cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Peran Inisiatif Individu dan Percaya Diri pada Kinerja Individu dengan Keterikatan Kerja sebagai Variabel Mediasi Danang Sunyoto; Yanuar Saksono; Urip Sedyowidodo; Susie Fitri Hendriarti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11738

Abstract

Tujuan–Penelitian ini bertujuan untuk menguji Social Exchange Theory (SET). Desain /Metodologi/ Pendekatan–Penelitian ini menggunakan klasifikasi kecukupan sampel minimal 180 karyawan perusahaan swasta di Yogyakarta dengan berbagai bidang pekerjaan dan jenjang jabatan. Metode pengumpulan data dengan angket dan observasi. Metode analisis data menggunakan kuantitatif. Hasil Penelitian – Menunjukkan inisiatif individu dan kepercayaan diri memiliki peran positif dan signifikan dalam keterlibatan kerja dan kinerja individu, tetapi keterlibatan kerja bukanlah variabel mediasi. Orisinalitas–Pengembangan variabel Teori Pertukaran Sosial masih perlu dilakukan. Studi ini menawarkan penggunaan inisiatif individu dan kepercayaan diri sebagai variabel eksogen.
Kajian Faktor Sosial Ekonomi terhadap Respon Petani dalam Menerapkan Inovasi Double Track untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Petani pada Masa Pandemi Covid-19 Leta Rafael Levis; Serman Nikolaus; S P N Nainiti; A N P Lango
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11739

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada akhir tahun 2022, bertujuan mengetahui factor social ekonomi berkorelasi dengan respon petani dalam penerapan inovasi Double Track pada tanaman jagung. Sebanyak 83 petani dipilih secara acak. Pengumpulan data menggunakan metode survei. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi Rank Spearman dengan sistem komputasi SPPS 26. Hasilnya adalah faktor berkorelasi nyata dengan respon petani adalah pendidikan formal, pendidikan nonformal, dan luas lahan.. Dibutuhkan perhatian pemerintah untuk peningkatan kegiatan penyuluhan dan pendampingan dengan metode gabungan yang terdiri dari ceramah, diskusi, pelatihan partisipatif, SLP dan konsultasi pribadi tentang sistem ‘double track’.Sebaliknya, faktor umur, pengalaman berusahatani dan jumlah tanggungan keluarga tidak memiliki korelasi dengan respon petani.
Sistem Penghantaran Penghantaran Zat Aktif Analgetik dan Zat Eksipien dalam Sediaan Tablet Lepas Lambat Ananda Kamalia; Fitri Mutiaraning Tyas; Nuria Ludvi Azizi; Rizkya Roswati; Sri Tantia Dinita; Mira Oktaviani Malik; Nia Yuniarsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11741

Abstract

Beberapa tablet dengan zat aktif tertentu perlu dibuat secara sustained release, biasanya dalam pengobatan dosis tunggal, apabila tidak dibuat secara sustained release atau lepas lambat maka akan mengurangi pemberian unit dosis. Sustained release merupakan istilah untuk mengidentifikasi sistem penyampaian obat yang dirancang untuk mencapai efek terapi berkepanjangan oleh obat yang terus melepaskan selama jangka waktu setelah pemberian dosis obat tunggal. Tujuan dari review jurnal ini yaitu untuk melihat bagaimana mekanisme obat oral dalam sediaan tablet dapat dibuat sustained released. Metode yang dilakukan yaitu dengan penerapan kriteria inklusi dan eksklusi. Beberapa zat aktif dari golongan obat analgetik dan zat eksipiennya terdapat beberapa metode dengan konsentrasi yang berbeda. Faktor yang mempengaruhi diantaranya yaitu dari konsentrasi zat aktif dan pemilihan eksipien.
Persepsi Pengusaha Ritel Skala Kecil dalam Penggunaan E-Commerce untuk Mengkomunikasikan Produk pada Masa Pandemi Agustine Eva Maria Soekesi; Yohanes Sugiharto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11742

Abstract

Perkembangan teknologi informasi banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mempermudah berbagai bentuk komunikasi agar dapat mendukung aktivitas dan berbagai kebutuhan lainnya tanpa harus bertemu secara fisik. Berbagai program aplikasi dapat diakses dengan berbagai bentuk perangkat keras yang difasilitasi jaringan internet. Bagi pelaku usaha, inovasi ini juga dimanfaatkan untuk menawarkan produknya baik barang maupun jasa berikut layanannya. E-commerce adalah salah satu hasil perkembangan teknologi informasi tersebut yang banyak dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk melakukan transaksi jual beli produk kepada konsumen Bagi pelaku usaha kecil yang masih banyak berperan dalam aktivitas operasional transaksi penjualan produk kepada konsumen, karakternya sangat menentukan dalam mengadopsi berbagi aplikasi, media dan fitur dalam e-commerce tersebut. Oleh karenanya penelitian ini dilakukan agar dapat memberikan penjelasan yang dilakukan pelaku usaha ritel skala kecil ini bagaimana mereka mengadopsi e-commerce agar usahanya dapat tetap berlangsung selama masa pandemi ini. Diharapkan hasil penelitian ini akan memberi manfaat bagi pelaku usaha kecil lainnya dalam mengadopsi e-commerce untuk menghadapi situasi pandemi, agar usahanya tetap berjalan.
Pelatihan Membaca Kritis Untuk Mahasiswa PGSD Semester 1 Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Putri Hana Pebriana; Eva Astuti Mulyani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11743

Abstract

Membaca adalah aktivitas yang melibatkan kemampuan pikiran dan melatih kemampuan berpikir logis. Melalui membaca, diharapkan mahasiswa dapat menggali informasi atau pesan yang terkandung di dalam bahan tulisan. Semakin banyak kita membaca, maka semakin banyak pula informasi yang kita peroleh. Permasalahannya adalah membaca merupakan kegiatan yang sulit dilakukan dan membosankan, banyak orang suka membaca tetapi sulit memahami isi bacaan. Hal yang sama juga terjadi pada mahasiswa PGSD semester 1 Universitas Pahlawan. Ketika mereka kurang menyadari bahwa keterampilan membaca sangat penting dalam menunjang prestasi belajar. Mereka membaca ketika diberi tugas oleh dosen dan ketika mereka berdiskusi. Sehingga permasalahan ini membutuhkan solusi yaitu dengan melaksanakan pelatihan terkait membaca kritis. Sebagai hasilnya, pelatihan teknik membaca scanning dan skimming diberikan dengan format webinar singkat yang diikuti oleh teknisi pelayanan darah dari seluruh Indonesia. Acara ini dihadiri oleh 32 mahasiswa PGSD Semester 1 Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Kegiatan dilakukan dengan memberikan ceramah singkat diikuti diskusi dan tanya jawab. Dari hasil pengamatan yang dilakukan, peserta memiliki minat dan ketertarikan terhadap kegiatan ini. Diskusi interaktif terjadi pada dua sesi, yaitu sesi saat presentasi setelah satu topik selesai. Diskusi kedua terjadi saat sesi tanya jawab.
Diversitas Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia Sinta Novita Sari; Qolbi Khoiri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11744

Abstract

Bahkan sebelum Indonesia merdeka, gagasan pendidikan sudah mapan di sana. Pendidikan Islam masih belum menyamai Pendidikan umum dalam konsep pendidikan nasional setelah Indonesia merdeka. Pendidikan Agama Islam di Indonesia berkembang sejak Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disahkan. Tantangan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Apa yang melatarbelakangi pengesahan UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003? 2) Bagaimana UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 memperlakukan kebijakan Pendidikan Islam? 3) Bagaimana pengaruhnya terhadap upaya Indonesia memajukan pendidikan agama Islam? Dalam penelitian ini, hipotesis tentang sejumlah ciri keterkaitan antara cara dan tujuan dalam perumusan kebijakan diuji dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan normatif. UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dikeluarkan dengan berbagai alasan, antara lain terkait dengan agama, ideologi pemerintah, pembinaan masyarakat, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Pendidikan Islam diajarkan sebagai mata pelajaran pada semua jenjang pendidikan dan tercakup dalam kurikulum mata pelajaran di lembaga pendidikan, baik formal maupun informal. Pendidikan agama Islam di Indonesia sangat dipengaruhi oleh UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003.
Implementasi Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren Al-Ishlah Sukadamai Natar Lampung Selatan K . Mohd. Ilham Muttaqin; Zulhannan Zulhannan; Umi Hijriyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11752

Abstract

Pondok pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang ada di Indonesia tentunya juga memiliki tujuan sebagaimana tersebut di atas. Lebih dari itu, pondok pesantren yang berciri khas keislaman memiliki tanggung jawab lebih besar untuk melahirkan santri yang cerdas keagamaannya, juga dalam kedisiplinannya. Tujuan pendidikan di pondok pesantren adalah menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim, yaitu kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia,disiplin dalam kehidupan, mandiri, bebas dan teguh dalam kepribadian, menyebarkan agama atau menegakkan agama Islam dan kejayaan umat Islam di tengah-tengah masyarakat ('izzatu al-Islâm wa al-muslimîn), dan mencintai ilmu dalam rangka mengembangkan kepribadian Indonesia. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptip kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam dan menjabarkannya, suatu data yang mengandung makna data tentang Implementasi kedisiplinan santri di pondok pesanten AL-Ishlah sukadamai natar lampung selatan. Makna adalah data yang sebenarnya, data yang pasti yang merupakan suatu nilai dibalik data yang tampak. Oleh karena itu dalam penelitian kualitatif tidak menekankan generalisasi, tetapi lebih menekankan pada makna. Yang menjadi instrumennya adalah peneliti itu sendiri. Bentuk sikap disiplin di pondok pesantren Al Ishlah yaitu dengan adanya kegiatan yang tersusun secara sistematis terencana dan terarah, selain itu dengan adanya tata tertib pesantren yang dapat mengontrol tingkah laku santri serta mengontrol kegiatan-kegiatan santri, Dan adanya takzir supaya santri dapat berfikir apa dampak yang akan didapat jika melanggar peraturan, juga adanya hadiah berupa pengahrgaan- penghargaan yang diberikan kepada mereka yang mampu berdisiplin tinggi dan mampu berprestasi. Pola pembudayaan kedisiplinan santri Al Ishlah yaitu dengan dilaksanakannya kegiatan sehari-hari santri dipesantren, dengan semua kegiatan yang sudah terjadwal, dan dengan sikap tepat waktu dalam melaksanakan setiap kegiatan, dan dengan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus maka kedisiplinan akan tumbuh dengan sendirinya. Adapun Faktor-fakor yang mempengaruhi Kedisplinan santri di Ponpes Al Islah ini adalah seperti insting/naluri, kebiasaan, pendidikan dan lingkungan terbukti mendukung implementasi kedisiplinan pada santri.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Petugas Medis Dalam Penanganan Sampah Medis Lira Mufti Azzahri Isnaeni; Etry Gustiana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11753

Abstract

Pengelolaan limbah medis merupakan bagian dari kegiatan penyehatan lingkungan di Rumah Sakit yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya pencemaran lingkungan yang bersumber dari limbah Rumah Sakit dan upaya penanggulangan penyebaran penyakit. Tiap jenis limbah medis memiliki cara penanganannya sendiri-sendiri. Apabila tidak dilakukan dengan prosedur yang sesuai maka akibatnya akan berdampak lebih parah Sampah atau limbah medis adalah hasil buangan dari suatu aktivitas medis. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa semua orang yang terpajan limbah berbahaya dari fasilitas kesehatan kemungkinan besar menjadi orang yang berisiko, termasuk yang berada dalam fasilitas penghasil limbah berbahaya Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan perilaku petugas medis dalam penanganan sampah medis di RSUD. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Seluruh Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas medis di RSUD Rokan Hulu yang berjumlah 390 orang dengan sampel sebanyak 198 responden yang diambil dengan dengan teknik simpel random sampling. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden berpengetahuan kurang sebanyak 101 (51,1%) dan sikap negatif 102 (51,5%). Dari penelitian ini dapat di simpulkan bahwa bagi petugas medis agar selalu melakukan penanganan sampah medis sesuai aturan.
Pembelajaran Berdiferensiasi dan Relevansi Visi Pedagogis Ki Hajar Dewantara dalam Mewujudkan Merdeka Belajar Iffa Dian Santika; Binti Khoiriyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11754

Abstract

Program guru penggerak adalah salah satu bagian terpenting dari kebijakan merdeka belajar. Guru penggerak ditetapkan sebagai agen perubahan untuk mereformasi sistem pendidikan dari unit terkecil yakni sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan menelaah diskursus penting tentang peran guru sebagai agen perubahan di sekolah terutama dalam mengaktualisasikan visi pedagogis Ki Hajar Dewantara yang menjadi dasar kebijakan merdeka belajar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan konstruktivistik dengan mengacu pada penelaahan teoretik dan studi dokumen.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi sangat relevan dengan visi pedagogis Ki Hajar Dewantara terutama dalam mengelola pembelajaran (konten, proses, produk dan lingkungan belajar) yang berbasis pada keragaman minat, kesiapan, dan profil belajar peserta didik. Relevansi antara visi pedagogis Ki Hajar dengan pembelajaran berdiferensiasi dapat diterjemahkan sebagai berikut. Pertama, pembelajaran berdiferensiasi merupakan turunan dan tuntunan praktis dari visi pedagogis Ki Hajar. Kedua, pembelajaran bediferensiasi merupakan representasi konkret dari visi pedagogis Ki Hajar. Ketiga, pembelajaran berdiferensiasi dan visi pedagogis Ki Hajar sama-sama mengarah pada upaya mewujudkan merdeka belajar.
Sengketa Perbatasan Sino-India Dalam Kepentingan Geopolitik Tiongkok (Studi Kasus Terhadap Konflik Perbatasan Pada Line Of Actual Control Tahun 2020) Yakop Tasik; Aria Aditya Setiawan; Margareth Dyah Anggraeni Widirahayu; Maulana Malik Saleh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11755

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan penjelasan pada Konfrontasi Ladakh 2020, buntut panjang dari masalah di sepanjang perbatasan Sino-India yang dikenal dengan Line of Actual Control. Serta Bagaimana pandangan Geopolitik Tiongkok dalam sengketa perbatasan dimaksud. Penelitian ini menggunakan metode library research atau studi pustaka. Adapun sumber data yang digunakan berasal dari buku-buku, website, jurnal, dokumen pemerintah dan berita elektronik. Data-data tersebut dianalisa menggunakan konsep power, konsep perbatasan dan konsep geopolitik. Diketahui dengan menggunakan konsep perbatasan dapat dijelaskan bahwa kecenderungan akan terjadinya konflik di perbatasan Sino-India di karenakan kedua negara terlibat aktif dalam fase administrasi di Line of Actual Control yang belum memenuhi syarat sebagai garis demarkasi. Sedangkan konsep geopolitik digunakan untuk menjelaskan perspektif Tiongkok pada sengketa perbatasan Sino-India, dua pendekatan yang digunakan yakni Security Aproach dan Power Projecton Aproach. Pada security aproach, di tingkat domestik ada stabilitas wilayah otonomi Tiongkok yang perlu dijaga, sedangkan pada tingkat regional di butuhkan kepastian keamanan akan proyek kerjasama ekonomi sino-pak. dengan menggunaan power (projection) aproach. LAC sektor barat merupakan wilayah strategis untuk postur pertahanan sekaligus pengeharahan pasukan Tiongkok di masa yang akan datang