cover
Contact Name
Syarif Hidayatullah
Contact Email
syarifbahagia@uhamka.ac.id
Phone
+6281905887050
Journal Mail Official
imajeri@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Tanah Merdeka No.6, Rambutan, Ps. Rebo, Jakarta Timur, Indonesia 13830
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26544199     DOI : https://doi.org/10.22236/imajeri.v3i1
Core Subject : Education, Social,
IMAJERI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (E-ISSN: 2654-4199) is an open access, multidisciplinary, peer-reviewed journal that is online publishes two times in a year. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews on linguistics, literature, and their teaching
Articles 155 Documents
Benturan Sosial dan Masalah Pendidikan dalam Novel Guru Aini: Analisis Wacana Kritis Fauzi Rahman; Yumna Rasyid; Miftahulkhairah Anwar
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i2.10499

Abstract

Melalui analisis wacana model Van Dijk, novel yang merepresentasikan kondisi masyarakat terpencil—khususnya pada aspek pendidikan—seperti novel Guru Aini dapat dibedah berdasarkan teks, kognisi, dan konteks sosial. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Sumber data penelitian berbentuk kata, frasa, kalimat, dan paragraf yang menggambarkan bagaimana benturan sosial dan masalah pendidikan tergambarkan sebagai kognisi sosial masyarakat dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Analisis data dilakukan melalui penelaahan dimensi teks, dimensi kognisi sosial, serta dimensi konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi teks, novel disusun dengan tema besar tentang pendidikan, tokoh utama yang keras dalam berpendidikan, latar sosial yang tidak mendukung pendidikan, dengan alur progresif melalui sudut pandang pengarang ketiga serba tahu; pada konteks dimensi sosial, masalah yang menjadi sorotan adalah masalah paradigma pendidikan masyarakat, kemiskinan, dan birokrasi yang membelenggu harapan serta cita-cita masyarakat terpencil yang ingin berpendidikan tinggi; pada konteks sosial, pengarang menuliskan keresahan dan fenomena masyarakat di Indonesia yang masih beranggapan bahwa hanya yang berekonomi cukup lah yang layak mendapatkan pendidikan tinggi dan memiliki cita-cita.
Analisis Frasa Berdasarkan Kategori Kelas Kata pada Cuitan Twitter Tokoh Nasional Rania Ninanta Marito Harahap; Cucu Gina Cahyani
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i2.10583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan produksi dan jenis frasa berdasarkan kategori kelas kata pada cuitan Twitter Puan Maharani dan Ridwan Kamil dan menjabarkan makna frasa berdasarkan kelas kata dan konteks kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan studi literatur. Teknik pengumpulan data yaitu teknik simak catat. Peneliti menyimak isi dari cuitan terlebih dahulu, setelah itu mencatat 6 frasa berdasarkan kategori kelas kata yang terdapat pada cuitan tokoh nasional tersebut. Instrumen lain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cuitan dua tokoh nasional di media sosial Twitter. Puan Maharani memiliki akun Twitter dengan username @puanmaharani.ri dan Ridwan Kamil dengan nama akun Twitter @ridwankamil. Masing-masing tokoh akan dipilih 10 cuitan secara acak. Total seluruh cuitan yang akan dianalisis sebanyak 20 cuitan dan dikaji bagaimana penggunaan frasa berdasarkan kategori kelas kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan penggunaan 6 jenis frasa berdasarkan kategori kelas kata pada cuitan Puan Maharani dan Ridwan Kamil yaitu frasa verba, frasa nomina, frasa preposisional, frasa numeralia, frasa adjektiva, dan frasa adverbia. Peneliti menemukan jenis frasa yang paling banyak digunakan adalah frasa nomina, pada cuitan Puan Maharani sebesar 42.8% dan pada cuitan Ridwan Kamil sebesar 35.18%.
Systematic Literature Review: Penggunaan Komik Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Wahyu Widayati; Imron Amrullah Imron; Rahmawati Erma Standsyah; Nabilla Calista Putri
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i2.10604

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah melakukan kajian literatur menggunakan media komik pada pembelajaran bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan artikel jurnal yang terdapat di Google Scholar, Sinta, Research Gate, yang telah terpublikasi dalam rentang waktu 2012-2022. Adapun hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran komik sangat layak dan memiliki implikasi positif jika diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penggunaan media komik dapat meningkatkan hasil belajar, motivasi belajar, kemandirian belajar dan banyak kemampuan lain seperti keterampilan membaca, kemampuan berbahasa, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan menulis.
Mekanisme Tindak Tutur Imperatif pada Sidang Gugatan Cerai di Pengadilan Agama Kota Sukabumi Nenden Liska Gipari
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i2.10961

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan mekanisme tindak tutur imperatif dalam sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Kota Sukabumi berdasarkan kajian pragmatik. Analisis dilakukan terhadap 27 data tindak tutur imperatif yang berasal dari tiga sidang gugatan cerai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk mendeskripsikan mekanisme tindak tutur imperatif yang terdapat dalam sidang gugatan cerai. Berdasarkan data tindak tutur imperatif yang terjaring, terdapat tiga masalah yang perlu diidentifikasi, yaitu (1) konteks yang melatari sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Kota Sukabumi, (2) wujud tindak tutur imperatif yang digunakan dalam sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Kota Sukabumi, dan (3) jenis kalimat imperatif yang digunakan dalam sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Kota Sukabumi. Paparan pada penelitian ini meliputi tiga hal pokok yang digunakan untuk mendeskripsikan masalah. Pertama, konteks yang melatari sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Kota Sukabumi. Kedua, wujud tindak tutur imperatif berdasarkan bentuk formal kalimatnya, yaitu tindak tutur langsung. Ketiga, jenis kalimat imperatif dalam sidang gugatan cerai dikelompokkan berdasarkan bentuk formalnya, yaitu (1) kalimat imperatif biasa dan (2) kalimat imperatif suruhan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konteks yang melatari sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Kota Sukabumi berpengaruh terhadap pemilihan wujud dan jenis kalimat imperatif yang digunakan.
Diskriminasi Perempuan dalam Antalogi Cerpen Titik Nadir Penantian Karya Perempuan Lapas IIA Dide Nurliawati; Daroe Iswatiningsih
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i2.11011

Abstract

Penelitian ini membahas tentang diskriminasi yang dialami oleh para tokoh perempuan. Antologi cerpen ini merupakan coretan kisah para perempuan binaan lapas dari latar belakang kehidupan yang penuh dengan problematika mereka masing-masing. Tujuan dari penelitian untuk mengungkap bentuk-bentuk dan faktor penyebab diskriminasi perempuan dalam Antalogi Cerpen Titik Nadir Penantian Karya Perempuan Lapas IIA Sukun Malang. Jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data yaitu Antalogi Cerpen Titik Nadir Penantian Karya Perempuan Lapas IIA Sukun Malang Edisi Revisi. Data penelitian berupa dialog dan narasi dalam cerpen yang mengungkap bentuk-bentuk diskriminasi perempuan dan faktor penyebab terjadinya diskrimasi perempuan. Teknik analisis yang digunakan menurut Miles dan Huberman dengan tahapan sebagai berikut: (1) tahap reduksi; (2) tahap penyajian data; (3) tahap penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian berupa bentuk-bentuk diskriminasi perempuan yaitu: (1) bentuk subordinasi; (2) bentuk sereotip; (3) bentuk kekerasan; (4) bentuk beban kerja. Faktor penyebab yang membuat perempuan mengalami diskriminasi diantaranya: (1) faktor keluarga dan (2) faktor lingkungan.
Pengembangan LKS dengan Macromedia Flash Pembelajaran Eksplanasi Berbasis Ekologi SMPN 3 PU Vendra Ardiansyah; Ratu Wardarita; Puspa Indah Utami
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i2.11015

Abstract

Siswa sering kesulitan menulis teks eksplanasi karena bahan ajar yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbentuk LKS dengan menggunakan macromedia flash pada pembelajaran teks eksplanasi berbasis ekologi yang dapat digunakan oleh guru dan peserta didik di SMPN 3 Penukal Utara. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengolaborasikan model pengembangan Jolly dan Bolitho dan model pengembangan Dick, Carey, dan Carey menjadi delapan langkah, yaitu: (1) identifikasi kebutuhan  bahan ajar, (2) eksplorasi kebutuhan materi, (3) realisasi kontekstual, (4) realisasi pedagogik, (5) produksi bahan ajar, (6) validasi ahli, (7) merevisi pembelajaran, dan (8) merancang dan melakukan evaluasi formatif. Prototipe LKS hasil pengembangan terdiri dari: halaman mulai, petunjuk penggunaan, materi ajar, KI & KD, Tujuan, Peta Konsep, Materi. Untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan efek potensial LKS yang telah dikembangkan, dilakukan uji validasi oleh pakar/ahli dan tiga tahap evaluasi formatif menggunakan angket (kuesioner), wawancara, dan tes. Berdasarkan hasil validasi, LKS dikategorikan baik atau valid. Berdasarkan uji kepraktisan melalui evaluasi satu-satu dan uji coba kelompok kecil, LKS dikategorikan sangat baik atau sangat praktis. Dari hasil uji coba lapangan melalui pretes dan postes, terdapat peningkatan rata-rata nilai peserta didik sebesar 30,25 sehingga LKS dapat dikategorikan efektif bagi peserta didik.
Kemampuan Guru Menggunakan RPP dan Hubungannya dengan Pelaksanaan Pembelajaran Berdasarkan Kurikulum Merdeka Irwan Baadilla; Ummul Qura; Nini Ibrahim; Rr. Sulistyawati; Ahmad Hidayatullah
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i2.11148

Abstract

Seorang guru harus mampu menyusun dan menggunakan RPP yang dirancangnya dengan baik. RPP yang digunakan harus dapat membantu dan memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran Penelitian ini penting dilakukan mengingat RPP Merdeka Belajar mulai diterapkan dan digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran. Tujuan penelitian ingin mengetahui adanya hubungan penggunaan RPP dengan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka, serta mengetahui tingkat nilai hubungan dari kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi pearson product moment untuk mengetahui tingginya hubungan kedua variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara variabel penggunaan RPP dengan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka pada guru-guru SMP Muhammadiyah 4 Jakarta. Adanya hubungan positif bahwa semakin mampu menggunakan RPP semakin tinggi pula ketercapaian pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, disimpulkan bahwa tingkat hubungan antara penggunaan RPP Kurikulum Merdeka dengan pelaksanaan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka memiliki hubungan yang kuat.
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerpen Berbasis Nilai-nilai Akhlak Berbantuan Google Sites Fitri Nur Alimah; Aida Sumardi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i2.11275

Abstract

Penelitian ini melatarbelakangi kurangnya kemampuan peserta didik dalam mengembangkan cerpen yang bermuatan nilai-nilai akhlak. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti bertujuan menghasilkan 1) bahan ajar menulis cerpen berbasis nilai-nilai akhlak, 2) tingkat kelayakan dan respon terhadap produk yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yaitu model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu, Analysis, Design, Development, Impelementation, dan Evaluation. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara kepada pengajar bahasa Indonesia dan penyebaran angket terhadap peserta didik untuk memperoleh data kebutuhan pengembangan dan penilaian produk. Adapun sumber data terdiri dari ahli media, ahli materi dan respons peserta didik. Hasil validasi diperoleh: 1) validasi ahli media memperoleh presentase skor 93,3% dengan kriteria sangat layak, 2) validasi ahli materi memperoleh presentase skor 93,6% dengan kriteria sangat layak, 3) uji coba lapangan awal memperoleh presentase 93,4,% dengan kriteria sangat layak, 4) uji coba lapangan utama memperoleh presentase 94,3% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukan bahwa pengembangan bahan ajar menulis cerpen berbasis nilai-nilai akhlak berbantuan google sites layak digunakan sebagai bahan ajar bahasa Indonesia materi cerpen kelas X di SMK/sederajat.
Kelayakan Isi, Penyajian, Kebahasaan, dan Kegrafikan Bahan Ajar Teks Deskripsi di SMP Kelas VII Hesti Afril Ningtyas; Laili Etika Rahmawati
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.10977

Abstract

Kelayakan materi dianalisis berdasarkan kesesuaian topik yang disajikan (kelayakan isi, kelayakan penyajian, bahasa, kegrafikaan) dengan KI dan KD. Artinya, dari segi ruang lingkup dan isi, materi teks deskriptif paling tidak mencakup segala hal yang diperlukan untuk membantu siswa mencapai tujuan KI dan KD yang ditetapkan dalam kurikulum bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan kebahasaan dan kegrafikan bahan ajar teks deskriptif bahasa Indonesia kelas VII semester ganjil. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk penelitian kualitatif yaitu mengumpulkan data dengan cara meninjau literatur untuk menarik kesimpulan tentang objek penelitian. Dalam buku ajar Bahasa Indonesia materi teks deskripsi kelas VII semester gasal dikatakan layak karena telah dilakukan analisis kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan kebahasaan, dan kelayakan kegrafikan.
Kesalahan Berbahasa pada Kolom Liputan Khusus di Media Online LPM Pratiwi Yulia Saputri; Markhamah
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i1.12137

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan afiksasi pada kolom Liputan khusus LPM Pabelan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi dan metode simak catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data lalu melakukan penyimpulan. Sumber data diperoleh dari kolom Liputan Khusus LPM Pabelan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan pada tataran prefiks, sufiks, dan konfiks. Pada tataran prefiks ditemukan 3 bentuk kesalahan yaitu penghilangan unsur prefiks dan terjadinya kesalahan penggunaan prefiks ke-. Kesalahan pada sufiks ditemukan 8 bentuk kesalahan yang memperlihatkan adanya ketidaktepatan dalam menggunakan akhiran –kan dan -i. Pada tataran konfiks ditemukan 2 bentuk kesalahan yaitu kesalahan terhadap penghilangan unsur konfiks dan kesalahan dalam pemakaian konfiks me- -kan.

Page 10 of 16 | Total Record : 155