cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Instructional Development Journal
ISSN : 26571536     EISSN : 26861267     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Instructional Development Journal (IDJ) (2657-1536) pertama kali pada tahun 2018 diterbitkan oleh Center for Instructional Development (CiD) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Instructional Development Journal (IDJ) terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juli dan Januari, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
E-Learning PBL berpendekatan Culturally Responsive teaching Konteks Gamelan: Efektivitasnya terhadap Kemampuan HOTs Siswa Libna Sahlatul Mufidah; Tri Diaz Elvana Rose; Nisa’ul Mutoharoh; Yuni Anisa Widiyanti; Restu Ayu Auliyah; Intan Zahrani Mufidah
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 2 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa SMP masih menunjukkan capaian yang rendah. Kondisi ini disebabkan oleh pembelajaran yang kurang kontekstual serta belum mengarahkan siswa pada pemecahan masalah nyata. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan e-learning Problem Based Learning (PBL) berpendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan konteks gamelan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model PBL–CRT dengan konteks gamelan dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest design dengan subjek siswa kelas VIII SMP di Yogyakarta. Instrumen yang digunakan berupa tes HOTS, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,000. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan kemampuan HOTS sebesar 0,36 dengan kategori sedang. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran PBL–CRT dengan konteks gamelan efektif dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa dan dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran IPA berbasis budaya lokal.
Adaptasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam terhadap Keberagaman Kebutuhan Belajar pada Madrasah Inklusif: Studi Kasus di MAN 2 Sleman Mitha Shaskila Sinaga; Tasman Hamami
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 2 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran SKI dalam konteks madrasah inklusif menghadapi tantangan karena karakter materinya yang naratif, kronologis, abstrak, dan sering melibatkan informasi visual perlu disesuaikan dengan keberagaman kebutuhan belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan pembelajaran SKI, proses adaptasi yang dilakukan guru, serta faktor yang mendukung dan membatasi adaptasi tersebut di MAN 2 Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru SKI, waka kurikulum, dan guru layanan disabilitas, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan pembelajaran bersifat beragam dan kontekstual. Hambatan pada peserta didik tunanetra terutama berkaitan dengan dominasi informasi visual, sedangkan peserta didik dengan disabilitas intelektual memerlukan penyesuaian terhadap kompleksitas bahasa, jumlah informasi, tahapan instruksi, dan tuntutan kognitif. Pada peserta didik tunadaksa, kebutuhan adaptasi lebih berkaitan dengan hambatan fisik atau motorik yang memengaruhi akses dan partisipasi. Adaptasi telah terlihat pada tahap perencanaan, pelaksanaan, penggunaan media, dan asesmen, tetapi kedalamannya belum merata. Bentuk adaptasi paling konkret tampak pada asesmen, sedangkan perencanaan dan aksesibilitas media belum sepenuhnya mengantisipasi kebutuhan sejak awal. Penelitian ini menegaskan bahwa adaptasi pembelajaran SKI perlu dipahami sebagai respons pedagogis yang kontekstual berdasarkan hambatan aktual, karakter materi, tahap pembelajaran, dan kapasitas dukungan kelembagaan. Kata Kunci: Adaptasi Pembelajaran; Sejarah Kebudayaan Islam; Pendidikan Inklusif
Pengaruh Pembelajaran Akidah Akhlak berbasis Media Poster melalui ChatGPT dalam Saluran WhatsApp terhadap Kreativitas Siswa di MA Al-Ma'sum M Gin Gin Hikmatul Ummah; Syafa'atun Nahriyah; Nurudin Araniri
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 2 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Akidah Akhlak berbasismedia poster melalui ChatGPT dalam saluran WhatsApp terhadap kreativitas siswa di MA AlMa’sum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasipretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 79 siswa yang terdiri dari41 siswa kelompok eksperimen dan 38 siswa kelompok kontrol. Kelompok eksperimendiberikan perlakuan berupa pembelajaran Akidah Akhlak dengan memanfaatkan ChatGPTmelalui saluran WhatsApp sebagai ruang interaksi pembelajaran, distribusi materi, diskusi ideposter, serta pengumpulan hasil karya siswa, sedangkan kelompok kontrol menggunakanpembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kreativitasberdasarkan indikator kreativitas Munandar yaitu fluency, flexibility, originality, danelaboration. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa rata-rata gain score kreativitas kelompok eksperimen sebesar 19,16 lebihtinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 8,24. Hasil uji hipotesis memperoleh nilaisignifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaranAkidah Akhlak berbasis media poster melalui ChatGPT dalam saluran WhatsApp terhadapkreativitas siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi ChatGPT dan WhatsAppmampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan sesuai denganperkembangan teknologi digital.Kata Kunci : Akidah Akhlak, Media Poster, Chat GPT, Saluran WhatsApp, Kreativitas Siswa
Transformasi Digital Pembelajaran Bahasa Arab: Tinjauan Literatur tentang Peralihan dari Kelas Konvensional menuju Pembelajaran Komunikatif Berbantuan Teknologi Noprita Pratiwi; Saniyah Annora Marhas; Dela puspita; M. Nasih Mu&#039;awan; Asma Nadiyah; Dhiya Ramadhani
Instructional Development Journal Vol. 7 No. 3 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah memperluas perangkat teknologi dalam Pendidikan Bahasa Arab, mulai dari aplikasi seluler dan learning management system hingga gamifikasi, teknologi ujaran, chatbot, kecerdasan buatan generatif, dan analitik pembelajaran. Namun, adopsi teknologi tidak otomatis menunjukkan transformasi pedagogis. Penelitian ini meninjau bagaimana teknologi digital mengubah pembelajaran bahasa Arab, kondisi yang memungkinkan teknologi memperkuat kompetensi komunikatif, dan risiko ketika penggunaan platform disamakan dengan peningkatan hasil belajar. Kajian ini menyintesis studi internasional terindeks Scopus Q1–Q3 pada Pendidikan Bahasa Arab dan penelitian computer-assisted language learning yang relevan. Seleksi difokuskan pada keterampilan berbahasa, interaksi, umpan balik, otonomi pembelajar, asesmen, dan karakteristik linguistik bahasa Arab. Hasil sintesis menunjukkan pergeseran dari digitalisasi berbasis akses menuju interaksi, latihan adaptif, komunikasi autentik, dan orkestrasi berbasis bukti. Mobile learning dan gamifikasi terutama memperluas kesempatan latihan dan keterlibatan; platform kolaboratif memperkuat interaksi; teknologi ujaran menyediakan umpan balik pelafalan; sedangkan perangkat berbasis AI memperluas personalisasi, tetapi menghadirkan persoalan reliabilitas dan integritas akademik. Penelitian ini menawarkan DIGI-ARABIC Pedagogical Maturity Model dengan tujuh tingkat: access, digitization, guided practice, interaction, adaptive-authentic learning, analytics-reflection, dan responsible orchestration. Kebaruan penelitian terletak pada pemisahan antara kecanggihan teknologi dan kematangan pedagogis, sehingga kualitas pembelajaran dinilai dari aktivitas berbahasa dan bukti capaian, bukan dari kebaruan perangkat.