cover
Contact Name
Fadhillah Laila
Contact Email
fadhillah.laila@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fp.agroteknologi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Agro Wiralodra
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 25976702     EISSN : 26222272     DOI : -
Jurnal Agro Wiralodra adalah media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah yang berkaitan dengan teknologi terapan dalam bidang Agroteknologi dengan tema Agronomi, Ilmu Tanah, Pemuliaan Tanaman dan Hama & Penyakit Tanaman. Diterbitkan setiap 6 (enam) bulan pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Agro Wiralodra diterbitkan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Wiralodra.
Arjuna Subject : -
Articles 117 Documents
Uji Efektivitas Beauveria bassiana Terhadap Mortalitas, Pembentukan Pupa Dan Kemunculan Imago Spodoptera litura Fabr. Bagariang, Willing; Kurniati, Anik; Lestrari, Tri Murniningtyas P; Mahmudah, Didah; Suyanto, Hadi; Cahyana, Nanar A
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v6i1.86

Abstract

Pengendalian hama secara kimiawi telah menimbulkan dampak negatif sehingga pengendalian yang ramah lingkungan sangat perlu dikembangkan di antaranya adalah penggunan agen pengendali hayati seperti Beauveria bassiana. B. bassiana merupakan salah satu agen pengendali hayati yang berpotensi untuk mengendalikan berbagai spesies hama di antaranya adalah ulat gerayak Spodoptera litura. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari media padat B. bassiana terhadap ulat gerayak S. litura di laboratorium. Ada dua jenis isolat B. bassiana yang digunakan yaitu isolate B. bassiana yang berasal dari Karawang (B. bassiana_Krw) dan B. bassiana yang berasal dari Cianjur (B. bassiana_Cjr). Perlakuan yang digunakan yaitu B. bassiana_Krw dosis 20gr/l, B. bassiana_Krw dosis 40gr/l, B. bassiana_Krw dosis 80gr/l, B. bassiana_Cjr dosis 20gr/l, B. bassiana_Cjr dosis 40gr/l, B. bassiana_Cjr dosis 80gr/l dan kontrol. Serangga uji yang digunakan adalah larva S. litura instar 3. Hasil pengujian menunjukkan bahwa media padat B. bassiana yang diuji memiliki daya patogenesitas terhadap larva S. litura, dimana media padat B. bassiana isolat Karawang mengakibatkan kematian serangga uji antara 22.2% - 58.3%  dan media padat B. bassiana isolat Cianjur berkisar antara 38.9% - 50%. Aplikasi media padat B. bassiana pada larva mampu menghambat pembentukan pupa dan kemunculan imago S. litura.
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Terhadap Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Dan Pupuk Limbah Baglog Asad, Faisal Al; Dwimartina, Fina; Laila, Fadhillah
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v6i1.87

Abstract

Shallots are one of Indonesia's leading horticultural commodities. Domestic demand for shallots for this commodity is very high in line with population growth. On the other hand, shallot cultivation is generally carried out with high production inputs such as the unwise use of inorganic fertilizers. This will have an impact on the decline in soil quality and will ultimately reduce production. One way that can be done to overcome this is the use of organic fertilizers such as arbuscular mycorrhizal fungi (FMA) and baglog waste fertilizer. The experimental design used in this study was a two-factor Randomized Block Design (RAK). The first factor is the dose of AMF, which consists of: M0 = 0 gr, M1 = 5 gr, and M2 = 10 gr. The second factor is the dose of baglog waste fertilizer, which consists of: B0 = 0 tons/ha, B1 = 5 tons/ha, and B2 = 10 tons/ha. The results showed: inoculation of AMF and baglog waste fertilizer had not been able to increase the growth of shallot plants, inoculation of 10 g of AMF could increase the number of tubers/clump by 21.53% compared to control, and the combination of treatment without AMF and without baglog waste fertilizer resulted in fresh weight of tubers/clump. the best clump, which is 106.68 gr.
SUBKULTUR ANGGREK BULAN (Phalaenopsis sp.) PADA MEDIA MS DENGAN PENAMBAHAN THIAMIN DAN EKSTRAK TAUGE Zahra, Jasmine Adiba Zakiah; Sasmita, Ellen Rosyelina; Wijayani, Ari
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v6i2.89

Abstract

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang cukup banyak diminati. Seedlings (bibit) anggrek dalam botol dengan penaburan melampaui 2-3 bulan harus dipisahkan atau dipindah, karena unsur hara yang terkandung dalam media diperkirakan sudah habis dan perlu diganti. Oleh karena itu, untuk kelangsungan tanaman ini perlu adanya budidaya tanaman anggrek dengan subkultur. Tujuan penelitian yaitu mengkaji interaksi antara thiamin dan ekstrak tauge dan untuk mendapatkan konsentrasi thiamin dan konsentrasi ekstrak tauge yang tepat. Metode penelitian merupakan percobaan laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi thiamin yaitu 3 mg/l; 5 mg/l; dan 7 mg/l. Faktor kedua adalah konsentrasi ekstrak tauge yaitu 100 g/l; 150 g/l; dan 200 g/l. Data dianalisis keragamannya menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf α = 5% dan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara konsentrasi thiamin 5 mg/l dan ekstrak tauge 150 g/l pada tinggi planlet. Pemberian konsentrasi thiamin 5 mg/l memberikan hasil paling baik pada bobot segar planlet dan konsentrasi ekstrak tauge 150 g/l memberikan hasil yang sama baik pada pertumbuhan planlet anggrek bulan.
PERFORMA AGRONOMI BEBERAPA GALUR HARAPAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI DESA KENDAYAKAN KECAMATAN TERISI Ofdiansyah, Rizky; Sumarna, Pandu; Tohidin, Tohidin; Mahmud, Yudhi; Dwimartina, Fina
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v6i2.99

Abstract

Produktivitas padi pada lahan sawah tadah hujan umumnya masih rendah, karena terbatasnya air untuk kebutuhan pertumbuhan tanaman. Varietas Unggul Baru (VUB) merupakan salah satu inovasi teknologi yang dapat diandalkan untuk meningkatkan produktivitas padi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan performa pertumbuhan dan hasil beberapa galur harapan tanaman padi (Oryza sativa L.) pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kendayakan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu, pada Bulan Desember sampai dengan April 2021-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan. Adapun enam perlakuan itu adalah V1 = TCIPB202101, V2 = TCIPB202103, V3 = TCIPB202105, V4 = TCIPB202105, V5 = Inpari30, V6 = Ciherang. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Dengan demikian terdapat 24 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan Galur TCIPB202105 menghasilkan gabah kering giling tertinggi, yaitu 12 kg/petak atau setara 11,92 ton/ha dan untuk varietas pembanding Inpari 30 menghasilkan 9 kg/petak atau setara 9,57 ton/ha dan untuk Ciherang menghasilkan 10 kg/petak atau setara 10,52 ton/ha.
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (Glicine max (L.) Merrill) TERHADAP PENYEMPROTAN METHANOL DAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK BOKASHI Amba, Martha; Mahulette, Asri Subkhan
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v6i2.100

Abstract

Tanaman kedelai merupakan tanaman C3 yang dapat ditingkatkan pertumbuhannya melalui peningkatan CO2 internal dan pemberian bahan organik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penyemprotan methanol dan pemberian jenis pupuk organik bokashi terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan di Desa Poka Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. Penelitian berbentuk percobaan faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalam penyemprotan methanol yang terdiri atas dua taraf yaitu: tanpa penyemprotan methanol (kontrol) dan penyemprotan methanol. Faktor kedua adalah jenis pupuk organik bokashi yang terdiri atas tiga taraf yaitu: tanpa pemberian bokashi (kontrol), pemberian bokashi pupuk kandang ayam, pemberian bokashi tekelan/kirinyuh. Hasil penelitian didapatkan informasi bahwa faktor tunggal pemberian methanol dan bokashi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua peubah pengamatan, sedangkan interaksi antara kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Faktor tunggal penyemprotan methanol memberikan hasil yang tertinggi terhadap semua peubah pengamatan, sedangkan faktor tunggal bokashi tekelan/kirinyuh memberikan hasil yang tertinggi terhadap semua peubah pengamatan.
KERAGAAN AGRONOMI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA POLA PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) Karlinah, Karlinah; Mahmud, Yudhi; Sumarna, Pandu; Tohidin, Tohidin; Laila, Fadhillah
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v6i2.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan keragaan agronomis beberapa varietas tanaman padi (Oryza sativa, L.) terbaik yang dibudidayakan dengan model pengelolaan tanaman terpadu (PTT). Penelitian dilaksanakan di Desa Plumbon Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, selama 6 bulan dimulai dari bulan Mei sampai dengan Oktober 2021 pada musim kemarau. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), perlakuan macam varietas dengan jumlah perlakuan terdiri dari empat (4) macam varietas yaitu V1 = Inpari 32 HDB, V2 = Padjadjaran Agritan, V3 = Baroma dan V4 = MSP, dimana masing-masing perlakuan diulang sebanyak enam (6) kali.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh macam varietas padi (Oryza sativa, L.) terhadap keragaan agronomi pada pola pengelolaan tanaman terpadu (PTT). Keempat varietas padi yang memberikan keragaan agronomi terbaik, tinggi tanaman tertinggi diperoleh oleh perlakuan V3 (Baroma) sedangkan jumlah anakan per rumpun diperoleh perlakuan V1(Inpari 32 HDB). Hasil tertinggi diperoleh perlakuan V1 (Inpari 32 HDB) sebanyak 5,35 kg/plot setara dengan 7,81 ton/ha.
IDENTIFIKASI KERAGAMAN GULMA PADA LAHAN BUDIDAYA UBI KAYU DI DESA TAMANSARI, KARANGLEWAS, BANYUMAS Bayyinah, Lafi Naimatul; Syarifah, Risqa Naila Khusna; Mutala’liah, Mutala’liah; Wulansari, Nur Kholida
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v6i2.102

Abstract

Ubi kayu merupakan komoditas tanaman pangan sumber karbohidrat, sehingga produksi ubi kayu yang maksimal dapat mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu faktor pembatas dalam upaya peningkatan produksi tanaman ubi kayu adalah keberadaan gulma pada lahan budidaya. Gulma dapat menjadi pesaing bagi ubi kayu dalam mendapatkan unsur hara, air, cahaya dan ruang tumbuh, serta dapat menjadi inang hama dan patogen, sehingga perlu dilakukan pengendalian. Penentuan metode pengendalian gulma membutuhkan informasi mengenai vegetasi gulma yang tumbuh di lahan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman gulma serta menentukan gulma dominan pada lahan budidaya ubi kayu di Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan identifikasi terhadap gulma sampel, serta metode kuantitatif dengan melakukan analisis vegetasi gulma. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Kuadrat menggunakan plot ukuran 0,5×0,5 m2 secara acak dengan melemparkan plot ke lahan budidaya ubi kayu sebanyak 10 kali sehingga terdapat 10 plot sampel. Hasil pennelitian menunjukkan bahwa pada lahan budidaya ubi kayu di Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten banyumas, ditemukan 2 golongan gulma, yaitu gulma rerumputan yang terdiri dari 2 species, dan gulma berdaun lebar yang terdiri dari 5 spesies. Gulma dominan pada lahan tersebut adalah Eleusin indica (nilai SDR 44,6%), Alternanthera sessilis (nilai SDR 21,7%), dan Ottochloa nodosa (nilai SDR 19,6%).
Penggunaan GIS Untuk Pemetaan Sebaran Jenis, Peran Dan Keanekaragaman Arthropoda Tanah Pada Ordo Tanah Inceptisol Yang Ditanami Tembakau Swardana, Ardli; Fathurrohan, Bagus Irham; Maesaroh, Syti Sarah
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v7i1.90

Abstract

Tobacco cultivation in Garut Regency has the potential to be developed due to favorable environmental conditions. Cultivation activities that are less environmentally friendly can cause changes in the composition and role of soil arthropods. This study aims to identify the types, roles, and diversity of soil arthropods using GIS. The research method used in this research is spatialized descriptive-quantitative. The observation locations are in two locations, namely Karyasari Village and Sukasenang Village, both of which are in Banyuresmi District, Garut Regency. The location was chosen based on the land planted with tobacco plants. The main parameters observed in this study were the identification of the types, roles, and diversity values of soil arthropods. Diversity analysis uses the Shannon-Wienner index. The results of the study showed that the number of orders and species in Karyasari Village was lower when compared to Sukasenang Village. This also occurred in the composition of the number of roles of soil arthropods in Sukasenang Village, which was more complete when compared to Karyasari Village, including the medium category. The land in Karyasari Village can be said to be less stable when compared to Sukasenang Village.
Keragaman Morfologi Cengkih Tuni (Syzygium Aromaticum L.) Di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku Namakule, Mirda Yanti; Mahulette, Asri Subkhan; Matatula, Avia Jolanda
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v7i1.103

Abstract

Clove Tuni is a superior local clove variety from Maluku, widely cultivated in Tehoru District, Central Maluku Regency. Until now, information on morphological diversity in Tuni clove populations in the region is still limited. This study aimed to inform the morphological diversity of Tuni cloves and their morphological characteristics. The research was conducted in three villages in Tehoru District, Central Maluku Regency: Haya, Tehoru, and Yaputih Villages. The clove plants characterized were >20 years old, where ten plant samples were taken from each village, so there were 30 plants. Hierarchical Cluster Analysis (HCA) results for 54 morphological characters obtained from two groups of Tuni cloves with a dissimilarity coefficient of 13% (87% similarity). The first group comprised ten plants with a similarity coefficient of 92% (8% dissimilarity). In contrast, the second group consisted of 20 plants, of which 11 plants had a similarity coefficient of 91.5% or 8.5% dissimilarity (group IIa), and nine plants had a similarity coefficient of 91% or 9% dissimilarity (group IIb). Principle Component Analysis (PCA) results found a diversity of morphological characters with a total diversity of 51.3%. The PCA results showed the characteristics of the first group in the form of flower stalk length, weight, and number of flowers/series. The identifying characters for group IIa are the North-South canopy width and the East-West canopy width, while the identifying characters for group IIb are fruit length, width, and weight.
Respons Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Terhadap Macam Media Tanam Dan Pestisida Organik Afriyani, Risma Ayu; Carsidi, Didi; Asad, Faisal Al; Sumarna, Pandu; Mahmud, Yudhi
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v7i1.105

Abstract

Melon production in Indonesia is currently unable to meet the needs of public consumption, so melon production must continue to be increased. This study aims to determine the dosage of organic pesticides on certain growing media that can produce the best growth and yield of melon plants. The research was conducted in Karanganyar Village, Indramayu District, Indramayu Regency. The study used an experimental method with a Split-Plot Design 2 x 3 repeated 4 times. The main plot is the growing media with 2 levels; M0 = Land, M1 = Soil + Bokashi. Subplots were a combination of organic pesticides Bio T10 and Bio P60 with 3 levels; B0 = Without Dosage of Bio T10 and Bio P60, B1 = Dosage of 2 ml of Bio T10 and 1 ml of Bio P60, B2 = Dosage of 3 ml of Bio T10 and 1.5 ml of Bio P60. The results showed that the growing media significantly affected plant height, number of leaves, stem diameter, and leaf area. The best type of growing media is shown by soil treatment and bokashi. The dose of organic pesticides significantly affects plant height and number of fruit seeds. The best dose of organic pesticides was shown by organic pesticide treatment with a combination dose of 3 ml of Bio T10 and 1.5 ml of Bio P60.

Page 10 of 12 | Total Record : 117