Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Implementasi Kode Etik Kepala Sekolah Dalam Membentuk Profesionalisme Kinerja Tenaga Kependidikan Terhadap Pengembangan Mutu di Lembaga Pendidikan Islam
Ihsan Maolana;
Astuti Darmiyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10554
Kode etik merupakan seperangkat aturan yang mengatur tata cara dan perilaku yang harus dipatuhi oleh seorang kepala sekolah. Implementasi kode etik ini penting untuk membentuk profesionalisme tenaga kependidikan, karena dengan mematuhi kode etik, tenaga kependidikan akan terbiasa melakukan tugas dengan profesional dan mampu mengelola sekolah dengan baik. Selain itu, implementasi kode etik juga dapat membantu dalam pengembangan mutu lembaga pendidikan Islam, karena dengan mematuhi kode etik, tenaga kependidikan akan lebih fokus dan mampu mengelola sekolah dengan baik, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan yang diberikan. Oleh karena itu, penting bagi kepala sekolah untuk memahami dan mengimplementasikan kode etik dengan baik agar dapat membentuk profesionalisme tenaga kependidikan dan mengembangkan mutu lembaga pendidikan Islam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana untuk membentuk profesionalisme tenaga kependidikan dalam mengembangkan mutu lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan secara objektif mengenai implementasi kode etik kepala sekolah dalam membentuk profesionalisme tenaga kependidikan terhadap pengembangan mutu di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang penelitiannya dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis informasi yang tersedia dalam literatur-literatur yang terkait dengan topik yang diteliti. Metode yang digunakan dalam studi kepustakaan ini meliputi pencarian dan pengumpulan data dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, laporan, dan lain-lain, serta analisis dan interpretasi data yang terkumpul. Studi kepustakaan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam penelitian, sebelum melakukan penelitian lapangan atau eksperimen.
Membangun Karakter Profesional Tenaga Kependidikan Dengan Memahami Kode Etik Kepala Sekolah Dalam Membentuk Mutu Lembaga Pendidikan Islam
Iqbal Zaenal Muttaqien;
Astuti Darmiyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10555
Kode etik kepala sekolah merupakan suatu panduan yang mengatur tingkah laku kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin lembaga pendidikan. Memahami dan menerapkan kode etik tersebut diharapkan dapat membangun karakter profesional kepala sekolah dalam membentuk mutu lembaga pendidikan Islam yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepala sekolah memahami dan menerapkan kode etik dalam membentuk mutu lembaga pendidikan Islam serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan kode etik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan secara objektif mengenai karakter profesional dengan memahami Kode Etik kepala sekolah dalam membentuk Mutu lembaga pendidikan Islam melalui beberapa sumber kepustakaan yang menjadi landasan pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang mengelaborasi teori dan praktik dari beberapa kepustakaan yang membahas pelaksanaan Kode Etik kepala sekolah yang efektif dan efisien dalam membentuk mutu lembaga pendidikan Islam, sehingga dapat dijadikan referensi untuk implementasi peran Etika Profesi dalam dunia kependidikan Islam.
Hubungan Antara Kreativitas Mengajar Guru dan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
Desi Natalia Ango;
Deisye Supit;
Anita Amelia Ole;
Noldin Jerry Tumbel
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10556
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif dan korelasi. Kegiatan belajar mengajar membutuhkan kreativitas dalam memberikan pembelajaran sehingga mampu menarik minat belajar siswa. Penelitian ini untuk mencari hubungan antara kreativitas belajar guru dan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara kreativitas mengajar guru dan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini mempunyai dua variabel yaitu kreativitas mengajar guru dan variabel terikat minat belajar siswa. Hasil dari penelitian didapati bahwa tingkat kreativitas mengajar guru tinggi dan minat belajar siswa tinggi ini berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara kreativitas mengajar guru dan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil penelitian ini maka, para guru dalam memberikan pembelajaran IPA untuk tetap menggunakan kreativitas dalam pembelajaran sehingga dapat menigkatkan minat belajar siswa.
Pengembangan Media Tempat Sampah Edukatif Dalam Menumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan Anak Usia 4-5 Tahun
Yelin Nur Amalia;
Daviq Chairilsyah;
Nurlita Nurlita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10557
Kurangnya simulasi terhadap anak usia dini tentang sikap peduli lingkungan yang mengakibatkan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sehinga anak terbiasa membuang sampah sembarangan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media tempat sampah edukatif dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada tahapan penelitian Brog and Gall yang disederhanakan menjadi 7 tahapan penelitian. Tahapan yang peneliti lakukan adalah potensi masalah, pengumpulan data atau informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba terbatas, dan revisi produk. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia dini berusia 4-5 tahun pada TK Hangtuah. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisis data berupa deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian media tempat sampah edukatif untuk menumbuhkan sikap peduli anak usia dini dan layak digunakan setelah melalui tahapan validasi oleh validator ahli materi, ahli media, pendidik dan juga melalui tahapan uji coba terbatas. Berdasarkan hasil validasi materi mendapatkan persentase kelayakkan sebesar 89% dengan kategori “layak” dan validasi ahli media mendapatkan persentase kelayakkan sebesar 88% dengan kategori “layak”. Hasil validasi materi mendapatkan persentase 89% dan persentase uji coba terbatas mendapatkan persentase 94,1% dengan kategori “sangat layak”. Penelitian terkait Pengembangan media Tempat Sampah Edukatif dapat di teliti lebih lanjut untuk aspek perkembangan lainnya.
Deskripsi Nilai Penguatan Pendidikan Karakter Pada Buku Teks Kelas V Sd/Mi Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita
Meli Apriani;
Kartono Kartono;
Rio Pranata;
Hamdani Hamdani;
Asmayani Salimi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10564
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai penguatan pendidikan karakter pada buku teks kelas V SD/MI tema 8 Lingkungan Sahabat Kita dan mendeskripsikan kesesuaian nilai penguatan pendidikan karakter pada buku teks guru dan buku teks siswa. Penelitian ini merupakan penelitian metode deskriptif dengan menggunakan analisis konten dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku teks guru dan buku teks siswa kelas V SD/MI tema 8. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Hubermen yang meliputi empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan pada buku teks guru dan buku teks siswa kelas V SD/MI tema 8 Lingkungan Sahabat Kita termuat 5 nilai utama penguatan pendidikan karakter yaitu nilai karakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Nilai penguatan pendidikan karakter pada buku teks guru dan buku teks siswa masih belum sesuai dikarenakan dalam beberapa pembelajaran di masing-masing subtema terdapat nilai penguatan pendidikan karakter yang belum sesuai pada buku teks guru dan buku teks siswa.
Review : Standar Pelaksanaan Alur Distribusi & Penyimpanan Obat Narkotik & Psikotropika Berdasarkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2015 Di Indonesia
Arum Hasanah;
Asyri Khoerunnisa;
Dikdik Caesar Barkah;
Dyanita Irene Susilo Putri;
Nia Yuniarsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10565
Pendistribusian obat adalah rangkaian kegiatan dalam manajemen pengelolaan obat yang meliputi : perencanaan, pengadaan, penyaluran, penerimaan, penyimpanan, pendataan dan pemusnahan obat. Bertujuan agar tersedianya ketersediaan obat dalam jumlah, waktu yang tepat dan terwujudnya keamanan mutunya. Alur pendistribusian obat-obat narkotika, psikotropika yang kurang baik merupakan masalah yang dapat mengganggu dalam peningkatan mutu obat di rumah sakit. Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui kriteria standar alur pendistribusian dan penyimpanan obat – obat narkotika, psikotropika di instalasi rumah sakit yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam artikel ini studi pustaka secara elektronik dengan mengakses situs pencarian peraturan atau perundang-undangan yang mengacu pada alur pendistribusian dan penyimpanan obat-obat an narkotika, psikotropika dan prekursor farmasi dalam instalasi dan rumah sakit dan jurnal evaluasi penyimpanan & pendistribusian obat narkotik, prekursor di Rumah Sakit. Hasil dari review ini menunjukkan standar alur pendistribusian dan penyimpanan obat-obat narkotika, psikotropika, di instalasi Rumah sakit sebagian besar sudah sesuai dengan Permenkes No 3 Tahun 2015.
Mekanisme Kegiatan Pengawasan/Supervisi Bimbingan dan Konseling
Yulia Roza;
Husni Aini;
Dasril Dasril
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10567
Tujuan penulisan ini untuk mengetahui yang bahwasannya dalam pengawasan atau supervisi yang dilakukan dalam bimbingan dan konseling merupakan supervisi guru bimbingan dan konseling terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan, pemahaman guru bimbingan konseling dan mampu meningkatkan penguasaan praktik bimbingan. Dimana dengan pelaksanaan supervisi bimbingan konseling yang dilakukan oleh supervisor dapat membantu guru bimbingan konseling untuk meningkatkan dan lebih mengembangkan keterampilan dalam keterampilan layanan bimbingan konseling. Peran pengawasan membutuhkan banyak keterampilan dan nilai yang berbeda dari hubungan terapeutik. Supervisor harus memiliki pendidikan dan pelatihan untuk menjalankan perannya agar guru BK mendapat umpan balik secara berkala sehingga memiliki landasan untuk mengasah kemampuannya. Kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah, diselenggarakan oleh pejabat fungsional yang secara resmi dinamakan guru BK atau konselor. Kemudian supervisi kepala sekolah melakukan suvervisi terhadap kinerja guru bimbingan konseling, memberikan pelatihan terhadap kinerja guru bimbingan konseling, dan self efficacy terhadap kinerja guru bimbingan konseling, supervisi kepala sekolah, pelatihan, dan self efficacy secara bersama-sama terhadap kinerja guru bimbingan.
Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an Melalu Metode Tahrir Pada Suku Anak Dalam Kabupaten Muaro Jambi
Umil Muhsinin;
M. Azir M. Azir;
Andi Nurhasanah;
Gupo Matvayodha
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10568
Penelitian ini bertujuan untuk mengentaskan buta aksara al-Qur’an melalui metode Tahrir pada suku anak dalam Kabupaten Muaro jambi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode deskriptif analisis, dengan lokasi pengabdian ditetapkan secara sengaja yaitu dipilih Kabupaten Merangin. Adapun hasil penelitian ini berdampak posistif pada pemberantasan buta aksara al-Qur’an. Melalui kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini, Pelatihan membaca Al Quran dengan Metode Tahrir pada Ibu rumah tangga di desa nyogan kabupaten muaro jambi berjalan dengan lancar dan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al Quran dengan Metode Tahrir dengan baik walaupun masih sedikit terbata-bata namun peningkatan yang signifikan dapat di lihat dari hasil sebelumnya begitu sulit memahaminya namun dengan metode tahrir yang telah diterapkan, ibu rumah tangga di desa nyogan kabupaten muaro jambi sanagat antusias serta penuh semangat tinggi untuk dapat Latihan membaca Al Quran dengan baik.
A Pragmatic Analysis of Illocutionary Act Used in Valley of The Lanterns Movie
Ni Wayan Swarniti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10569
The aim of this research was to classify and analysis illocutionary act used in Valley of The Lanterns movie. This research was done by qualitative and descriptive method. The data were utterances that indicated as illocutionary act used in Valley of The Lanterns Movie. Data was collected by observational method. The data were then classified and categorized based on the categories of illocutionary act proposed by Searle (1969). Each of data was analyzed in detail descriptively. The result of analysis was concluded that all the types of illocutionary act found in Valley of The Lanterns Movie. Directives (59,58 % or 171 data). Representatives (26,83 % or 77 data). Expressive (6,27 % or 18 data). Commissives (5,58 % or 16 data). Declarative (1,74 % or 5 data). Declarative was type of illocutionary act that found in the data source in low quantity. Directive was the most type of illocutionary act found in data source. It means the utterances in the data source mostly contain the information of asking, commanding, requesting, and warning.
Kode Etik Komunikasi Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Kinerja Guru di Satuan Pedidikan
Jagad Pramudito;
Astuti Darmiyanti;
Saprialman Saprialman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10570
Meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa segala sesuatu dalam hidup berkelompok tidak lepas dari komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi kepala sekolah dalam pengelolaan dan menggerakan para guru merupakan proses penyampaian pesan dari orang banyak untuk memberitahu kepada masyarakat serta berupaya meningkatkan kinerja, mengubah sikap, tingkah laku atau pendapat, baik secara langsung, ataupun tidak secara langsung. Selain itu komunikasi kepala sekolah juga dibutuhkan dalam menjalankan perintah, penyaluran berita atau informasi, memberikan teladan dan memberikan penilaian kinerja guru. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan secara objektif mengenai kode etik komunikasi kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru di satuan pendidikan melalui berbagai sumber kepustakaan yang menjadi dasar pada penelitian ini. Hasil ini menunjukan kode etik komunikasi kepala sekolah sangat dibutuhkan dalam peningkatan kinerja guru di satuan pendidikan. penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang mengelaborasi teori dan praktik dari berbagai sumber kepustakaan yang membahas pelaksanaan kode etik yang efektif dalam peningkatan kinerja guru, sehingga peneliti dapat dijadikan bahan referensi dasar untuk pelaksanaan pembentukan kode etik komunikasi kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru di satuan pendidikan.