cover
Contact Name
Viktor Pandra
Contact Email
viktorpandra@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp4mk@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN
ISSN : 02169991     EISSN : 26545004     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Perspektif Pendidikan (JPP) memuat artikel hasil penelitian Pendidikan, Pembelajaran, Penelitian dan pengembangan Pendidikan dalam bidang Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Sekolah Dasar, dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
Kajian Pemikiran Pendidikan Islam dalam Perspektif Literatur Klasik: Studi atas Pemikiran Ibnu Khaldun Putri, Widia; Sujarwo, Sujarwo
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3538

Abstract

Abstract This study aims to analyze Ibn Khaldun's thoughts on education which include biography, concept of education, method of education, curriculum of education, and purpose of education. This study uses a qualitative approach with the type of Library Research study then traces and analyzes sources related to education then collected and concluded. The results of this study are that Ibn Khaldun believes that education is the core of human existence on this earth. In the discussion of the curriculum, Ibn Khaldun explains that the curriculum is a program of education that involves objectives, content, teaching methods and assessments. Ibn Khaldun also emphasized the importance of using creative teaching methods in order to get a positive response from students. He also advised not to use violent tactics because it has a significant impact on students, it can make students lazy. Learning the Qur'an must also be emphasized after students are able to reach a level of ability in thinking, because the Qur'an can strengthen faith in Allah and behave well as creatures of Allah. Keywords: Ibn Khaldun's Thoughts, Islamic Education, Educators, Students
Gulai Ampai: Simbol Perjuangan dan Kecerdasan Perempuan Pra dan Pasca Kemerdekaan Arisandi, Desy; Satinem, Satinem
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3637

Abstract

Penelitian ini berjudul Gulai Ampai: Simbol Kecerdasan dan Perjuangan Perempuan Pra Kemerdekaan dan Pasca Kemerdekaan Melalui penelitian ini, penulis berupaya mengkaji lebih dalam hubungan gulai ampai dengan kecerdasan dan perjuangan perempuan dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarganya ditengah penindasan dan patriaki penjajah dan pribumi. Adapun tujuan khusus dari penelitian ini meliputi: 1) mendeskripsikan hubungan gulai ampai dengan perjuangan dan kecerdasan perempuan. 2) mendeskripsikan manfaat dari bahan-bahan sederhana dalam gulai ampai. 3) nilai-nilai yang terkandung dalam gulai ampai. Subjek pada penelitian ini adalah Musi Rawas, Lubuklinggau, Muratara, khususnya para tokoh adat, dan anggota keluarga yang masih memasak gulai ampai. Objek Penelitian: gulai ampai yang terdapat di Musi Rawas dan Muratara.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Peningkatan Hasil Belajar Fisika Siswa SMPN 3 Lubuk Linggau: Studi Kuasi Eksperimen Lovisia, Endang; Amin, Ahmad
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan hasil belajar fisika siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa kelas VIII yang dibagi menjadi dua kelas: eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berjumlah 20 soal pilihan ganda yang telah divalidasi ahli. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai posttest kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 84,1 sedangkan kelas kontrol hanya 73,3. Hal ini menunjukkan bahwa model PBL efektif meningkatkan hasil belajar fisika. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif di SMP
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau Herawati, Emi; Supriyanto, Supriyanto; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Problem Based Learning (PBL) dan mengetahui kelayakan, serta pengaruhnya terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang melibatkan validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar termasuk dalam kategori sangat baik dari aspek materi skor 48, baik dari aspek media skor 33, dan sangat baik dari aspek bahasa skor 39. Bahan ajar hasil pengembangan dapat meningkatkan minat belajar siswa dilihat dari hasi angket diperoleh hasil sebelum mengikuti pembelajaran sebesar 67,93% (kategori tinggi) menjadi 84,32% (kategori sangat tinggi). Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran karena materi disajikan dalam bentuk permasalahan nyata yang relevan dengan kehidupan mereka. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 7,46 dan post-test sebesar 10,84 serta standar gain sebesar 0,65 (kategori sedang). Selain peningkatan nilai, juga terjadi perkembangan pada kemampuan membaca, menyusun kalimat, dan menulis teks sederhana. Dengan demikian, bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan minat serta hasil belajar siswa. Pendekatan PBL mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, menumbuhkan motivasi intrinsik, dan meningkatkan penguasaan materi secara bermakna.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Pendekatan Matematika Realistik (PMR) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V UPTD SDN 122380 Pematangsiantar Pasaribu, Yulianty; Naibaho, Agus Junsion; Sidabalok, Nova Erawati
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendekatan matematika realistik (PMR) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dan melihat bagaimna kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one grub pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa UPTD SDN 122380 Pematangsiantar. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling purposive, dengan jumlah sampel 14 siswa. Dari hasil analisis data pada pretest diperoleh nilai rata-rata sebesar 50,12, dan pada postest diperoleh nilai rata-rata sebesar 79,5. Berdasarkan dari data hasil uji -t yang diperoleh bahwa > yaitu 11,118 > 2,178, maka Ho di tolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana di peroleh R square sebesar 48,2 % hal ini menunjukkan bahwa pendekatan matematika realistik mempunyai pengaruh sebesar 48,2% terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan adanya pendekatan matematika realistik (PMR) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Dari hasil data observasi memunjukkan bahwa kemampuan guru dalam mengelola pembelajran tergolong kurang baik karena masih menggunakan metode konvensial atau ceramah sehingga tidak terdapat interaksi antar siswa.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Peta Konsep dalam Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri 09 Lubuklinggau Lokaria, Eka; Sepriyaningsih, Sepriyaningsih
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3670

Abstract

Pembelajaran merupakan salah satu kegiatan inti yang harus diikuti oleh siswa karena pembelajaran ini digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain dan menambah pengetahuan yang akan menjadi bekal di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Peta Konsep dalam Pembelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri 09 Lubuklinggau dan menghasilkan LKS yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model yang digunakan adalah 4D. Objek penelitian ini adalah 20 siswa kelas IV. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kualitas LKS dilihat dari aspek validitas dikatakan masuk dalam kategori valid dengan koefisien Aiken v untuk ahli bahasa 0,85, ahli material 0,80, ahli media 0,76 dengan kategori tinggi. Sementara itu, hasil analisis penilaian kepraktisan LKS guru dan siswa memenuhi kriteria praktik dengan nilai rata-rata 76%, dan efektivitas dengan rata-rata 84,9%, sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS dalam pembelajaran IPA memenuhi kriteria yang valid, praktis, dan efektif sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Anatomi Tumbuhan Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Silampari Jayati, Ria Dwi; Fitriani, Linna; Kirana, Sasi
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3392

Abstract

Pemahaman anatomi tumbuhan sangat penting dalam pembelajaran biologi, pengetahuan tentang anatomi tumbuhan dapat membantu mahasiswa dalam memahami bagaimana tumbuhan berinteraksi dengan lingkungannya. Pemahaman mahasiswa mengenai anatomi tumbuhan dalam perkuliahan dapat ditingkatkan melalui penyediaan bahan ajar yang sesuai dan mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis hasil angket analisis kebutuhan bahan ajar anatomi tumbuhan pada program studi Pendidikan biologi Universitas PGRI Silampari sebagai salah satu sumber belajar utama bagi mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode survei yang dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2024 di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Silampari. Populasi dan sampel dalam penelitian mencakup seluruh mahasiswa semester tiga Program Studi Pendidikan Biologi yang sedang mengikuti mata kuliah Anatomi Tumbuhan, berjumlah 29 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan angket. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Angket kebutuhan mahasiswa dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahawa sebagian besar mahasiswa membutuhkan bahan ajar dalam bentuk buku teks, diikuti oleh lembar kerja dan modul. Untuk itu, pengembangan bahan ajar yang lebih komprehensif dan pemanfaatan berbagai sumber belajar yang lebih beragam sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Analisis Kritis Penerapan Pendidikan Karakter Siswa Terintegrasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam Konteks Perkembangan Teknologi Abad 21 Cahaya, Indah; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3818

Abstract

Perkembangan teknologi abad 21 membawa perubahan besar terhadap paradigma pendidikan untuk tidak hanya menghasilkan individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, empatik, dan berakhlak mulia. Penelitian ini menganalisis secara kritis penerapan Kurikulum Berbasis CINTA (KBC) dalam pembentukan pendidikan karakter siswa di era digital sebagai fondasi utama pengembangan manusia seutuhnya. Kurikulum ini berfokus pada pengintegrasian nilai kasih, empati, dan spiritualitas ke dalam proses pembelajaran abad ke-21 yang menekankan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis reflektif, studi ini mengungkap bahwa teknologi harus berfungsi sebagai sarana humanisasi, bukan dehumanisasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Berbasis CINTA mampu menumbuhkan karakter humanis, tangguh, membentuk karakter siswa yang adaptif, dan berintegritas melalui sinergi nilai cinta dan literasi digital. Tantangan utamanya terletak pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, dan internalisasi nilai dalam budaya sekolah. Kurikulum ini dinilai relevan dan bersinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual demi mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.
Analisis Kurikulum Sekolah Menghadapi Era Disrupsi Zaimarni, Zaimarni; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3823

Abstract

Dunia pendidikan sedang menghadapi perubahan cepat: pandemi, percepatan digitalisasi, kebutuhan keterampilan abad ke-21, dan tekanan pasar kerja yang berubah membuat kurikulum tradisional tidak lagi mencukupi. Negara-negara dan lembaga internasional mendorong desain kurikulum yang lebih fleksibel, berfokus pada kompetensi, nilai, dan kemampuan beradaptasi (OECD, UNESCO, Kemendikbudristek). Era disrupsi ditandai dengan perubahan cepat pada teknologi, ekonomi, dan sosial budaya yang membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Kurikulum sekolah, sebagai instrumen utama pendidikan formal, harus beradaptasi dengan tuntutan abad ke-21 yang menekankan literasi digital, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan fleksibilitas belajar. Makalah ini menganalisis kurikulum sekolah dari perspektif ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam menghadapi era disrupsi. Analisis kritis menunjukkan bahwa kurikulum baru, seperti Kurikulum deep learning di Indonesia maupun OECD Learning Compass 2030, memiliki kekuatan berupa relevansi dan fleksibilitas, namun juga menghadapi tantangan besar terkait kesenjangan digital, kesiapan guru, dan sistem asesmen. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan infrastruktur pendidikan, pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta desain asesmen yang sesuai dengan kompetensi abad ke-21. Makalah ini menyajikan analisis kritis terhadap kurikulum di era disrupsi dengan meninjau aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis, disertai kekuatan, kelemahan, peluang, serta tantangan implementasi inovasi kurikulum , seperti Kurikulum Deep learning di Indonesia maupun OECD Learning Compass 2030 merupakan langkah strategis, namun keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, kapasitas guru, dan desain asesmen. Rekomendasi yang diberikan menekankan penguatan literasi digital, pemerataan akses, pengembangan profesional guru, serta penyusunan kurikulum berbasis nilai humanistik dan keberlanjutan
Aliran Idealisme, Pragmatisme dan Eksistensialisme dalam Pendidikan Kontemporer Hasnah, Hasnah; Asyhar, Rayandra; Asrial, Asrial; Syaiful, Syaiful
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3829

Abstract

Pendidikan merupakan proses sadar yang bertujuan mengembangkan potensi manusia secara utuh, baik intelektual, moral, maupun spiritual. Dalam praktiknya, setiap sistem pendidikan tidak dapat dipisahkan dari dasar filsafat yang melandasinya. Filsafat berperan menentukan arah, nilai, dan makna pendidikan, sehingga pemahaman terhadap berbagai aliran filsafat menjadi penting bagi pendidik dan pembuat kebijakan. Tulisan ini menelaah tiga aliran utama filsafat pendidikan yang memiliki pengaruh besar, yaitu Idealisme, Pragmatisme, dan Eksistensialisme, serta implikasinya terhadap dunia pendidikan modern. Idealisme menempatkan ide, nilai moral, dan spiritualitas sebagai realitas tertinggi. Pendidikan dalam pandangan ini berfungsi menyempurnakan jiwa manusia melalui pembentukan akal budi dan karakter yang luhur. Sebaliknya, Pragmatisme memandang kebenaran sebagai sesuatu yang dinamis dan kontekstual, yang bergantung pada manfaatnya dalam kehidupan. Pendidikan berlandaskan pragmatisme menekankan pengalaman langsung, pembelajaran aktif, dan kemampuan memecahkan masalah nyata. Sementara itu, Eksistensialisme menekankan kebebasan, tanggung jawab pribadi, serta pengembangan diri yang autentik. Pendidikan dipandang sebagai proses membantu peserta didik menemukan makna dan arah hidupnya secara sadar dan bertanggung jawab. Ketiga aliran tersebut saling melengkapi: Idealisme memberi arah moral dan nilai spiritual, Pragmatisme mengarahkan pada kegunaan praktis dan adaptasi terhadap perubahan, sedangkan Eksistensialisme menegaskan pentingnya kebebasan dan tanggung jawab pribadi. Dalam konteks pendidikan abad ke-21, sintesis dari ketiganya sangat relevan untuk membangun manusia yang berkarakter, kreatif, reflektif, dan adaptif terhadap tantangan global. Oleh karena itu, kajian filsafat pendidikan ini menjadi landasan penting untuk mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang humanis dan bermakna.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023 Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022 Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 1 Juni 2022 Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 2 Desember 2021 Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 1 Juni 2021 Vol 14 No 2 (2020): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 2 Desember 2020 Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 1 Juni 2020 Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 13 N0 2 Desember 2019 Vol 13 No 1 (2019): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 12 No 2 (2018): Perspektif Pendidikan Vol 12 No 1 (2018): Pendidikan dan Pembelajaran Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 10 No 2 (2016): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 10 No 1 (2016): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 5 No 1 (2012): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 4 No - (2011): Jurnal Perspektif Pendidikan More Issue