cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Sekolah Penggerak Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Halimatus sakdiah; Aulia Rahimi; Ahmad Darlis; Siti Azminatasya Ammar; Dedi Ariyanto Daulay
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11012

Abstract

Sekolah berperan sebagai lembaga pendidikan formal merupakan sebuah satuan pendidikan yang dirancang agar dapat membentuk manusia yang berkarakter dan berkepribadian dengan tujuan utama yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang analisis minat pembelajaran ski di madrasah Aliyah kabupaten deli Serdang dengan adanya penelitian ini untu kmengetahui minat belajarsiswa pada pembelajaran ski, akidah akhlak, al-quran hadis, dan fiqih Adapun metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang cenderung menggunakan analisis namun dipadukan dengan fakta yang ada dilapangan berdasarkan hasil pengembangan maka dapat disimpulkan bahwa minat belajar pada siswa masih adanya kendala yang dihadapi hal ini dikarenakan salah satunya yaitu dalam proses pembelajaran berlangsung jika guru dapat menggunakan berbagai macam metode yang bervariasi untuk meningkatkan minat siswa dalam proses pembelajaran maka kendala yang terjadi bias teratasi dengan mudah Adapun untuk mengatasi kendala tersebut yaitu diserahkan kepihak wali kelas untuk diberi arahan atau bisa juga dengan diserahkannya siswa kepada guru bimbingan konseling.
Politik Hukum Kewenangan Mahkamah Agung Dan Mahkamah Konstitusi di Indonesia Mohd. Yusuf DM; S. Rani; Widiarso Widiarso; Said Tabrani; Atika Salwani; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11013

Abstract

Indonesia merupakan negara hukum, hal tersebut ditegaskan di dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Sebagai sebuah negara hukum, pengadilan memiliki peranan penting dalam penegakan hukum di Indonesia. Di Indonesia, secara konstitusional mengenai kekuasaan kehakiman ditegaskan di dalam Pasal 24 UUD 1945. Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa puncak kekuasaan kehakiman di Indonesia terdiri dari Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. Mengenai Mahkamah Agung diatur di dalam Pasal 24A UUD 1945, dalam pasal tersebut ditegaskan bahwa Mahkamah Agung memiliki kewenangan dalam mengadili pada tingkat kasasi, menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang dan kewenangan lain yang diatur di dalam undang-undang. Mahkamah Konstitusi ditegaskan di dalam Pasal 24C UUD 1945. Dalam pasal tersebut ditegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan dalam menguji undang-undang terhadap UUD 1945, memutus sengketa antar lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945, memutus pembubaran partai politik dan memutus perselisihan hasil pemilihan presiden yang dimana putusan Mahkamah Konstitusi tersebut bersifat final. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis dengan mengaitkan pokok pembahasan terhadap topik utama di dalam penelitian ini, yakni politik hukum kewenangan Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi di Indonesia. Hasil penelitian ini akan menjelaskan kekuasaan kehakiman yang ada di Indonesia.
Pengaruh Manajemen Pembelajaran dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri Di Kabupaten Lima Puluh Kota Masa Pandemi Covid-19 Ratna Juita; M. Arif; Afrinaldi Afrinaldi; Iswantir Iswantir
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11016

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya pandemic covid-19 yang menyebabkan perubahan dalam banyak hal terlebih dalam kegiatan pembelajaran. Banyak keluhan dari orangtua terhadap menurunnya hasil belajar siswa, khususnya dalam mata pelajaran IPA. Untuk itu, maka penelitian ini untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa masa pandemic covid-19 dari sisi manajemen pembelajaran dan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Ex Post Facto. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan fenomena manajemen pembelajaran dan motivasi belajar siswa yang ditemukan memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa madrasah tsanawiyah negeri di Kabupaten Lima Puluh Kota. Lokasi penelitian adalah MTsN di Kabupaten Lima Puluh Kota dan masa penelitian dari bulan Desember 2021 sampai dengan April 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R adalah 0,319, dan berdasarkan rumus pengujian hipotesis, R menunjukkan pengaruh variabel yang di uji. Peneliti menafsirkan data hasil uji pengaruh bahwa terdapat pengaruh sebagai berikut; 1) manajemen pembelajaran memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa MTsN di Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar 8,12%, 2) motivasi memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa MTsN di Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar 31%, dan 3) manajemen pembelajaran dan motivasi sama-sama memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa MTsN di Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar 10,17.
REVIEW ARTIKEL: Identifikasi Komponen Kimia Utama Penyusun Minyak Atsiri Dari Berbagai Bahan Alam Tumbuhan Adinda Putri Sabrina; Asyri Khoerunnisa; Dyanita Irene Susilo Putri; Evi tania; Lia Fikayuniar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11019

Abstract

Minyak atsiri dikenal sebagai minyak eteris,minyak terbang atau minyak mudah menguap tersusun dari banyak komponen senyawa kimia yang berwujud cairan atau padatan dengan komposisi dan titik didi beragam. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data jurnal yang memiliki tujuan dengan objek penelitian dan dilakukan penjabaran mengenai metode yang ada pada literatur. Penelitian dapat disimpulkan bahwa tumbuhan yang dapat menghasilkan minyak atsiri diantaranya kenanga, lada hitam, daun sirih hijau, daun cengkeh, mawar, gringsing, daun jeruk purut, daun kelor, kembang leson, tanaman nilam, salembangu, kulit jeruk manis, bunga tanjung, tanaman bru cina, rimpang temu putih, daun sirih merah, kulit jeruk limau, kulit jeruk bali, daun lada dan daun pala memiliki komponen kimia utama penyusun minyak atsiri yang berbeda-beda.
Analisis Penggunaan Aplikasi Wordwall Pada Pembelajaran IPA Kelas IV Di Sekolah Dasar Siska Tresia Oktari; Desyandri Desyandri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11024

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi aplikasi wordwall dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar terutama dalam pembelajaran IPA. Adapun jenis penelitian ini adalah study literatur. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan mencari beberapa jurnal, artikel, buku, majalah yang relevan dengan judul penelitian yang dilakukan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menurut Teknik analisi data yang dipakai adalah teori dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Media pembelajaran wordwall merupakan salah satu media interatif yang dapat meningkatkan motivasi dan minat peserta didik dalam belajar terutama dalam belajar IPA. Media pembelajaran wordwall merupakan media yang mudah di dapatkan, tidak membutuhkan biaya yang besar dalam penggunaannya. Media ini juga menyediakan materi dan soal yang menarik yang pastinya peserta didik akan tertarik dalam menggunakannya, dengan demikian seacra tidak langsung hasil belajar siswa akan mengalami peningkatan. subjek penelitian ini adalah Kepala Perpustakaan, Objek dan penelitian ini adalah artikel yang berisikan tentang deskripsi penggunaan media media pembelajaran berbasis aplikasi wordwall dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar terutama dalam pembelajaran IPA.
Implementasi Pembelajaran Tematik Terpadu Dengan Menggunakan Model Porto Folio Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Di Sekolah Dasar Elisasmita Elisasmita; Desyandri Desyandri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11025

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V SDN 21 Koto Tuo. Hal ini disebabkan yakni pada perencanaan pembelajaran guru kurang mengembangkan penggunaan model pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan serta dalam pelaksanaan pembelajaran guru kurang memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam proses pembelajaran seperti mulai dari menemukan masalah yang menjadi pokok bahasan sampai pada pemecahan masalah. Akibatnya peserta didik kurang memahami materi pembelajaran dan kurang mendapatkan pengalaman-pengalaman belajar sehingga hasil belajar peserta didik kurang memuaskan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan Model Portofolio di Kelas V SDN 21 Koto Tuo. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif . Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model portofolio dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V SDN 21 Koto Tuo.
Relationship Between Knowledge, Community Attitudes and Covid-19 Prevention Measures in Minahasa Regency Gladys Claudia Angraini Kasim; Greta J.P. Wahongan; Wulan P.J. Kaunang
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11033

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ialah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus Covid-19 tertinggi dan provinsi Sulawesi Utara menempati urutan ke 24 dengan total kasus sebanyak 37,328 dan kematian sebanyak 1,069 kasus. Data Provinsi Sulawesi Utara terdapat 10 kabupaten/kota dengan kejadian Covid-19 tertinggi, Manado merupakan kota dengan angka kejadian tertinggi dan Minahasa menempati urutan ke-2. Terdapat 10 kecamatan dengan kasus tertinggi di Kabupaten Minahasa yaitu, Pineleng, Tombulu, Mandolang, Tondano Selatan, Tondano Barat, Langowan Barat, Tondano Utara, Sonder, Tondano Timur, Kakas. Penelitian yang dilakukan oleh Budiarto SA et al (2021) menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dengan upaya pencegahan terhadap Covid-19 di masyarakat kelurahan Cakranegara Selatan, Kota Mataram. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dengan tindakan pencegahan Covid-19. Jenis Penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat di kabupaten Minahasa, sampel adalah masyarakat di 5 Kecamatan dengan kejadian kasus Covid-19 tertinggi di Kabupaten Minahasa Pengambilan sample menggunakan Teknik Cluster sampling sebanyak 100 orang. Variabel Independen adalah pengetahuan dan sikap sedangkan variabel Dependen adalah tindakan Pencegahan. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner. Metode analisis data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat Fisher Exact Test. Hasil penelitian yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan tentang pencegahan Covid-19 sebagian besar adalah baik. Terdapat hubungan antara pengetahuan masyarakat, Sikap dengan Tindakan pencegahan Covid-19 Kesimpulan: pengetahuan dan sikap yang baik memiliki hubungan dalam melakukan tindak pencencahan terhadap Covid-19.
Analisis Asupan Makronutrient Dan Kadar Leptin Diza Mehriva
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11034

Abstract

Leptin adalah hormon adipokin yang disekresikan oleh adiposit yang berfungsi dalam menjaga keseimbangan energi. Penurunan sensitivitas leptin menunjukkan adanya resistensi leptin yang merupakan faktor predisposisi obesitas. Produksi dan sekresi leptin dipengaruhi oleh asupan nutrisi makro. Penelitian ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan makronutrien dengan kadar leptin. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal internasional yang diperoleh dari hasil pencarian Google Scholar. Dari hasil pencarian didapatkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Beberapa artikel telah menunjukkan hubungan yang signifikan antara asupan makronutrien dan kadar leptin. Asupan energi total, asupan protein, asupan lemak, dan asupan gula (glukosa, sukrosa dan fruktosa) mampu meningkatkan kadar leptin.
Kebijakan Penerapan Informed Consent Oleh Dokter Gigi Dalam Memberikan Pelayanan Medis Yeni Triana; Lilia Sarifatamin Damanik; Sri Wahyuninta Tarigan; Sunanda Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11035

Abstract

Persetujuan tindakan medis (informed consent) dalam pelayanan kesehatan merupakan suatu hal yang wajib dilakukan oleh dokter gigi terhadap pasien sebagai perlindungan hukum. Seorang dokter gigi dalam menjalankan tugasnya berusaha untuk memberikan perawatan semaksimal mungkin terhadap masalah yang berkaitan dengan gigi dan mulut. Tetapi dalam menjalankan tugasnya tidak selamanya dokter gigi berhasil dengan baik sehingga pasien menjadi orang yang dirugikan. UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran pada Pasal 45 ayat (1) dan (2) yang menyatakan bahwa, “Setiap tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang akan dilakukan oleh dokter dan dokter gigi terhadap pasien harus mendapatkan persetujuan. Persetujuan diberikan setelah pasien mendapatkan penjelasan secara lengkap”. Penelitian ini bersifat deksriptif dengan analisis kualitatif, yaitu mendeskripsikan dan menganalisis dengan sumber data hukum yang berkaitan dengan informed consent. Pengumpulan data-data secara mayoritas adalah menggunakan data primer dan sekunder, fokus pembahasan dalam tulisan ini kebijakan pentingnya penerapan informed consent oleh dokter gigi dalam memberikan pelayanan medis.
Tinjauan Hukum Pelimpahan Wewenang Dokter Kepada Profesi Perawat Dalam Tindakan Medis Yeni Triana; Sri Winarsi; Fatma Khairul; Nelda Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11036

Abstract

Terbatasnya tenaga medis (dokter) menimbulkan situasi yang mengharuskan perawat melakukan tindakan medis yang bukan merupakan wewenangnya. Tindakan tersebut dilakukan dengan atau tanpa adanya pelimpahan wewenang dari tenaga kesehatan lain termasuk dokter, sehingga dapat menimbulkan permasalahan hukum terkait dengan pelimpahan wewenang tersebut dan bisa merugikan salah satu pihak. Masalah perlindungan hukum terhadap profesi perawat dalam melakukan tindakan medis dewasa ini sering kali kurang menjadi perhatian karena perawat mempunyai kompetensi dalam menjalankan praktik dan memperjuangkan tingkat kesehatan ternyata berujung kekecewaan. Minimnya pemahaman hukum oleh pihak-pihak terkait serta kurangnya perlindungan hukum baik kepada pasien maupun tenaga kesehatan, maka hasil kerja keras Perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan apabila tidak berhasil akan berhadapan dengan hukum bahkan dikategorikan tindakan malpraktik dengan sangsi pidana. Atas dasar itu maka penulis difokuskan pada beberapa masalah yaitu bagaimanakah pelimpahan wewenang dokter kepada profesi perawat pada aktivitasnya dalam peristiwa tindakan medis? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, yaitu penelitaian dengan mengunakan peraturan perundang-undangan yang meliputi tiga lapisan keilmuan hukum terdiri atas telaahan dokmatika hukum, teori hukum dan filsafat hukum. Adapun Hasil Pembahasan menemukan bahwa pelimpahan wewenang Dokter kepada profesi perawat dalam tindakan medis dari perspektif hukum. Perawat adalah seseorang berperan dalam merawat dan membantu seseorang dengan melindunginya dari sakit, luka dan proses penuan. Hal tidak sesuai dengan peraturan UU No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan Pasal 32 ayat (1) dan Permenkes No. 2052 Tahun 2011 Pasal 23 yat (1). Hal yang sifatnya tindakan memeberikan diagnosa medis serta penentuan terapi medis tidak boleh didelegasikan kepada perawat UndangUndang No.38 Tahun 2014. Kewenangan perawat sebagai berikut Pasal 30 ayat (1) dan (2). Kedua payung hukum tersebut tentunya bisa menjadikan pemahaman dan perlindungan perawat dalam menjalankan tugas mediknya.