Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Pengaruh Kelekatan Ayah, Ibu, dan Mamak Terhadap Agresi Verbal Remaja di Media Sosial di Sumatera Barat
Bindia Asri Rickey;
Zulian Fikry
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13484
Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memberikan dampak buruk bagi penggunanya, terutama untuk remaja. Dampak buruk bagi remaja salah satunya adalah perubahan pola pikir (neurologis) yang kemudian dapat mempengaruhi sikap serta perilaku termasuk di dalamnya agresivitas (Afriany, 2019). Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku agresi verbal adalah lingkungan keluarga. Kemudian Agustin (2021) mengatakan bahwa salah satu cara untuk menekan perilaku agresif tersebut dengan menciptakan kelekatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kelekatan ayah, ibu, dan mamak berpengaruh terhadap agresi verbal remaja di media sosial di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu remaja yang ada di Sumatera Barat dan sampel sebanyak 455 orang dengan teknik pengumpulan data yaitu cluster sampling. Pengambilan data untuk penelitian ini dengan menggunakan skala agresi verbal, kelekatan ayah, kelekatan ibu, dan kelekatan mamak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif antara kelekatan ayah, kelekatan ibu, dan kelekatan mamak terhadap agresi verbal remaja di media sosial di Sumatera Barat. Dengan nilai F hitung 8,862 > F tabel 2,63 dan tingkat signifikansi 0,00 < 0,05.
Metode Grambayangan Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Tari Prawira Watang di Jurusan Seni Tari Isi Surakarta
Mega Cantik Putri Aditya;
Aline Rizky Oktaviari Satrianingsih;
Regaria Tindarika
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13496
Proses pembelajaran dalam bidang apapun selalu didasari metode dan sistem yang terukur, baik itu dalam pendidikan praktik mapun teoritis. Penelitian ini membahas tentang metode grambyangan pada sistem pendidikan tari Prawira Watang di Jurusan Seni Tari ISI Surakarta. Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah, metode tersebut secara sadar dan tidak sadar telah menjadi fenomena alami yang berlangsung lama, namun belum masuk ke dalam bagian sistem pendidikan yang tertulis secara ilmiah. Selain itu, model grambyangan merupakan metode unggulan dalam wilayah mata kuliah praktik utamanaya pada mata kuliah tari Prawira Watang. Hal yang ingin dijelaskan dari penelitian ini adalah model grambyangan pada mata kuliah tari Prawira Watang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Perangkat analisis yang diguanakan dalam mengungap permasalahan adalah pemikirannya Komarudin tentang sistem pendidikan yang dieksplanasi menjadi beberapa bagian pembahasan: ruang lingkup pendidikan tari Prawira Watang, grambyangan sebagai salah satu model sistem pembelajaran mata kulaih praktik tari Prawira Watang. Hasil analisis disimpulkan dan ditemukan bahwa, metode grambyangan menjadi metode unggulan dan memiliki tiga dimensi penting di dalamnya, meliputi: aspek refleksi materi perkuliahan, ungkapan imajinasi, serta gambran kongkret pra ujian.
Faktor Penyebab Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal
Siti Hasmah Fazira;
Arri Handayani;
Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13500
Dewasa awal merupakan masa peralihan sehingga individu akan menghadapi banyak tekanan dan tuntutan dari lingkungan maupun dari dalam dirinya sendiri. Individu yang tidak mampu menghadapi persoalan dari adanya tuntutan tersebut akan diprediksi mengalami quarter life crisis. Quarter life crisis merupakan masa krisis yang dialami oleh individu antara usia 20 hingga 30 tahun. Salah satu faktor yang mempengaruhi quarter life crisis adalah emosi. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor penyebab quarter life crisis. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu pendekatan deduktif dengan Analisis Isi Kualitatif. Subjek penelitian diambil menggunakan teknik accidental sampling 20-30 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor internal yang berupa pengalaman masa kecil yang mengesankan mengakibatkan dampak positif bagi seseorang. Faktor eksternal ditemukan bahwa dari segi faktor lingkungan bahwa informan memiliki dukungan oleh keluarga dan lingkungan sekitar.Aspek emosional ditemukan bahwa informan memiliki sikap berupa sikap bimbang mengambil keputusan, mudah putus asa, rasa negatif diri, rasa tidak menemukan solusi dari masalah
Pengaruh Profitabilitas, Lagged Dividen dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kebijakan Dividen
Niken Indriani Faadhilah;
Ai Hendrani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13501
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Profitabilitas, Lagged Dividen dan Kepemilikan Manajerial berpengaruh terhadap Kebijakan Dividen pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) priode 2017-2019. Pengukuran dari setiap variabel dependen yaitu Kebijakan Dividen dapat diukur dengan Dividen Payout Ratio (DPR) dan menggunakan metode statistik deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 laporan keuangan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Teknik Analisis Regresi, dimana sebelum di uji menggunakan Uji Asumsi Klasik terdapat uji normalis, uji multikolinearitas, uji heteroskedastissitas, dan uji autokorelasi. Uji hipotesis terdiri dari uji signifikansi simultan (uji statistik F) dan uji signifikansi parsial (uji statistik T) dan uji regresi linier berganda. Dividen merupakan hal penting bagi perusahaan karena berkaitan dengan alokasi pendapatan dari pertumbuhan perusahaan dan kemakmuran pemegang saham. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Kebijakan Dividen merupakan kebijakan yang berperan penting bagi para Stakeholder. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa secara simultan Profitabilitas, Lagged Dividen, Kepemilikan Manajerial berpengaruh terhadap Kebijakan Dividen. Pada Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Kebijakan dividen, sedangkan Lagged Dividen dan Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh positif melainkan menolak terhadap Kebijakan Dividen.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model PBL Materi Gaya Disekitar Kita Kelas 4C SDN Tlogomas 2 Kota Malang
Irwan Prastian Yuniantoro;
Rose Fitria Lutfiana;
Ratna Suita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13502
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas 4C SDN Tlogomas 2 Kota Malang, aktivitas guru dan siswa. Berawal dari permasalahan yang ditemukan saat observasi di kelas 4C SDN Tlogomas 2 Kota malang terhadap rendahnya nilai atau hasil belajar peserta didik yang dikarenakan pada saat guru dalam mengelola pembelajaran yang hanya menggunakan metode dan model ceramah sehingga peserta didik menjadi jenuh dalam melakukan pembelajaran dikelas maka peneliti melakukan penelitian disekolah tersebut dengan menggunakan model pembelajara Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 4C SDN Tlogomas 2 Kota Malang dengan jumlah peserta didik 28 orang. Sedangkan objek penelitian adalah Hasil Belajar IPAS melalui penggunaan model pembelajara Problem Based Learning (PBL). Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar tes evaluasi di setiap siklus. Tes dilakukan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menynjukkan bahwa siklus 1 diketahui terdapat 28 peserta didikyang mengerjakan lembar evaluasi. Terdapat 20 peserta didik atau 71% yang dinyatakan memenuhi nilai KKM dan terdapat peserta didik yang belum tuntas atau memenuhi KKM sebanyak 8 atau 29% dengan KKM yaitu 70 dan nilai yang tertinggi di peroleh adalah 90 dan nilai terendah 50 dengan rata-rata kelas 75. Pada siklus yang ke 2 diketahui terdapat 28 peserta didik yang mengerjakan soal evaluasi. Peserta didik yang mendapatkan nilai memenuhi KKM terdapat 25 siswa atau 89% dan peserta didik yang belum bisa memenuhi KKM terdapat 3 peserta didik atau 11% dan nilai yang tertinggi di peroleh adalah 95 dan nilai terendah 60 dengan rata-rata kelas 80. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPASPeserta didik kelas 4C SDN Tlogomas 2 Kota malang pada Gaya Disekitar KIta.
Perlindungan Hak Ekonomi Bagi Pemilik Hak Cipta Dalam Perspektif Hukum Kekayaan Intelektual di Indonesia
Faidatul Hikmah;
Andri Yanto;
Kelvin Ariski
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13503
Indonesia sebagai negara hukum sebagaimana termaktub dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 telah memberikan perlindungan inklusif terhadap karya cipta melalui pembaruan regulasi dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Hak Cipta dalam Kekayaan Intelektual mengandung hak moral dan hak ekonomi. Dalam pelaksanaanya, hak ekonomi menjadi sektor yang kerap bermasalah dengan masih banyaknya pelanggaran dan kurang efektifnya penegakan hukum. Dengan pendekatan yuridis-normatif, penelitian ini mengelaborasi bentuk perlindungan hak ekonomi dalam perspektif hukum kekayaan intelektual di Indonesia. Secara normatif, negara telah menetapkan instrumen hukum perlindungan yang baku, dengan ancaman sanksi yang inheren. Namun, pembatasan bentuk delik aduan sebagai pilihan dalam prosedur pemidanaan pelanggaran hak ekonomi menjadi pembatas bagi efektifnya upaya penegakan hukum. Problematika yang demikian perlu diselesaikan dengan reformulasi Kebijakan, penguatan struktur penegakan hukum, dan peningkatan budaya hukum masyarakat terhadap perlindungan hak ekonomi dalam properti kekayaan intelektual.
Analisis Gaya Belajar Peserta Didik Kelas 2b Di Sd Supriyadi Semarang
Dwi Agustin Wulandari;
Muhammad Prayito;
Ervina Eka Subekti;
Ulin Nafiah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13504
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk megetahui gaya belajar peserta didik kelas 2B di SD Supriyadi Semarang dan menganalisis gaya belajar peserta didik kelas 2B di SD Supriyadi Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dimana dalam pengumpulan datanya melalui doumentasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa gaya belajar paling dominan pada kelas 2B di SD Supriyadi Semarang yaitu gaya belajar visual sebanyak 16 peserta didik, selain itu terdapat 5 peserta didik yang memiliki gaya belajar kinestetik dan 3 peserta didik memiliki gaya belajar auditorial. Perbedaan gaya belajar peserta didik membuat tingkat pemahaman materi pada masing-masing peserta didik berbeda beda, dengan mengetahui gaya belajar peserta didik akan memudahkan guru dalam menyampaikan materi yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik kelas 2B di SD Supriyadi Semarang yag memiliki peserta didik sebanyak 24 orang.
Supervisi Dan Pengawasan Dalam Pendidikan
Muflih Dermawan;
Nurroyian Nurroyian;
Hasriyati Harahap;
Dessy Masliani Br. lubis;
Hasbih Sholeh Suryadi;
Inom Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13512
Dalam bidang pembelajaran serta pengajaran, dibutuhkan supervisor yang dapat berdialog dan menolong perkembangan individu serta profesi supaya tiap orang hadapi kenaikan individu serta profesi. Kepala sekolah mempunyai kewajiban buat mengendalikan jalannya sekolah serta pula bisa bekerja sama dan berhubungan erat dengan warga, membangkitkan semangat staf guru-guru serta pegawai sekolah buat bekerja lebih baik, membangun dan memelihara kekeluargaan, kekompakan serta persatuan antara guru- guru, pegawai serta murid- muridnya, meningkatkan kurikulum sekolah, mengetahui rencana sekolah serta ketahui gimana melakukannya, mencermati dan mengusahakan kesejahteraan guru- guru serta pegawainya. Supervisi bisa dilaksanakan oleh kepala sekolah yang berfungsi selaku supervisor, meski dalam sistem organisasi pembelajaran modern dibutuhkan supervisor spesial yang lebih independent, serta bisa tingkatkan objektivitas dalam pembinaan dan penerapan tugasnya. Guna pengawasan ataupun supervisi dalam pendidikan tidak cuma hanya kontrol memandang apakah seluruh aktivitas sudah dilaksanakan cocok dengan rencana serta program yang sudah di gariskan, namun lebh dari itu. Supervisi dalam pembelajaran memiliki penafsiran yang lebih luas. Kegiatan supervisi mencakup penentuan kondisi- kondisi ataupun syarat- syarat personel ataupun material yang dibutuhkan buat terciptanya suasana belajar- mengajar yang efisien, serta usaha penuhi syarat- syarat itu.
Pengaruh Asertivitas Dan Persepsi Perhatian Orangtua Terhadap Kenakalan Remaja Pada Siswa SMK Dengan Kematangan Emosi Sebagai Variabel Moderasi
Yani Widi Astuti;
L. Rini Sugiarti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13518
Masa remaja merupakan masa transisi dalam rentang kehidupan manusia yang menghubungkan masa kanak-kanak menuju dewasa. Pada masa ini ditandai dengan berbagai perubahan-perubahan termasuk perubahan dalam konteks sosial. Tidak dipungkiri bahwa semakin luas pergaulan, remaja akan menghadapi masalah atau kenakalan remaja yang berhubungan dengan kehidupan sosial, asertivitas dan perhatian orang tua, serta kematangan emosi merupaka beberapa faktor yang dpat mempeengaruhi terjadinya kenakalan remaja. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA). Berdasarkan penelitian didapatkan hasil perhatian orang tua dan asertivitas memiliki pengaruh sebesar 93,5% sedangkan sisanya 6,5% dipengaruh oleh faktor lain di luar model. Hal ini menunjukan bahwa asertivitas, perhatian orang tua mempunyai pengaruh yang besar akan terjadinya kenakalan remaja, sehingga diharapkan peran orang tua untuk dapat memberikan perhatian kepada anak terutama yang ada ditahap remaja untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja. .
An Evaluation of English Textbook for Second Grade Elementary School
Yona Rachma Karuana;
Evi Karlina Ambarwati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13525
Buku teks merupakan salah satu komponen penting dalam proses belajar mengajar. Baik guru maupun siswa sebagian besar menggunakannya sebagai landasan pembelajaran di kelas dan menjadi sumber belajar yang efektif. Banyaknya penerbit buku yang memproduksi buku teks dalam berbagai format dan jenis berdasarkan implementasi kurikulum di Indonesia, menunjukkan pentingnya mengevaluasi buku teks apakah memenuhi standar materi pengajaran. Evaluasi buku teks merupakan bagian penting dalam kegiatan belajar mengajar karena penting dalam membantu guru agar lebih selektif dalam memilih buku teks untuk siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah buku ajar bahasa Inggris berjudul “Grow with English” buku 2 terbitan Erlangga memenuhi kriteria penilaian buku ajar. Diperhitungkan dan dikembangkan berdasarkan adaptasi kriteria evaluasi materi yang diajukan oleh BSNP dan teori Cunningsworth. Desain penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui evaluasi checklist. Temuan menunjukkan bahwa buku teks memenuhi hampir semua kriteria. Hal ini berarti buku teks tersebut dikategorikan baik. Ini dapat digunakan dalam proses belajar mengajar, namun dapat ditingkatkan.