cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Keunggulan dan Kelemahan Kepemimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Imam Bonjol Padang Dalam Pengambilan Keputusan Vivi Puspita Sari; Novalia Indra; Elmi Rahmawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10993

Abstract

Istilah kepemimpinan bukanlah sebuah hal baru dalam dunia organisasi, baik organisasi sosia latau pun organisai Pendidikan. Kepemimpinan yang sudah dipraktekkan selama ini merupakan sebuah aplikasi dari“ kepemimpinan sesorang “ yang menjabat atau memegang kekuasaan. Dari penelitian ini diketahui bahwa adanya keunggulan beserta kelemahan yang dimiliki oleh seorang pemimpin di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan IlmuPolitik (STISIPOL) ImamBonjol Padang dalam proses pengambilan keputusan. Kelemahan yang ada ini pastinya akan atau telah menimbulkan banyak efek negative dalam sebuah pengambilan dalam perguruan tinggi STISIPOL Imam Bonjol Padang. Salah satu kelemahannya akan memperngaruhi figure dari pemimpin tersebut dalam penetuan akhir pengambilan keputusan. Kelemahan lainnya juga terlihat dari tingkat Pendidikan, ketegasan, inisiatif serta kebutuhan prestasi akan pekerjaan, serta komunikasi yang baik. .Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik triangulasi melalui observasi lapangan, wawancara dan studi dokumentasi, teknik sample dengan purposif snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelemahan pimpinan terlihat dari tingkat pendidikan serta kurangnya inisitif yang dibutuhkan untuk pengembangan sekolah tinggi, dibutuhkan peningkatan kemampuan komunikasi, literasi, dan pemahaman organisasi untuk meningkatkan efektifitas fungsi pemimpin bagi lembaga dan budaya akademik yang baik bagi seluruh Civitas akademika.Sedangkan keunggulan yang dimiliki oleh seorang pemimpin di sekolah tinggi ini adalah senioritas kepemimpinan. Yang mana pimpinan tersebut adalah orang lama yang diberikan tanggung jawab memegang jabatan kepemimpinan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Umkm Jaheku Di Desa Kaloling Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng Yuliartati Yuliartati; Mirnawati Mirnawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendekskripsikan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan UMKM JAHEKU di Desa Kaloling Kec. Gantarangkeke Kab. Bantaeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM JAHEKU dapat berkembang dikarenakan beberapa factor yang mempengaruhinya, factor minat berwirausaha harus dimiliki oleh pelaku usaha sebagai bukti keseriusan seseorang dalam menjalankan suatu usaha. Factor merek juga merupakan bagian penting dalam UMKM dimana merek memiliki peran sebagai identitas sebuah produk. Factor promosi merupakan salah satu factor keberhasilan UMKM JAHEKU, strategi penjualan/pemasaran melalui promosi dilakukan secara langsung terjun kelapangan atau melalui media sosial. UMKM dapat berhasil karena disebabkan oleh factor pelaku usahanya yang memiliki minat berwirausaha, factor merek, factor promosi yang dapat menarik perhatian para konsumen.
Analisis Kesulitan Memecahkan Masalah Matematika Materi Pecahan Ditinjau Dari Kemampuan Metakognisi Siswa Kelas III Arum Puspitasari; Hera Heru; Jumanto Jumanto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10996

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk mengetahui kesulitan peserta didik dalam memecahkan masalah matematika materi pecahan ditinjau dari kemampuan metakognisi dan Untuk mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan peserta didik dalam memecahkan masalah matematika materi pecahan ditinjau dari kemampuan metakognisi. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan siswa kelas III, guru kelas III dan Orang tua siswa. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik sampling. Hasil penelitian menunjukan: Peserta didik kemampuan metakognisi tinggi mengalami kesulitan paling sedikit dalam memecahkan masalah. Peserta didik kemampuan metakognisi tinggi hanya mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah soal cerita. Peserta didik kemampuan metakognisi sedang mengalami lebih sedikit kesulitan dibandingkan peserta didik kemampuan metakognisi rendah. Peserta didik kemampuan metakognisi sedang mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah soal cerita dan kesulitan mengitung. Peserta didik dengan kemampuan metakognisi rendah mengalami paling banyak kesulitan. Peserta didik dengan kemampuan metakognisi rendah mengalami kesulitan dalam memahami masalah soal cerita, kesulitan dalam menghitung, dan kesulitan membaca. Kesulitan peserta didik dalam memecahkan masalah disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi: (1) sikap siswa (2) fisiologis (3) minat belajar (4) motivasi siswa dan (5) metakognisi. Faktor eksternal meliputi (1) peralatan belajar, dan (2) lingkungan keluarga.
Studi Literatur: Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Materi Pecahan Pada Siswa Sekolah Dasar Adelia Nisfi Laelatul; Deantika Triana; Dita Nur Octafia; Rahayu Maula Putri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10997

Abstract

Dalam setiap proses pembelajaran, pasti membutuhkan berbagai model pembelajaran agar materi yang diajarkan oleh guru kepada siswa mampu tertanam dan tersimpan dalam otak dalam jangka waktu yang panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan model pembelajaran yang tepat salah satunya adalah problem based learning. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai model pembelajaran problem based learning serta pengaruh model tersebut dalam meningkatkan hasil belajar pada materi pecahan siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan studi literatur (library research).
Superior Classroom Management Strategies to Improve Learning Quality Ali Sanusi Rambe; Khoirul Saleh Harahap
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10999

Abstract

Artikel ini berupaya menyajikan hasil evaluasi efektivitas pelaksanaan pembelajaran Kelas Unggul di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Medan. Untuk mengukur efektivitas pelaksanaan program secara komprehensif, evaluasi menggunakan model CIPP (context, input, process, dan product). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa: 1) Program ini dilatarbelakangi oleh keinginan sekolah untuk menghimpun siswa yang berprestasi sehingga dapat memaksimalkan output. 2) Pelaksanaan program kelas unggulan di madrasah diawali dengan penerapan fungsi manajemen yang terdiri dari perencanaan , pengorganisasian, penggerakan, dan evaluasi atau pengendalian. 3) Pelaksanaan pembelajaran di kelas unggulan dapat dilihat melalui tiga variabel kunci yaitu budaya sekolah, proses belajar mengajar yang baik, dan realita sekolah. 4) Keberhasilan program unggulan turut meningkatkan nilai indeks total quality management (TQM) mutu pendidikan di madrasah.
Membangun Sistem Pemecahan Masalah dan Menetapkan Kebijakan di Madrasah Makmur Syukri; Khoirul Saleh Harahap; Ali Sanusi Rambe; Sri Wahyuni N
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11001

Abstract

Definisi utama pengambilan keputusan adalah tindakan mengeluarkan pilihan taktis dan operasional, seperti perencanaan program, metode implementasi, dan strategi pemecahan masalah, melalui keputusan berdasarkan hasil pemilihan dari berbagai pilihan solusi yang ditentukan untuk mencapai tujuan. Identifikasi masalah, perumusan masalah, dan opsi pemilihan alternatif berdasarkan perhitungan dan banyak implikasi yang mungkin dihasilkan adalah bagian dari tugas pengambilan keputusan. Sebagai seorang pemimpin, harus membuat banyak pilihan reguler selama tahap implementasi pengambilan keputusan untuk mengendalikan operasi sesuai dengan rencana. Untuk mengevaluasi pelaksanaan pilihan, dilakukan tahap kontrol yang meliputi pemantauan, inspeksi, dan penilaian hasil implementasi. Banyak pendekatan yang dapat digunakan dalam menetapkan kebijakan, salah satunya adalah membangun pendekatan system pemecahan masalah. Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana membangun system pemecahan masalah dan kaitannya dengan menetapkan kebijakan (decision-making).
Analisys Of Factors Affecting Customer Satisfaction and Loyality Of Mobile Banking At Private Bank Company Arif Kurniawan; Jarot S. Suroso
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11007

Abstract

Mempertahankan pelanggan dianggap penting dibandingkan dengan menarik pelanggan baru, karena dapat dianggap lebih murah daripada menarik pelanggan yang telah pergi, loyalitas pelanggan akan mengurangi biaya bank untuk mencari pelanggan baru. Oleh karena itu, kepuasan dan loyalitas nasabah sangat penting bagi dunia perbankan. Ini dapat diukur dengan menggunakan metode TAM. Nasabah akan sangat puas dan loyal terhadap suatu bank, namun juga akan cepat berpindah ke bank lain yang dapat memberikan kepuasan lebih baik dari bank lain. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan fasilitas layanan mobile banking secara berkala sebagai faktor ketertarikan nasabah dalam melakukan self service.
Penyintas Covid-19 Dimasa Pandemi Studi Kasus Kelurahan Kampung Bulang Kecamatan Tanjungpinang Timur Hartika Lestari; Nanik Rahmawati; Rahma Syafitri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11008

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang terdampak virus covid-19. Kecepatan dan penularan yang begitu cepat membuat virus ini dapat menyerang semua lapisan masyarakat tanpa memandang kasta, jabatan, dewasa dan orang tua bisa saja terpapar. Hal ini berdampak pada psikologis yang menyebabkan ketakutan dan kepanikan yang dapat mempengaruhi mental manusia dan bagi yang positif terpapar cenderung akan dikucilkan di masyarakat. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Dalam menentukan informan peneliti menggunakan purposive sampling atau menentukan terlebih dahulu kriteria-kriteria informan. Adapun data yang diperoleh merupakan hasil dari data penelitian yang dianalisis lalu dilakukan kesimpulan. Hasil penelitian menentukan bahwa solidaritas masyarakat Kampung Bulang adalah solidaritas mekanik dan organic solidaritas mekanik dibuktikan dengan segala aspek kehidupan masyarakat dilakukan secara bersama-sama yang didasarkan atas dasar senasib sepenanggungan. Adapun solidaritas organik pada masyarakat Kelurahan Kampung Bulang masyarakat membuat mereka ikut andil dalam membantu atau mendukung solidaritas masyarakat baik itu berupa materi atau tenaga sehingga dapat saling terbantu antara satu dengan yang lain.
Pendidikan Berbasis Agama, Filsafat, Psikologis, dan Sosiologis Achmad Saefurridjal; Faiz Karim Fatkhullah; Uce Gunawan; Margono Margono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11009

Abstract

Tujuan Penulisan penelitian ini adalah mengetahui konsep pendidikan. Tetapi pendidikan umum terlihat hanya terpaku pada otak dan pikiran serta kecerdasan ilmu pengetahuan. Iman tampaknya hanya masalah pribadi yang harus dipelajari dan dipusatkan di luar jam sekolah. Penelitian ini disusun menggunakan pendekatan deduktif, khususnya melalui metodologi studi kepustakaan baik dalam buku, artikel, jurnal, maupun media online yang memperdebatkan kepemimpinan akademik yang berkualitas lebih lanjut karena fondasi kepemimpinan akademik masa depan. Landasan pendidikan ilmu sosial di Indonesia menganut paham integralistik yang bersumber dari norma-norma kehidupan masyarakat: (1) kekeluargaan dan gotong royong, kedekatan musyawarah untuk mufakat (2) kesejahteraan bersama adalah tujuan kehidupan bermasyarakat. (3) negara melindungi pemilihnya (4) keseimbangan yang harmonis antara hak dan kewajiban. Oleh karena itu, pendidikan di Indonesia tidak hanya meningkatkan taraf individu manusia tetapi juga taraf struktur masyarakat. Dari garis besar di atas dapat kita gambarkan bahwa kepemimpinan akademis yang berbasis ilmu sosial sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial masyarakat dan pendiriannya untuk orang-orang dan masyarakat biasanya
Pencemaran Air Sungai Akibat Pembuangan Sampah di Kecamatan Medan Amplas Kabupaten Deli Serdang Ananda Putri; Reni Rahayu; Kurnia Rahayu Rambe; Enni Halimatussa’diyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11011

Abstract

Sungai saat ini merupakan salah satu sumber air yang paling tercemar. Terlepas dari kenyataan bahwa sungai memiliki peran penting bagi manusia, sebagian besar sungai di Indonesia dalam kondisi kesehatan yang buruk. Tidak hanya itu, lingkungan sungai sangat diuntungkan dari fungsinya. Pengertian pencemaran air secara spesifik dapat dirinci menjadi dua kategori, yaitu masuknya atau dimasukanya makhluk hidup, energi, zat, atau unsur lain yang dapat mengakibatkan kelebihan kualitas bahan baku yang ditentukan. dua sumber pertama, yaitu sumber tertentu, yang mengakibatkan tercemarnya sungai. Contoh dari sumber khusus ini adalah sampah rumah tangga yang terintegrasi dan produk sampingan dari kegiatan industri. Sumber kedua adalah sumber tak tentu yang berasal dari transportasi, pertanian, dan kegiatan yang berkaitan dengan tempat tinggal. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Medan Amplas Kabupaten Deli Serdang. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dan strategi unintentional sampling. Dalam penelitian, teknik sampel cukup dengan siapa saja yang ditemui tim observasi di lapangan. Informasi didapat melalui wawancara. Diketahui bahwa sebagian responden sudah memahami pentingnya sanitasi yang baik bagi kelangsungan hidup mereka, sedangkan sebagian lainnya belum. Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan observasi (pengamatan) yang dilakukan peneliti di lokasi penelitian di lokasi serta temuan wawancara dengan lima responden. Sejumlah pertanyaan diajukan selama wawancara dengan responden dan penduduk setempat tentang pembuangan sampah mereka yang berdampak pada pencemaran sungai.