cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Perlindungan Hukum Terhadap Perawat Pada Rumah Sakit Berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan Yeni Triana; Sri Winarsi; Fatma Khairul; Nelda Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13280

Abstract

Tujuan nasional Bangsa Indonesia yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia salah satunya yaitu dapat terwujudnya derajat kesehatan setinggi-tingginya. Pelayanan kesehatan yang optimal membutuhkan tenaga kesehatan yang baik dokter dan perawat sebagai pemberi pelayanan kesehatan memiliki tugas dan wewenang yang berbeda, tidak semua tugas dokter menjadi tugas perawat, dan perlindungan hukum terhadap perawat pada rumah sakit berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian normatif yaitu penelitian yang mengkaji studi dokumen, yakni menggunakan berbagai data sekunder sebagai penelitian normatif. Hasil dari jurnal ini didapat bahwa perawat yang menerima delegasi ataupun mandat dalam melaksanakan tugas medis lebih berhati-hati dan terus melaksanakan komunikasi dengan dokter yang mendelegasikan tugas tersebut sehingga tidak terjadi malapraktik. Selain itu, agar perawat tidak menerima tuntutan baik itu dari aspek pidana, perdata maupun administratif, sebaiknya dalam menerima pendelegasian tugas berupa dokumen tertulis.
Proteksi Hukum Terhadap Eksploitasi Anak Dalam Persfektif Hukum Positif Dan Hukum Islam Fadhlan Fahmi Tarigan; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13282

Abstract

Eksploitasi terhadap anak merupakan pelanggaran hukum, karena eksploitasi tersebut akan menghilangkan sebagian atau seluruh hak anak. Oleh karena itu, langkah-langkah khusus perlu diambil untuk menanggulangi masalah eksploitasi anak. . Riset ini dimaksudkan untuk memberikan proteksi hukum terhadap eksploitasi anak dan juga untuk mengetahui bagaimanmana persfektif  hukum positif dan Islam hukum islam terhadap masalah tersebut. Jenis penelitian ini adalah yuridis empiris atau termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan non-doktriner yang memandang hukum sebagai fenomena sosio-eksperimental yang dapat diamati secara empiris. Oleh karena itu, tidak hanya dikaji dalam aspek normatif, tetapi juga mengkaji hukum sesuai dengan yang ada dalam aspek kenyataannya. Menurut persfektif hukum positif dan hukum Islam, ada beberapa kewajibsn dan hak anak  yang mutlak harus diberikan agar anak tersebut dapat tumbuh dan berkembang dengan baik
Penerapan Kebijakan Layanan Perpustakaan Digital Di Medan Pada Masa Covid-19 Fajar Masriadji; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13283

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadikan segala aktivitas menjadi terbatas, termasuk aktivitas di perpustakaan. Layanan yang ada di perpustakaan dibatasi, layanan tidak lagi dilakukan secara langsung tetapi dirubah isecara ionline. Di masa pandemi ini, layanan online atau layanan digital dinilai cocok untuk memberikan layanan informasi kepada masyarakat luas. Adanya koleksi digital dan ketersediaan layanan elektronik (e-resouces) sangat membantu dan dibutuhkan oleh pemustaka, karena pemustaka bisa mengakses informasi perpustakaan tanpa harus berkunjung ke perpustakaan secara langsung dan tanpa batasan waktu karena bisa diakses selama 24 jam. Subjek yang diambil dari observasi ini adalah penerapan kebijakan Perpustakaan Daerah Sumatera Utara. Perpustakaan ini memiliki aplikasi yaitui“Silabus Dapu”. Aplikasi ini dapat diakses dari situs web yang dimiliki Perpustakaan Daerah. Aplikasi ini dapat digunakan untuk meminjam e-book yang ada di aplikasi tanpa harus datang ke perpustakaan. Data yang digunakan diperoleh dengan cara wawancara dan diolah secara kualitatif. Adanya aplikasi layanan online “Silabus Dapu”, pengguna dapat mengakses layanan tersebut dimanapun dan kapanpun karena Perpustakaan digital tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Mengakses perpustakaan digital dapat dilakukan sangat mudah dan tidak membutuhkan tenaga dan waktu untuk memanfaatkan.
Fenomena Judi Online di Kalangan Remaja dan Faktor penyebab Maraknya Serta Pandangan Hukum Positif dan Hukum Islam (Maqashid Syariah) Fidyan Hamdi Lubis; Melisa Pane; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13284

Abstract

Fenomena maraknya judi online khususnya di kalangan remaja kini juga berkembang di lingkungan pelajar. Tujuan dari penelitian  ini ialah untuk mengetahui bagaimana hukum bermain judi online di Indonesia perspektif  hukum Positif dan hukum  Islam (Maqashid Syariah) dan faktor apa saja yang menyebabkan maraknya judi online di kalangan anak muda termasuk pelajar. Jenis penelitian ini  ialah penelitian Hukum Normatif, yaitu penelitian hukum dengan pendekatan sastra yang bertujuan untuk melihat bagaimana hukum Indonesia mengatur masalah perjudian. Ditambahkan dengan memakai data Primer dan Sekunder untuk mendapatkan data terpercaya yang dapat dijadikan sumber dalam penelitian ini. Topik yang diangkat adalah peran Hukum  Positif di Indonesia dan Hukum Islam (maqashid syariah) dalam mengatasi dampak kecanduan dan judi online pada generasi muda saat ini. Kecanduan judi online memiliki banyak dampak negatif, baik secara psikologis, fisik maupun sosial. Dari segi psikologis, orang yang kecanduan judi online dapat mengalami banyak hal seperti depresi, stres, perasaan putus asa, tidak berdaya bahkan kemampuan untuk merugikan diri sendiri dan orang lain. Satu-satunya alasan mengapa judi online harus diberantas adalah judi online merugikan pikiran masyarakat terutama generasi muda (remaja), dan membuat orang yang menggunakan judi online menjadi malas dan mendapatkan keuntungan tanpa kerja keras. Dan dalam kasus perjudian ini sebenarnya sudah diatur dalam KUHP pasal 303 dan 303 bis tentang delik terhadap akhlak yang baik.
Peresepsi Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatra Utara Terhadap Pergaulan Bebas Dalam Persfektif Hukum positif dan Hukum Islam Abdul Hadi Musthofa; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13285

Abstract

Persepsi merupakan suatu proses dimana seseorang memahami lingkungan sekitarnya , karena setiap individu mempersepsikan suatu stimulus, orang yang berbeda akan melihat peristiwa yang sama dengan cara yang berbeda. Berdasarkan diagram di bawah pandangan  mahasiswa UIN Sumatera Utara terhadap pergaulan bebas.penelitian mengunakan penelitian kuantitatif. Pengolahan data mengunakan metode deskriptif. Penelitian ini mengunakan 40 responden. Pergaulan bebas sendiri merupakan suatu bentuk perilaku menyimpang di mana kebebasan itu diyakini melampaui batas normal dan melangral norma. Pergaulan bebas yang sering kami jumPAI adalah narkotika, seks bebas, minum-minuman keras, judi. Menurut hukum positf pergaulan bebas adalah pergaulan yang melawan norma- norma hukum, penetapan sangksi berdasarkan KUHP dan undang-undang sedangkan menurut hukum islam pergaualn bebas adalah perbuatan yang tercela dan sangat di larang oleh agama serta terdapat sangksi bagi mereka yang melanggar.
Problematika Retribusi Parkir Di Kota Medan Berdasarkan (Peraturan Wali Kota Medan Nomor 50 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Perparkiran) Mhd Dedi Hamonangan; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13286

Abstract

Permasalahan perparkiran di Kota Medan menimbulkan masalah kerukunan dan ketertiban dalam masyarakat antara JUKIR dengan penerima retribusi parkir, diantara permasalahan yang terjadi adalah kurang rapinya penataan parkir sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas, JUKIR yang tidak ramah, dan tidak sedikit dijumpai adanya parkir illegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika parkir di kota Medan dan upaya apa yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris yang merupakan metode penelitian hukum yang menggunakan fakta-fakta empiris yang di ambil secara langsung dari objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kendaraan yang tidak tersusun dengan rapi karena akibat dari kurangnya ruang parkir dan kurangnya pengaturan dari JUKIR pada lokasi parkir tertentu, kurangnya pengawasan terhadap parkir ilegal, dan kurang responsifnya JUKIR kepada pemilik kendaraan. Dengan demikian hendaknya pemerintah menyediakan pelatihan kepada JUKIR tentang penataan kendaraan yang baik dan benar, kepada penegak hukum agar lebih tegas untuk menertibkan parkir ilegal, dan masyarakat menaati peraturan yang berlaku dengan menghargai jasa parkir yang resmi, serta membuat laman online resmi sebagai tempat pengaduan masyarakat jika menemui permasalahan parkir yang menyulitkan masyarakat.
Google Maps: Sebuah Media untuk Meningkatkan Spatial Literacy Siswa Sekolah Dasar Nur Fadillah; Yeni Erita; Ari Suriani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14147

Abstract

Spatial literacy (berpikir keruangan) adalah salah satu keterampilan abad 21 yang harus diketahui dan dimiliki semua orang. Oleh karena itu, keterampilan ini harus dikembangkan dan diajarkan sejak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penggunaan media Google Maps terhadap spasial literacy siswa kelas IV sekolah dasar negeri di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan menggunakan metode kuasi eksperimen. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV dimana kelas A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas B sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes kemampuan penalaran spasial kemudian dianalisis menggunakan pengolahan data SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata awal spasial literacy adalah 42,22 untuk kelas eksperimen dan 39,75 untuk kelas kontrol. Setelah berbagai perlakuan dan penalaran spasial akhir, rata-rata kelas eksperimen adalah 73,06 dan kelas kontrol adalah 60,56. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Google Maps berpengaruh dalam meningkatkan spatial literacy siswa.
Pengenalan dan Pelestarian Budaya Kalimantan Barat pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Program Tour de Museum Haris Firmansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14183

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara multikultural terbesar di dunia. Artinya bangsa Indonesia memiliki keragaman suku, ras, etnis, bahasa dan budaya yang berkembang dari zaman dahulu hingga sekarang. Tumbuhnya keanekaragaman budaya ini tidak lepas dari peran generasi suku bangsa yang selalu memperkenalkan dan melestarikannya agar tetap eksis pada generasi suku bangsa berikutnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Kalimantan Barat kepada siswa kelas VI SDN 09 Pontianak Tenggara melalui wisata museum. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemeriksaan silang. Lokasi penelitian ini berada di Museum Provinsi Kalimantan Barat. Subyek atau informan penelitian ini adalah siswa SD Negeri 09 Pontianak dan Museum Kalbar. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Berbagai informasi faktual tentang keragaman budaya lokal dapat diperoleh melalui museum atau sumber belajar lainnya. Tentunya museum dapat dijadikan sebagai sumber belajar bagi generasi muda khususnya pelajar untuk mengenal berbagai budaya lokal yang hidup di Kalimantan Barat. Museum digunakan tidak hanya untuk taman, tetapi juga untuk merekam dan melestarikan berbagai benda alam dan budaya untuk studi, penelitian, dan rekreasi. Kata Kunci: budaya, pelestarian, pengenalan, museum
Konseling Terhadap Isteri Pasca Kematian Suami (Studi Kasus di GK Pamulang) Haposan Surianto Lumbangaol; Daniel Susanto; Cici Kamalia; Nikotitoli Thomas Hendro
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14466

Abstract

Peneliti ini untuk melihat perlunya pendampingan pastoral bagi para isteri yang sedang berduka atas kematian suami. Salah satu faktor penentu keberhasilan orang berduka melewati era transisi adalah kemampuannya mengatur dan beradaptasi dengan keadaan dengan baik. Di sisi lain, Crisis Counseling menekankan bahwa yang sering dijumpai saat mendampingi isteri pasca kematian suaminya adalah tahapan shock atau kaget dan menangis, ekspresi emosi, permusuhan, depresi, kesepian, panik, dan perasaan bersalah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan mewawancarai lima orang wanita yang pernah mengalami kesedihan atas kematian suaminya untuk memperoleh data. Peneliti menganalisisnya menggunakan literatur terpilih untuk memperkuat kajian tentang kesedihan dan permasalahan isteri pasca kematian. Hasilnya, pendampingan pastoral berhasil membawa yang berduka menyembuhkan dirinya sendiri dari kerusakan fisik, sosial, psikologis, dan spiritual. Melalui empat fungsi, pendampingan pastoral memberikan manfaat, yaitu: fungsi menopang, memampukan orang yang berduka bertahan dan mengatasi suatu peristiwa yang begitu menyakitkan. Sehingga keimanannya kepada Tuhan tidak diragukan. Fungsi membimbing (guiding) membawa orang yang berduka ke dalam pengambilan keputusan ketika dalam keadaan berduka sehingga mereka dapat membuat keputusan meski dalam kesedihan dan kebingungan. Fungsi rekonsiliasi (reconsiliation), mendamaikan yang berduka dengan sanak saudara dan kerabat ketika terjadi kesalahpahaman akibat duka dan kebingungan yang terjadi saat berduka. Fungsi pengasuhan dilakukan agar konselee dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri orang yang sedang berduka.
Konstribusi Persepsi Siswa Keluarga Harmonis dan Guru Sebagai Konselor Terhadap Perkembangan Moral Gundari Ginting; Yane Henderina Keluanan; Veny Yuliati Ly Natto; Isa Martina Kemit
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14482

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya konstribusi persepsi keluarga yang harmonis dan Guru sebagai konselor terhadap perkembangan moral siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Pancur Batu. Peneliti menetapkan sampel penelitian sebanyak 30 orang. Angket digunakan sebagai Instrumen penelitian untuk menjaring data penelitian pada variabel Keluarga Harmonis (X1), Guru sebagai Konselor (X2) dan Perkembangan Moral Siswa (Y). Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan rumus statistik parametrik karena hasil perhitungan memenuhi hasil normalitas, kelinearan dan keberartian. Hasil penelitian menyimpulkan terdapat konstribusi Keluarga Harmonis terhadap Perkembangan Moral siswa pada jenjang nihil ry1= 0,551. Terdapat Konstribusi Guru sebagai Konselor terhadap Perkembangan Moral siswa pada jenjang nihil ry2=0,539 dan terdapat konstribusi secara bersama-sama anatara Keluarga Harmonis dan Guru sebagai Konselor terhadap Perkembangan Moral Siswa dengan koefisien ganda R2= 0,426. Jika anggota keluarga merasa bahagia yang ditandai oleh berkurangnya ketegangan, kekecewaan dan menerima seluruh keadaan dan keberadaan dirinya yang meliputi aspek fisik, mental dan sosial, maka dari itu sangat mempengaruhi perkembangan moral seorang siswa. Keluarga yang harmonis adalah keluarga yang rukun berbahagia, tertib, disiplin, saling menghormati dan memiliki etos kerja yang baik. Dari keluarga harmonis memberi pengaruh pada perkembangan Moral Siswa.