cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Instructional Development Journal
ISSN : 26571536     EISSN : 26861267     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Instructional Development Journal (IDJ) (2657-1536) pertama kali pada tahun 2018 diterbitkan oleh Center for Instructional Development (CiD) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Instructional Development Journal (IDJ) terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juli dan Januari, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 340 Documents
The Effect of using Vocabulary Self-collection Strategy on Students’ Reading Comprehension at SMK N 1 Pangkalan Kerinci Tengku Zamrizal
Instructional Development Journal Vol. 7 No. 3 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research to find out the weather there is any significant difference between before and after the use vocabulary self-collection strategy on students’ reading comprehension. The design of the research is a Quasi Experimental Design Nonequivalent Pre-test and Post-test Group Design”. Two groups are served as an experimental group and the other one as compared group Two classes of SMK N 1 Pangkalan Kerinci first-year students make up the research participants. X1 Networking Computer Technique (28 students) served as experimental group 1 and X Accounting Major (28 students) served as experimental group 2. Cluster random sampling was applied. Using SPSS 21 version, the data were analyzed using the paired sample t-test and independent sample t-test formula. The result of the research The analysis showed by using paired sample t test formula. to was -6,669, higher than tt with df 27 in significant 5% and 1% (2.06 <6,669>2,78. Furthermore, it also can be seen that Sig. (2-tailed) or probabilities was 0.000 smaller than 0.05 (0.000<0.05). It means that Ho was rejected and Ha was accepted or there was a significant effect of using Vocabulary Self-collection strategy reading toward students’ reading comprehension of narrative text for experimental group 1. In short, Vocabulary Self-collection help the experimental groups to pay more attention to the target of learning, invest a higher level of ability and mental effort, and engage in a deeper cognitive processing
Motivasi Kepala Sekolah dalam Melaksanakan Fungsi Manajemen Kepemimpinan di SD Negeri Kecamatan Tanah Merah Hersaputri Dwi Tirta HR; Maya Novita Sari; Lantip Diat Prasojo
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja kepala sekolah terhadap pengambilan keputusan dan keberhasilan program sekolah, mengidentifikasi tantangan dalam fungsi manajerial, serta merumuskan strategi peningkatan motivasi kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah pelaksana tugas (PLt) dan definitif, dengan informan pendukung guru dan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja kepala sekolah berperan penting dalam mendorong kepemimpinan partisipatif dan menciptakan iklim kerja kolaboratif. Namun, terdapat tantangan berupa beban administratif, keterbatasan kewenangan, dan dinamika kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sosial, pengembangan kompetensi, serta penguatan budaya kerja kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan.
Tantangan Kepala Sekolah Pasca Regulasi Masa Jabatan dalam Upaya Peningkatan Mutu Profesionalisme Guru Siti Aisyah IDR; Maya Novita Sari; Nurtanio Agus Purwanto
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam merancang dan menerapkan kebijakan peningkatan profesionalisme guru, mengidentifikasi cara mengatasi kendala internal dan eksternal, serta mengkaji peran kepala sekolah dalam pengembangan kompetensi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SD Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah bersifat kolektif dan partisipatif, namun menghadapi tantangan berupa perbedaan kesiapan guru, keterbatasan waktu, serta dinamika kebijakan. Dalam mengatasi kendala, kepala sekolah menerapkan strategi komunikasi, koordinasi, dan dukungan berkelanjutan. Selain itu, kepala sekolah berperan sebagai fasilitator dalam pengembangan kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional guru melalui pelatihan, supervisi, dan evaluasi program. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan profesionalisme guru secara berkelanjutan.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Upaya Peningkatan Mutu Profesionalisme Guru Era Digital di SDN Kecamatan Kateman Ritahuddin; Maya Novita Sari; Nurtanio Agus Purwanto
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di era digital, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru, serta mengkaji upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di Sekolah Dasar Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah telah berjalan melalui keteladanan, motivasi, serta dorongan inovasi dan kolaborasi. Tantangan utama guru meliputi keterbatasan kompetensi teknologi, sarana, waktu, serta rendahnya konsistensi refleksi pembelajaran. Upaya kepala sekolah dilakukan melalui pembinaan, supervisi, fasilitasi teknologi, serta penguatan budaya kolaboratif. Upaya tersebut berdampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, kepemimpinan transformasional kepala sekolah menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di era digital.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Siswa di SMP Muhammadiyah Lasem Hana Aulia Salsabila Al Firdaus Qonai; Muhammad Wildan Shohib
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the world of education, teachers have a crucial role in the learning process. Not only as companions but teachers also act as mentors leading to motivation and evaluation of the student learning process. Students' academic potential is inseparable from the role of teachers in it. The aims of this is the role of Islamic Religious Education teachers in efforts to improve student academic achievement at Muhammadiyah Lasem Middle School, to identify supporting factors and obstacles in improving student academic achievement. This study uses a qualitative approach with descriptive methods and in this study uses data collection techniques through interviews, observations and documentation. The results of the study found 1.) Islamic Religious Education teachers are educators who have an important role in the continuity of the learning process, especially in moral development and instilling norms in accordance with the afterlife. Islamic Religious Education teachers are not only limited to conducting learning but have the task of cultivating student character values and can be role models for students. 2.) in efforts to improve academic achievement at Muhammadiyah Lasem Middle School, there are supporting and inhibiting factors including support from the principal and a well-facilitated learning environment that helps children easily develop academic achievement. Furthermore, inhibiting factors include limited learning time and inappropriate learning methods, which can make learning difficult for students, which can negatively impact their academic achievement.
Mathematical Communication Process Profile of Prospective Mathematics Teachers Based on Self-Confidence Darto; Kartono; Widowati; Mulyono
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-confidence is one of the affective aspects that can support mathematical communication skills. The research focuses on explaining students' mathematical communication processes in solving problems regarding self-confidence. The approach used is qualitative. The research instrument consists of questionnaires, tests, and interviews. The results of the self-confidence questionnaire were categorized into high, medium, and low. Each category took one person as a respondent. Data analysis uses the reduction stage, displaying results and conclusions. The research results are a mathematical communication process based on self-confidence, including identification, representation, algorithms, and evaluation. Students in the high and medium self-confidence categories show characteristics of good communication processes, namely identification, representation, algorithms, and evaluation. Students use symbols appropriately to explain known information and problems and write detailed answers. Students in the low self-confidence category need help translating mathematical information and symbols. This results in the algorithm stage needing to get the right results. This condition shows that the identification and representation stages are critical initial processes in mathematical communication
Manajemen Technostress Guru dalam Implementasi Pembelajaran Digital di SMP Kecamatan Gaung Anak Serka Kabupaten Indragiri Hilir Atika Diningsih; Lantip Diat Prasojo; Maya Novita Sari
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam pendidikan mendorong guru untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Namun, tuntutan tersebut dapat memunculkan technostress, terutama di daerah dengan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara technostress dan kualitas mengajar guru, mengidentifikasi tantangan penggunaan teknologi, serta mengkaji upaya dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMP Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan tenaga IT, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technostress muncul akibat meningkatnya tuntutan penggunaan teknologi, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya kompetensi digital guru. Technostress berdampak pada penurunan kualitas mengajar, namun juga mendorong kreativitas dalam pembelajaran. Upaya yang dilakukan meliputi adaptasi mandiri guru, dukungan sekolah, serta bantuan teknis, meskipun belum optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara tuntutan teknologi dan dukungan sumber daya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Tren dan Perkembangan Penelitian Perilaku Organisasi di Perguruan Tinggi: Systematic Literature Review 2021–2025 Radeswandri
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren dan perkembangan penelitian mengenai perilaku organisasi di perguruan tinggi selama periode 2021–2025 melalui pendekatan SLR dengan mengacu pada protokol PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data akademik seperti Google Scholar, Scopus, Sinta, dan Garuda menggunakan kombinasi kata kunci yang relevan dengan topik perilaku organisasi dan konteks pendidikan tinggi. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi pola sebaran tahun publikasi, variabel yang paling banyak diteliti, subjek penelitian, serta metode yang digunakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tema-tema seperti budaya organisasi, komitmen organisasi, organizational citizenship behavior (OCB), dan kepemimpinan merupakan variabel yang paling dominan dikaji, dengan dosen sebagai subjek penelitian yang paling sering menjadi fokus, sementara kajian terhadap tenaga kependidikan dan mahasiswa masih relatif terbatas. Sebagian besar penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, sedangkan pendekatan kualitatif dan mixed-method masih jarang digunakan. Selain itu, ditemukan pula ketidakkonsistenan hasil antar-studi pada variabel yang sama, yang mengindikasikan bahwa hubungan antar-variabel perilaku organisasi bersifat kontekstual. Penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian berupa minimnya studi longitudinal, terbatasnya kajian pada perguruan tinggi negeri dibandingkan swasta, serta belum banyaknya tinjauan literatur sistematis pada topik ini secara khusus. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya dalam mengembangkan arah kajian perilaku organisasi di perguruan tinggi yang lebih komprehensif dan kontekstua
Evaluasi Implementasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA): Analisis Kesenjangan antara Regulasi Kebijakan dan Realitas Fasilitas Fisik Rian Vebrianto; Afiq Budiawan; Musa Thahir
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) merupakan strategi krusial dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman pemangku kepentingan terhadap konsep SRA, mengevaluasi capaian lima indikator utamanya, serta mengidentifikasi kesenjangan antara regulasi kebijakan dan realitas di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei eksploratif, yang diperkuat oleh pengumpulan data kualitatif melalui observasi dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep SRA mencatatkan capaian tertinggi (95%), diikuti oleh ketersediaan regulasi internal (85%), kolaborasi lintas sektor (75%), dan partisipasi anak (70%). Namun demikian, kesiapan fasilitas fisik mencatatkan skor terendah (65%), yang mengidentifikasi adanya hambatan signifikan pada aspek keamanan dan inklusivitas sarana-prasarana. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pemahaman kognitif dan struktur regulasi sekolah telah terbangun dengan sangat kuat, implementasi praktisnya masih terkendala oleh keterbatasan infrastruktur dan durasi keterlibatan substantif siswa. Oleh karena itu, diperlukan alokasi anggaran yang memadai untuk pembenahan fasilitas fisik serta penguatan sinergi lintas sektoral guna mewujudkan ekosistem SRA secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Interactive Flat Panel dalam Pembelajaran dan Dampaknya terhadap Kolaborasi Siswa di SD 1 Kemasan Boyolali Muhammad Hafid Al Husain; Nunung Wulandari; Syamsul Huda Rohmadi
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 2 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the use of Interactive Flat Panels (IFPs) in instruction and their impact on student collaboration in elementary schools. This study employs a qualitative approach using a case study design at an elementary school that has implemented IFP. Data were collected through in-depth interviews with the Principal, sixth-grade teachers and students, non-participant observation, and documentation. Data analysis utilized the Miles, Huberman, and Saldana model, with triangulation techniques to ensure data validity. The results indicate that IFP is capable of transforming learning from passive to interactive and multisensory. IFP has also been shown to strengthen student collaboration through shared interactions, group discussions, and the emergence of spontaneous peer assistance. However, the use of IFP remains technical in nature and has not yet been optimally integrated into the collaborative learning model. There is a gap between school policies and implementation at the teacher level. Implications for practice: Structured teacher training based on the TPACK and SAMR frameworks is needed to optimize the use of IFP in collaborative learning. This study provides empirical evidence regarding the gap between policy and practice in the transformation of digital learning in elementary schools.