closeness Coefficient (CCi) of 0.8174, followed by Supplier A (CCi = 0.5462), and Supplier B (CCi = 0.3752). Supplier C is recommended as the optimal choice due to its superior performance in minimizing food loss (5.15%) and achieving perfect delivery timeliness (100%). These findings provide a systematic and objective decision-making foundation for fresh food procurement.

Page 11 of 11 | Total Record : 109